;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

Harga Beras Masih Tinggi, Pembeli Antre di Swalayan

01 Apr 2024

Harga beras dan bahan pokok lainnya melambung menjelang Idul Fitri. Harga beras medium masih bertengger di Rp 14.070 per kg, tidak mengalami penurunan berarti sejak awal Ramadhan. Harga komoditas lainnya, seperti cabai merah, bawang merah, daging ayam, daging sapi, dan telur, juga masih mahal. ”Sudah sebulan harga beras naik dan tidak turun-turun. Meskipun sudah ada operasi pasar, harga beras belum turun-turun,” kata Rahmat, pedagang beras di Pasar Modern Bintaro, Tangsel, Banten, Minggu (31/3). Harga beras medium, jenis beras yang paling banyak dikonsumsi masyarakat, masih di atas Rp 14.000 per kg. Beras premium dengan kualitas lebih baik harganya mulai Rp 17.000 hingga Rp 20.000 per kg.

”Pembeli protes beras mahal, tetapi tetap dibeli karena kebutuhan menjelang Lebaran,” ucapnya. Selain beras, harga bahan pokok lainnya juga meningkat pesat. Harga telur di pasar Rp 32.000 per kg, cabai merah Rp 52.000 per kg, serta harga bawang putih dan merah Rp 52.000 per kg. Sementara, pasar swalayan juga mulai dipenuhi pembeli untuk berbelanja kebutuhan Lebaran terutama beras premium yang harganya sedikit lebih murah dibandingkan di pasar tradisional, akibatnya banyak pembeli yang memenuhi pasar swalayan modern seperti yang terjadi di Kota Tangsel. Pembeli berbelanja sambil berdesakan , mengakibatkan antrean panjang di kasir swalayan.

Harga kebutuhan pokok di pasar swalayan juga masih cukup tinggi. Untuk beras premium, harganya Rp 75.000 hingga Rp 90.000 per 5 kg, telur ayam ras Rp 33.000 per kg, ayam broiler Rp 40.000 per ekor, dan daging sapi Rp 14.000 per 100 gram. ”Kami baru dapat THR dari kantor dan langsung belanja ke sini. Harga sejumlah bahan pokok lagi naik, tetapi mau bagaimana lagi. Kami butuh lebih banyak karena saat Lebaran banyak yang mau datang silaturahmi ke rumah untuk kumpul keluarga,” kata Ira Tumiarty, pembeli di swalayan. (Yoga)

Insiden Gudang Amunisi Jadi Momentum Evaluasi

01 Apr 2024

Terbakarnya salah satu unit gudang di kompleks Gudang Amunisi Daerah Komando Daerah Militer Jaya di Ciangsana, Bogor, Jabar, menjadi momentum untuk mengevaluasi secara menyeluruh keberadaan gudang

amunisi militer. Pasalnya, saat ini di sekitar kawasan itu tumbuh permukiman warga. Pengawasan terhadap penataan ruang kawasan tempat kompleks militer berada, termasuk gudang amunisi, perlu menjadi perhatian agar asas perlindungan bagi warga tetap terpenuhi. Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI-P, TB Hasanuddin, mengatakan, Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya yang mulai dioperasikan pada 1982 pada mulanya jauh dari permukiman warga.

 

”Sekarang (kawasan di sekitar Gudmurah) sudah jadi perumahan,” ucapnya saat dihubungi dari Jakarta, Minggu (31/3). Menurut Hasanuddin, syarat mutlak gudang amunisi adalah berada jauh dari permukiman masyarakat. Jika amunisi yang disimpan seberat 5 kg, radius bahayanya berkisar 2-3 km, berarti jarak gudang amunisi dengan wilayah permukiman setidaknya 5 km. Melihat kondisi kompleks Gudmurah Kodam Jaya yang kian dikepung permukiman, Hasanuddin menilai perlu dipertimbangkan untuk memindahkan gudang amunisi ke lokasi lain yang lebih aman. Meski bukan perkara mudah, hal itu perlu dipertimbangkan secara serius. (Yoga)

