;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

Konflik Berabad-abad Timah Bangka Belitung

06 Apr 2024

Pabrik-pabrik peleburan atau smelter timah di kawasan industri Ketapang, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung senyap. Dari Pantauan Tempo, dari sembilan  smelter, jumat, 5 April 2024, tak terlihat kegiatan produksi sama sekali. Pintu masuk ke smelter-smelter tertutup rapat, dari dalam terlihat hanya beberapa orang yang mengenakan pakaian satuan  pengaman sedang duduk. Ketika dihampiri mereka mengatakan hanya karyawan outsourching yang ditugaskan menjaga aset smelter. Sudah beberapa bulan ini tidak ada aktivitas, baik pengiriman pasir timah maupun proses peleburan timah.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Penambangan dan Pengolahan Pasir Mineral Indonesia Rudi Syahwani mengkonfirmasi hampir semua pabrik peleburan timah di Bangkabelitung tutup, setidaknya sejak tiga bukan terakhir. DIa mencatat hanya Arsari Group- Perusahaan milik Hasjim Djojohadikusumo- yang beroperasi. Itupun baru-baru ini. Menurut Rudi, tutupnya smelter dipicu masalah administrasi. Pemerintah baru menyetujui  rencana kerja dan anggaran  biaya (RKAB) perusahaan tambang pada akhir Maret lalu. Normalnya, persetujuan terbit pada awal tahun. Konsekuensinya adalah nihil pasokan timah untuk diolah. (Yetede)

Dampak Pengusutan Korupsi Timah terhadap Bisnis Timah Bangka Belitung

06 Apr 2024
PABRIK-pabrik atau smelter timah  di Kawasan Industri Ketapang, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, senyap. Dari pantauan Tempo di sembilan smelter, Jumat, 5 April 2024, tak terlihat kegiatan produksi sama sekali. Sekretaris jenderal Asosiasi Penambang dan Olahan Pasir  Mineral Indonesia Rudi Syahwani mengkonfirmasi hampir semua pabrik  peleburan timah  di bangka Belitung tutup, setidaknya sejak tiga bulan terakhir. Dia mencatat hanya Arsari Group perusahaan milik Hasjim Djojohadikusumo yang beroperasi, itupun baru-baru ini. Menurut Rudi, tutupnya smelter dipicu masalah administrasi. Pemerintah baru menyetujui rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) perusahaan tambang pada akhir Maret lalu. Normalnya, persetujuan terbit pada awal tahun. Konsekuensinya adalah nihil pasokan timah untuk diolah. Menurut Rudi, para pemilik smelter khawatir mengolah pasir timah ilegal seperti yang tengah diusut aparat penegak hukum di tengah masifnya pertambangan timah ilegal di bangka Belitung. "Mereka menyadari, tidak mengolah timah dari dari izin usaha pertambangan ( IUP ) mereka sendiri," ujarnya kepada Tempo, kemarin. (Yetede)

Bulog Manfaatkan Fleksibilitas Harga untuk Serapan Beras Lokal

06 Apr 2024
Perum Bulog memanfaatkan fleksibilitas harga pembelian pemerintah (HPP) gabah dan beras untuk memaksimalkan penyerapan produksi dalam negeri dalam  rangka pengadaan cadangan beras pemerintah (CBP). Selain untuk meningkatkan  ketahanan pangan nasional, penyerapan gabah dan beras lokal dalam masa fleksibilitas harga itu juga bertujuan menyejahterakan petani melalui pembelian harga pangan pokok yang terjaga dengan baik. Menurut Direktur Supply Chain dan Pelayanan Perum Bulog Mukhamad Suyamto, pihaknya tengah memaksimalkan  penyerapan gabah dan beras domestik guna memenuhi kebutuhan CBP demi memperkuat persediaan pangan nasional. "Fleksibilitas harga gabah dan beras yang kini berlaku memungkinkan kami optimal melakukan pengadaan lokal guna memenuhi kebutuhan pangan nasional. Sehingga, diharapkan stok beras Indonesia tercukupi melalui pengadaan dalam negeri dan petani mendapat harga pembelian yang baik oleh Bulog. Pemenuhan stok nasional lewat pengadaan domestik tentunya selalu jadi prioritas Bulog," kata dia. (Yetede)

