Lingkungan Hidup
( 5820 )INOVASI PETANI DAN PENYULUH, LOKOMOTIF KINERJA LUMBUNG PANGAN JATIM
Produksi padi di Jatim diprediksi kembali mencapai angka
tertinggi nasional tahun 2023. Hal itu akan kembali mengukuhkan provinsi ini sebagai lumbung
pangan terbesar di Nusantara. Capaian itu tidak lepas dari peran seluruh petani
dan penyuluh pertanian lapangan sebagai lokomotif sektor pertanian Angka
sementara BPS tahun 2023 menunjukkan, Jatim sebagai penghasil padi terbesar
nasional dengan produksi 9,59 juta ton gabah kering giling (GKG), dengan
kontribusi 17,89 % terhadap produksi padi nasional yang mencapai 53,63 juta ton
GKG. Capaian kinerja itu sekaligus mengukuhkan Jatim sebagai provinsi yang
selama empat tahun berturut-turut, yakni mulai tahun 2020 hingga 2023, menjadi
produsen padi tertinggi dibandingkan provinsi lain. Secara tahunan (year on
year), posisi sampai dengan September 2023, Jatim surplus 9,23 %.
”Jatim saat ini terus menyuplai 80 % kebutuhan pangan di 16
provinsi di Indonesia timur,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa,
Senin (27/11) di Surabaya. Menurut Khofifah, berbagai capaian kinerja di sektor
pertanian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh tim, mulai dari petani,
kelompok tani, gabungan kelompok tani, dan penyuluh pertanian. Selain itu, peran
pemda setempat, pemprov, dan Kementan. Mantan Menteri Sosial ini mengatakan,
petani harus memiliki inovasi agar usaha budidaya tanaman padinya berhasil dan
produktivitasnya semakin meningkat. Contohnya, inovasi pupuk organik yang
dilakukan petani di Kabupaten Tuban. Petani di Desa Ngadipuro dan Ngadirejo,
Kecamatan Widang, Tuban, berani melakukan uji coba dengan memaksimalkan penggunaan
pupuk organik dan mengurangi pupuk kimia. Bahkan, perbandingan penggunaan pupuk
organik dan kimia yang diterapkan sudah mencapai 4 banding 1. (Yoga)
PERPANJANGAN IUPK : Divestasi Freeport Indonesia Segera Rampung
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah dipastikan bakal mengumumkan divestasi 10% saham Freeport Indonesia dalam 2 pekan ke depan, karena proses yang harus dilewati kali ini tidak serumit sebelumnya. “Freeport Indonesia itu penambahan saham 10%. sekecil itu pasti akan lebih murah, dan angkanya akan saya umumkan 2 pekan lagi,” katanya, Senin (27/11). Pemerintah memang telah memastikan bakal memperpanjang izin usaha pertambangan khusus (IUPK) Freeport Indonesia yang akan berakhir pada 2041. Banyaknya cadangan mineral di Grasberg, Papua, menjadi alasan utama pemerintah menyetujui permintaan perusahaan. “Karena mereka sudah sekian puluh tahun , dan dalam persyaratan ini ada cadangan. Masa kami mau putus , nanti mencari investor lagi,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif. Sementara itu, VP Corporate Communication Freeport Indonesia Katri Krisnati memastikan, Freeport Indonesia berkomitmen untuk menjalankan seluruh persyaratan dalam proses perpanjangan izin, termasuk pembangunan smelter di Papua dan divestasi 10% saham perusahaan. “Pembangunan smelter di Papua, serta penambahan saham pemerintah sebesar 10% merupakan bagian dari perpanjangan IUPK Freeport Indonesia.”
MIND ID Harus Jadi Operator Tambang Grasberg Pasca 2041
Festival Budaya Buka Peluang Ekonomi Petani Kopi Gayo
Festival Panen Kopi Gayo 2023 dibuka pada Sabtu (25/11) di
Desa Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Aceh. Pelestarian seni
budaya hingga peningkatan ekonomi dan kohesi sosial warga menjadi target dalam
ajang ini. Selain acara kesenian, para tamu juga dilibatkan dalam sejumlah
kegiatan terkait tanaman kopi di area perkebunan di kawasan desa tersebut.
Mereka diajak menanam sejumlah bibit pohon kopi dengan terlebih dulu melakukan
ritual membaca doa ni kupi. Mereka juga diajak memanen biji kopi dan melihat
cara mengolah buah kopi secara tradisional hingga menjadi biji kopi siap
panggang (roasting) berupa green bean. Biji kopi hasil roasting dihaluskan lalu
diseduh dan disajikan.
