;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Industri Gula Dalam Negeri Alami Anomali

14 Dec 2023
Direktur Utama ID Food Frans Marganda Tambunan dalam National Sugar Summit 2023, di Jakarta, Rabu (13/12/2023), menyatakan, sejumlah variabel produksi di industri gula tumbuh, tetapi realisasi produksi turun. Ini disebabkan faktor iklim dan minimnya pemanfaatan teknologi di industri gula. Hingga November 2023, Indonesia masih defisit gula konsumsi atau gula kristal putih sebanyak 686.830 ton. Produksi gula konsumsi dalam negeri baru 2,42 juta ton, sedangkan kebutuhannya mencapai 3,11 juta ton. (Yoga)

Nikel, Harta Karun Masa Kini dari Pulau Obi

14 Dec 2023

Pulau Obi di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, terberkati dengan kekayaan alam yang luar biasa. Pulau itu memiliki tanah dengan kandungan nikel yang tinggi. Komoditas yang begitu bernilai saat ini. Tak terbayang dalam benak Fandi Noferdi Padapak (33) di kawasan Salam Kawasi, Rabu (29/11), warga Desa Wayaloar, Kecamatan Obi Selatan, Halmahera Selatan, bahwa wilayah tempatnya tinggal akan menjadi salah satu sentra nikel. Di pulau seluas 2.500 kilometer persegi itu, jutaan metrik ton tanah yang terkandung nikel dikeruk serta diproses lebih lanjut menjadi baja nirkarat (stainless steel) dan bahan baku baterai. Kawasan yang berlokasi 5 km dari pusat industri pertambangan nikel Harita Nickel, dinamai Salam Kawasi atau kependekan dari Bersama Belajar pada Alam Kawasi, yang juga bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) Harita Nickel, satu dari beberapa perusahaan pemegang izin usaha pertambangan (IUP) nikel di Pulau Obi. Menurut data Kementerian ESDM, sumber daya nikel di Indonesia 17,3 miliar ton dengan cadangan 5 miliar ton. Produksi tahun 2022 mencapai 106,3 juta ton bijih nikel, 516.700 ton feronikel, dan 76.000 nikel matte. Industri nikel yang telah dijalankan Indonesia ialah baja nirkarat dan baterai ion litium.

Smelter hidrometalurgi pertama di Indonesia berada di Pulau Obi oleh Harita Nickel yang berproduksi pada 2021. Rico Wirdy Albert, Head of Technical Support Harita Group Smelter, mengatakan, setiap tahun Harita menghasilkan sedikitnya 1,4 juta ton FeNi, 365.000 ton MHP, 120.000 ton nikel sulfat, dan 30.000 ton kobal sulfat. Deputy Head Nickel Sulfate and Acid Plant HPL Roy Martua Sigiro menjelaskan, produksi saat ini ialah 340 ton nikel sulfat per hari dan 70 ton kobal sulfat per hari. ”Dalam setahun, kami harapkan nantinya produksi mencapai 160.000 ton nikel sulfat dan 32.000 ton kobal sulfat. Itu baru tahap satu dan kami optimalisasi dulu. Nanti, tahap dua, produksi akan ditingkatkan,” kata Roy. Ekspansi bisnis Harita Nickel menjadi gambaran besarnya potensi nikel di Pulau Obi. Angka itu belum termasuk produksi perusahaan pemegang IUP lain di pulau berjarak 240 km dari Ternate itu. Nikel, harta karun Obi, kini dimanfaatkan untuk energi terbarukan. Kepala Urusan Kesejahteraan Pemerintah Desa Kawasi Bambang Bakir mengatakan, sebelumnya, warga Obi tidak tahu-menahu tentang kekayaan alam tersebut. Barulah saat dimulai eksploitasi pertambangan nikel, mereka menyadari bahwa Pulau Obi ternyata menyimpan harta karun yang kini sangat dibutuhkan dunia. (Yoga)

