;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

Mengungkit Taji Produksi Migas

19 Mar 2024

Melemahnya daya ungkit lifting minyak dan gas atau migas 2023 kembali mencuat ke permukaan. Pencapaian lifting dalam hal ini minyak mentah yang meleset dari target pemerintah, tentu saja berdampak pada lonjakan impor komoditas energi yang berujung pada membengkaknya beban yang ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Berdasarkan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), lifting minyak per 31 Desember 2023 berada di level 612.000 barel per hari (bopd). Pencapaian itu lebih rendah dibandingkan dengan target APBN 2023 yang ditetapkan sebesar 660.000 bopd. Rendahnya realisasi lifting minyak mentah ini disebabkan oleh tertundanya sejumlah proyek, seiring dengan peristiwa penghentian operasional atau uplanned shutdown. Beberapa penghentian operasional itu dipicu antara lain bencana tanah longsor di Lapangan Kedung Keris milik ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL), kendala Train-1 dari kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) bp, kebocoran pipa atau power outgage di PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES), dan kebocoran pipa di PHE Offshore North West Java (ONWJ). Dari sisi operasional, belum tercapainya target lifting minyak mentah menjadi pekerjaan rumah yang mendesak untuk segera diselesaikan. Merespons penurunan tersebut, SKK Migas melakukan pembenahan salah satunya dengan mengoptimalkan perangkat digital dalam pengawasan kegiatan hulu migas. Seakan ingin mengejar ketertinggalan pada 2023, pemerintah pun mengalokasikan perhatian pada sejumlah program eksplorasi dan penanaman modal jumbo untuk 2024. Investasi pada tahun ini diklaim melampaui capaian tahun sebelumnya. Tingginya angka investasi menjadi penanda komitmen pemerintah yang bergandengan tangan dengan perusahaan migas untuk mengawal industri migas pada tahun ini dapat mencapai target APBN. Di tengah euforia pemanfaatan energi ramah lingkungan kerja keras menjaga kelangsungan proyek migas agar tetap berada dalam jalurnya tidak dapat dilepaskan dari target ambisius produksi migas 2030. Pada tahun tersebut, pemerintah memang menargetkan produksi minyak mentah sebesar 1 juta bopd, dan 12 bilion standar cubic feet per day (BSCFD).

INDUSTRI HULU MIGAS : SYARAT KETAT PERUBAHAN KONTRAK

19 Mar 2024

Otoritas hulu minyak dan gas bumi nasional mengajukan syarat kepada Pertamina Hulu Energi jika ingin usulan perubahan skema kontrak berjalan mulus. Komitmen kerja pasti yang telah disepakati sebelumnya harus dipenuhi oleh kontraktor kontrak kerja sama.n Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyebut komitmen kerja pasti sebagai syarat yang perlu diselesaikan apabila kontraktor kontrak kerja sama, seperti Pertamina Hulu Energi mengajukan usulan terkait dengan pengelolaan lapangan migas, termasuk mengubah skema kontrak dari gross split menjadi cost recovery. “Mereka ada komitmen kerja pasti, itu harus diselesaikan dulu. Kalau ada rencana berubah ke cost recovery, itu baru dimungkinkan,” kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, saat ditemui, Senin (18/3). Pertamina Hulu Energi memang sudah resmi mengajukan permohonan perubahan skema kontrak bagi hasil dari gross split menjadi cost recovery di empat blok migas yang dikelolanya awal tahun ini.

