;

DEPRESIASI RUPIAH : HARGA PANGAN TERSENGAT DOLAR AS

Lingkungan Hidup Hairul Rizal 24 Oct 2023 Bisnis Indonesia
DEPRESIASI RUPIAH : HARGA PANGAN TERSENGAT DOLAR AS

Badan Pangan Nasional menyatakan harga komoditas pangan di Tanah Air mulai banyak terdampak fl uktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa gejolak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) telah menjadi faktor pendorong utama harga pangan di dalam negeri terutama pangan yang pengadaannya masih bergantung dari impor. Beberapa komoditas itu adalah beras, bawang putih, daging, kedelai dan gula. “Naik turunnya harga barang dari impor tergantung currency,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (23/10). Pada pasar spot, nilai tukar rupiah makin terdepresiasi oleh dolar AS. Data Bloomberg mencatat nilai tukar rupiah melemah 0,38% ke level Rp15.933 per dolar AS. Data panel harga pangan Bapanas mencatat harga rata-rata bawang putih hingga Oktober 2023 sebesar Rp34.454 per kilogram (kg) atau telah naik 23% dari rata-rata harga pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp27.921 per kg. Seiring gejolak harga itu, Arief menuturkan bahwa ketersediaan tetap menjadi prioritas utama untuk pangan impor. Alasannya, pengadaan stok pangan impor harus terukur. Untuk itu, penyesuaian harga menjadi keniscayaan.Berdasarkan prognosa neraca pangan yang diolah Bapanas per 20 Oktober 2023, realisasi impor bawang putih Januari—September 2023 sebanyak 417.214 ton, sedangkan rencana impor Oktober—Desember 2023 ditargetkan mencapai 221.439 ton. Dengan kondisi itu, impor bawang putih baru direalisasikan sebesar 65% dari total kuota impor tahun ini sebanyak 638.653 ton. Dalam kesempatan berbeda, Direktur Utama ID Food Frans Marganda Tambunan menyatakan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi tantangan dalam importasi gula di pasar global. “Tahun ini selain kurs juga harga gula dunia menjadi catatan,” ujar Frans.Data Trading Economics mencatat harga gula mentah (raw sugar) di bursa berjangka AS per 20 Oktober 2023 sebesar US$26,85 per pon mengalami kenaikan 46,08% secara year-on-year (YoY). Anggota Perkumpulan Pelaku Usaha Bawang dan Sayuran Umbi Indonesia (Pusbarindo) Jaya Sartika menyebut penguatan dolar AS mengakibatkan profi t dari impor bawang putih makin tipis.

Tags :
#Pangan #Rupiah
Download Aplikasi Labirin :