Panen Meluas Harga Beras Mulai Terkoreksi
Kenaikan harga beras pada minggu ke dua Maret
2024 dibandingkan minggu pertama cenderung mendatar (flatering) dan jumlah
wilayah yang mengalami lonjakan juga menyusut. Kondisi harga beras yang
demikian disebabkan harga gabah kering panen (GKP) kini turun menjadi Rp 6.700
per kg menyusul meluasnya panen raya padi di Indonesia bulan ini. Koreksi harga
beras diperkirakan makin signifikan pada puncak panen raya April nanti, ketika
produksi dan kebutuhan sudah seimbang.
Menurut Plt Kepala BPS Amalia Adminggar
Widyasanti, situasi harga beras menunjukkan tanda-tanda yang sangat baik sebab
rerata harga beras pada minggu kedua dan pertama Maret 2024 sangat sedikit
perbedaannya. Hal itu didorong produksi beras Maret 202 ini yang mulai
meningkat. “Harga beras kelihatan mulai ada flattening antara minggu kedua
Maret dibandingkan minggu pertama. Selain itu, wilayah yang mengalami kenaikan
harga beras pun menurun di minggu kedua Maret menjadi 268 kabupaten/kota, dari
271 kabupaten/kota di minggu pertama,” jelas dia saat Rakor Pengendalian
Inflasi Daerah Tahun 2024 di Jakarta, Senin (18/03). (Yetede)
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023