Ironi Limbah Makanan

30 Mar 2024

Limbah makanan jadi masalah global. Setiap tahun, miliaran ton makanan terbuang. Hal ini jadi ironi di tengah kelaparan yang dihadapi ratusan juta orang. Laporan PBB mencatat 1,05 miliar ton makanan terbuang. Volume sampah makanan mencapai 19 % makanan yang diproduksi secara global. Di sisi lain, 783 juta orang mengalami kelaparan pada 2022 dan sepertiga umat manusia menghadapi kerawanan pangan. Dalam Laporan Indeks Limbah Makanan 2024 yang disusun Program Lingkungan PBB (UNEP) bersama Waste and Resources Action Program (WRAP) terungkap, jumlah sampah makanan naik drastis di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah (Kompas.id, 28/3/2024).

Limbah makanan merugikan perekonomian global dan memicu perubahan iklim dan polusi. Laporan UNEP terbit menjelang Hari Tanpa Sampah Internasional yang diperingati setiap 30 Maret dan memberi perkiraan global paling akurat mengenai limbah makanan di tingkat ritel dan konsumen. Menurut Direktur Eksekutif UNEP Inger Andersen dalam keterangan di laman UNEP, sampah makanan adalah tragedi global. Jutaan orang kelaparan di tengah banyak makanan terbuang sia-sia di seluruh dunia. Dari analisis yang dilakukan, setiap orang membuang rata-rata 79 kg makanan per tahun, setara 1 miliar porsi makanan terbuang per hari di seluruh dunia. Sekitar 60 % sampah makanan berasal dari rumah tangga, 28 % dari jasa makanan, dan 12 % dari ritel.

Tingginya volume sampah makanan itu terkait perilaku masyarakat. Selain kebiasaan tidak menghabiskan makanan, sebagian warga makan tidak sesuai porsi makanannya, membeli atau memasak makanan yang tidak disukai, serta gengsi menghabiskan makanan di depan banyak orang. Pengurangan limbah pangan berperan penting dalam transformasi sistem pertanian berkelanjutan dengan meningkatkan produksi pangan, berkontribusi pada ketahanan pangan, dan pola makan sehat. Upaya ini juga menjadi salah satu  strategi utama mengurangi emisi gas rumah kaca. Selain itu, pengurangan limbah makanan membantu negara dan dunia usaha memitigasi dampak perubahan iklim. Aksi ini sekaligus bisa melestarikan dan melindungi ekosistem serta sumber daya alam, yang jadi sandaran masa depan pangan. (Yoga)

Baru Tiga Bulan, Penyaluran Beras CPP Bulog 1,08 Ton

30 Mar 2024

Perum Bulog per 25 Maret 2024 telah menyalurkan stok cadangan beras pemerintah (public service obligation/PSO) sebanyaj 1.077.206 ton atau 57,91 % dari target sepanjang tahun 1.860.122 ton. Tingginya harga beras awal tahun ini menharuskan Bulog mendistribusikan beras CPP (cadangan pangan pemerintah) hingga dua kali lipat melalui instrument Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Menurut Direktur Transformasi dan Hubungan Kelembagaan Perum Bulog Sonya Mamoriska, penyaluran PSO untuk SPHP guna meredam kenaikan harga beras yang sudah 42,63 % dari target yang ditentukan. “Target penyaluran PSO tahun ini 1,8 juta ton, baru tiga bulan sudah 1 juta ton atau lebih dari 50 %,” ujar Sonya saat webinar Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi (Pataka) 80 dengan tema Outlook 2024. Menjaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Stok Beras Pemerintah, Amankah?, Kamis (28/03). (Yetede)