Stabilitas harga Beras Jadi Prioritas

14 Dec 2023
JAKARTA,ID-Menjaga stabilitas harga beras domestik menjadi prioritas pemerintah pada 2024, salah satunya melalui instrumen penyaluran bantuan pangan beras  (BPB) hingga Juni. Stabilitas harga beras tersebut tidak hanya  penting untuk menyikapi peluang lonjakan harga akibat panen raya padi yang mundur 1-2  bulan dari biasanya Maret-April, tapi demi juga meminimalkan munculnya potensi gejolak sosial pada periode pemilu tahun depan. Beras merupakan komoditas pangan utama dan strategis. Berdasarkan data susenas Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, sebanyak 98,52% penduduk Indonesia pada 2022 menjadikan beras sebagai makanan pokoknya. Di sisi lain, merujuk Survei Pertanian Antarsensus 2018, mayoritas usaha rumah tangga pertanian di Tanah Air berada di sektor pertanian padi. Artinya, beras bagi Indonesia mempunyai kedudukan sangat penting dari sisi ekonomi maupun sosial, fluktuasi harga pada beras akan berdampak langsung pada kesejahteraan petani dan masyarakat. (Yetede)

Harga Cabai hingga Ratusan Ribu Rupiah

13 Dec 2023
Harga cabai dan sayuran di Bandung, Jabar, melonjak sepekan terakhir. Bahkan, harga cabai mencapai Rp 120.000 per kilogram karena minimnya stok akibat cuaca buruk. Pemerintah Kota Bandung menggelar pasar murah untuk membantu warga, Selasa (12/12/2023). ”Program ini memberi kesempatan warga Bandung untuk memperoleh barang kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bandung Elly Wasliah. (Yoga)

Kemenyan yang Mendunia

13 Dec 2023

Peradaban kemenyan hidup berabad-abad di Tanah Batak. Dalam jalan sunyi menjaga hutan, masyarakat adat menghasilkan triliunan rupiah. Semerbak kemenyan menyebar ke seluruh dunia. Kaum bapak dan pria dewasa Desa Pandumaan dan Sipituhuta, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut, pergi ke hutan kemenyan sejak Senin (13/12). Bahkan, ada yang sudah hampir dua pekan belum pulang. November merupakan awal musim panen kemenyan di kawasan itu. Menjelang sore, Tulus Fransiskus Sinambela (24) pulang membawa bakul berisi kemenyan yang baru dipanen. ”Baru dua malam saya sudah pulang karena sudah dapat hasil kemenyan,” katanya. Tulus adalah generasi muda masyarakat adat yang konsisten melanjutkan peradaban kemenyan (marhaminjon). Mereka mewarisinya dari leluhur yang hidup dalam wilayah dan hukum masyarakat adat yang membentuk kehidupan sosial ekonomi masyarakat adat. Hampir semua aspek kehidupan mereka dipengaruhi kemenyan.

Kemenyan membawa kemakmuran bagi petaninya. Dengan harga kemenyan kualitas 1 Rp 300.000 per kg, petani bisa mendapatkan Rp 45 juta saat musim panen, yang digunakan untuk membayar uang sekolah dan uang kuliah anak petani yang umumnya bersekolah di kota. Peneliti BRIN di Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk Aswandi mengatakan, peradaban kemenyan berjalan berabad-abad di hutan adat kawasan Danau Toba. Perdagangan kemenyan dan kapur barus di Pelabuhan Barus, pantai barat Sumut, bahkan sudah tercatat lebih dari 1.000 tahun lalu. Menurut data Dinas Peternakan dan Perkebunan Sumut, produksi kemenyan pada 2021 mencapai 8.845 ton dengan luas 23.172 hektar. Produksinya pernah mencapai 11.000 ton. Dengan harga Rp 300.000 di tingkat petani, nilai ekonomi yang beredar di petani Rp 2,65 triliun. Kemenyan dikenal sebagai benzoin di perdagangan dunia. Benzoin digunakan untuk bahan obat, pengawet makanan, kosmetik, dan parfum. Harga 1 liter minyak benzoin mencapai Rp 5 juta. Biaya produksi 1 liter minyak benzoin hanya Rp 400.000. ”Produksinya bisa dibuat di tingkat petani dengan skala UMKM. Dengan hilirisasi ini, nilai tambah yang didapat bisa berkali lipat,” kata Aswandi. (Yoga)

Pertamina Jamin Ketersediaan BBM Selama Nataru

13 Dec 2023
JAKARTA,ID-PT Pertamina Patra Niaga  menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM)  dan LPG selama masa libur Natal dan tahun Baru (Nataru). Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, diperkirakan terjadi jumlah lonjakan pemudik selama Nataru 2023-2024  ini sebesar  43% dibanding tahun lalu. Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ego Legowo Putra mengatakan pihaknya mengantisipasi hal-hal yang sifatnya  tidak terduga dalam pergerakan masyarakat   selama masa libur Nataru. Ia menegaskan peran krusial Pertamina Patra Niaga  terkait persiapan fasilitas dan layanan energi. "Seperti yang kita tahu, kondisis cuaca menjadi salah satu  perhatian utama. Selain itu, pergerakan masyarakat juga akan sangat besar serta terpecah dalam beberapa kegiatan baik melakukan perjalanan mudik, berwisata, merayakan Natal dan tahun Baru yang tersebar di beberapa titik," kata Mars Ega. (Yetede)

