Minim Minat Swasta di Skema KPBU
JAKARTA — Sejak 2022, pemerintah menyodorkan proyek pembangunan jaringan distribusi gas rumah tangga kepada swasta. Lewat skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), pemerintah menjanjikan keuntungan untuk pihak swasta yang terlibat. Namun proyek ini sepi peminat. "Penawarannya tidak begitu menarik," kata Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Moshe Rizal kepada Tempo, Jumat, 8 Desember 2023. Salah satunya karena pemerintah tak bisa memberi jaminan pengusaha terbebas dari risiko proyek merugi.
Moshe menuturkan, proyek jaringan gas berisiko tinggi. "Eksekusi di lapangan tidak mudah. Kadang pipa harus lewat rumah orang atau di titik lain pipa terhalang tiang PLN." Kondisi seperti ini bakal menghambat pengerjaan proyek dan berujung pada pembengkakan investasi. Saat mendapat tawaran dari pemerintah, dia mengingat hanya disodori nilai proyek. Menurut Moshe, pemerintah seharusnya menyusun studi kelaikan lebih dulu untuk memetakan insentif dan jaminan yang tepat bagi proyek ini, sehingga bisa menarik minat swasta. "Investor butuh kepastian balik modal, keuntungan, serta siapa yang menanggung risiko proyeknya," ujarnya. (Yetede)
Tags :
#MigasPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023