;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

TATA KELOLA INDUSTRI MIGAS : BEREBUT PEMBELI GAS ALAM

02 Nov 2023

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas memburu calon pembeli gas alam cair yang belum terkontrak untuk jangka waktu hingga 10 tahun ke depan guna memastikan keseimbangan neraca gas nasional. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat setidaknya masih ada 304,6 kargo gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) yang belum terkontrak pada 2030. Jumlah tersebut pun berpotensi meningkat seiring dengan banyaknya temuan gas di wilayah kerja minyak dan gas bumi atau migas yang ada di dalam negeri. Kurnia Chairi, Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, mengatakan bahwa pihaknya akan menawarkan LNG yang belum terkontrak kepada pembeli potensial di dalam negeri, sebelum dilepas ke pasar. Kurnia meyakini pasar di dalam negeri bisa menyerap seluruh LNG yang belum terkontrak atau uncommitted cargo, mengingat sejumlah fasilitas pemurnian dan pengolahan (smelter) bakal beroperasi dalam waktu dekat. SKK Migas juga bakal mendekati PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) terkait dengan kemungkinan untuk mengurangi kargo LNG yang belum terkontrak saat ini. Menurutnya, kedua perusahaan tambang itu bakal menyerap kargo LNG dengan jumlah signifikan melalui operasi smelter tembaga mulai pertengahan tahun depan. Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris SKK Migas Shinta Damayanti mengatakan bahwa besarnya uncommitted cargo LNG bisa jadi karena berasal dari lapangan migas yang baru terbukti dari kegiatan eksplorasi, dan belum masuk ke dalam lifting. Untuk diketahui, produksi LNG pada 2030 diperkirakan berada di level 432,6 kargo. Sementara itu, kontrak LNG domestik dan ekspor tidak banyak bergeser masing-masing di level 62 kargo dan 66 kargo. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji pun sempat mengatakan bahwa pemerintah terus meningkatkan serapan gas untuk kebutuhan industri di dalam negeri. Sementara itu, Pri Agung Rakhmanto, Founder & Advisor ReforMiner Institute, mengatakan bahwa melimpahnya pasokan LNG di pasar global membuat banyak komoditas tersebut belum mendapatkan kepastian pembeli. Hal itu harus ditindaklanjuti dengan melempar LNG ke pasar spot agar bisa segera mendapatkan kepastian pembeli. Di sisi lain, Kementerian Perindustrian menyebut belum optimalnya penerapan harga gas bumi tertentu berimpak kepada industri manufaktur nasional. Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif mengatakan bahwa beberapa sektor industri yang seharusnya menerima harga gas bumi tertentu (HGBT) masih membeli gas dengan harga di atas US$6 per MMbtu, yang kemudian memicu penurunan daya saing produk.

Transportasi dan Pangan Jadi Lokomotif Inflasi Akhir Tahun

02 Nov 2023

Menjelang akhir tahun, kenaikan komoditas pangan dan jasa transportasi akan memberikan andil terhadap tingkat inflasi, akibat pola permintaan masyarakat yang cenderung memiliki mobilitas tinggi dalam rangka menyambut hari raya Natal 2023 dan perayaan Tahun Baru 2024. Kendati demikian, tingkat inflasi hingga akhir tahun diperkirakan masih berada dalam target pemerintah. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, pada konferensi pers hibrida di Jakarta, Rabu (1/11) mengatakan, tren inflasi pada akhir tahun biasanya dipengaruhi oleh permintaan masyarakat. Permintaan tersebut berkaitan dengan momentum hari raya Natal dan perayaan Tahun Baru 2024.

”Secara historis, komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi selama dua bulan terakhir pada setiap tahunnya adalah beberapa komoditas pangan, seperti beras, telur ayam ras, daging ayam ras, serta cabai merah dan cabai rawit. Kemudian, dari transportasi, terutama angkutan udara yang disebabkan oleh meningkatnya permintaan akibat mobilitas masyarakat saat momentum Natal dan Tahun Baru,” katanya. Hingga Oktober 2023, tingkat inflasi bulanan tercatat 0,17 %. Tingkat inflasi tahun kalender tercatat 1,8 %. Secara tahunan, tingkat inflasi Oktober 2023 mencapai 2,56 %, lebih tinggi dibanding tingkat inflasi September 2023 sebesar 2,28 %. (Yoga)

Pemprov DKI Dorong Ketahanan Pangan

02 Nov 2023
Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Rabu (1/11/2023), meminta agar tiap lahan kosong yang ada ditanami tanaman pangan. Langkah itu dibarengi dengan memastikan pasokan atau ketersediaan stok pangan di PT Food Station Tjipinang Jaya, PD Dharma Jaya, dan Perumda Pasar Jaya. Optimalisasi lahan itu dilakukan demi menjaga ketahanan pangan dari dampak El Nino. Mitigasi lainnya melalui Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan. (Yoga)

