;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

Makan Siang dengan Pangan Lokal

22 Mar 2024

Rencana program makan siang gratis di sekolah sebaiknya tidak menambah parah penyeragaman pola konsumsi nasional ke beras dengan menggusur ragam sumber pangan lokal. Makan siang bersama bisa dilakukan dengan menu pangan lokal, yang selain sehat juga murah, seperti dicontohkan SD di Flores Timur, NTT. Pada Senin (4/3) siang, anak-anak di SD Inpres Lewoneda di Desa Mudakeputu, Flores Timur, tengah menikmati makan siang bersama dengan beragam pangan lokal. Fransiskus Barru, siswa kelas IV, lahap menyantap nasi jagung dengan lauk ikan tongkol dan sayur rumpu rampe. ”Enak dan suka karena lapar juga. Tadi pagi tidak sarapan. Bangun kesiangan,” kata Fransiskus.

Kegiatan makan siang bersama ini diinisiasi Perkumpulan Finbargo-Bekal Pemimpin, Berguna Larantuka, dan Amartha. Bekerja sama dengan pihak sekolah dan desa, mereka berupaya mengenalkan kembali keberagaman pangan lokal kepada anak-anak di Flores Timur. ”Saat ini, anak-anak di Flores Timur sudah banyak yang meninggalkan pangan lokal. Melalui kegiatan ini, kami mengajak anak-anak untuk kembali mengenali dan merasakan kembali pangan lokal. Pangan sehat itu bisa diupayakan sendiri oleh lingkungan sekitar kita,” tutur Rofinus Monteiro, pendiri Berguna Larantuka.

”Hari ini kami sajikan makan lokal yang dulu menjadi makanan kami saat kecil. Ini makanan-makanan tradisional, yang sekarang makin jarang dikonsumsi,” kata Nirmala Piran (55), orangtua murid yang juga Bendahara PKK Desa Mudakeputu. Hampir semua bahan pangan yang disajikan siang itu berasal dari lingkungan sekitar. ”Sayur kami tidak beli, tinggal ambil dari kebun dan pekarangan. Hanya ikan dan jagung yang beli. Singkong dan pisang tinggal panen,” ujarnya. Menurut Nirmala, menu lengkap itu bisa disajikan dengan Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per piring. ”Kalau pakai beras, ya, tidak cukup, mahal sekarang. Tapi, kalau mau makan pangan lokal, masih terjangkau,” lanjutnya. (Yoga) 

Beras dari Vietnam Tiba, Bulog Pastikan Stok Beras Lebaran Aman

22 Mar 2024

Sebanyak 27.000 ton beras impor yang berasal dari Vietnam tiba di Terminal Nonpetikemas, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (21/3). Sebagian kebutuhan beras domestik saat ini masih ditopang oleh impor dari negara lain lantaran produksi dalam negeri terbatas. Di sisi lain, Bulog memastikan stok beras hingga memasuki hari raya Idul Fitri 2024 memadai. ”Pembongkaran yang dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok saat ini adalah kapal MP Fortune dari Vietnam dengan muatan 27.000 ton. Dalam waktu dekat, akan ada kapal Vinaship Diamond dari Vietnam dengan muatan 22.000 ton,” ujar Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto saat dikonfirmasi, Kamis.

Suyamto menyebutkan, pada Maret 2024, total beras impor yang akan masuk Indonesia sebanyak 450.000 ton. Beras itu berasal dari Vietnam, Thailand, Pakistan, Myanmar, dan Kamboja. Pada tahun ini, pemerintah menetapkan kuota impor beras sebanyak 3,6 juta ton. Dari jumlah itu, Bulog telah melakukan kontrak pembelian beras sebanyak 800.000 ton melalui skema bisnis (B to B). Selain itu, ada juga kontrak 100.000 ton beras melalui skema antar pemerintah (G to G) dengan Thailand dan Kamboja. ”Meskipun mendapatkan penugasan impor beras, kami akan mengutamakan menyerap gabah dan beras dari dalam negeri, terutama saat panen raya nanti,” ujar Suyamto. (Yoga) 

Hartadinata Bidik Ekspor Perhiasan Rp 10 T

21 Mar 2024
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menargetkan bisa mengekspor perhiasan emas sekitar Rp 10 triliun pada tahun ini, naik dari tahun lalu Rp 6 triliun. Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan menaikkan penetrasi ekspor ke India dan Uni Emirat Arab, serta menjajaki pasar baru seperti  seperti Singapura dan Vietnam. "Kami memulai ekspor perhiasan pada 2023  dengan dua negara yakni  India dan UEA, dengan nilai ekspor mencapai Rp 6 triliun. Tahun ini kami masih akan fokus  di dua negara itu karena pasarnya sangat besar, dengan melihat peluang di beberapa pasar pasar baru seperti Singapura  dan Vietnam. Harapannya nilainya bisa bertumbuh menjadi sekitar Rp 10 triliun." kara Direktur Utama Hartadinata Abadi Sandra Sunanto. (Yetede)

