;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

Pengurasan Minyak di Rokan Disetujui

19 Dec 2023

Sepanjang Desember 2023, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas menyetujui dua rencana pengembangan proyek pengurasan minyak tingkat lanjut atau Enhanced oil recovery (EOR) di Wilayah Kerja Rokan, Riau. Investasi proyek peningkatan produksi migas tersebut capai Rp 5,18 triliun. Persetujuan diberikan pada pengembangan lapangan (POD) chemical EOR di Lapangan Minas tahap 1 (Area-A) yang dikelola Pertamina Hulu Rokan (PHR) dengan investasi Rp 1,48 triliun dan POD steamflood EOR di Lapangan Rantaubais tahap 1, juga di Rokan senilai Rp 3,7 triliun. EOR ialah metode perolehan minyak bumi tahap lanjut dengan cara menginjeksikan material atau fluida khusus ke reservoir, salah satunya dengan injeksi kimia. Metode itu diperlukan di tengah laju penurunan produksi minyak bumi secara alamiah karena lapangan migas di Indonesia sudah mature (tua).

Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Benny Lubiantara mengatakan, persetujuan dua proyek EOR dengan jenis berbeda (chemical dan steamflood) itu bagian dari upaya agar EOR segera terealisasi. Sebelumnya, kedua proyek itu telah teridentifikasi potensinya untuk proyek EOR. ”Kami berkomitmen untuk menyelesaikan secara tuntas. Begitu memasuki tahun 2024, (maka) menjadi tahun eksekusi untuk implementasi proyek-proyek EOR yang sudah ditunggu oleh banyak pihak,” kata Benny, Senin (18/12). Dengan persetujuan POD itu, Minas akan menjadi lapangan pertama di Indonesia yang mengimplementasikan Chemical EOR (CEOR) pada skala komersial, dengan menggunakan bahan kimia injeksi alkalisurfaktan-polimer (ASP). Perkiraan cadangan minyak tambahan dari pengembangan CEOR tahap 1 di Lapangan Minas itu mencapai 2,24 juta barel. Puncak produksi minyak proyek ini diperkirakan 1.566 barel per hari. Lapangan Minas teridentifikasi memiliki tambahan cadangan minyak mencapai 500 juta barel. (Yoga)

Solusi Jangka Panjang Kenaikan Harga Cabai

19 Dec 2023
Pemerintah tidak dapat mengatasi kenaikan harga komoditas cabai dalam jangka pendek yang kini rata-rata mencapai Rp 69.688 per kilogram untuk cabai merah dan Rp 89.604 per kg untuk rawit. Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Bidang Perekonomian Edy Priyono, Senin (18/12/2023), mengatakan, pemerintah saat ini sedang fokus pada jangka menengah-panjang, seperti mengatur pola tanam dan optimalkan budidaya cabai. (Yoga)

Ekspor Nonmigas Jabar di Bawah 5 Persen

19 Dec 2023
Nilai ekspor nonmigas Jawa Barat dalam kurun Januari-Oktober 2023 mencapai 30,45 miliar dollar AS, atau kurang dari 5 persen dari total ekspor. Ketua Dewan Pengurus Daerah Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia Jabar Abdul Sobur, Senin (18/12/2023), menyatakan, Jabar memiliki potensi industri hijau yang cukup besar. ”Jika dimaksimalkan, kontribusi idealnya bisa 60 persen. Jabar memiliki lahan luas dan pelaku usaha yang kreatif sehingga punya potensi besar di sektor industri hijau,” katanya. (Yoga)

Jelang Nataru Harga Terkendali

19 Dec 2023
JAKARTA,ID-Menjelang Liburan Natal 2023 dan tahun Baru 20244 (Nataru), pemerintah belum sepenuhnya mampu menahan kenaikan harga komoditas pangan pokok strategis. Dari 20 komoditas pangan pokok strategis yang terpampang di data panel Badan Pangan Nasional (Bapanas), dalam rentang akhir November hingga Senin (18/12/2023), 12 komoditas masih mengalami kenaikan turun, dan satu komoditas tetap. Sebanyak 12 komoditas pokok pangan strategis yang mengalami kenaikan harga ditingkat pedagang eceran tersebut adalah beras premium, beras medium, bawang merah, bawang putih bonggol, telur ayam ras, daging ayam ras, daging sapi murni, gula konsumsi, minyak goreng curah, minyak goreng kemasan sederhana, tepung terigu kemasan (noncurah), dan garam halus beryodium. (Yetede)