Masa Depan Harita Nickel Tangguh

06 Apr 2024
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickle berpeluang mengantongi dana jumbo sebesar Rp 17 triliun dari aksi penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue yang akan digunakan untuk akuisisi tambang dan penetrasi pasar. Analis menilai, ekspansi tersebut  bakal mengokohkan pendapatan sekaligus posisi Harita di industri baterai kendaraan listrik.  Potensi dana  fantastis tersebut bakal terhimpun dari aksi penawaran umum terbatas (PUT) sebanyak-banyaknya 18,9 miliar saham.  Tentunya dengan asumsi NCKL, membandrol harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp 900 sebagaimana harga penutupan saham NCKLL pada Jumat (5/4/2024). Direktur Utama Harita Nickel Roy A. Arfandi menyatakan, PUT merupakan langkah strategis Harita Nikel sebagai upaya memperkuat pertumbuhan dan  pengembangan usaha berkelanjutan. (Yetede)

Memaksimalkan Dampak Ekonomi Lebaran

06 Apr 2024
Beragam siasiat disiapkan oleh pemerintah untuk memaksimalkan dampak  momentum Ramadan dan Idulfitri tahun ini terhadap perekonomian.  Siasat-siasat itu adalah penyaluran tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) secara penuh atau 100%, percepatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan pengendalian inflasi lewat strategi 4K (Keterjangkauan harga, ketersediaan  pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif).  Berikutnya, pemerintah juga secara khusus pemerintah melakukan sejumlah  langkah kebijakan guna  menjaga stabilisasi harga  pangan melalui penguatan  Cadangan Beras Pemerintah (CBP), percepatan penyaluran beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan), penyaluran bantuan pangan beras, gerakan pangan murah, serta operasi pasar murah. Bila harga pangan terkendali, maka aktivitas ekonomi diharapkan terus meningkat karena daya beli masyarakat terjaga. (Yetede)

Toko Perhiasan Diserbu Pelanggan

05 Apr 2024
Menjelang Lebaran, penjualan perhiasan emas meningkat. Tampak para pelanggan memenuhi gerai Toko Emas Bintang Timur di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, untuk membeli perhiasan emas, pada hari Kamis  (4/4/2024).  Menurut karyawan toko, kebanyakan pelanggan membeli perhiasan emas muda berkadar emas 40 persen dan perhiasan berkadar emas 70 persen. (Yoga)

PENGEMBANGAN ONWJ : MISI MENANTANG DI UTARA JAWA

05 Apr 2024

PT Pertamina (Persero) serius menyiapkan pengembangan Lapangan Zulu dan GQX Complex di Wilayah Kerja Offshore North West Java atau ONWJ untuk memompa lifting minyak dan gas bumi yang belakang tidak mencapai target. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengaku sedang menantikan pengajuan rencana pengembangan atau plan of development (PoD) prospek GQX Complex, bagian dari Blok ONWJ yang disiapkan oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi Suryodipuro menuturkan, PHE belakangan masih melakukan kajian atau studi Geology, Geophysics, Reservoir, and Production (GGRP) untuk menghitung lebih detail cadangan lapangan minyaknya sebagai dasar pengajuan PoD. 

“Saat ini PHE ONWJ masih melakukan kajian atau studi GGRP sampai dengan 2025 untuk menghitung lebih detail nilai cadangan minyak,” katanya saat dikonfi rmasi, Kamis (4/4). Kendati demikian, konfirmasi lanjutan untuk sumber daya terkira itu diperkirakan menyisakan potensi produksi di level 10.000—20.000 barel minyak per hari (bopd). HE sendiri sempat menyampaikan bahwa perusahaan bakal mengajukan perubahan skema kontrak kerja sama di wilayah kerja tersebut. Direktur Utama PHE Chalid Said Salim menuturkan, pengajuan peralihan kontrak ONWJ itu menjadi krusial untuk melanjutkan kembali investasi di aset tersebut. 

Selain status lapangan tua yang membuat keekonomiannya relatif tidak menarik, karakteristik minyak lapangan yang saat ini tengah dikembangkan PHE itu tergolong minyak berat, khususnya untuk Lapangan Zulu. Praktisi Migas Hadi Ismoyo mengatakan, recovery factor dari Lapangan Zulu hanya sekitar 5%, meskipun volume minyak awal dari lapangan itu diidentifi kasi hampir 1 miliar barel. Di sisi lain, Hadi menambahkan, posisi Lapangan Zulu yang berada di laut lepas belakangan turut membuat sejumlah skema pengembangan menjadi tidak ekonomis. Di sisi lain, potensi sumber daya atau resources dari GQX berada di sekitaran 50—100 MMbo. Founder & Advisor ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto menilai, keekonomian Blok ONWJ relatif marginal saat ini. Pemerintah pun perlu menyetujui pengajuan migrasi kontrak gross split ONWJ menjadi cost recovery yang telah disampaikan PHE awal tahun ini.