Eling (Krisis) Minyak Goreng

21 Mar 2024

Pasokan minyak goreng rakyat menipis saat permintaan meningkat kala Ramadhan. Harganya pun naik. Kendati minyak goreng masih relatif mudah didapat, banyak orang menjadi eling atau mengingat krisis minyak goreng pada 2022 berikut pernak-perniknya. Minyak goreng untuk rakyat berbentuk curah dan kemasan sederhana bermerek Minyakita berasal dari pemenuhan kewajiban memasok kebutuhan domestik (DMO) perusahaan dan pengekspor CPO serta empat produk turunannya. Tahun ini, pemerintah menetapkan total DMO minyak goreng sebanyak 300.000 ton per bulan. HET minyak goreng curah dan Minyakita ditetapkan Rp 14.000 per liter, sama seperti saat krisis minyak goreng pada 2022.

Berdasarkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kemendag, per 19 Maret 2024, harga rerata nasional minyak goreng curah dan Minyakita sama, Rp 15.600 per liter. Harga kedua komoditas yang mulai merangkak naik sejak Januari 2024 itu sudah 10,25 % di atas HET. Kenaikan harga itu merupakan dampak penurunan realisasi pemenuhan DMO. Berdasarkan data Kemendag, realisasi DMO pada 1-15 Maret 2024 sebanyak 55.067 ton atau 18,4 % dari target 300.000 ton per bulan, terendah sejak pertama kali kebijakan DMO minyak goreng digulirkan pada 2022. Realisasi DMO turun sejak Desember 2023, hanya 83 % dari target bulanan. Pada Januari dan Februari 2024, realisasi DMO itu turun jadi 70,7 % dan 41,2 %.

Muncul sejumlah asumsi penyebab rendahnya realisasi DMO. Ada yang menduga pelaku usaha menahan stok untuk memainkan harga. Ada yang mempertanyakan produksi TBS dan CPO turun, tetapi kok tetap bisa memproduksi minyak goreng premium secara melimpah. Ada yang menduga produsen tidak lagi mau memproduksi minyak goreng curah lantaran banyak konsumen kurang meminati minyak goreng curah dan beralih ke minyak goring kemasan sederhana dan premium. Lalu, apakah faktor penyebab kenaikan. Meskipun jauh dari dejavu krisis minyak goreng 2022, tetap eling, waspada, jangan sampai krisis itu terulang. Kemendag telah menjamin pasokan minyak goreng curah dan Minyakita bakal membaik kembali selama Ramadhan-Lebaran tahun ini. Kemendag juga telah memberi surat teguran kepada 21 perusahaan yang realisasi DMO minyak gorengnya masih rendah. (Yoga) 

Produksi Batubara Rekor Sepanjang Masa

20 Mar 2024

Laporan Badan Energi Internasional (IEA) berjudul “Coal 2022” terbaru memperkirakan konsumsi batubara akan tetap pada tingkat yang sama di tahun-tahun berikutnya jika tidak ada upaya yang lebih kuat untuk mempercepat transisi ke energi bersih. Menurut data dari kpler, lembaga yang melacak perdagangan batubara lintas laut, meskipun permintaan tinggi, perdagangan batu bara lintas laut global pada tahun 2022 berada di level 5-8% di bawah tingkat pra-pandemi atau di 2019. “Kondisi itu terjadi karena penurunan di pasar yang sudah mapan diimbangi oleh permintaan yang terus kuat di negara berkembang Asia. Hal ini berarti batu bara akan terus menjadi sumber tunggal terbesar emisi karbon dioksida sistem energi global sejauh ini,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (19/12). Seperti yang disoroti oleh laporan IEA Renewables 2022 yang baru, permintaan batubara diperkirakan akan turun karena negara-negara memperluas kapasitas pembangkitan energi terbarukan.

BOS SAIDI ARAMCO: Dunia Harus Tinggalkan Fantasi untuk Menghapus Migas

20 Mar 2024
Chief Executive Officer (CEO) Saudi Aramco Amin Naser mengatakan bahwa transaksi energi di dunia telah gagal. Dan menurut dia, para pembuat kebijakan di seluruh dunia harus meninggalkan  fantasi untuk menghentikan penggunaan minyak dan gas (migas) secara bertahap. Naser meyakini bahwa pemintaan akan bahan bakar fosil terus meningkat di tahun-tahun mendatang. "Di dunia nyata, strategi transisi saat ini terlihat gagal di sebagian besar bidang karena terbentur lima realitas yang sulit. Sangat perlu mengatur ulang strategi transisi dan usulan saya adalah  kita harus meninggalkan fantasi untuk menghentikan penggunaan minyak dan gas secara ertahap, dan sebagai gantinya berinvestasi di sektor  ini secara memadai  yang mencerminkan asumsi permintaan yang realistis," ujar Naser. (Yetede)

