;

INOVASI PETANI DAN PENYULUH, LOKOMOTIF KINERJA LUMBUNG PANGAN JATIM

Lingkungan Hidup Yoga 28 Nov 2023 Kompas
INOVASI PETANI DAN PENYULUH,
LOKOMOTIF KINERJA LUMBUNG PANGAN JATIM

Produksi padi di Jatim diprediksi kembali mencapai angka tertinggi nasional tahun 2023. Hal itu akan   kembali mengukuhkan provinsi ini sebagai lumbung pangan terbesar di Nusantara. Capaian itu tidak lepas dari peran seluruh petani dan penyuluh pertanian lapangan sebagai lokomotif sektor pertanian Angka sementara BPS tahun 2023 menunjukkan, Jatim sebagai penghasil padi terbesar nasional dengan produksi 9,59 juta ton gabah kering giling (GKG), dengan kontribusi 17,89 % terhadap produksi padi nasional yang mencapai 53,63 juta ton GKG. Capaian kinerja itu sekaligus mengukuhkan Jatim sebagai provinsi yang selama empat tahun berturut-turut, yakni mulai tahun 2020 hingga 2023, menjadi produsen padi tertinggi dibandingkan provinsi lain. Secara tahunan (year on year), posisi sampai dengan September 2023, Jatim surplus 9,23 %.

”Jatim saat ini terus menyuplai 80 % kebutuhan pangan di 16 provinsi di Indonesia timur,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Senin (27/11) di Surabaya. Menurut Khofifah, berbagai capaian kinerja di sektor pertanian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh tim, mulai dari petani, kelompok tani, gabungan kelompok tani, dan penyuluh pertanian. Selain itu, peran pemda setempat, pemprov, dan Kementan. Mantan Menteri Sosial ini mengatakan, petani harus memiliki inovasi agar usaha budidaya tanaman padinya berhasil dan produktivitasnya semakin meningkat. Contohnya, inovasi pupuk organik yang dilakukan petani di Kabupaten Tuban. Petani di Desa Ngadipuro dan Ngadirejo, Kecamatan Widang, Tuban, berani melakukan uji coba dengan memaksimalkan penggunaan pupuk organik dan mengurangi pupuk kimia. Bahkan, perbandingan penggunaan pupuk organik dan kimia yang diterapkan sudah mencapai 4 banding 1. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :