;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Menimbang Keanggotaan Indonesia di WTO

25 Apr 2024
HARGA SEBAGIAN besar pangan pokok strategis masih belum stabil. Harga beras bahkan sempat naik sebesar 20 persen hanya dalam kurun waktu satu tahun. Situasi ini tak kunjung membaik meski impor beras dilakukan dalam waktu tiga tahun berturut-turut.  Arus impor pangan yang cukup deras ini terjadi sejak lama. Kondisi ini terjadi sejak penandatanganan letter of intend antara pemerintah dan Dana Moneter Internasional (IMF). Hal ini mendorong Indonesia membuka pasar pangan dari luar negeri. Akibatnya, komoditas seperti beras, tepung gandum, gula, bawang putih, kedelai, hingga daging sapi pun dapat masuk dengan mudah. Praktik ini lazim dilakukan oleh negara-negara anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Sejak pendirian WTO, organisasi ini hadir untuk mereformasi tata kelola perdagangan dunia, yang sebelumnya hanya dijalankan General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) sejak 1948. GATT dan WTO sama-sama memiliki prinsip liberalisasi, deregulasi, dan privatisasi. Walaupun bukan bagian dari kelembagaan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), prinsip itu menjadikan WTO sebagai organisasi perdagangan multilateral terbesar di dunia yang bertujuan menciptakan perdagangan bebas antar-negara.

Indonesia sendiri telah turut serta dalam persetujuan awal untuk membentuk WTO pada 1994 saat pertemuan di Marrakesh, Maroko. Keanggotaan Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1994 tentang Persetujuan Pembentukan Organisasi Perdagangan Dunia. Paling tidak saat itu terdapat dua pertimbangan Indonesia bersedia menjadi anggota WTO.  Pertama, membuka peluang pasar internasional yang lebih luas. Adapun pertimbangan kedua adalah demi mendapatkan kerangka perdagangan multilateral yang lebih baik. Secara garis besar, kedua pertimbangan tersebut memiliki pengaruh besar dalam berbagai kebijakan nasional selama ini. (Yetede)

PENGELOLAAN MADURA STRAITS PSC : CERMAT MENILIK POTENSI MIGAS NASIONAL

25 Apr 2024

Kinclongnya potensi minyak dan gas bumi di Madura Straits PSC tidak membuat kontraktor kontrak kerja sama Husky-CNOOC Madura Limited buru-buru mengajukan perpanjangan kontrak untuk mengelola wilayah kerja tersebut. Husky-CNOOC Madura Limited atau HCML awalnya berencana mengajukan perpanjangan kontrak pada awal tahun ini kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Hanya saja, hingga kini rencana tersebut tidak kunjung terlaksana, karena berbagai alasan. VP Operations HCML Perkasa Sinagabariang mengatakan bahwa pihaknya masih membicarakan perpanjangan kontrak di Madura Straits PSC dengan para pemangku kepentingan di internal perusahaan. Dalam kesempatan berbeda, Perkasa sempat menjelaskan bahwa permohonan perpanjangan kontrak yang diajukan perusahaan bakal berisi rencana eksplorasi lanjutan untuk menambah cadangan HCML selepas konsesi berakhir pada 2032. Saat kontrak berakhir nantinya, potensi sumber daya gas Madura Straits PSC hanya tinggal seperempat dari hitung-hitungan saat ini yang berada di level 2 triliun kaki kubik (TCF).

Sebagai informasi, produksi puncak sales gas HCML saat ini sebesar 250 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd), dan merupakan yang terbesar di Jawa Timur hingga Jawa Tengah. “Dari tiga lapangan HCML, yakni lapangan BD, 2M , dan MAC, KKKS HCML menjadi produsen gas terbesar, secara persentase produksinya mencapai 30% dari total produksi gas di wilayah Jawa Timur,” ucapnya. Lewat rencana pengembangan jangka panjang atau long term plan (LTP) HCML, Madura Straits diproyeksikan dapat menyentuh produksi gas puncak pada 2027 dengan kapasitas hampir mendekati 600 MMscfd. Di sisi lain, SKK Migas mengaku tengah menantikan permohonan perpanjangan kontrak Madura Straits PSC dari HCML.

