;

HATI-HATI KENDALIKAN HARGA PANGAN

Lingkungan Hidup Yoga 15 Nov 2023 Kompas
HATI-HATI KENDALIKAN HARGA PANGAN

Harga sejumlah pangan dan pakan di dalam negeri tidak aman dan harus segera dikendalikan. Namun, pengendalian harga itu harus benar-benar berhati-hati dan terukur agar tidak merugikan produsen ataupun konsumen. Dalam Rapat Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kemendagri secara hibrida di Jakarta, Senin (13/11) Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Bidang Perekonomian, Edy Priyono menyatakan hal itu. Berdasarkan data Kantor Staf Presiden, per 10 November 2023 terdapat satu komoditas yang kenaikan harganya perlu diwaspadai, yakni telur ayam. Harga komoditas itu Rp 28.800 per kg atau 6,67 % di atas harga acuan penjualan (HAP) di tingkat konsumen yang ditetapkan pemerintah Rp 27.000 per kg.

Selain itu, terdapat tujuh komoditas pangan dan pakan yang harganya tidak aman., yaitu jagung pakan, beras medium, cabai merah, cabai rawit, bawang putih, bawang merah, dan gula pasir. Harga jagung pakan, tembus Rp 7.140 per kg atau 42,8 % di atas HAP Rp 5.000 per kg. Begitu juga beras medium yang harganya Rp 14.700 per kg atau 28,95 % dari rata-rata HET di tingkat konsumen Rp 11.400 per kg. Edy menjelaskan, kenaikan harga telur ayam memang sudah di atas HAP, namun masih dalam kategori ”waspada” bukan ”tidak aman” lantaran mempertimbangkan kondisi peternak ayam petelur rakyat yang memasok 70 % kebutuhan telur nasional. Saat ini mereka tengah menikmati kenaikan harga telur setelah beberapa kali harga komoditas itu rendah dan terimbas kenaikan harga pakan. Hal serupa, berlaku untuk jagung pakan dan beras.

Saat ini harga kedua komoditas itu memang melambung tinggi. Namun, ada aspirasi dari petani padi dan jagung yang meminta agar harga gabah dan jagung tidak ditekan terlalu rendah. Kondisi tersebut memang cukup dilematis. Di satu sisi, petani dan peternak tengah menikmati kenaikan harga. Di sisi lain, kenaikan harga komoditas-komoditas tersebut jangan sampai membebani konsumen, terutama masyarakat berpenghasilan rendah. ”Oleh karena itu, pengendalian harga sejumlah komoditas itu harus berhati-hati. Dibutuhkan kebijaksanaan tertentu agar petani dan peternak menikmati keuntungan yang lebih dari biasanya. Namun, jika harganya melambung terlau tinggi, mau tidak mau harus segera diturunkan, tetapi jangan sampai terlalu rendah,” kata Edy. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :