Lingkungan Hidup
( 5820 )Batubara dan Sawit ”Gendong” Ekspor 2024
Batubara dan minyak sawit diperkirakan menopang ekspor
Indonesia pada 2024. Meski demikian, total ekspor pada tahun depan diproyeksikan
melambat sebagai dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi mitra dagang utama
Indonesia. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede di Jakarta, Minggu (17/12)
menyatakan, perlambatan pertumbuhan ekonomi global akan memengaruhi ekspor
Indonesia. Perlambatan di China dan AS sebagai mitra dagang utama Indonesia
merupakan variabel utamanya. Mengutip data BPS, China menjadi tujuan 25,49 %
dari total ekspor Indonesia pada Januari-November 2023.
Adapun ekspor ke AS, Jepang, dan Uni Eropa sebesar 9,54 %,
7,79 %, dan 6,84 %. Dengan demikian, melemahnya perekonomian negara-negara itu
akan menurunkan permintaan mereka terhadap barang-barang dari Indonesia. Artinya,
ekspor akan tertekan. Dalam situasi itu, Josua melanjutkan, ekspor Indonesia akan
tertopang oleh komoditas batubara dan minyak sawit. Alasannya, harga kedua komoditas
ini diperkirakan masih akan terjaga pada 2024. Adapun kinerja ekspor produk
manufaktur akan melambat lantaran barang ini sifatnya bukan kebutuhan primer.
”Ini pentingnya juga mendorong investasi ke sektor manufaktur agar tercipta
peningkatan kualitas dan daya saing sehingga ekspor sektor ini tetap
bertumbuh,” ujar Josua. (Yoga)
PEREMPUAN JATAYU TOLAK PLTU, BERSUARA HINGGA KE JEPANG
Perempuan tani di Indramayu berjuang mempertahankan lahan
dari gempuran pembangunan PLTU yang akan mengancam kehidupan. Tanah adalah
sumber kehidupan dan penghasilan bagi mereka. Sekitar 75 kg bawang merah
menggantung di atap rumah Surmi (51) warga Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol, Indramayu,
Kamis (12/10) siang, yang merupakan hasil panen Surmi bulan lalu. Saat itu,
Surmi menanam 10 kg bibit bawang. Biayanya Rp 250.000. Ketika panen, ia meraup
Rp 600.000. Hasil panen 75 kg bawang merah dihargai Rp 8.000 per kg. Kali ini,
Surmi enggan menjualnya dan menunggu harga tinggi. Biasanya, bawang merah bisa
laku belasan ribu rupiah per kg. Di rumahnya juga tersimpan empat karung beras.
Masing-masing berisi 2,5 kuintal. Ketika harga beras melonjak, lebih dariRp
13.000 per kg, jauh dari HET Rp 10.900 per kg, Surmi tidak pusing. Dia punya
cadangan beras untuk sekadar makan, sisa panen dua bulan lalu, yang mencapai
1,5 ton gabah kering panen.
Surmi menjaga lahan dari gempuran PLTU. Lahan garapannya
seluas 1,4 hektar berada di kawasan PLTU Indramayu 2 berkapasitas 1.000
megawatt (MW). Luasnya infrastruktur itu sekitar 300 hektar. Bagi para
perempuan tani Desa Mekarsari, Indramayu, Jabar, tanah adalah ibu, yang
melahirkan kehidupan sekaligus sumber pangan. Tidak hanya Mekarsari, lahan Desa
Patrol Lor dan Patrol Baru, Kecamatan Patrol, juga terdampak. Lokasinya berdampingan
dengan PLTU Indramayu 1 berkapasitas 3 x 330 MW. Dari sawah yang Surmi garap, tampak
jelas cerobong PLTU 1 dengan asap kelabunya. Berdasarkan data Komite Percepatan
Penyediaan Infrastruktur Prioritas, PLTU Indramayu 2 termasuk proyek strategis
nasional. Nilai investasinya Rp 29,5 triliun. Menurut rencana, pembangunan
konstruksinya mulai tahun 2022, tetapi sampai sekarang belum dimulai. Operasional
PLTU ditargetkan tahun 2026. ”Kalau sampai PLTU jadi, saya mau cari makan di
mana? Makanya, saya berjuang,” katanya. Sebagai perempuan tani, Surmi tidak
hanya memasak nasi, tetapi juga ikut menanam padi. Ekonomi keluarganya tidak
cukup hanya mengandalkan suaminya, Warsan, penggembala kambing. Apalagi, sejak
2015, lahan penggembalaan mulai dibebaskan untuk PLTU 2.