Keempat blok yang diajukan untuk migrasi itu adalah Blok Offshore Southeast Sumatra (OSES), Offshore North West Java (ONWJ), Attaka, dan Tuban East Java. Dorongan yang sama diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), di mana otoritas energi nasional itu meminta Pertamina Hulu Energi untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi lanjutan di aset ONWJ. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan bahwa Blok ONWJ masih berpotensi menyimpan sumber daya minyak yang relatif besar. Akan tetapi, potensi tersebut masih perlu dibuktikan lebih lanjut, seperti yang sudah terpetakan di Lapangan. Upaya tersebut, dibutuhkan pemerintah untuk mencapai target 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari dalam rencana jangka panjang atau long term plan yang belakangan diproyeksi mundur dari target semula pada 2030. Pasalnya, SKK Migas telah meminta untuk memundurkan target long term plan tersebut paling lambat 3 tahun lebih molor dari target awal karena pandemi Covid-19, sehingga membuat sejumlah rencana pengembangan lapangan mesti berlarut-larut dari jadwal awal yang telah disepakati bersama dengan KKKS. Benny Lubiantara, Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah SKK Migas, juga telah meminta Pertamina Hulu Energi untuk menjelaskan kenapa baru sekarang mengajukan perpindahan skema kontrak untuk empat wilayah kerja sekaligus. Sementara itu, Founder & Advisor ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto menyarankan pemerintah untuk menerima sejumlah proposal migrasi skema kontrak dari gross split menjadi cost recovery yang diajukan oleh Pertamina Hulu Energi.

Harga Emas Menanti Pidato FOMC Pekan Ini

19 Mar 2024

Kilau emas diproyeksi masih akan bersinar. Research And Development PT Handal Semesta Berjangka Alwy Assegaf mengatakan, data ekonomi Amerika Serikat (AS) terkini yang membaik dinilai tidak mengubah pandangan pasar terkait pemangkasan suku bunga AS. Ia menyebut, pasar masih menempatkan penurunan suku bunga di Juli tahun ini. Berdasarkan data Bloomberg, harga emas global kembali melandai ke US$ 2.162,30 per ons troi, kemarin (18/3), setelah mencetak rekor pada Senin pekan lalu di level US$ 2.188,60 per ons troi. Alwi menilai emas masih memiliki prospek untuk cenderung bullish sepanjang tahun ini. Namun, untuk pekan ini, arah harga emas memang bergantung pada hasil rapat FOMC yang akan berlangsung Kamis pekan ini.

Menurut Alwi, jika The Fed melihat petunjuk mengenai waktu dan ruang lingkup penurunan suku bunga masih seperti Desember 2023, maka akan ada pemangkasan suku bunga sebanyak tiga kali. Dengan demikian, dengan skenario hawkish (inflasi naik) maka harga emas akan terkoreksi dengan support US$ 2.110–US$ 2.130 per ons troi, Sementara apabila hasil FOMC dovish, maka harga emas akan naik ke US$ 2.170 dan kenaikan selanjutnya ke US$ 2.194 per ons troi. Analis Deu Calion Futures (DCFX) Andrew Fischer memenyarankan investor dapat mempertimbangkan potensi penurunan yang lebih besar di masa mendatang. "Utamanya jika ada pengumuman penting dari Fed yang dapat mempengaruhi arah dolar AS," imbuh Ficher dalam rilis, kemarin.

Panen Meluas Harga Beras Mulai Terkoreksi

19 Mar 2024

Kenaikan harga beras pada minggu ke dua Maret 2024 dibandingkan minggu pertama cenderung mendatar (flatering) dan jumlah wilayah yang mengalami lonjakan juga menyusut. Kondisi harga beras yang demikian disebabkan harga gabah kering panen (GKP) kini turun menjadi Rp 6.700 per kg menyusul meluasnya panen raya padi di Indonesia bulan ini. Koreksi harga beras diperkirakan makin signifikan pada puncak panen raya April nanti, ketika produksi dan kebutuhan sudah seimbang.