Hudi menuturkan bahwa potensi cadangan minyak dan gas (migas) dari blok yang dikelola HCML saat ini terbilang prospektif untuk dikembangkan lebih lanjut. “Berdasarkan laporan KKKS status 1 Januari 2023, potensi cadangan minyak sekitar 6 juta stok barel , dan gas sekitar 1.200 miliar standar kaki kubik ,” ucapnya. Adapun, Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) mengidentifikasi Madura Straits PSC sebagai salah satu potensi yang terbilang prospektif untuk dieksplorasi lebih lanjut. Ketua IAGI STJ Budi Santoso mengatakan bahwa prospek yang masih terbilang terbuka di Madura Straits PSC berkaitan dengan kandungan minyak di dalamnya. Alasannya, kata Budi, beberapa lapangan minyak telah beroperasi di wilayah tersebut. Operasi Madura Straits PSC saat ini di bawah pengelolaan HCML yang 40% sahamnya dimiliki oleh Husky Oil Madura Partnership, 40% dikuasai oleh CNOOC Southeast Asia Limited, dan 20% sisanya dimiliki oleh SMS Development Limited. Husky Oil Madura Partnership adalah anak perusahaan dari Husky Energy Ltd., sebuah perusahaan energi terintegrasi yang berbasis di Kanada, yang beroperasi di Amerika Serikat dan kawasan Asia Pasifik.

LIFTING MIGAS : OPTIMALISASI PELUANG PRODUKSI

24 Apr 2024

Proyek Forel Bronang menjadi salah satu prioritas otoritas hulu minyak dan gas bumi nasional untuk bisa onstream pada tahun ini agar bisa mengejar target lifting yang ditetapkan sebanyak 635.000 barel minyak per hari dan 5.785 MMscfd gas. Proyek Forel dan Bronang yang dikelola oleh Medco E&P Natuna Ltd. memiliki peran penting dalam pencapaian hulu migas nasional pada tahun ini. Musababnya, produksi minyak dari proyek itu menjadi yang terbesar dibandingkan dengan 14 proyek lain yang direncanakan onstream tahun ini, yakni 10.000 barel per hari (bph). Gas yang bakal dihasilkan dari Forel dan Bronang pun menjadi yang terbesar, yakni 43 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd). Bahkan, hampir setengah investasi yang diperlukan untuk 15 proyek yang diproyeksi onstream tahun ini mengalir ke Proyek Forel Bronang. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pun mengaku terus berupaya memastikan agar Proyek Forel dan Bronang bisa onstream atau berproduksi pada Oktober tahun ini. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi Suryodipuro mengatakan bahwa kedua proyek garapan Medco itu menjadi andalan pemerintah untuk menaikan torehan lifting migas nasional pada paruh kedua tahun ini.

Untuk diketahui, tahun ini SKK Migas memiliki 15 proyek di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan yang ditargetkan bisa onstream pada tahun ini. 15 proyek tersebut diproyeksi bisa menambah produksi 41.922 bph, dan 207 MMscfd gas. Investasi yang dibutuhkan untuk merampungkan 15 proyek tersebut mencapai US$506,1 juta. Founder & Advisor ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto menilai pemerintah perlu membuat perencanaan dan target onstream lapangan migas yang lebih baik di tengah mundurnya jadwal produksi lapangan migas yang disampaikan oleh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) beberapa waktu terakhir. Menurutnya, pemerintah juga perlu mempertimbangkan sejumlah faktor yang menjadi kendala KKKS dalam mengembangkan suatu kontrak blok migas saat ini secara lebih komprehensif.

Untuk mencapai target lifting nasional, pemerintah juga melakukan beragam upaya agar produksi migas KKKS bisa optimal. Salah satunya adalah meminta optimalisasi potensi yang ada di sejumlah lapangan migas, meski sudah masuk kategori tua. Misalnya saja Pertamina Hulu Energi yang diminta untuk mengoptimalkan potensi Wilayah Kerja Offshore North West Java agar bisa berkontribusi lebih baik dalam pencapaian lifting nasional. Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan bahwa pemerintah dan Pertamina Hulu Energi telah sepakat untuk mempercepat pengembangan Lapangan GQX Complex agar bisa kembali berproduksi. Arifin menjelaskan bahwa pengembangan GQX Complex harus dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi waktu yang baik, karena potensinya cukup besar. Selain itu, kontraktor kontrak kerja sama juga mempercepat proyek pengembangan dan optimalisasi pemanfaatan floating storage and offloading (FSO).

HARGA BATU BARA ACUAN : MOMENTUM KEMBALI MENGUAT

24 Apr 2024

Harga batu bara kembali mendapatkan momentum untuk kembali bangkit setelah sempat terperosok cukup dalam pada Maret 2024. Meningkatnya permintaan komoditas itu di pasar global dalam 2 bulan terakhir menjadi pemicu utama. Pemerintah menetapkan harga batu bara acuan dalam kesetaraan nilai kalor 6.322 kcal/kg GAR, total moisture 12,26%, total sulfur 0,66%, dan ash 7,94 untuk periode April 2024 ditetapkan US$121,13 per ton. Angka itu melonjak cukup tajam dibandingkan dengan harga pada bulan sebelumnya yang senilai US$109,77 per ton. Meski begitu, harga batu bara acuan pada April tahun ini masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2023 yang mencapai US$265,26 per ton. Asosiasi Pertambangan Indonesia (API) menilai peningkatan harga batu bara acuan pada bulan ini disebabkan oleh peningkatan permintaan komoditas tersebut di pasar global beberapa waktu belakangan. Alasannya, harga batu bara acuan saat ini menggunakan formulasi yang memerhatikan kondisi dalam 2 bulan terakhir. “Kenaikan harga batu bara acuan pada April merupakan representasi harga dalam periode 2 bulan terakhir yang dipicu antara lain oleh demand sedikit meningkat,” kata Direktur Eksekutif API Hendra Sinadia saat dihubungi Bisnis, Selasa (23/4). Kelebihan pasokan batu bara di pasar global menjadi salah satu penyebab industri batu bara di pasar global terus dirundung kelesuan. Terlebih, saat ini juga muncul sentimen baru dari rencana produksi batu bara yang terbilang tinggi hingga beberapa waktu mendatang.

Untuk diketahui, selain menetapkan harga batu bara acuan dengan kesetaraan nilai kalor 6.322 kcal/kg GAR, total moisture 12,26%, total sulfur 0,66%, pemerintah juga mematok harga ‘emas hitam’ dengan tiga kategori berbeda. Pertama, harga batu bara acuan I dengan kesetaraan nilai kalor 5.300 kcal/kg GAR, total moisture 21,32% total sulfur 0,75%, dan ash 6,04% senilai US$86,93 per ton. Kedua, harga batu bara acuan II dengan kesetaraan nilai kalor 4.100 kcal/kg GAR, total moisture 35,73%, total sulfur 0,23% dan ash 3,90% ditetapkan US$57,17 per ton. Ketiga, harga batu bara acuan III untuk kesetaraan nilai kalor 3.400 kcal/kg GAR, total moisture 44,30%, total sulfur 0,24% dan ash 3,88% seharga US$36,32 per ton. Niko Chandra, Corporate Secretary PTBA, mengatakan bahwa perusahaan bakal mengoptimalkan potensi dalam negeri, sekaligus mencari pe­luang ekspor ke sejumlah negara dengan prospek pertumbuhan yang tinggi sebagai langkah pengembangan pasar. Dari sisi permintaan, kata dia, tren permintaan batu bara masih mengalami penurunan. RMKE pun memperkirakan penurunan tersebut akan terjadi pada 1—2 bulan ke depan, lalu setelahnya akan ada kenaikan yang cukup signifikan, bergantung kepada perang dan kondisi geopolitik terkini. Vincent melanjutkan, saat ini RMKE cukup terbantu dengan pelemahan nilai tukar rupiah, terutama untuk penjualan ekspor. Apalagi, 75% penjualan perusahaan saat ini ditujukan untuk pasar ekspor.

Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeklaim eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah tidak memberikan efek signifikan terhadap pergerakan harga batu bara acuan. Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batu Bara Irwandy Arif mengatakan bahwa dampak dari ketegangan di Timur Tengah hingga kini lebih banyak dirasakan oleh komoditas minyak. Di sisi lain, China disebut-sebut sudah tidak begitu berminat terhadap batu bara asal Rusia, karena persoalan bea impor dan persoalan logistik. Konsumen batu bara terbesar di Asia itu pun mulai mencari sumber baru dengan harapan mendapatkan harga lebih murah. Dalam sebuah catatan Asosiasi Transportasi dan Distribusi Batu Bara China juga menyoroti kenaikan tarif kereta api Rusia di tengah keterbatasan kapasitas. Hal itu memperburuk persoalan yang muncul dari tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan barang dari Rusia. Penjualan Rusia ke China sempat meningkat tajam tahun lalu hingga mencapai 100 juta ton, menjadikan negara tersebut sebagai pemasok nomor dua bagi mitra strategisnya di saat impor China melonjak.