PENINGKATAN PRODUKSI MINYAK : BERBURU RAMUAN TEPAT UNTUK CHEMICAL EOR

13 Dec 2023

PT Pertamina Hulu Rokan terus memburu formula dan bahan kimia yang tepat untuk digunakan dalam program chemical enhanced oil recovery di Lapangan Minas, Blok Rokan yang menjadi salah satu komitmen kerja pasti 5 tahun perusahaan saat mengambil alih wilayah kerja tersebut.n Hingga kini formula dan kandungan kimia yang tepat untuk digunakan dalam kegiatan chemical enhanced oil recovery (EOR) masih menjadi tantangan yang dihadapi oleh Pertamina Hulu Rokan sejak mengambil alih Blok Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia pada 9 Agustus 2021. Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan Wiko Migantoro mengatakan bahwa perusahaan masih mencari formula dan kandungan kimia yang sesuai dengan teknologi chemical EOR di Blok Rokan. Untuk memuluskan pelaksanaan chemical EOR di Blok Rokan, Wiko juga tetap membuka peluang untuk mengakuisisi formula kimia yang dimiliki Chevron, melalui anak usahanya Chevron Oronite. Selain itu, Pertamina aktif mengembangkan formula kimia yang mirip dengan buatan Chevron Oronite agar bisa segera melaksanakan chemical EOR di Lapangan Minas. Meski masih menghadapi tantangan dari bahan kimia yang akan digunakan, Pertamina Hulu Rokan tetap menargetkan chemical EOR bisa dilakukan pada akhir tahun depan. Artinya, rangkaian studi dan keputusan akhir investasi bisa dirampungkan pada awal 2024. Adapun, Deputi Eksplorasi, Pengebangan, dan Manajemen Wilayah Kerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Benny Lubiantara mengatakan bahwa rencana pengembangan atau plan of development (PoD) chemical EOR tahap 1 untuk Lapangan Minas akan segera disetujui sebelum tahun berganti. Pelaksanaan chemical EOR dinilai menjadi upaya penting dalam industri hulu migas nasional, karena menjadi salah satu penopang utama long term plan untuk mendukung upaya pencapaian target produksi 1 juta barel minyak per hari (bph), dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari (Bscfd) pada 2030. Metode chemical EOR umumnya diaplikasikan untuk meningkatkan produksi hidrokarbon dari reservoir minyak apabila metode primary recovery dan secondary recovery tidak efisien lagi untuk menguras minyak. Dari sisi keekonomian, investasi yang dikeluarkan oleh KKKS harus sebanding dengan tambahan hasil produksi yang diperoleh dari lapangan tersebut. Apalagi, pelaksanaan EOR memiliki risiko yang tinggi jika diterapkan di lapangan migas yang sudah matang. Deputi Eksploitasi SKK Migas Wahju Wibowo mengatakan bahwa Pertamina Hulu Rokan berhasil menahan penurunan produksi minyak di level 167.000 barel minyak per hari (bopd). Sementara itu, produksi minyak dari Blok Cepu susut ke angka 140.000 bopd. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat total komitmen investasi dari optimasi pengembangan lapangan (OPL) Banyu Urip tembus US$203,5 juta. Adapun, komitmen investasi pengeboran lanjutan itu diperkirakan dapat mengerek tambahan cadangan minyak ExxonMobil Cepu Limited ke level 42,92 juta barel minyak (MMBO). “First oil kalau tidak salah, setelah melakukan pengeboran 2 bulan. Lalu, mulai produksi Agustus tahun depan,” ujarnya. Untuk diketahui, ExxonMobil Cepu Limited berada di urutan pertama ihwal torehan produksi minyak sepanjang semester pertama 2023. Berdasarkan catatan SKK Migas, perusahaan berhasil menghimpun produksi minyak sebesar 165.265 bopd sepanjang paruh pertama tahun ini.