DAMPAK GEMPA TAIWAN : Pengusaha Waspadai Rantai Pasok

05 Apr 2024

Gempa bumi dengan magnitudo 7,2 skala richter di Taiwan membuat pelaku industri di Tanah Air waswas terhadap keandalan rantai pasok manufaktur di dalam negeri, karena mayoritas mesin yang digunakan pengusaha berasal dari Negeri Formosa. Ketua Umum Gabungan Asosiasi Perusahaan Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (Gamma) Dadang Asikin mengatakan bahwa hingga saat ini pelaku manufaktur nasional masih mengandalkan mesin-mesin yang diimpor dari Taiwan.

Adapun, sejumlah produk utama yang diimpor Indonesia dari Taiwan adalah mesin listrik, mesin boiler, mesin pengemasan, mesin rajutan, hingga pemintalan fi lamen. Menurutnya, industri tekstil dan produk tekstil paling banyak menggunakan mesin asal Taiwan, karena kualitas produk asal negara tersebut relatif lebih baik dibandingkan dengan China, meskipun harganya masih lebih tinggi. Di sisi lain, Deputy of General Secretary Asosiasi Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Indrawan mengatakan bahwa pihaknya masih belum merasakan hambatan rantai pasok yang disebabkan oleh gempa bumi terbesar di Taiwan dalam 25 tahun terakhir.

Hal yang sama juga sempat dikatakan oleh Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Olefi n Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiono yang menyebut bahwa dampak gempa Taiwan tidak begitu signifi kan terhadap bahan baku maupun barang jadi plastik yang diimpor Indonesia. Menurut Fajar, wilayah selatan, seperti Tainan, Kaohsiung, dan lainnya tidak terkena dampak gempa bumi yang signifi kan, maka tidak akan berpengaruh terhadap rantai pasok, termasuk untuk suku cadang permesinan.

Emas, Sang Primadona Investasi

04 Apr 2024

Ketika berbicara soal investasi, siapa tak kenal yang satu ini. Sebagai instrumen investasi yang digemari lintas generasi, emas terus dilirik dari waktu ke waktu. Di tengah ketidakpastian ekonomi dan berbagai peristiwa geopolitik global, emas masih menjadi salah satu alat investasi yang menguat di tahun 2023. Institusi keuangan J.P. Morgan Chase & Co bahkan mencatat, harga emas global menyentuh titik tertingginya di kisaran 2.135,39 dolar AS per ons pada Desember kemarin, dan meski diprediksi turun dalam waktu dekat, harga emas akan terus naik ke level tertinggi baru di akhir tahun dengan perkiraan puncaknya pada tahun 2025 mendatang. Meski tren harga emas meningkat, data World Gold Council juga menunjukkan permintaan emas yang cukup baik pada kuartal keempat 2023 yang mencapai 1.150 ton, naik 8% di atas rata-rata setiap 5 tahun. 

Sebagai sarana investasi jangka panjang minim risiko, emas memang menawarkan berbagai keunggulan yang menjadi daya tarik tersendiri. Pertama, tren harga emas yang cukup stabil bahkan cenderung meningkat membuatnya menjadi alat lindung nilai yang efektif untuk menjaga nilai kekayaan. Emas juga sebagai “safe haven” memiliki daya tahan yang baik di tengah inflasi dan tidak memiliki kaitan dengan portofolio investasi lain, sehingga dapat menghindari risiko kerugian penurunan nilai aset.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat di era digital, sektor perbankan harus terus berinovasi untuk menghadirkan berbagai layanan yang dapat memenuhi kebutuhan finansial yang serba cepat, praktis, dan dinamis. Apalagi berdasarkan data Indonesia Fintech Trends - Second Semester of 2023 dari Jakpat, saat ini digital payment telah begitu banyak digunakan, bahkan hingga lebih dari 85% untuk beragam transaksi offline dan online. Kebutuhan akan layanan digital yang terus tumbuh ini turut mendorong konsep investasi emas berevolusi menjadi lebih modern dan mudah dijangkau melalui emas digital. Sesuai dengan sebutannya, emas digital merupakan sebuah layanan investasi emas dengan jaminan kadar kemurnian 24 karat yang dapat dilakukan lewat proses transaksi secara digital, baik untuk pembelian, penjualan, maupun penyimpanan, dengan dukungan layanan fitur mobile banking yang cerdas, mudah, dan aman. Selain itu, jika melihat data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), tingkat penetrasi atau rasio penduduk yang telah terkoneksi dengan internet di tahun 2024 mencapai 79,5% yang didominasi oleh dua generasi, yaitu Gen Z dan Milenial. 