Dibayangi Tingginya Inflasi Pangan

19 Dec 2023
JAKARTA – Menjelang tutup tahun, harga sejumlah komoditas pangan pokok terus meningkat. Kenaikan ini terekam pada grafik yang terpampang dalam laman panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas). Kenaikan harga beberapa komoditas yang mencolok antara lain gula pasir, cabai merah, cabai rawit merah, dan bawang merah. Sementara itu, beras medium dan premium relatif stabil di tingkat harga yang cukup tinggi.

Kenaikan harga pangan ini sudah terjadi sejak beberapa bulan belakangan. Harga kian memuncak lantaran tingginya permintaan menjelang periode Natal dan tahun baru dalam dua pekan terakhir. "Gula dan cabai kenaikan harganya mencolok. Sekarang yang sedang merangkak naik bawang merah, ayam, tomat, sayur-sayuran, dan daging. Harus dijaga pasokannya karena akan ada permintaan tinggi pada 21-24 Desember nanti," ujar Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri kepada Tempo, kemarin.

Komoditas pangan selama ini terus menyumbang laju inflasi di Indonesia. Pada November lalu, misalnya, inflasi tahunan sebesar 2,86 persen mayoritas disumbang oleh aneka bahan pangan. Beras memberi andil inflasi sebesar 0,58 persen; cabai merah 0,19 persen; cabai rawit 0,1 persen; daging ayam ras 0,09 persen; dan bawang putih 0,07 persen. Badan Pusat Statistik mencatat inflasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau pada November 2023 mencapai 6,71 persen dan berandil 1,72 persen terhadap inflasi umum. (Yetede)

Batubara dan Sawit ”Gendong” Ekspor 2024

18 Dec 2023

Batubara dan minyak sawit diperkirakan menopang ekspor Indonesia pada 2024. Meski demikian, total ekspor pada tahun depan diproyeksikan melambat sebagai dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi mitra dagang utama Indonesia. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede di Jakarta, Minggu (17/12) menyatakan, perlambatan pertumbuhan ekonomi global akan memengaruhi ekspor Indonesia. Perlambatan di China dan AS sebagai mitra dagang utama Indonesia merupakan variabel utamanya. Mengutip data BPS, China menjadi tujuan 25,49 % dari total ekspor Indonesia pada Januari-November 2023.

Adapun ekspor ke AS, Jepang, dan Uni Eropa sebesar 9,54 %, 7,79 %, dan 6,84 %. Dengan demikian, melemahnya perekonomian negara-negara itu akan menurunkan permintaan mereka terhadap barang-barang dari Indonesia. Artinya, ekspor akan tertekan. Dalam situasi itu, Josua melanjutkan, ekspor Indonesia akan tertopang oleh komoditas batubara dan minyak sawit. Alasannya, harga kedua komoditas ini diperkirakan masih akan terjaga pada 2024. Adapun kinerja ekspor produk manufaktur akan melambat lantaran barang ini sifatnya bukan kebutuhan primer. ”Ini pentingnya juga mendorong investasi ke sektor manufaktur agar tercipta peningkatan kualitas dan daya saing sehingga ekspor sektor ini tetap bertumbuh,” ujar Josua. (Yoga)