Ketua Kelompok Kerja Ke tahanan Budaya Direktorat Pengembangan
dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek Syukur Asih Suprojo, menyatakan,
ajang budaya tak harus selalu dilihat dari sisi pertunjukan seni budaya saja.
Isu budaya bisa dibahas secara luas, mulai dari kearifan lokal, ketahanan
pangan, hingga perubahan iklim. Keberadaan kopi dan festival budaya juga bisa
dimanfaatkan masyarakat untuk membangun jejaring dengan pihak luar, baik kalangan
industri maupun kalangan importir. Dengan begitu, masyarakat juga mendapatkan manfaat,
terutama secara ekonomi. (Yoga)
Startup Aplikasi Emas Semakin Berkilau
Bisnis emas memang tak pernah hilang berkilau. Aplikasi jual beli emas sudah makin banyak. Platform ini bisa pengguna manfaatkan untuk membeli emas secara fisik atau sebagai tabungan emas. Transaksi
startup
emas pun semakin melejit. Salah satu kelebihan dari aplikasi ini adalah kemudahan dalam berinvestasi emas.
DARI zaman dahulu sampai era digital sekarang, investasi emas ternyata masih menjadi pilihan utama masyarakat. Lebih lagi, harga emas cenderung naik.
Hal ini yang membuat bisnis perusahaan rintisan atau
startup
emas juga terus terangkat. Sebut saja, Treasury. COO & Co-Founder Treasury Andreas Santoso menyebutkan, hingga kini, jumlah pengunduh atau
downloader
aplikasi Treasury sudah mencapai lebih dari dua juta unduhan.
Angka penjualan emas di Treasury per bulan pun termasuk besar. Sayangnya, Andreas belum bisa membuka berapa besar angka penjualan emas di aplikasi Treasury saban bulan.
Beberapa layanan di Treasury, seperti Transfer Emas, Waris, dan Cetak Emas Fisik dalam keping emas Antam dan UBS. Andreas mengatakan, layanan yang paling banyak
user
minati ialah beli dan jual emas. Dalam aplikasi Treasury, pengguna juga akan mendapat
update
harga emas secara
real time.
Ada juga Pluang yang merupakan perusahaan rintisan aplikasi investasi multi-aset, yang juga menawarkan investasi emas digital. Berinvestasi emas digital di Pluang bisa mulai Rp 10.000. Saat beli emas lewat platform ini, emas akan tersimpan dalam bentuk saldo. Pengguna Pluang bisa menarik emas fisik yang Antam produksi mulai dari 1 gram dan kapan saja.
"Setidaknya, ada pertumbuhan saldo emas pengguna per tahun mencapai lebih dari 40%. Ini menjadi bukti emas sebagai aset investasi yang tetap relevan bagi investor di tengah volatilitas pasar," tutur Kartika Dewi,
Head of Corporate Communications
Pluang.
TANCAP GAS HULU MIGAS
Langkah pemerintah untuk menjaga ketahanan energi dan mengawali penghiliran migas demi transisi energi semakin nyata. Dimulainya operasi komersial (onstream) proyek strategis nasional (PSN) Tangguh Train 3 dan groundbreaking tiga proyek lain dari hulu migas dan turunannya menegaskan hal itu. Tangguh Train 3, yang akan menjadi penghasil gas bumi terbesar di Indonesia, diharapkan dapat berkontribusi signifikan untuk mendukung target nasional produksi gas 12 standar kaki kubik per hari pada 2030. Presiden Joko Widodo optimistis pengoperasian Train 3 dan pengembangan tiga proyek pengembangan Tangguh LNG akan mendukung daya tahan energi nasional. "Proyek ini akan meningkatkan kapasitas produksi tahunan Tangguh LNG menjadi 11,4 juta ton per tahunnya dan berkontribusi signifikan untuk mendukung target produksi gas pada tahun 2030," katanya di Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (24/11). Proyek hulu migas dengan nilai investasi sebesar US$4,83 miliar atau setara Rp72,45 triliun itu berkapasitas 3,8 million tons per annum (MTPA). Alhasil, proyek gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) Tangguh di Teluk Bintuni, Papua Barat tersebut akan mampu meningkatkan produksi hingga 11,4 juta ton per tahun. Sementara itu, sederet proyek pada fase pengembangan selanjutnya dari Tangguh LNG juga mendukung upaya pemerintah untuk memenuhi pasokan gas nasional dan mencapai target emisi net zero emission pada 2060. Groundbreaking ketiga proyek itu yakni Ubadari Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) atau UCC; proyek penghiliran Blue Ammonia; dan Asap Kido Merah juga dilakukan secara langsung oleh Presiden. Di samping untuk memperpanjang usia lapangan gas, proyek pengembangan itu akan memanfaatkan teknologi penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon atau CCS untuk mengurangi emisi gas rumah kaca di Tangguh dan berpotensi menerima serta menyimpan CO2 pihak ketiga. UCC misalnya akan menjadi CCS Hub pertama di Indonesia dengan potensi kapasitas penyimpanan CO2 hingga 1,8 gigaton. Selain menghasilkan tambahan produksi gas, proyek ini akan menginjeksikan sekitar 30 juta ton CO2 sampai 2035 ke reservoir yang ada.