KONSENTRAT TEMBAGA : Relaksasi Ekspor Belum Dapat Sinyal Perpanjangan

30 Mar 2024

Pemerintah belum memberikan sinyal untuk melakukan perpanjangan relaksasi ekspor konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia yang berakhir Mei 2024. Presiden Joko Widodo mengatakan percepatan proses perpanjangan relaksasi ekspor konsentrat tembaga baru diurus setelah pembahasan perpanjangan izin usaha pertambangan khusus (IUPK). Belakangan, Freeport diketahui melobi pemerintah untuk memperpanjang relaksasi ekspor konsentrat tembaga sampai Desember 2024. Hal ini lantaran smelter baru Freeport di Gresik, Jawa Timur diklaim membutuhkan waktu untuk dapat berproduksi dengan kapasitas penuh setelah beroperasi secara komersial pada Mei 2024. Lebih lanjut, Presiden Ke-7 RI itu mengatakan bahwa saat ini pemerintah sedang menyiapkan revisi regulasi untuk mengakomodasi percepatan perpanjangan IUPK Freeport. Relaksasi izin ekspor konsentrat tembaga Freeport, menurut Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas, penting karena menyangkut potensi pendapatan negara yang hilang. Dia berujar negara bisa kehilangan pendapatan hingga US$2 miliar atau sekitar Rp31,7 triliun (asumsi kurs Rp15.872 per dolar Amerika Serikat) bila izin ekspor konsentrat tembaga Freeport tidak diperpanjang hingga Desember 2024. Berdasarkan laporan Freeport-McMoRan Inc. (FCX) kuartal III/2023, izin ekspor konsentrat tembaga PTFI sebesar 1,7 juta metrik ton yang diperoleh pada 24 Juli 2023, hanya berlaku hingga Mei 2024. Sebelumnya, perwakilan Freeport hadir menemui Kepala Negara. Chairman & CEO Freeport McMoran Inc (FCX) Richard C Adkerson, President Freeport McMoran Kathleen Quirk, dan Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas melakukan diskusi dengan Presiden. Tony menjelaskan bahwa dalam pertemuan berdurasi sekitar 40 menit itu, mereka membahas mengenai perkembangan terkini dari situasi pertambangan dan penghiliran. Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa kepada orang nomor satu di Indonesia itu, pihaknya turut menyampaikan terkait dengan perkembangan pembangunan smelter Freeport di Gresik Jawa Timur. Progres pembangunan smelter mencapai 92% yang diharapkan beroperasi dalam waktu dekat dan mencapai kapasitas penuh pada akhir 2024.

PROYEKSI EKONOM : Inflasi Maret Bakal Melaju

30 Mar 2024

Kalangan ekonom memproyeksi inflasi Maret melaju dengan estimasi tengah atau median sebesar 2,91% secara tahunan. Berdasarkan data Bloomberg, konsensus yang terdiri dari 25 ekonom memperkirakan bahwa inflasi tahunan periode Maret 2024 mencapai 2,91% atau lebih tinggi dari realisasi pada Februari 2024, yakni 2,75% YoY. Dari proyeksi tersebut, estimasi inflasi tertinggi sebesar 3,3% YoY dan terendah 2,1% YoY. 

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Doni P. Joewono mengatakan bahwa tingkat inflasi umum di dalam negeri masih terkendali, terutama ditopang oleh laju infl asi inti yang rendah.Di sisi lain, Doni menyoroti tingkat inflasi harga bergejolak atau volatile food yang masih mengalami peningkatan. Per Februari 2024, inflasi volatile food tercatat sebesar 8,47%. Doni mengatakan sejumlah tantangan, terutama menjelang Ramadan perlu terus diantisipasi dalam rangka mengendalikan harga pangan. Tantangan tersebut baik dari sisi pasokan, distribusi, kondisi curah hujan yang tinggi, maupun pemenuhan pasokan komoditas pangan impor agar tidak memberikan tekanan terhadap inflasi lebih lanjut. 