Harga Pangan Melonjak, Inflasi Terdongkrak

02 Nov 2023
JAKARTA,ID-Harga pangan melonjak pada Oktober 2023, terlihat pada inflasi kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,4%, tertinggi dibandingkan kelompok lainnya. Imbasnya, inflasi pada Oktober 2023 terdongkrak menjadi 2,5% secara tahunan (year on year/yoy), dibandingkan September sebesar 2,28%. Berdasarkan data  Badan Pusat Statistik (BPS), kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil inflasi  terbesar pada Oktober 2023, yakni 1,39, diikuti perawatan pribadi  dan jasa lainnya sebesar 0,23%, penyediaan makanan dan minuman/restauran sebesar 0,2%. Seluruh kelompok pengeluaran mengalami inflasi pada bulan lalu. Subkelompok makanan, minuman dan tembakau yang inflasi tahunan tertinggi adalah rokok dan tembakau sebesar 94% dan teredah minuman yang tidak ralkohol sebesar 2,19%. Kenaikan harga pangan kini meluas, bukan hanya beras, melainkan ke bebrapa komoditas. Ini terlihat pada besarnya sumbangan inflasi makanan ke inflasi keseluruhan. (Yetede)

Tarif Jasa Bongkar Muat Batu Bara Naik

02 Nov 2023
JAKARTA. Operator jasa pelabuhan batubara di Muara Berau, Samarinda, Kalimantan Timur menaikkan tarif bongkar muat mulai 1 Oktober 2023. Kenaikan tarif jasa ke pelabuhan ini dikhawatirkan menghambat pasokan batubara, khususnya batubara untuk pembangkit listrik. Sebagai gambaran, terdapat lebih dari 90 juta ton batubara yang diekspor dan dikirim untuk pasar domestik dari Pelabuhan Muara Berau. Kenaikan tarif ini menyusul keputusan kementerian Perhubungan  yang menetapkan rekomondasi tarif jasa pelabuhan kepada PT Pelabuhan Tiga Bersaudara (PTB) pada 24 Juli 2023. PTB merupakan Badan Usaha Pelabuhan di Pelabuhan Muara Betau, Samarinda. PTB mengelola konsesi yang diberikan pemerintah  yang diberikan pemerintah selama 25 tahun. Tarif baru tersebut menurut shiper akan menambah beban biaya US$ 0,8 per ton untuk kapal gearless dan sekitar US$ 0,42 per ton untuk kapal geared dan grabbed, yang mana tarif tersebut akan diterima pihak PTB tanpa melakukan layanan jasa. (Yetede)

PGE Raih Rp 11,3 Miliar dari Bursa Karbon

01 Nov 2023
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk atau PGE meraih pendapatan sekitar Rp 11,3 miliar dari partisipasi perdana perusahaan di bursa karbon. Di pasar karbon domestik, PGE menerbitkan 864.209 ton karbon dioksida ekuivalen pada September 2023. ”PGE sudah berpengalaman mengelola proyek kredit karbon sejak 2011,” ujar Direktur Operasi PGE Ahmad Yani, Selasa (31/10/2023). Hingga triwulan III-2023, produksi listrik PGE dari pembangkit listrik tenaga panas bumi sebanyak 3.586 gigawatt jam (GWh). (Yoga)

Bersiap Hadapi Lonjakan Produksi Gas

01 Nov 2023
JAKARTA - Produksi gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) domestik diproyeksikan melimpah ruah sebelum 2030. Pemerintah mulai mencari cara untuk memastikan potensi tersebut terserap.  Merujuk pada neraca LNG Indonesia, produksi LNG akan naik dari kisaran 260 kargo per tahun pada 2024 menjadi 432 kargo per tahun pada 2030. Pertumbuhan ini dipicu oleh besarnya cadangan gas bumi di dalam negeri seiring dengan bermunculannya temuan lapangan gas baru serta pengembangan lapangan yang sudah beroperasi. 