Menurut Plt Kepala BPS Amalia Adminggar Widyasanti, situasi harga beras menunjukkan tanda-tanda yang sangat baik sebab rerata harga beras pada minggu kedua dan pertama Maret 2024 sangat sedikit perbedaannya. Hal itu didorong produksi beras Maret 202 ini yang mulai meningkat. “Harga beras kelihatan mulai ada flattening antara minggu kedua Maret dibandingkan minggu pertama. Selain itu, wilayah yang mengalami kenaikan harga beras pun menurun di minggu kedua Maret menjadi 268 kabupaten/kota, dari 271 kabupaten/kota di minggu pertama,” jelas dia saat Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024 di Jakarta, Senin (18/03). (Yetede)

Harga Beras Sulit Turun ke Posisi Tahun Lalu

19 Mar 2024

Meningkatnya biaya produksi padi membuat harga beras akan sulit turun ke level harga eceran tertinggi atau HET yang ditetapkan pemerintah tahun lalu. Apa yang dapat dilakukan pemangku kebijakan saat ini adalah menjaga stabilitas harga beras agar tidak merugikan petani maupun masyarakat. Dirut Perum Bulog Bayu Krisnamurthi menuturkan, harga beras sulit turun ke level tahun lalu mengingat sejumlah komponen pembentuk harga beras telah mengalami kenaikan, di antaranya upah tenaga kerja, harga sewa lahan, hingga harga pupuk. ”Seiring dengan kenaikan UMR (upah minimum regional) dan inflasi di kisaran 2-3 %, upah buruh tani juga meningkat. Faktanya 50 % biaya produksi tanaman padi didominasi upah tenaga kerja,” ujarnya di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (18/3).

Bayu juga menyoroti adanya kenaikan harga sewa lahan yang disinyalir karena banyaknya konversi lahan yang terjadi. Petani merogoh kocek lebih banyak untuk menyewa lahan lantaran lahan semakin sempit dan dibanderol lebih mahal. Faktor lain yang membuat HET beras tidak bisa kembali ke posisi tahun lalu adalah kenaikan harga pupuk baik di tingkat internasional maupun regional. Sebagai informasi, pupuk subsidi hanya menyumbang 3,8 % dari total biaya produksi padi, sedangkan pupuk nonsubsidi menyumbang 10 % dari total biaya produksi padi. ”Kondisi demikian menjadi pertimbangan kenaikan harga beras ke depannya. Jadi menurut penghitungan kami, harga akan sulit untuk kembali ke titik semula seperti setahun yang lalu,” ujar Bayu. (Yoga)

Menjaga Inflasi Pangan

18 Mar 2024

Setiap memasuki bulan Ramadhan harga kebutuhan pangan selalu naik. Pengalaman empiris menunjukkan harga kelompok bahan pangan bergejolak (volatile food) akan terus naik hingga Lebaran tiba. Salah satu pemicunya, meningkatnya permintaan masyarakat. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis BI, 6 Maret 2024, melaporkan kenaikan harga beberapa komoditas pangan, antara lain, bawang putih, semua jenis beras dari kualitas bawah hingga kualitas super, cabai rawit hijau, gula pasir lokal dan premium, serta minyak goreng curah. Kenaikan harga paling signifikan terjadi pada komoditas daging ayam ras segar Rp 38.900 per kg, naik Rp 1.200 per kg atau 3,18 %. Disusul telur ayam ras segar Rp 31.750 per kg, naik Rp 850 per kg atau 2,75 %.

Meski menunjukkan tren melandai setelah mengalami kenaikan cukup signifikan selama beberapa bulan terakhir, harga beras masih sangat tinggi, dalam kisaran Rp 14.500-Rp17.300 per kg. Kenaikan harga beras menjadi penyumbang utama angka inflasi bulan Februari 2024. BPS melaporkan, inflasi Februari 2024 sebesar 0,37 %. Penyumbang inflasi terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi1 % dengan andil 0,29 %. Ada dua alasan pemerintah harus menjaga angka inflasi pada angka yang rendah. Pertama, inflasi yang tinggi akan menggerus daya beli masyarakat miskin. Apalagi jika pemicu inflasi itu adalah naiknya harga kelompok volatile food seperti yang terjadi beberapa bulan terakhir. Belanja pangan keluarga miskin menyumbang 60 % total pengeluaran mereka. Kedua, inflasi yang tinggi akan mendongkrak suku bunga dan membuat nilaitukar rupiah terpuruk.