Persetujuan Impor Gula dan Beras Bisa Diperpanjang

12 Dec 2023

Pemerintah terus mendorong percepatan impor gula dan beras serta berencana memperpanjang persetujuan impor kedua komoditas itu karena harganya masih tinggi. Realisasi impor gula dan beras dinilai belum memadai untuk menurunkan harga secara signifikan. Hal itu mengemuka dalam rapat pengendalian inflasi daerah yang dipimpin Mendagri Tito Karnavian secara hibrida di Jakarta, Senin (11/12). Rapat rutin yang melibatkan pemangku kepentingan terkait pangan tersebut dihadiri Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Bidang Perekonomian Edy Priyono. Berdasarkan data Panel Harga Pangan Bapanas, harga rata-rata nasional gula konsumsi dan beras medium pada pekan I Desember 2023 masing-masing Rp 17.200 per kg dan Rp 13.180 per kg. Secara tahunan, harga gula naik 16,98 % dan beras medium 13,96 %. Rerata harga gula konsumsi atau kristal putih itu di atas harga acuan penjualan (HAP) di tingkat konsumen Rp 16.000 per kg dan Rp 17.000 per kg. Demikian juga beras medium.

Meskipun sudah turun, harga beras medium cenderung tinggi di atas harga eceran tertinggi (HET) di tingkat konsumen yang ditetapkan pemerintah berdasarkan zonasi, yakni Rp 10.900-Rp 11.800 per kg. Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Bambang Wisnubroto mengatakan, semua persetujuan impor (PI) gula mentah dan konsumsi untuk cadangan gula pemerintah telah diterbitkan. Volume gula mentah dan konsumsi yang diizinkan impornya masing-masing 796.000 ton dan 215.800 ton. Akan tetapi, realisasi impor kedua komoditas tersebut masih relatif belum optimal. Per pekan I Desember 2023, impor gula mentah baru terealisasi 79,15 % (630.000 ton), sedangkan gula konsumsi 57,82 % (124.781 ton), lantaran importir kesulitan mengimpor gula yang harganya di pasar internasional masih tinggi. Terkait impor beras, Kemendag telah menerbitkan semua PI sebanyak 3,8 juta ton, dimana 300.000 ton merupakan kuota impor beras carry over tahun lalu, sebanyak 2,5 juta ton kuota impor pada awal tahun ini, dan 1,8 juta ton tambahan kuota impor di tahun ini. Per pekan I Desember 2023 realisasinya baru 2,35 juta ton atau 61,91 %. (Yoga)

Realisasi Pemasukan Beras Impor Dipercepat

12 Dec 2023

JAKARTA,ID-Percepatan pemasukan beras impor terus didorong guna meningkatkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) di Perum Bulog. Penambahan stok itu urgen demi menjaga ketersediaan beras pada triwulan I-2024, mengingat panen  raya tahun  depan kemungkinan besar mundur  menjadi April dari Biasanya Februari-Maret. Berdasarkan data Menteri Perdagangan (Kemendag) dari  persetujuan impor (PI) beras tahun ini 3,8 juta ton, realisasinya baru 61,91% atau setara 2.352.490 ton.  Menurut Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan barang Penting Kemendag Bambang Wisnubroto, seluruh PI beras sebesar 3,8 juta ton sudah diterbitkan Kemendag. Rinciannya, carry over PI 2022 sebanyak 300 ribu ton, PI sejumlah  2 juta ton yang diterbitkan  awal tahun yakni Maret 2023, dan PI tambahan 1,5 juta ton yang dirilis akhir tahun ini sekitar akhir Oktober. "Realisasi impornya pada Minggu pertama Desember 2023 baru 2.352.490 ton atau 61,91%. Memang kalau dibandingkan Minggu kelima November 2023, ada kenaikan, kala itu 57,78% atau 2.195.793 ton," ungkap dia. (Yetede)

Kenaikan Harga Cabai Mendominasi Kenaikan Harga Pangan di Jakarta

11 Dec 2023
Kenaikan harga cabai mendominasi kenaikan harga pangan di Jakarta. Data Informasi Pangan Jakarta per Minggu (10/12/2023) sore, harga cabai merah keriting Rp 95.000 per kilogram, cabai merah besar Rp 101.000 per kg, dan cabai rawit merah Rp 107.000 per kg. Harga naik dari kisaran Rp 43.000 sampai Rp 65.000 per kg sejak Oktober. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan, kenaikan harga dipicu meningkatnya kebutuhan serta turunnya pasokan dari daerah. (Yoga)