PEREMPUAN JATAYU TOLAK PLTU, BERSUARA HINGGA KE JEPANG

17 Dec 2023

Perempuan tani di Indramayu berjuang mempertahankan lahan dari gempuran pembangunan PLTU yang akan mengancam kehidupan. Tanah adalah sumber kehidupan dan penghasilan bagi mereka. Sekitar 75 kg bawang merah menggantung di atap rumah Surmi (51) warga Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol, Indramayu, Kamis (12/10) siang, yang merupakan hasil panen Surmi bulan lalu. Saat itu, Surmi menanam 10 kg bibit bawang. Biayanya Rp 250.000. Ketika panen, ia meraup Rp 600.000. Hasil panen 75 kg bawang merah dihargai Rp 8.000 per kg. Kali ini, Surmi enggan menjualnya dan menunggu harga tinggi. Biasanya, bawang merah bisa laku belasan ribu rupiah per kg. Di rumahnya juga tersimpan empat karung beras. Masing-masing berisi 2,5 kuintal. Ketika harga beras melonjak, lebih dariRp 13.000 per kg, jauh dari HET Rp 10.900 per kg, Surmi tidak pusing. Dia punya cadangan beras untuk sekadar makan, sisa panen dua bulan lalu, yang mencapai 1,5 ton gabah kering panen.

Surmi menjaga lahan dari gempuran PLTU. Lahan garapannya seluas 1,4 hektar berada di kawasan PLTU Indramayu 2 berkapasitas 1.000 megawatt (MW). Luasnya infrastruktur itu sekitar 300 hektar. Bagi para perempuan tani Desa Mekarsari, Indramayu, Jabar, tanah adalah ibu, yang melahirkan kehidupan sekaligus sumber pangan. Tidak hanya Mekarsari, lahan Desa Patrol Lor dan Patrol Baru, Kecamatan Patrol, juga terdampak. Lokasinya berdampingan dengan PLTU Indramayu 1 berkapasitas 3 x 330 MW. Dari sawah yang Surmi garap, tampak jelas cerobong PLTU 1 dengan asap kelabunya. Berdasarkan data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas, PLTU Indramayu 2 termasuk proyek strategis nasional. Nilai investasinya Rp 29,5 triliun. Menurut rencana, pembangunan konstruksinya mulai tahun 2022, tetapi sampai sekarang belum dimulai. Operasional PLTU ditargetkan tahun 2026. ”Kalau sampai PLTU jadi, saya mau cari makan di mana? Makanya, saya berjuang,” katanya. Sebagai perempuan tani, Surmi tidak hanya memasak nasi, tetapi juga ikut menanam padi. Ekonomi keluarganya tidak cukup hanya mengandalkan suaminya, Warsan, penggembala kambing. Apalagi, sejak 2015, lahan penggembalaan mulai dibebaskan untuk PLTU 2.

Surmi pun bergabung dalam Jaringan Tanpa Asap Batubara Indramayu (Jatayu). Gerakan warga ini untuk menolak PLTU Indramayu 1 dan 2. Jatayu menilai, PLTU berdampak pada kesehatan dan hasil panen petani. Surmi, misalnya, mengeluhkan matanya yang sakit ketika bertani di area tidak jauh dari PLTU 1. ”Saya sudah lima kali operasi mata tiga tahun ini,” katanya sambil menyeka matanya yang berair. Lewat bantuan lembaga pemerhati lingkungan di Jepang, Friends of the Earth (FoF), Surmi bahkan mewakili warga untuk menyampaikan aspirasinya ke negara yang mendanai PLTU Indramayu 2 itu tahun 2016. ”Saya bilang, kami sudah menjerit dan berteriak karena PLTU. Jangan sampai (pembangunan PLTU) didanai,” katanya. Hasilnya manis. Pertengahan tahun lalu, dilansir dari laporan Reuters, Jepang menarik diri dalam pendanaan proyek PLTU Indramayu 2. Selain mendapat kritik dari pegiat lingkungan, keputusan menghentikan pendanaan itu juga sebagai komitmen Jepang dalam merespons perubahan iklim. (Yoga)