Surmi pun bergabung dalam Jaringan Tanpa Asap Batubara Indramayu
(Jatayu). Gerakan warga ini untuk menolak PLTU Indramayu 1 dan 2. Jatayu menilai,
PLTU berdampak pada kesehatan dan hasil panen petani. Surmi, misalnya, mengeluhkan
matanya yang sakit ketika bertani di area tidak jauh dari PLTU 1. ”Saya sudah
lima kali operasi mata tiga tahun ini,” katanya sambil menyeka matanya yang
berair. Lewat bantuan lembaga pemerhati lingkungan di Jepang, Friends of the
Earth (FoF), Surmi bahkan mewakili warga untuk menyampaikan aspirasinya ke
negara yang mendanai PLTU Indramayu 2 itu tahun 2016. ”Saya bilang, kami sudah
menjerit dan berteriak karena PLTU. Jangan sampai (pembangunan PLTU) didanai,”
katanya. Hasilnya manis. Pertengahan tahun lalu, dilansir dari laporan Reuters,
Jepang menarik diri dalam pendanaan proyek PLTU Indramayu 2. Selain mendapat kritik
dari pegiat lingkungan, keputusan menghentikan pendanaan itu juga sebagai komitmen
Jepang dalam merespons perubahan iklim. (Yoga)
Pembiayaan Emas Tetap Berkilau
MERGER & AKUISISI : ENRG Incar Aset Migas Lokal
PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) membuka opsi un-tuk melakukan aksi merger dan akuisisi pada 2024 guna menambah cadangan minyak dan gas bumi.Wakil Direktur Utama ENRG Edoardus Ardianto mengung-kapkan bahwa perseroan tidak menutup kemungkinan akan kembali melakukan akuisisi berbagai aset blok migas pada tahun depan, seiring dengan rencana pengembangan perse-roan secara organik maupun anorganik. “Untuk rencana 2024, kami tentu saja akan melihat ke-sempatan untuk melakukan akuisisi atau merger kembali kepada aset itu sendiri,” ujar-nya, dalam paparan pub-lik perseroan pada Jumat, (15/12).
Pada 2024, persoan juga telah menyiapkan belanja modal(capital expenditure/capex) sebanyak US$150 juta, atau sekitar Rp2,52 triliun .Anggaran ini, imbuhnya, akan difokuskan untuk kegiat-an pengeboran (drilling) guna menambah cadangan minyak dan gas (migas) perseroan secara menyeluruh. “Anggaran capex tahun de-pan di kisaran US$150 juta. Fokus di tahun 2024 masih berada untuk kegiatan dril-ling untuk bisa menambah cadangan reserves persero-an secara menyeluruh dan meningkatkan produksi dari ENRG,” jelasnya.
Dorong Investasi, Pemerintah Keluarkan Insentif Baru
Untuk mendorong investasi dan perkembangan ekosistem industri kendaraan listrik dalam negeri, pemerintah mengeluarkan insentif baru dalam payung hukum Perpres No 79 Tahun 2023. Aturan ini memberikan insentif pepajakan bagi pelaku industri kendaraan listrik yang hendak masuk ke Indonesia. Deputi Bidang Infrastruktur dan Transportasi, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Rachmat Kaimuddin dalam jumpa pers di kantor Kemenko Marves, Jumat (15/12) mengatakan, keluarnya Perpres No 79/2023 tentang Perubahan Perpres No 55/2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) memiliki semangat untuk mendorong investasi dan pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik.