Mengutip dari Panel Harga Pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), kemarin, (29/3) pukul 09.35 WIB, rata-rata harga bawang merah naik 0,35% menjadi Rp34.110 per kilogram. Begitu pula dengan harga bawang putih bonggol naik 0,74% menjadi Rp41.970 per kilogram. Selain itu, rata-rata harga daging sapi murni kemarin naik 1,17% menjadi Rp137.130 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam ras naik 0,8% menjadi Rp31.590 per kilogram. Harga cabai rawit merah kemarin terpantau naik Rp2.170 menjadi Rp47.870 per kilogram. Senasib, harga minyak goreng kemasan sederhana kemarin naik tipis 0,17% menjadi Rp17.840 per liter dan rata-rata harga tepung terigu curah kemarin naik 0,6% menjadi Rp10.650 per kilogram. Terkait kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Isy Karim menyampaikan, lonjakan harga pangan yang terjadi saat ini lebih dipengaruhi oleh faktor psikologis. Adapun, Kemendag melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan di berbagai kota terus melakukan pemantauan di lebih dari 600 pasar tradisional di 500 lebih kabupaten/kota.

Upaya Pertamina Bawa Minyak dari Venezuela Masih Terkendala

28 Mar 2024

Rencana PT Pertamina (Persero) membawa minyak mentah dari Venezuela, negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia, belum mulus karena jenis minyak tak cocok dengan kilang-kilang yang ada di Indonesia. Tim Pertamina terbang langsung ke Venezuela untuk mendiskusikan secara teknis dan melihat peluang tipe-tipe minyak mentah yang bisa diolah di Indonesia. Hal itu disampaikan Dirut PT Pertamina Hulu Energi (PHE), subholding hulu PT Pertamina (Persero), Chalid Said Salim, dalam rapat dengan Komisi VII DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (27/3).

Pertamina Internasional EP lewat anak usahanya, Maurel & Prom (M&P), memiliki investasi dengan Petroleos de Venezuela SA di lapangan milik perusahaan migas milik Pemerintah Venezuela itu. Chalid mengatakan, dalam mendukung rencana membawa minyak dari Venezuela ke Indonesia, tim dari Pertamina Internasional EP telah berkomunikasi dengan Menteri ESDM serta pihak Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi. Namun, salah satu pertimbangan dalam rencana itu ialah tipe minyak mentah (crude) yang ada di sana.

Selain perihal derajat American Petroleum Institute (API), juga terkait konten sulfur. ”Di kilang kami, konten sulfur dibatasi 0,2 %, sedangkan ini (dari Venezuela) lebih dari 1 %. Tim Pertamina yang berangkat ke Venezuela, tak hanya dari hulu, tetapi juga dari kilang, ikut berdiskusi, kira-kira akan seperti apa,” tutur Chalid. Dengan kondisi itu, secara teknis masih ada hambatan untuk membawa minyak dari Venezuela. Bagaimanapun, yang menjadi pertimbangan, tipe minyak mentah yang hendak dibawa harus bisa diolah di kilang-kilang Pertamina. (Yoga)

Semester I-2024, Surplus Beras Hanya 1,7 Juta Ton

28 Mar 2024
Surplus beras nasional pada semester I-2024 diperkirakan hanya 1,7 juta ton, atau lebih rendah dari periode sama 2023 sebesar 3,36 juta ton. Jebloknya surplus beras tersebut dipicu oleh panen yang mundur, dari Maret ke April, akibat fenomena EL Nino pada paruh kedua tahun lalu. Situasi ini disikapi pemerintah dengan mempercepat tanam padi disawah-sawah yang baru panen, dengan harapan pada semester II-2024 masih bisa diperoleh surplus  guna menghindari inflasi beras. Dalam paparan Menteri Pertanian (Kementan) dengan merujuk Kerangka Sampel badan Area Pusat Statistik (KSA BPS), produksi beras Januari-Juni 2024  diproyeksi 17,09 juta ton dan kebutuhan 15,39 juta ton, sehingga diperoleh surplus (produkdi-konsumsi) 1,7 juta ton. Rinciannya, Januari 2024 defisit 1,22 juta ton, Maret surplus 1,26 juta ton, April surplus 2,33 juta ton, Mei surplus 2024 0,778 juat ton dan Juni surplus  1,6 juta ton, April surplus  1,11 juta ton, Mei surplus 0,31 juta ton, dan Juni surplus 0,24 juta ton. Total beras surplus tahun 2023 sebesar 0,49 juta ton atau lebih  rendah dari 2022 yang sekitar 1,34 juta ton. (Yetede)