Pembiayaan Emas Tetap Berkilau

16 Dec 2023
Perbankan optimistis bisnis pembiayaan emas tetap akan berkilau. Dalam beberapa hari terakhir, harga logam mulia ini mengalami tren kenaikan. Dalam sepekan ini, pertumbuhan harga emas tertinggi terjadi pada 14 Desember 2023. Harganya sempat naik 2,27% secara harian ke level Rp 1.125.000 per gram, menurut data logammulia.com. Direktur Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk Pandji P. Djajanegara menyebut, kenaikan harga emas tersebut tidak membawa dampak bagi pembiayaan emas di CIMB Niaga Syariah. Dua bulan terakhir, pembiayaan emas bank ini terus mengalami peningkatan. Namun, ia enggan merinci nilainya. Per November 2023, pembiayaan emas CIMB Niaga Syariah mencapai Rp 450 miliar. Pandji memperkirakan, tren pembiayaan emas yang positif tersebut akan berlanjut di 2024 nanti. Direktur PT Bank BCA Syariah Pranata melihat, instrumen emas masih akan menjadi alternatif investasi jangka panjang yang dipilih oleh masyarakat. Terutama, karena kondisi ekonomi yang masih belum stabil, seperti yang terjadi saat ini. Pembiayaan Emas iB yang terjadi di BCA Syariah juga trennya terus meningkat. Pranata menyebutkan, pembiayaan emas masih menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan pembiayaan konsumer BCA Syariah, setelah pembiayaan KPR iB.

MERGER & AKUISISI : ENRG Incar Aset Migas Lokal

16 Dec 2023

PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) membuka opsi un-tuk melakukan aksi merger dan akuisisi pada 2024 guna menambah cadangan minyak dan gas bumi.Wakil Direktur Utama ENRG Edoardus Ardianto mengung-kapkan bahwa perseroan tidak menutup kemungkinan akan kembali melakukan akuisisi berbagai aset blok migas pada tahun depan, seiring dengan rencana pengembangan perse-roan secara organik maupun anorganik. “Untuk rencana 2024, kami tentu saja akan melihat ke-sempatan untuk melakukan akuisisi atau merger kembali kepada aset itu sendiri,” ujar-nya, dalam paparan pub-lik perseroan pada Jumat, (15/12). Pada 2024, persoan juga telah menyiapkan belanja modal(capital expenditure/capex) sebanyak US$150 juta, atau sekitar Rp2,52 triliun .Anggaran ini, imbuhnya, akan difokuskan untuk kegiat-an pengeboran (drilling) guna menambah cadangan minyak dan gas (migas) perseroan secara menyeluruh. “Anggaran capex tahun de-pan di kisaran US$150 juta. Fokus di tahun 2024 masih berada untuk kegiatan dril-ling untuk bisa menambah cadangan reserves persero-an secara menyeluruh dan meningkatkan produksi dari ENRG,” jelasnya.

Dorong Investasi, Pemerintah Keluarkan Insentif Baru

16 Dec 2023

Untuk mendorong investasi dan perkembangan ekosistem industri kendaraan listrik dalam negeri, pemerintah mengeluarkan insentif baru dalam payung hukum Perpres No 79 Tahun 2023. Aturan ini memberikan insentif pepajakan bagi pelaku industri kendaraan listrik yang hendak masuk ke Indonesia. Deputi Bidang Infrastruktur dan Transportasi, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Rachmat Kaimuddin dalam jumpa pers di kantor Kemenko Marves, Jumat (15/12) mengatakan, keluarnya Perpres No 79/2023 tentang Perubahan Perpres No 55/2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) memiliki semangat untuk mendorong investasi dan pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik.

Dalam perpres yang telah diundangkan pada 9 Desember lalu pemerintah memberikan sejumlah insentif perpajakan pada kendaraan listrik, seperti insentif fiskal keringanan pajak bea masuk impor, Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), dan pengurangan pajak daerah untuk KBLBB. Insentif itu berlaku untuk impor mobil dalam keadaan utuh (completely built up/CBU) dan mobil yang diimpor dalam keadaan komponen (completely knock down/CKD) dengan tingkat kandungan dalam negeri di bawah 40 %. Insentif impor itu, lanjut Rachmat, bertujuan untuk meningkatkan populasi mobil listrik dengan harga yang kompetitif. Aturan insentif fiskal impor kendaraan listrik itu akan berlaku hingga akhir 2025. (Yoga)