ESDM Belum Tetapkan Target Produksi Batubara 2024

20 Mar 2024
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum menetapkan target produksi batu bara  pada tahun ini. Sekitar 175 perusahaan batu bara belum mendapatkan persetujuan rencana kerja anggaran biaya (RKAB) periode 2024-2026. Adapun prognosa produksi batu bara tahun ini mencapai 710 juta ton. Proyeksi ini lebih rendah dibandingkan  dengan realisasi produksi tahun lalu yang mencapai 775 juta ton. Plt Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Bambang Suswantono mengatakan 883 perusahaan batu bara mengajukan permohonan RKAB. Dari jumlah tersebut yang disetujui sebanyak  587 perusahaan. Kemudian 121 permohonan ditolak, 100 permohonan lainnya dikembalikan untuk dilengkapi serta sebanyak 75 permohonan  masih dievaluasi. (Yetede)

Logam Mulia hingga Perhiasan Emas Tetap Diminati

20 Mar 2024
Berbagai ukuran logam mulia dipajang dan dijual di Galeri 24 Pegadaian di Jakarta, Selasa (19/3/2024). Logam mulia sebagai barang investasi masih diminati masyarakat, terbukti dari harganya yang terus meningkat. Logam mulia keluaran PT Pegadaian (Persero) bersertifikat SNI, sedangkan logam mulia keluaran PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, atau dikenal dengan Antam, mendapat sertifikat London Bullion Market Association. (Yoga)

Penyesuaian HET Beras Diperpanjang Satu Bulan

20 Mar 2024

Bapanas memperpanjang penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) beras premium selama satu bulan. Hal ini dilakukan demi menjaga ketersediaan beras di pasar modern dan ritel. Presiden Jokowi menyetujui perpanjangan penyesuaian HET beras premium tersebut dalam rapat tertutup terkait kebijakan pangan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (19/3). Sebelumnya, Bapanas menetapkan penyesuaian HET beras premium selama periode 10-23 Maret 2024. HET naik Rp 1.000 dari HET sebelumnya. Dengan adanya penyesuaian tersebut, HET beras premium untuk wilayah Jawa, Lampung, dan Sumsel naik dari Rp 13.900 per kg menjadi Rp 14.900 per kg. Adapun di wilayah Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu, Riau, Kepri, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung, HET beras premium naik dari Rp 14.400 per kg menjadi Rp 15.400 per kg.

Di wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Kalimantan, HET naik menjadi Rp 15.400 dari Rp 14.400 per kg. Untuk wilayah Maluku dan Papua, HET disesuaikan dari Rp 14.800 menjadi Rp 15.800 per kg. Penyesuaian harga ini awalnya berakhir pada 23 Maret 2024. Namun, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi seusai rapat tertutup di  Istana Merdeka mengatakan,Presiden menyetujui perpanjangan penyesuaian HET sampai satu bulan. ”(Hal ini) supaya stok yang ada di market, terutama di modern market, dan outlet terjaga. Ini, kan, awalnya sampai 24 (Maret) ini. (Tanggal) 24 kita perpanjang lagi, dari 24 (Maret) sampai 24 (bulan) berikutnya. (Hal ini) supaya beras itu tetap ada di pasar sambil menyesuaikan GKP (gabah kering panen) turun,” ujar Arief kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. (Yoga)

Pasokan Global Berkurang, Harga Minyak Menjulang

20 Mar 2024

Harga minyak kian memanas hingga mencapai level tertinggi sejak Oktober 2023. Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak WTI berada di level US$ 82,89 per barel pada Selasa (19/3), menguat 0,2% secara harian. Sejak awal 2024 atau year to date (ytd), harga minyak sudah naik sekitar 17%. Ke depan harga minyak diperkirakan masih potensial melanjutkan penguatan. Presiden Komisioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo mencermati, kenaikan harga minyak saat ini didukung oleh ekspor minyak mentah dari Irak dan Arab Saudi yang menurun. Serta indikasi kuatnya permintaan dan pertumbuhan ekonomi di China dan Amerika Serikat (AS). Selain itu, tingginya jumlah pengolahan minyak di negara-negara besar di Asia semakin meningkatkan optimisme di sektor energi. Data Biro Statistik Nasional China juga menunjukkan produksi minyak mentah meningkat 3% yoy menjadi 35,1 juta ton antara bulan Januari dan Februari tahun ini. Analis Deu Calion Futures (DCFX), Andrew Fischer Harga minyak dunia memproyeksi, harga minyak masih bisa lanjutkan kenaikan. Pasokan dari Arab Saudi dan Rusia cenderung berkurang, sementara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) membatasi produksi untuk menjaga harga tetap stabil.