Angkat Komoditas Potensial yang Minim Atensi
Berawal dari keprihatinan dan kegelisahan terhadap dominasi produk rumput laut luar negeri selama 25 tahun terakhir, menimbulkan keinginan untuk menampilkan produk sejenis dari bahan baku lokal. Di Yogyakarta, rumput laut tropis cukup melimpah, namun pemanfataannya belum maksimal, bahkan jarang yang melirik bahan ini untuk diolah menjadi makanan siap saji. Keripik berupa olahan rumput laut tropis lokal jenis ulva lactuca (selada laut) memberikan pengalaman berbeda dalam mengonsumsi rumput laut yang dikemas dalam merk Tau Iki Ora. Yuwono, pria yang mulai merintis usaha rumput laut sejak empat tahun terakhir ini ingin mengangkat komoditi yang sangat berpotensi. "Produk luar negeri mendominasi pasar, yang lokal enggak ada yang angkat. Padahal, kita punya 700 varian rumput laut, nomor dua penghasil rumput laut setelah Kanada, kita punya garis pantai yang panjang, tapi kenapa enggak ada produk lokal," ucap owner Tau Iki Ora. (Yetede)
Tags :
#KomoditasPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023