Lingkungan Hidup
( 5781 )PGAS Ingin Lebih Ngegas di 2024
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menargetkan volume penjualan gas bumi tahun depan meningkat 4%. Target ini seiring naiknya pasokan dari sejumlah blok seperti Jambi Merang, Jambaran Tiung Biru (JTB), Pangkah, dan Muriah.
Per kuartal III-2023, emiten berkode saham PGAS ini mencatatkan kenaikan volume niaga gas 5% dari semula 894
billion british thermal unit per day
(BBTUD) menjadi 935 BBTUD. Peningkatan volume niaga gas secara
year on year
(yoy) didorong volume pemakaian gas pelanggan industri, komersial dan rumah tangga.
Adapun konsumsi PGAS berdasarkan segmentasi pelanggan masih didominasi pembangkit listrik yakni 33%. Lantas disusul industri kimia 13%, serta industri makanan, pupuk, dan keramik masing-masing 8%.
PGAS juga aktif mencari pelanggan baru hingga pengembangan jaringan gas rumah tangga. PGAS menargetkan menambah 100.000 sambungan rumah tangga (SR) gas tahun depan. Sampai saat ini, PGAS telah mengelola sekitar 835.000 sambungan rumah tangga.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGAS Harry Budi Sidharta mengatakan, PGAS berupaya mencari peluang pasar di wilayah yang layak secara keekonomian dan punya daya beli yang sesuai.
Di sisi lain, Direktur Sales dan Operasi PGAS, Ratih Esti Prihatini berharap, pemerintah mengevaluasi skema Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT). Sebab, hingga saat ini, PGAS belum menerima kompensasi atas penerapan HGBT dari pemerintah.
Misal, PGAS sudah melakukan amended and restated contract terhadap pelaksanaan kontrak pembelian LNG dengan Petronas LNG Ltd. Kontrak ini memiliki jangka waktu 2024-2025.
Analis DBS Group William Simadiputra mempertahankan rekomendasi
hold
saham PGAS dengan target harga lebih rendah, yakni Rp 1.050 dari Rp 1.400.
PTBA Kaji Diversifikasi Hilirisasi Baru Bara
BBM Satu Harga Butuh Perencanaan Matang
Grup Adaro Garap Bisnis Mineral Baterai Mobil Listrik
Potensi Melimpah, SKK Migas Cari Pasar Baru
INOVASI PETANI DAN PENYULUH, LOKOMOTIF KINERJA LUMBUNG PANGAN JATIM
Produksi padi di Jatim diprediksi kembali mencapai angka
tertinggi nasional tahun 2023. Hal itu akan kembali mengukuhkan provinsi ini sebagai lumbung
pangan terbesar di Nusantara. Capaian itu tidak lepas dari peran seluruh petani
dan penyuluh pertanian lapangan sebagai lokomotif sektor pertanian Angka
sementara BPS tahun 2023 menunjukkan, Jatim sebagai penghasil padi terbesar
nasional dengan produksi 9,59 juta ton gabah kering giling (GKG), dengan
kontribusi 17,89 % terhadap produksi padi nasional yang mencapai 53,63 juta ton
GKG. Capaian kinerja itu sekaligus mengukuhkan Jatim sebagai provinsi yang
selama empat tahun berturut-turut, yakni mulai tahun 2020 hingga 2023, menjadi
produsen padi tertinggi dibandingkan provinsi lain. Secara tahunan (year on
year), posisi sampai dengan September 2023, Jatim surplus 9,23 %.
”Jatim saat ini terus menyuplai 80 % kebutuhan pangan di 16
provinsi di Indonesia timur,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa,
Senin (27/11) di Surabaya. Menurut Khofifah, berbagai capaian kinerja di sektor
pertanian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh tim, mulai dari petani,
kelompok tani, gabungan kelompok tani, dan penyuluh pertanian. Selain itu, peran
pemda setempat, pemprov, dan Kementan. Mantan Menteri Sosial ini mengatakan,
petani harus memiliki inovasi agar usaha budidaya tanaman padinya berhasil dan
produktivitasnya semakin meningkat. Contohnya, inovasi pupuk organik yang
dilakukan petani di Kabupaten Tuban. Petani di Desa Ngadipuro dan Ngadirejo,
Kecamatan Widang, Tuban, berani melakukan uji coba dengan memaksimalkan penggunaan
pupuk organik dan mengurangi pupuk kimia. Bahkan, perbandingan penggunaan pupuk
organik dan kimia yang diterapkan sudah mencapai 4 banding 1. (Yoga)
PERPANJANGAN IUPK : Divestasi Freeport Indonesia Segera Rampung
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah dipastikan bakal mengumumkan divestasi 10% saham Freeport Indonesia dalam 2 pekan ke depan, karena proses yang harus dilewati kali ini tidak serumit sebelumnya. “Freeport Indonesia itu penambahan saham 10%. sekecil itu pasti akan lebih murah, dan angkanya akan saya umumkan 2 pekan lagi,” katanya, Senin (27/11). Pemerintah memang telah memastikan bakal memperpanjang izin usaha pertambangan khusus (IUPK) Freeport Indonesia yang akan berakhir pada 2041. Banyaknya cadangan mineral di Grasberg, Papua, menjadi alasan utama pemerintah menyetujui permintaan perusahaan. “Karena mereka sudah sekian puluh tahun , dan dalam persyaratan ini ada cadangan. Masa kami mau putus , nanti mencari investor lagi,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif. Sementara itu, VP Corporate Communication Freeport Indonesia Katri Krisnati memastikan, Freeport Indonesia berkomitmen untuk menjalankan seluruh persyaratan dalam proses perpanjangan izin, termasuk pembangunan smelter di Papua dan divestasi 10% saham perusahaan. “Pembangunan smelter di Papua, serta penambahan saham pemerintah sebesar 10% merupakan bagian dari perpanjangan IUPK Freeport Indonesia.”
