Awasi Dampak Pergeseran EL-Nino Terhadap Stabilitas Inflasi
JAKARTA,ID-Tekanan inflasi tahunan mulai menunjukkan peningkatan yang terlihat pada Oktober 2023 sebesar 2,56%, lebih tinggi dari inflasi tahunan pada September 2023 yang sebesar 2,28%. Dalam hal ini pemerintah harus menjaga distribusi komoditas pangan strategis agar dapat mulai mengantisipasi terjadinya pergeseran waktu berakhirnya El-Nino. Badan Metreologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan sejumlah lembaga pusat iklim dunia memperkirakan El-Nino masih bertahan di level moderat hingga periode Desember 2023 sampai Februari 2024. Peneliti Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yususf Rendy Manilet menjelaskan, dengan adanya pergeseran waktu terjadinya El-Nino yang diperkirakan akan berakhir Oktober ternyata bisa bergeser dari perkiraan sebelumnya. Hal itu perlu diwaspadai dengan penguatan distribusi pangan di masyarakat. "Pemerintah perlu melakukan (upaya menjaga distribusi pangan) setidaknya sampai awal tahun depan, sehingga distribusi komunitas pangan strategis tetap terjaga," ungkap Yusuf kepada Investaor Daily. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023