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengatakan sejumlah fasilitas migas baru tersebut akan menjamin ketahanan energi bangsa dan pencapaian program transisi energi menuju NZE pada 2060. “Proyek-proyek penghiliran tersebut merepresentasikan ketangguhan atau daya tahan industri hulu migas Indonesia dalam menjalankan tugasnya di tengah dinamika dan tantangan baik yang bersifat global maupun nasional”, ujar Arifin. Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto berharap Tangguh Train 3 bisa beroperasi dengan kapasitas penuh di awal Desember sehingga semakin memperkuat neraca gas nasional dan mendukung kebutuhan domestik. Di sisi lain, tambah Dwi, proyek Lapangan Gas Asap Kido Merah akan memproduksi cadangan gas guna memenuhi kebutuhan industri nasional. “AKM akan produksi 369 MMscfd. Dari total itu, 115 MMscfd dipakai pabrik Pupuk Kaltim di Fakfak, sedangkan yang 254 MMscfd dipakai untuk menambah produksi LNG di Teluk Bintuni juga. Ada tambahan produksi gas sampai 2030,” pungkasnya. Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengatakan beroperasinya Train 3 dan groundbreaking tiga proyek pengembangan di Tangguh LNG menunjukkan sejumlah katalis positif bagi daya tahan energi nasional.
Mengawal Target Lifting Migas
Di tengah kondisi geopolitik dunia yang tengah memanas, para pemangku kepentingan di sektor energi dan sumber daya mineral tengah menghadapi tantangan yang tidak mudah khususnya dari sisi hulu minyak dan gas bumi. Produksi minyak mentah nasional yang tengah terjun bebas berdampak serius terhadap capaian lifting sepanjang tahun. Lebih lanjut, situasi ini membuat otoritas hulu minyak dan gas (migas) nasional khawatir capaian target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 bakal terganggu. Selama ini, muncul tiga masalah besar yang membuat kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) tertatih-tatih untuk meningkatkan produksi minyak mentah ini. Pertama, titik awal produksi yang rendah. Kedua, unplanned shutdown di sejumlah lapangan minyak yang menjadi andalan lifting nasional, dan ketiga, mundurnya penyelesaian proyek sumber energi fosil ini. Berdasarkan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), proyeksi lifting migas pada akhir tahun ini akan berada di kisaran 607.500 barel per hari (bopd) untuk minyak, dan 5.400 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd) untuk gas. Adapun, target lifting minyak yang ditetapkan dalam APBN 2023 dipatok di level 600.000 bopd, sedangkan gas bumi sebesar 6.160 MMscfd. Kegiatan eksplorasi migas disadari sangat penting untuk mendapatkan tambahan cadangan dari hasil penemuan di lapangan baru yang masih segar. Pemerintah sangat gencar mendorong KKKS untuk mencari cadangan migas baru dan menerapkan teknologi enhance oil recovery (EOR) untuk lapangan tua. Tidak tanggung-tanggung, pemerintah turut memberikan kemudahan berupa insentif yang dituangkan dalam beleid tentang kontrak bagi hasil kotor (gross split) jika menggunakan teknologi tinggi tersebut. Melalui EOR akan meningkatkan jumlah minyak mentah dari ladang migas mencapai 30% hingga 60%, lebih tinggi dibandingkan dengan pemanfaatan primary and secondary recovery.
Komoditas Dunia Menuju Harga Fundamental
Komoditas dunia dan ekspor unggulan Indonesia, seperti CPO,
batubara, dan nikel, tengah berproses menuju pembentukan harga fundamentalnya.
Tren harga sejumlah komoditas itu diperkirakan akan tetap turun, tetapi tidak
akan serendah harga sebelum pandemi Covid-19. Kenaikan harga terjadi sejak pemulihan
ekonomi pascapandemi Covid-19. Vice President for Industry and Regional
Research PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dendi Ramdani mengatakan, saat ini,
normalisasi harga komoditas dunia tengah terjadi. Normalisasi yang terjadi
sejak awal 2023 itu diperkirakan berlangsung hingga 2025. ”Kendati masih
bergejolak, tren harga komoditas akan terus turun meskipun tidak akan lebih
rendah dari harga pada 2019,” ujarnya ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (24/11).