Laporan Indonesia Digital Economic and Financial Outlook 2024 dari Populix juga mencatat, sebanyak 64% dari generasi Gen Z dan Milenial menggunakan layanan pembayaran online, di mana mobile banking, QRIS dan dompet digital masih menjadi favorit. Tingginya penggunaan internet dan platform digital tersebut turut memperluas jangkauan pasar investasi emas, termasuk di kalangan generasi Milenial dan Gen Z yang memiliki kedekatan dengan segala sesuatu yang bersifat online. Lewat kehadiran emas digital, masyarakat mempunyai pilihan instrumen investasi masa kini untuk merencanakan finansial masa depan. Selain mudah dijangkau, dengan dukungan layanan mobile banking yang cerdas, berinvestasi dapat dilakukan dalam satu genggaman. Emas digital bisa menjadi jawaban atas kebutuhan keuangan modern yang aman, mudah, dan nyaman yang dapat membantu masyarakat mencapai target finansial di masa mendatang.

HARGA GAS BUMI TERTENTU : WASWAS PASOKAN GAS

04 Apr 2024

Pemerintah kembang kempis memikirkan pasokan gas untuk industri di dalam negeri pada periode 2025—2026, seiring dengan capaian lifting nasional yang tidak kunjung memberikan kabar bahagia. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membeberkan bahwa pasokan gas dari hulu relatif pas-pasan untuk kebutuhan dalam negeri pada periode 2025—2026. Hingga kini, pemanfaatan gas bumi di dalam negeri telah mencapai 68,2% dari total produksi nasional. Artinya, sekira 3.745 BBtud gas bumi dari 5.494 BBtud gas yang diproduksi dimanfaatkan di dalam negeri, sedangkan 1.749 BBtud sisanya dilepas ke pasar ekspor. Dari jumlah gas bumi yang dimanfaatkan di dalam negeri tersebut, 1.515,8 BBtud di antaranya digunakan oleh industri. “Perlu kita sadari sampai dengan 2 tahun ke depan atau 2025—2026 itu [kondisinya] tidak mudah, masih sulit bernapas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Walaupun bisa [memenuhi], tapi hanya sekadar pas,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji di Komisi VII DPR, Rabu (3/4). Tutuka pun menjelaskan bahwa alokasi harga gas bumi tertentu (HGBT) untuk industri telah dialirkan kepada 265 perusahaan, dengan volume sekitar 41% dari keseluruhan produksi nasional. Selain itu, susutnya serapan gas murah dari pabrik pupuk juga disebabkan karena keterbatasan kemampuan pasokan hulu dan perawatan di sisi kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) minyak dan gas bumi. 

Berdasarkan data milik Kementerian ESDM, realisasi serapan gas murah pada 2023 berada di angka 686,28 british thermal unit per day (BBtud) untuk industri pupuk, hanya 84,3% dari alokasi saat itu di level 814,06 BBtud. Untuk memastikan seluruh industri mendapatkan pasokan gas bumi yang memadai, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pun tengah mengevaluasi realisasi capaian program jangka panjang atau long term plan (LTP) 1 juta barel minyak per hari (bopd) dan 12.000 juta kaki kubik per hari gas (MMscfd). Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan bahwa lembagannya bakal memundurkan target jangka panjang itu 2—3 tahun lebih lambat dari target LTP yang ditenggat pada 2030. Alasannya, realisasi lifting migas yang disusun pada 2019 itu terdampak oleh pandemi Covid-19 selama hampir 3 tahun. Sementara itu, PT Pupuk Indonesia (Persero) melaporkan cukup banyak impak positif dari pemanfaatan HGBT terhadap sektor pupuk selama 3 tahun terakhir, meski masih ditemui kendala dari sisi pemenuhan alokasinya. 

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan bahwa harga gas murah untuk industri yang berlaku sejak 2020 mampu menghemat biaya subsidi pupuk secara signifikan. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pun menilai, multiplier effect manufaktur terhadap perekonomian bakal makin tinggi apabila industri bisa mendapatkan harga gas yang kompetitif, sehingga bisa mendongkrak daya saingnya. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, HGBT sangat berkorelasi positif dengan kinerja industri di dalam negeri. Kenaikan pajak dari industri pengguna HGBT sepanjang tahun lalu pun mencapai 32% dibandingkan dengan 2019. Tak hanya itu, hingga 2023, tercatat telah terealisasi investasi sebesar Rp41 triliun atau naik sebesar 34% dibandingkan dengan 2019. Bahkan, terdapat potensi investasi di sektor petrokimia, baja, keramik, dan kaca yang sebesar Rp225 triliun. Akan tetapi, Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro berpendapat bahwa program harga gas murah itu justru membuat kemampuan finansial atau arus kas dari badan usaha usaha hilir gas terkontraksi untuk berinvestasi lebih masif pada infrastruktur midstream gas.