PENGEMBANGAN SPKLU : Optimasi Infrastruktur Kelistrikan

24 Apr 2024

PT PLN (Persero) mengoptimalkan infrastruktur kelistrikan yang sudah ada untuk meningkatkan penetrasi fasilitas pengisian kendaraan listrik guna mempercepat ekosistem electric vehicle atau EV di Tanah Air. Tahun ini, PLN menargetkan mampu memasang 2.000 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di tiang listrik yang sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dengan begitu, problem lahan yang kerap mengadang pengembangan infrastruktur di dalam negeri bisa teratasi. “Tahun ini kami akan menambah lagi 2.000 SPKLU yang akan kami pasang di tiang listrik, baik itu ditanam pada tiang besi atau ditempel pada tiang beton,” kata Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti, Selasa (23/4). 

Hanya saja, kata Edi, PLN tetap bakal mempertimbangkan besaran daya pada tiang listrik dan ketersediaan lahan untuk parkir saat memilih titik mana saja yang nantinya bakal ‘ditempel’ dengan SPKLU. Ekosistem kendaraan listrik di Indonesia sendiri terus melesat. Hal tersebut terlihat dari transaksi penggunaan SPKLU pada Lebaran tahun ini meningkat lima kali lipat dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo pun mengakui transaksi penggunaan SPKLU pada periode arus mudik dan balik Lebaran tahun ini meningkat tajam. PLN mencatat, jumlah transaksi di SPKLU melonjak menjadi 4.500 transaksi pada periode Lebaran tahun ini, dari 906 transaksi pada periode Idulfitri 2023.

PENGOLAHAN DAN PEMURNIAN MINERAL : Smelter Nikel Sulfat Kalla Grup Segera Beroperasi

24 Apr 2024

Proyek smelter nikel sulfat Kalla Group segera beroperasi pada akhir tahun ini. Operasi produksi dari smelter ini bakal menempatkan PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) —bagian dari Kalla Grup— sebagai pionir untuk hasil olahan nikel jenis ini. Oleh sebab itu, pemilik Kalla Grup Jusuf Kalla melakukan peninjauan pembangunan pabrik pengolahan nikel sulfat PT BMS yang terletak di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Saat ini progres pembangunan smelter ini diklaim telah mencapai 40%. Pabrik ini merupakan pabrik kedua di area lokasi tersebut, setelah pabrik pertama yang memproduksi feronikel rampung.

Tenaga kerja yang bisa diserap pun diproyeksi dapat mencapai ribuan pekerja, dengan perincian, satu pabrik akan menyerap sekitar 1.000 orang. “Kami memastikan bahwa seluruh smelter akan lebih mengutamakan pekerja dalam negeri. Kemungkinan hanya akan menggunakan tenaga kerja dari China di bagian konsultan saja,” ujarnya. Site Manager PT BMS Zulkarnain menambahkan bahwa pabrik nikel sulfat ini ditarget bisa rampung pada November 2024 dengan menghasilkan jenis nickel sulphate battery grade. Pabrik ini diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 40.000 metrik ton nikel sulfat per tahun.

Bapanas Hitung Harga Kewajaran Gabah, Beras, Jagung, dan Gula

23 Apr 2024

Bapanas sedang menghitung kembali harga kewajaran gabah, beras, jagung, dan gula, dalam rangka menentukan harga acuan baru keempat komoditas itu di tingkat produsen dan konsumen. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kemendagri secara hibrida di Jakarta, Senin (22/4). Rapat tersebut dipimpin Mendagri Tito Karnavian. Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan, pemerintah sedang meninjau kembali harga pembelian pemerintah (HPP) gabah di tingkat petani dan penggilingan, serta harga eceran tertinggi (HET) beras.