Menurut Dendi, tim ekonom Bank Mandiri memperkirakan harga CPO
pada 2024 dan 2025 sekitar 761,8 USD per ton dan 771,7 USD per ton. Harga
perkiraan pada 2024 dan 2025 itu lebih rendah dibandingkan perkiraan harga pada
2023, yakni 869,4 USD per ton. Namun, harga tersebut masih lebih tinggi
dibandingkan rata-rata harga pada 2019, yakni 524,5 USD per ton. ”Kami melihat
ada beberapa faktor risiko ke depan yang bisa menekan harga CPO. Di sisi lain,
ada juga faktor lain yang tidak akan membuat harga CPO turun drastis,” katanya.
Risiko tersebut adalah pelemahan ekonomi dan tingginya tingkat suku bunga
global yang bisa menciptakan sentimen negatif di pasar CPO. (Yoga)
Memuliakan Kopi Gayo lewat Kebudayaan
Festival Panen Kopi Gayo yang keenam digelar di Desa Paya
Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Aceh. Festival ini menjadi sarana
untuk memuliakan kopi melalui kebudayaan. Festival Kopi Gayo tahun ini digelar
pada 25-26 November 2023. Festival diisi berbagai acara pertunjukan kesenian, baik
tradisional maupun modern. Pertunjukan seni tradisional yang ditampilkan seperti
didong, canang, dan tari saman pegayon. Sementara untuk pertunjukan seni modern
ada Jazz Panen Kopi yang menampilkan sejumlah musisi dari Takengon, Medan, dan
Yogyakarta. ”Pada hari terakhir (Minggu) kami juga akan mengumumkan pemenang
kompetisi seni tradisional didong setelah para finalis tampil dulu sehari
sebelumnya. Juga ada penampilan seni tradisional campuran Jawa Deli, Ketoprak
Door Cipta Rukun Rahayu. Kelompok ini sudah ada sejak 20 tahun lalu dan
menggunakan bahasa daerah campuran Jawa dan Gayo,” ujar penggagas acara
festival, Hardiansyah Ay, Jumat (24/11).
Dalam rangkaian ketiga Festival Panen Kopi Gayo 2023,
peserta diajak mengikuti sejumlah aktivitas di perkebunan kopi, seperti
berkunjung ke kebun kopi, mengikuti ritual penanaman bibit kopi, Doa Ni Kupi,
dan pemaparan sekaligus demonstrasi pengolahan kopi. ”Jadi, di lokasi akan
dipertunjukkan kegiatan mulai dari memanen kopi, menyangrai, menggiling, sampai
mencicipi (cupping) kopi,” tambah Hardiansyah. Festival Panen Kopi Gayo mengambil
momen panen raya kopi di perkebunan-perkebunan rakyat di AcehTengah. Acara ini
diharapkan dapat menjadi ajang pemasaran kopi, seni, dan budaya. Kadis
Pariwisata Aceh Tengah Zulkarnain mengatakan, jika dirata-rata, kini dalam sehari
Aceh Tengah dikunjungi 3.000 orang. ”Umumnya wisatawan lokal, tetapi ada juga dari
luar Provinsi Aceh,” kata Zulkarnain. Pada 2022, Aceh Tengah dikunjungi 158.280
orang. ”Wisatawan mancanegara masih minim. Kami akan tingkatkan lagi
promosinya,” katanya. (Yoga)
EKOSISTEM KENDARAAN LISTRIK : Indonesia Ajak Australia Amankan Rantai Pasok EV
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim Erick Thohir menandatangani nota kesepahaman dengan Menteri Industri dan Ilmu Pengetahuan Australia Ed Husic terkait dengan pembentukan mekanisme kerja sama bilateral untuk memajukan kolaborasi kendaraan listrik. Erick Thohir mengatakan, Indonesia dan Australia memiliki sumber daya mineral yang melimpah yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi pemain kunci dalam rantai pasok kendaraan listrik global. Kedua negara diketahui memiliki potensi untuk mengembangkan nikel dan litium sebagai mineral utama dalam baterai electric vehicle (EV). “Indonesia telah mengembangkan industri penghiliran nikel menuju ekosistem kendaraan listrik dalam 5 tahun terakhir. Telah ada 3 pabrik di Indonesia yang beroperasi untuk memproduksi mixed hydroxide precipitate, bahan dasar prekursor baterai,” katanya, Kamis (23/11). Sementara itu, Australia memiliki 24% cadangan litium dunia, dan menyumbang 43% dari ekstraksi litium global pada 2022.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









