Festival Budaya Buka Peluang Ekonomi Petani Kopi Gayo
Festival Panen Kopi Gayo 2023 dibuka pada Sabtu (25/11) di
Desa Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Aceh. Pelestarian seni
budaya hingga peningkatan ekonomi dan kohesi sosial warga menjadi target dalam
ajang ini. Selain acara kesenian, para tamu juga dilibatkan dalam sejumlah
kegiatan terkait tanaman kopi di area perkebunan di kawasan desa tersebut.
Mereka diajak menanam sejumlah bibit pohon kopi dengan terlebih dulu melakukan
ritual membaca doa ni kupi. Mereka juga diajak memanen biji kopi dan melihat
cara mengolah buah kopi secara tradisional hingga menjadi biji kopi siap
panggang (roasting) berupa green bean. Biji kopi hasil roasting dihaluskan lalu
diseduh dan disajikan.
Ketua Kelompok Kerja Ke tahanan Budaya Direktorat Pengembangan
dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek Syukur Asih Suprojo, menyatakan,
ajang budaya tak harus selalu dilihat dari sisi pertunjukan seni budaya saja.
Isu budaya bisa dibahas secara luas, mulai dari kearifan lokal, ketahanan
pangan, hingga perubahan iklim. Keberadaan kopi dan festival budaya juga bisa
dimanfaatkan masyarakat untuk membangun jejaring dengan pihak luar, baik kalangan
industri maupun kalangan importir. Dengan begitu, masyarakat juga mendapatkan manfaat,
terutama secara ekonomi. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023