Dalam perpres yang telah diundangkan pada 9 Desember lalu pemerintah memberikan sejumlah insentif perpajakan pada kendaraan listrik, seperti insentif fiskal keringanan pajak bea masuk impor, Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), dan pengurangan pajak daerah untuk KBLBB. Insentif itu berlaku untuk impor mobil dalam keadaan utuh (completely built up/CBU) dan mobil yang diimpor dalam keadaan komponen (completely knock down/CKD) dengan tingkat kandungan dalam negeri di bawah 40 %. Insentif impor itu, lanjut Rachmat, bertujuan untuk meningkatkan populasi mobil listrik dengan harga yang kompetitif. Aturan insentif fiskal impor kendaraan listrik itu akan berlaku hingga akhir 2025. (Yoga)
MINYAK BUMI Terdapat Cadangan Baru di Timur Bekasi
PT Pertamina Hulu Energi baru saja menemukan cadangan minyak
bumi baru di sebelah timur Kota Bekasi, Jabar. Temuan ini penting di tengah
produksi minyak Indonesia sebagai negara pengimpor minyak neto cenderung turun.
Kabar temuan cadangan minyak bumi baru ini disampaikan Direktur Eksplorasi PT
Pertamina Hulu Energi Muharram Jaya Panguriseng dalam bincang-bincang bersama sejumlah
pemimpin redaksi media nasional di dalam salah satu gerbong Kereta Luar Biasa
dalam perjalanan dari Jakarta menuju ke Yogyakarta, Jumat (15/12).
”Pada 6 Desember 2023, kita baru saja melakukan discovery
minyak di Jabar. Tepatnya di sebelah timur Kota Bekasi, sekitar 22 km sebelah
timur Kota Bekasi. Nama sumurnya adalah East Pondok Aren,” kata Muharram.
Temuan itu, menurut Muharram, dihasilkan dari drill stem test (DST) 2. Hasil
tes menunjukkan cadangan minyak baru tersebut diperkirakan memiliki deposit minyak
92,79 juta barel setara minyak (MMBOE). ”Saat ini masih progres untuk DST 3.
DST 3 nanti, harapan saya, sama dengan DST 2 sehingga ini menjadi ruang kita
untuk memperpanjang usia industri kita, terutama di Jabar,” kata Muharram. (Yoga)
Menanam Bibit Varietas Inpari 33
Stok Pangan Ditambah Tiga Kali Lipat untuk Natal dan Tahun Baru
KAMPANYE PILPRES 2024 : TAMBANG ILEGAL, PUPUK & PANGAN
Calon presiden Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo melanjutkan kampanye di sejumlah daerah untuk menyampaikan program, di antaranya tambang ilegal dan pupuk. Sementara itu, capres Prabowo Subianto tidak berkampanye, tetapi melalui tim kampanyenya menyinggung lumbung pangan Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan melakukan kampanye di Provinsi Jambi, kemarin. Salah satu topik yang disampaikannya adalah bahwa pertambangan ilegal merupakan sebuah kesalahan yang harus diberantas. Dia berjanji ketika menjadi presiden nantinya berjanji akan menindak tegas praktik pertambangan ilegal telah merugikan negara karena menekan pemasukan kas negara. “Semua yang ilegal harus kena sanksi, harus kena hukuman dan tidak boleh dibiarkan. Kalau Anda melakukan sesuatu yang ilegal dan dibiarkan, maka itu menular dan yang paling rugi siapa kalau ada yang ilegal? Masyarakat dan negara,” jelasnya. Menurut Anies, persoalan pertambangan ilegal menjadi komitmennya untuk diberantas karena program itu sudah direncanakan dan harus dikerjakan. Mengutip data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tidak kurang dari 2.741 titik yang menjadi lokasi pertambangan tanpa izin