Harga acuan pembelian jagung serta harga pokok penjualan dan harga acuan penjualan (HAP) gula konsumsi juga akan dievaluasi, guna menjaga harga gabah, jagung, dan gula di tingkat petani tidak anjlok. Penyesuaian juga mempertimbangkan kenaikan biaya produksi setiap komoditas tersebut. ”Harga kewajaran setiap komoditas itu di tingkat produsen dan konsumen akan dihitung kembali. Kalau nanti sudah ada penyesuaian harga, harga sejumlah pangan pokok yang cenderung mulai turun pasti akan bertahan sedikit tinggi,” ujarnya. Astawa mencontohkan, ketika harga jagung pipilan kering di tingkat petani dijaga tidak anjlok di bawah Rp 5.000 per kg, harga daging dan telur ayam ras pasti akan bertahan sedikit tinggi. Harga telur ayam ras, bisa menjadi Rp 28.000-Rp 29.000 per kg. Saat ini, harga acuan pembelian jagung pipilan kering untuk kadar air 15 % di tingkat petani Rp 4.200 per kg.

Adapun HAP telur ayam ras ditingkat konsumen Rp 27.000 per kg. Bapanas juga sedang memberlakukan sementara HPP gabah kering panen (GKP) Rp 6.000 per kg dan HET beras premium Rp 14.900-Rp 15.400 per kg. HPP GKP berlaku pada 3 April-30 Juni 2024, sedang kan HET beras premium pada 10 Maret-24 April 2024. Selain itu, Bapanas juga memberlakukan sementara HAP gula di tingkat eceran menjadi Rp 17.500-Rp 18.500 per kg pada 5 April-31 Mei 2024. Resminya, HAP gula tersebut Rp 14.500-Rp 15.500 per kg bergantung wilayah. Dalam rangka menetapkan harga acuan baru, Bapanas telah menjaring usulan HPP gabah dan gula dari sejumlah organisasi petani. Mereka mengusulkan HPP GKP naik dari Rp 5.000 per kg menjadi Rp 7.000 per kg dan gula dari Rp 12.500 per kg menjadi Rp 16.400 per kg. (Yoga)

Harga Bawang Merah Masih Tinggi

23 Apr 2024
Pedagang terlihat sedang membersihkan bawang merah asal yang baru tiba dari Brebes di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada hari Senin (22/4/2024). Menurut sejumlah pedagang, harga grosir bawang merah saat ini masih tinggi, yaitu di kisaran Rp 60.000-Rp 70.000 per kilogram, jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga di awal bulan yang berkisar  di Rp 28.000 per kilogram. (Yoga)

Peluang di Tengah Ketidakpastian

23 Apr 2024

Dalam bahasa Mandarin, krisis disebut weiji, ’wei’ yang artinya bahaya dan ’ji’ yang berarti peluang. Jadi, dalam setiap krisis, tak hanya ada bahaya, tetapi juga peluang. Saat ini dunia dilanda ketidakpastian yang tinggi. Dalam webinar yang digelar IDN Times pekan lalu, ekonom senior Mari Elka Pangestu mengatakan, memanasnya konflik antara Israel dan Iran akan meningkatkan tensi ketidakpastiaan ekonomi. Fenomena ini memicu serangkaian tindakan yang makin menekan perekonomian. Hal ini akan membuat harga minyak dunia terkerek naik. Sebab, Israel dan Iran adalah negara di jazirah Timur Tengah, yang merupakan kawasan pemasok minyak dunia. Ketika terjadi ketegangan di kawasan itu, pasokan akan berkurang, sementara permintaan minyak dunia tetap. Harga pun segera naik, yang bakal memicu inflasi global, termasuk di Indonesia. Hal ini akan menggerus daya beli masyarakat sehingga laju ekonomi bakal melambat.

Selain ketegangan geopolitik, tekanan untuk perekonomian Indonesia bertambah seiring depresiasi rupiah. Mengutip kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah pada perdagangan Senin (22/4) ditutup di level Rp 16.224 per USD. Ekonom Senior Bambang Brodjonegoro mengatakan, sebelum konflik Iran dan Israel memanas, sejatinya kurs USD menguat dibandingkan mata uang dunia lainnya, termasuk Indonesia dikarenakan bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), diprediksi belum akan menurunkan suku bunga acuannya dalam waktu dekat. Karena suku bunga The Fed masih tinggi, investor menilai investasi dalam aset berdenominasi USD lebih menguntungkan. Akhirnya, pemodal di seluruh dunia menarik uangnya dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, untuk dipindah ke AS. Dampaknya, terjadi arus modal keluar (capital outflow) dari Indonesia. Pasokan dollar AS di dalam negeri pun menurun, yang membuat nilainya menguat terhadap rupiah.