Total cadangan gas bumi saat ini mencapai 54,83 triliun kaki kubik (trillion cubic feet/tcf). Tanpa penciptaan pasar baru, jumlah kargo LNG yang belum laku atau uncommitted cargo bakal membeludak. Dari hanya 19,8 kargo pada 2024 menjadi 304,6 kargo pada 2030.  Pemerintah mengantisipasi melimpahnya produksi itu dengan mulai mengintegrasikan bisnis di sisi hulu dengan sisi hilir. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Tutuka Ariadji mengatakan pemerintah berupaya membujuk industri pengguna gas mendirikan fasilitas produksi di dekat lapangan gas. "Artinya, kita sudah memiliki demand," katanya, kemarin. (Yetede)


Risiko Penggunaan Amonia di PLTU

01 Nov 2023
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjajal berbagai cara untuk mengurangi penggunaan batu bara pada pembangkit listrik. Salah satu cara yang diterapkan perseroan adalah penggunaan bahan bakar pendamping batu bara atau co-firing. Melalui cara ini, PLN menggunakan bahan bakar lain agar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) tidak bergantung sepenuhnya pada batu bara.

Namun cara ini dihujani berbagai kritik karena co-firing, selain hanya memperpanjang umur PLTU, berisiko memperparah emisi dan deforestasi karena menggunakan bahan bakar pendamping berupa biomassa yang berasal dari pelet kayu. Nyatanya, PLN jalan terus. Perseroan menggunakan biomassa sebesar 20 persen dari total kebutuhan bahan bakar PLTU. Hingga Mei 2022, sebanyak 32 PLTU sudah menerapkan co-firing. PLN mengklaim berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 184 ribu ton CO2.

PLN bahkan melirik sumber lain, yaitu amonia, sebagai opsi bahan bakar co-firing di PLTU besar di Jawa Barat dan Jawa Timur. Selama ini amonia digunakan sebagai bahan baku industri pupuk kimia. Walau begitu, sama seperti biomassa, amonia memiliki risiko lingkungan yang tidak bisa diremehkan. Jika diteruskan, tindakan PLN ini justru menjadi bumerang bagi usaha Indonesia meredam perubahan iklim dan menekan polusi dari operasi PLTTU. (Yetede)

Pinang Lampung Diekspor ke Arab Saudi

31 Oct 2023
PT Badan Usaha Milik Rakyat BiMU Lampung resmi mengekspor 18 ton pinang belah senilai Rp 542,9 juta asal Lampung ke Arab Saudi. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melepas ekspor komoditas tersebut di Bandar Lampung, Senin (30/10/2023). Ia mendorong petani terus meningkatkan kualitas komoditas pertanian sehingga bisa menembus pasar ekspor. Menurut Zulkifli, ada sejumlah negara yang bisa dibidik sebagai tujuan ekspor, antara lain Bangladesh, Pakistan, dan Thailand. (Yoga)

KETEGANGAN TIMUR TENGAH RENTAN MELEMAHKAN EKONOMI ASIA PASIFIK

31 Oct 2023

Konflik bersenjata antara Hamas dan Israel dikhawatirkan memicu konflik lebih luas yang berisiko meningkatkan kerawanan di Timur Tengah. Terlibatnya sejumlah negara rentan menimbulkan konflik yang dapat mengganggu distribusi minyak ke seluruh dunia. Gangguan terutama bisa terjadi jika konflik tersebut memicu perseteruan antar negara-negara Arab yang pada akhirnya mendorong ketegangan di Teluk Persia, Teluk Oman, dan di sekitar Laut Mediterania Timur. Aksi blokade laut dapat saja terjadi ketika sejumlah negara menggunakan kekuatan geopolitiknya untuk membela kubu yang mereka dukung.Kekhawatiran ini didasarkan pada hubungan diplomatik sejumlah negara Arab yang dekat dengan AS. Beberapa negara Arab kini berdamai dengan Israel seperti Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, Maroko, Jordania, dan Mesir. Bahkan, Arab Saudi, pemimpin negara-negara kawasan Teluk, juga semakin dekat dengan upaya pemulihan hubungan diplomatik dengan Israel.

Ketegangan di Teluk Persia dan Teluk Oman berpotensi mengakibatkan distribusi energi dari negara Kuwait, Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, Irak, dan Iran terganggu sehingga memicu lonjakan harga energi. Gangguan di perairan Mediterania Timur juga dapat memicu kenaikan harga distribusi barang dan jasa dari Eropa ke Timur Tengah. Rute melewati Terusan Suez di Mesir menjadi lebih mahal. Sikap negara-negara Arab yang tidak solid dapat memunculkan konflik kepentingan. Hal inilah yang sangat rawan memicu ketegangan lebih luas dan berimbas pada distribusi minyak bumi beserta produk-produk turunannya secara global. Apabila hal ini terjadi, gejolak ekonomi muncul karena harga minyak bumi melambung. Biaya pengiriman barang dan  jasa semakin mahal sehingga rentan menggerus keuangan negara-negara importir minyak demi menambal subsidi. (Yoga)