MIND ID Harus Jadi Operator Tambang Grasberg Pasca 2041
Festival Budaya Buka Peluang Ekonomi Petani Kopi Gayo
Festival Panen Kopi Gayo 2023 dibuka pada Sabtu (25/11) di
Desa Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Aceh. Pelestarian seni
budaya hingga peningkatan ekonomi dan kohesi sosial warga menjadi target dalam
ajang ini. Selain acara kesenian, para tamu juga dilibatkan dalam sejumlah
kegiatan terkait tanaman kopi di area perkebunan di kawasan desa tersebut.
Mereka diajak menanam sejumlah bibit pohon kopi dengan terlebih dulu melakukan
ritual membaca doa ni kupi. Mereka juga diajak memanen biji kopi dan melihat
cara mengolah buah kopi secara tradisional hingga menjadi biji kopi siap
panggang (roasting) berupa green bean. Biji kopi hasil roasting dihaluskan lalu
diseduh dan disajikan.
Ketua Kelompok Kerja Ke tahanan Budaya Direktorat Pengembangan
dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek Syukur Asih Suprojo, menyatakan,
ajang budaya tak harus selalu dilihat dari sisi pertunjukan seni budaya saja.
Isu budaya bisa dibahas secara luas, mulai dari kearifan lokal, ketahanan
pangan, hingga perubahan iklim. Keberadaan kopi dan festival budaya juga bisa
dimanfaatkan masyarakat untuk membangun jejaring dengan pihak luar, baik kalangan
industri maupun kalangan importir. Dengan begitu, masyarakat juga mendapatkan manfaat,
terutama secara ekonomi. (Yoga)
Startup Aplikasi Emas Semakin Berkilau
Bisnis emas memang tak pernah hilang berkilau. Aplikasi jual beli emas sudah makin banyak. Platform ini bisa pengguna manfaatkan untuk membeli emas secara fisik atau sebagai tabungan emas. Transaksi
startup
emas pun semakin melejit. Salah satu kelebihan dari aplikasi ini adalah kemudahan dalam berinvestasi emas.
DARI zaman dahulu sampai era digital sekarang, investasi emas ternyata masih menjadi pilihan utama masyarakat. Lebih lagi, harga emas cenderung naik.
Hal ini yang membuat bisnis perusahaan rintisan atau
startup
emas juga terus terangkat. Sebut saja, Treasury. COO & Co-Founder Treasury Andreas Santoso menyebutkan, hingga kini, jumlah pengunduh atau
downloader
aplikasi Treasury sudah mencapai lebih dari dua juta unduhan.
Angka penjualan emas di Treasury per bulan pun termasuk besar. Sayangnya, Andreas belum bisa membuka berapa besar angka penjualan emas di aplikasi Treasury saban bulan.
Beberapa layanan di Treasury, seperti Transfer Emas, Waris, dan Cetak Emas Fisik dalam keping emas Antam dan UBS. Andreas mengatakan, layanan yang paling banyak
user
minati ialah beli dan jual emas. Dalam aplikasi Treasury, pengguna juga akan mendapat
update
harga emas secara
real time.
Ada juga Pluang yang merupakan perusahaan rintisan aplikasi investasi multi-aset, yang juga menawarkan investasi emas digital. Berinvestasi emas digital di Pluang bisa mulai Rp 10.000. Saat beli emas lewat platform ini, emas akan tersimpan dalam bentuk saldo. Pengguna Pluang bisa menarik emas fisik yang Antam produksi mulai dari 1 gram dan kapan saja.
"Setidaknya, ada pertumbuhan saldo emas pengguna per tahun mencapai lebih dari 40%. Ini menjadi bukti emas sebagai aset investasi yang tetap relevan bagi investor di tengah volatilitas pasar," tutur Kartika Dewi,
Head of Corporate Communications
Pluang.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