PENSIUN DINI PLTU : CEP Pacu Transisi Energi

28 Mar 2024

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon Unit 1 sejatinya masih bisa beroperasi hingga 2042, tetapi operator memutuskan untuk memensiunkan pembangkit ini pada awal Desember 2035 lantaran ingin turut serta mempercepat transisi energi. Wakil Direktur Utama PT Cirebon Electric Power (CEP)Joseph Pangalila mengungkapkan bahwa langkah tersebut diambil sebagai salah satu upaya dan komitmen dari perseroan dalam melakukan transisi energi yang sudah disepakati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali 2 tahun lalu. “Cirebon Power menjadi pilot project pensiun dini, karena kami berkomitmen berpartisipasi mempercepat transisi energi di Indonesia. Pensiun dini bukan karena pembangkit ini kotor,” kata nya di Kota Cirebon, Rabu (27/3). Dia menjelaskan bahwa rencana ‘suntik mati’ PLTU Cirebon Unit 1 sudah dibubuhkan dalam tanda tangan nota kesepahaman atau momerandum of understanding (MoU) Asian Development Bank (ADB), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, Indonesian Investment Authority (INA), dan pemilik PLTU Cirebon, Cirebon Electric Power (CEP). Joseph menjelaskan bahwa pensiun dini PLTU ini secara sederhana seperti mengubah skema finansial komersial. “Hampir mirip seperti over kredit perbankan, yang mempersingkat masa tenor kredit. Melalui skema ETM dan Just Energy Transion Partnership [JETP], memungkinkan pembiayaan lebih murah dan efisien. Melalui skema ini, proyek Cirebon 1 dapat diperpendek kontrak operasinya,” jelasnya.

HARGA KOMODITAS : Pengusaha Awasi Kelebihan Pasokan Batu Bara

28 Mar 2024

Penurunan harga batu bara acuan atau HBA mula membuat pelaku usaha pertambangan ‘emas hitam’ waswas terhadap keberlanjutan bisnisnya, sehingga berharap segera terjadi keseimbangan baru antara pasokan dan permintaan di pasar global. Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan tren harga batu bara yang kembali anjlok sudah terjadi sejak tahun lalu akibat kelebihan pasokan di pasar global. Hendra menjelaskan output produksi domestik negara-negara pengimpor batu bara, seperti India dan China yang berada dalam rekor tertinggi menjadi salah satu penyebab oversupply. Pasalnya, meski permintaan ekspor batu bara meningkat, tetapi pasokan yang tersedia masih lebih banyak dari permintaan. Kondisi kelebihan pasokan tersebut, kata Hendra, bakal membuat pengelolaan arus kas perusahaan pertambangan batu bara menjadi lebih menantang. Terlebih, saat ini pengusaha diharuskan menempatkan devisa hasil ekspor sebesar 30% di bank nasional selama 3 bulan. Sekadar catatan, berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 61.K/MB.01/MEM.B/2024, HBA untuk ‘emas hitam’ kalori tinggi dalam kesetaraan 6.322 kcal/kg GAR pada Maret 2024 turun menjadi US$109,77 per ton, dari sebelumnya US$124,95 per ton pada Februari 2024. Selanjutnya, HBA dengan kalori 5.300 kcal/kg GAR ditetapkan senilai US$88,77 per ton, lebih tinggi dari bulan sebelumnya di level US$87,65 per ton. Terakhir, HBA dengan kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR seharga US$37,60 per ton, lebih tinggi dari bulan sebelumnya US$37,54 per ton.