Baik Bambang maupun Mari mengatakan, dalam kondisi seperti ini akan muncul fenomena ”flight to safety” dari para pemodal dunia. Para pemodal akan memindahkan asetnya ke instrumen yang risikonya lebih rendah. Investor akan cenderung memindahkan dananya pada aset-aset berdenominasi USD, seperti US Treasury Bond atau Obligasi Negara AS. Dengan suku bunga acuan The Fed yang masih tinggi, ’memegang’ instrumen itu akan jadi keuntungan bagi investor. Selain itu, instrumen yang selalu laris manis di kala dunia penuh ketidakpastian adalah logam mulia atau emas. Mengutip Logammulia.com, harga emas pada Minggu (21/4) Rp 1,34 juta per gram, meningkat Rp 37.000 per gram atau 2,82 % dibanding harga pekan sebelumnya (Minggu, 14/4). Jika ditarik dari awal tahun, harga emas sudah naik Rp 218.000 atau 19,30 %. (Yoga)

Telusuri Penyelundupan BBM ke Kapal Ikan Asing

23 Apr 2024

Kasus perikanan ilegal di Laut Arafura yang menyibak penyelundupan BBM bersubsidi dan perbudakan manusia mendesak diusut tuntas hingga ke aktor utama. Penyelundupan ratusan ton BBM yang diduga jenis bersubsidi dinilai merupakan puncak gunung es praktik gelap sektor perikanan. Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim menyatakan, perlu dilakukan pengusutan secara tuntas aktor utama di balik mata rantai kejahatan transnasional itu. Kejahatan melibatkan sindikasi kapal asing ilegal asal China dengan kapal ikan Indonesia. Mereka diduga bekerja sama melakukan pencurian ikan, penyelundupan BBM bersubsidi, dan perdagangan manusia. Penyimpangan penyaluran alokasi BBM hingga ratusan ton untuk kapal-kapal asing ilegal setiap kali beroperasi merupakan ironi di tengah kesulitan nelayan-nelayan kecil di Indonesia untuk mendapatkan pasokan BBM bersubsidi.

”Penyelundupan BBM bersubsidi ke kapal asing illegal merupakan fenomena gunung es atas praktik gelap di sektor perikanan,” ujar Halim saat dihubungi dari Jakarta, Senin (22/4). Sebelumnya, aparat pengawasan KKP menangkap kapal ikan Indonesia KM Mitra Utama Semesta (MUS) di Laut Arafura pada 14 April. Kapal berbobot 289 gros ton (GT)itu terindikasi menerima 100 ton ikan hasil alih muatan (transshipment) dari dua kapal penangkap ikan asal China, yakni Run Zeng (RZ) 03 dan RZ 05. Dua kapal ikan asing ilegal itu menggunakan alat tangkap jenis trawl yang dilarang. Kapal KM MUS terindikasi membantu kapal RZ 03 dan 05 melakukan kejahatan perikanan, memindahkan BBM bersubsidi ke kapal asing itu di tengah laut. Dari pemeriksaan buku manual kapal di ruang kemudi, tercatat ada 870 drum atau 150 ton BBM solar diangkut di palka. Sebagian BBM sudah disuplai ke dua kapal asing dan beberapa kapal mitranya sehingga tersisa 9 ton di palka.

Kapal KM MUS juga terindikasi memasok 55 ABK Indonesia ke kapal RZ 03 dan RZ 05. Dari 55 ABK tersebut, 30 ABK berada di dua kapal asing ilegal tersebut, 25 ABK Indonesia lainnya diselamatkan aparat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), 6 ABK di antaranya kabur dari kapal RZ 03 dengan terjun ke laut pada 11 April 2024. Mereka berenang di laut, tetapi 1 orang tewas karena tidak kuat berenang. 20 ABK lainnya diturunkan dari kapal dan diangkut kapal pengangkut sayuran sewaktu kapal asing itu berada di dekat Pulau Penambulai, Kepulauan Maluku. Menurut Halim, lemahnya pengawasan terhadap perikanan ilegal dan perlindungan terhadap warga asal Indonesia yang bekerja di kapal ikan berpotensi memicu pelanggaran. Pemerintah perlu mengevaluasi ulang rencana penerapan kebijakan penangkapan ikan terukur yang membuka kesempatan kapal ikan milik pemodal asing beroperasi di Indonesia. (Yoga)