Pemerintah melalui unit-unit kerjanya perlu lebih terlibat dalam penguatan stok penyangga pangan. BUMN dan BUMD menjadi off taker beberapa komoditas pangan strategis untuk dijadikan stok penyangga dengan volume dan lokasi penyimpanan yang jelas. Pemerintah perlu memetakan puncak kebutuhan pangan terukur untuk mengantisipasi gejolak harga. Melalui pengaturan kalender tanam komoditas sayuran, seperti cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah, dapat diatur kapan waktu panennya. Saatnya Perum Bulog juga menjadi pelaku produksi pangan dan penguat stok penyangga berbagai komoditas pangan, serta off taker komoditas pangan strategis, seperti kedelai, tebu, komoditas hortikultura, dan komoditas pangan penting lain. Tim pemantau dan pengendali inflasi daerah dapat melakukan langkah strategis untuk stabilisasi harga pangan melalui berbagai instrumen, seperti operasi pasar dan penyelenggaraan pasar murah. Semua ini diharapkan dapat membantu menjaga inflasi karena meningkatnya harga pangan. (Yoga)

Berburu Manisnya Takjil yang Meluruhkan Sekat

18 Mar 2024

Ramadhan tahun ini ada fenomena baru yang seru, yakni war takjil lintas agama. Berburu takjil di pasar kini tak hanya dilakukan warga Muslim yang sedang berpuasa, tetapi warga lain dari beragam agama. Fenomena ini ternyata meluruhkan sekat suku, agama, ras, dan antargolongan atau SARA. Belakangan ini, Clara (24) sering memperhatikan jam tangan atau jam dinding ruang kerjanya di perkantoran kawasan Jakpus, pikirannya bukan soal kapan jam kerja berakhir atau waktunya pulang. Warga Rawa Belong, Jakbar ini memikirkan jeli, puding, dan agar-agar yang dijajakan penjual takjil. Dia tak sabar untuk membelinya dan berbuka puasa bersama teman-teman Muslim.

”Ikut berburu takjil, tetapi tidak ikut puasa. Enggak tahu kenapa, jajanan yang dijual saat Ramadhan lebih menarik dan menggoda,” seloroh Clara, Minggu (17/3). Andini (27) juga merasakan hal yang sama. ”Heboh, semangat cari takjil. Padahal, saya yang puasa anteng-anteng saja. Tapi di situ keseruannya,” ujar Andini. Selain berburu takjil, teman-temannya yang tak berpuasa juga antusias untuk buka puasa bersama. Mereka semangat merekomendasikan tempat dan menu yang pas bagi semua. ”Biasanya satu kali seminggu. Dibayari kantor, gratis. Pastinya semua senang,” kata Andini sembari tertawa. Keriuhan berburu takjil hingga buka puasa bersama juga merambat ke jagat maya. Warganet menyebut berburu takjil sebagai ”war takjil”. yang jadi topik hangat, seperti di X, dulu Twitter. Utas @FashionReco,

”Berburu takjil, persaingan lintas agama-a thread-”. Utas berisi potongan tangkapan layar tentang berburu takjil yang bernuansa candaan atau gurauan telah dilihat 1,4 juta kali, dicuitkan 816 kali, ditandai 702 kali, dan disukai 11.000 kali. Ramadhan membawa berkah bagi semua warga, baik yang berpuasa maupun tidak. Mereka sama-sama kecipratan rezeki, seperti Vicky Amelia (28), warga non-Muslim yang berjualan takjil di Pasar Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jaksel. Di lapak berukuran 1 meter x1meter dia menjajakan kolak pisang, biji salak, martabak, lontong sayur, dan oncom, risol, serta berbagai penganan berbuka lainnya.