atau Peti yang terdiri atas 96 lokasi Peti batu bara yang tersebar di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bengkulu, dan Sumatra Selatan. Kemudian, sekitar 2.645 aktivitas Peti mineral tersebar hampir di seluruh provinsi yang melibatkan sekitar 3,7 juta orang pekerja. Diperkirakan 480 lokasi berada di luar wilayah izin usaha pertambangan (WIUP). Sementara itu, calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo melakukan kampanye di Jakarta, Banten, dan Bekasi. Saat berkampanye di Bekasi, dia menyatakan komitmennya untuk memperbaiki data petani di Indonesia sebagai salah satu upaya mengatasi terjadinya kelangkaan pupuk subsidi. Pernyataan itu disampaikan Ganjar menanggapi keluhan salah satu petani dalam acara pertemuan dengan buruh tani dan nelayan di Taman Marakas, Bekasi, Jawa Barat, kemarin. “Bahasa Ganjar-Mahfud itu ‘sat set’, cepat, ‘tas tes’. Agar apa? Agar ini segera dibereskan sehingga tadi disampaikan Ibu dan Bapak semuanya, namanya bantuan dari negara harus sampai kepada yang berhak,” ujarnya. Ganjar mengatakan kelangkaan pupuk tidak hanya terjadi di Pulau Jawa, tetapi juga terjadi di wilayah lainnya seperti Nusa Tenggara Timur, Papua, Sulawesi, sampai Kalimantan. Dalam perkembangan lain, capres nomor urut 2 Prabowo Subianto tidak melakukan kampanye lantaran bertugas sebagai Menteri Pertahanan RI salah satu agendanya meresmikan turnamen sepak bola Nusantara Open U-17 di gelanggang sepak bola Akademi Garudayaksa, Bekasi. Namun, anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Muhammad Sirod menyatakan bahwa Prabowo dipastikan meneruskan program pembangunan food estate atau lumbung pangan guna memperkuat ketahanan pangan.
Empat Tren Hadang Mitigasi Rawan Pangan
Pemerintah terus berusaha mengurangi daerah rentan rawan pangan, dari 72 daerah pada 2022 menjadi 61 daerah pada 2024. Tantangannya, ada empat tren yang menghadang, meliputi konversi lahan pertanian, penurunan produktivitas tanaman pangan, lambatnya regenerasi petani, dan perubahan iklim. Ikhtiar pemerintah mengurangi daerah rentan rawan pangan itu digulirkan Bapanas melalui program Kesiapsiagaan Krisis Pangan di Daerah. Program tersebut diatur dalam Peraturan Bapanas Nomor 19 Tahun 2023 tentang Kesiapsiagaan Krisis Pangan. Deputi Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas Nyoto Suwignyo menyatakan, daerah rentan rawan pangan di Indonesia berkurang dari 72 kabupaten/kota pada 2022 menjadi 68 kabupaten/kota pada 2023. Targetnya, daerah rentan rawan pangan pada 2024 turun lagi menjadi 61 kabupaten/kota.
Melalui Program Kesiapsiagaan Krisis Pangan, setiap daerah diharapkan dapat mengatasi persoalan krisis pangan secara mandiri. Untuk itu, peta ketahanan dan kerawanan pangan perlu terus dimutakhirkan, serta cadangan pangan pemda dan cadangan pangan masyarakat perlu dikembangkan dan ditingkatkan. ”Setiap pemerintah daerah juga harus selalu memastikan ketersediaan pangan di wilayahnya cukup. Kalau stok pangan kurang, upayakan untuk menambahnya dari dalam daerah ataupun luar daerah,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Nasional Kesiapsiagaan Krisis Pangan 2023 yang digelar Bapanas secara hibrida, Rabu (13/12). (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