Sejak subuh, Vicky sudah berbelanja di Pasar Minggu hingga meracik berbagai makanan mulai pukul 06.00 dibantu dua pegawai yang melaksanakan ibadah puasa. “Biasanya pukul 15.00 sudah banyak konsumen yang datang. Kami tidak ingin kehilangan momen,” kata Vicky. Di Pasar Rawajati juga ada puluhan lapak nenjajakan takjil di kanan dan kiri jalan. Ratusan pembeli tumpah ruah berburu takjil. Di tahun pertama membuka usaha jualan takjil, Vicky mendapatkan omzet lumayan. Dalam satu hari, dia bisa mengantongi Rp 1,5 juta dengan keuntungan bersih Rp 400.000. Erni (45), salah satu pegawai Vicky, cukup terbantu dengan usaha ini. Dalam sehari, ia memperoleh upah Rp 100.000. Uang itu ditabung untuk  pulang kampung ke Sukabumi, Jabar, pada Idul Fitri nanti. (Yoga)

Tantangan Rendah Emisi Batubara

18 Mar 2024

Industri Batubara menghadapi tantangan cukup berat, yakni adanya tuntutan global terhadap penggunaan energi bersih, termasuk dari pendanaan asing. Karenanya, Indonesia harus mampu mengoptimalkan potensi batubara yang jumlahnya masih berlimpah, dengan penerapan teknologi serta kaidah kegiatan pertambangan yang baik (good mining practices) sehingga pemanfaatan batubara bisa bersanding dengan energi terbarukan lainnya.

Analis Indo Premier Sekuritas Ryan Winipta dan Reggie Parengkuan dalam risetnya mengatakan, dana asing umumnya tidak berinvestasi pada perusahaan batubara karena pertimbangan ESG. “Jika lebih detail lagi, sebagian besar dana asing khususnya yang terafiliasi dengan Eropa/AS, dibatasi membeli nama-nama yang berhubungan dengan batubara. Dan beberapa dana asing lebih fleksibel dengan kemajuan perusahaan menuju diversivikasi ESG,” ujar Ryan. (Yetede)

Impor Jagung Pakan Dihentikan

18 Mar 2024

Pemerintah menghentikan impor jagung pakan guna mencegah anjloknya harga komoditas itu di tingkat petani seiring masuknya masa panen raya. Hal itu juga agar penyerapan jagung dalam negeri oleh Perum Bulog, produsen pakan ternak dan para pemangku kepentingan (stake holder) demi membantu menjaga stabilitas harga di petani berjalan optimal.

Rerata nasional harga jagung di tingkat peternak pada 17 Maret 2024 mencapai Rp 8.140 per kg, lebih rendah dari 10 Maret 2024 di Rp 8.360 per kg. Kepala Bapanas/NFA Arief Prasetyo Adi menegaskan, sebelum panen raya jagung yang puncaknya diperkirakan April 2024, importasi saat ini telah distop untuk menjaga harga di petani tidak jatuh, juga untuk memastikan penyerapan jagung produksi dalam negeri dapat berjalan optimal. (Yetede)

Harita Nickel Dapat Restu Right Issue 18,92 Miliar Saham

16 Mar 2024

PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel segera mengeksekusi rencana penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu(PMHMETD/right issue) sebanyak 18, 92 miliar saham, setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar Jumat (15/3)

Dirut Harita Nickel Roy Arman Affandi mengatakan, pemegang saham telah memberikan persetujuan terhadap agenda ke dua yang diusulkan oleh manajemen yaitu rencana right issue, dimana jumlah saham yang akan diterbitkan minimal 10 % yang setara 6,30 miliar saham dan sebanyak-banyaknya 30 % atau sebanyak 18,92 miliar saham dari modal ditempatkan dan disetor perseroan saat ini. (Yetede)