Lingkungan Hidup
( 5781 )PENURUNAN ALAMIAH : GESPER PENGIKAT PRODUKSI MIGAS
Pemangku kepentingan di sektor hulu minyak dan gas bumi nasional diwanti-wanti guna memberikan upaya maksimal sepanjang 2024 untuk menjaga performa produksi di tengah laju penurunan alamiah dan sejumlah bencana pada awal tahun ini. Hal tersebut terungkap dalam acara Halal Bihalal Industri Migas 2024 yang diselenggarakan oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pekan lalu. Dalam kesempatan itu, Kepala SKK Migas Dwi Sutjipto mengungkapkan bahwa industri hulu migas masih menghadapi berbagai tantangan.
Untuk minyak masih masih menghadapi penurunan alamiah (decline rate), sedangkan gas ada keterlambatan dalam menyiapkan infrastruktur. Dia mengungkapkan bahwa kolaborasi apik sepanjang tahun lalu berhasil menurunkan decline rate di angka 1,1% dan menjadi capaian terbaik dalam menjaga produksi minyak. “Peningkatan sinergi dan kolaborasi di tahun 2024 menjadi pemacu bagi insan hulu migas, mengingat di awal tahun 2024 terdapat kendala alam berupa banjir dibeberapa lokasi produksi migas sehingga menjadi hambatan dalam proses pengangkutan, maupun penyelesaian pekerjaan di proyek maupun pekerjaan untuk menjaga dan meningkatkan produksi,” jelasnya. Oleh karena itu, Dwi mendorong kerja sama dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) agar potensi yang ada bisa dipercepat.
Dia juga meminta agar efisiensi di industri hulu migas dapat terus ditingkatkan dengan menyiapkan berbagai terobosan, salah satunya adalah implementasi proses di KKKS terhadap pelaksanaan proyek dan sebagainya harus terus ditingkatkan. Aksi lintas kepentingan untuk meningkatkan produksi dan cadangan migas memang terus dilakukan. Terbaru, prospek apik dari lapangan minyak Buton menambah optimisme kegiatan eksplorasi hulu migas nasional. Oleh karena itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meminta PT Pertamina (Persero) untuk mengembangkan prospek minyak Buton, lapangan lepas pantai di Sulawesi Tenggara.
Arifin menuturkan prospek Buton diperkirakan mengandung potensi minyak mencapai 5 miliar barel.
Sebelumnya, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) makin agresif melakukan penjaringan potensi lapangan migas jumbo atau big fish di sejumlah open area kawasan Indonesia timur.
Corporate Secretary Pertamina Hulu Energi Arya Dwi Paramita mengatakan, saat ini perseroannya telah menjajaki empat lapangan terbuka di Indonesia timur, seperti Lapangan Bali-Lom-bok, Manui, Seram, dan Buton.
Di sisi lain, potensi konden-sat diproyeksikan mencapai 955,17 MMSTB dan sumber daya yang terasosiasi dengan gas sebesar 53,12 BSCFD. Adapun, tiga potensi cekunan dengan kandungan minyak tinggi di antaranya terdapat di Sumatra Selatan (3,5 BBO), Sumatra Utara (2,7 BBO), dan Jawa Timur (2,7 BBO). Sementara itu, terdapat tiga potensi cekungan dengan kandungan gas tinggi yang tersebar di Bintuni (72,7 TCF), Sumatra Utara (51,3 TCF), dan Aru-Tanimbar (23,7 TCF).
BAHAN PANGAN : Stok Gula di Ritel Langka
Stok gula kristal di ritel modern langka di tengah harga yang terus meroket sejak Ramadan. Berdasarkan pantauan Bisnis di sejumlah gerai minimarket Alfamart dan Indomaret di kawasan Bogor, stok gula kosong. Menurut Andi, salah seorang pramuniaga di Alfamart, stok gula di gerai telah kosong sejak H-3 sebelum Lebaran. Ketersediaan pasokan gula lebih lanjut juga belum mendapat kepastian. “Gula sudah kosong lama, sebelum Lebaran. Sampai sekarang juga belum ada kabar kapan stok datang lagi,” ujar Andi saat ditemui di gerai Alfamart, Sabtu (20/4).
Berbeda di ritel modern, pantauan Bisnis di ritel tradisional atau warung kelontong, stok gula pasir masih tersedia. Harga gula pasir curah dipatok Rp18.000 per kg, dari sebelumnya Rp16.500 per kg. Sementara, gula pasir kemasan bermerek dibanderol Rp19.000 per kg dari sebelumnya Rp17.000 per kg. Wawan, pemilik warung kelontong di Ciomas, Bogor, mengatakan pasokan gula di pasaran mulai menipis.
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Isy Karim mengatakan kenaikan harga gula dipicu oleh tingginya harga gula di pasar internasional. Di sisi lain, musim giling tebu baru akan berlangsung pada Mei. Kendati begitu, Isy mengatakan stok gula secara nasional masih sekitar 330.000 ton dan mencukupi untuk kebutuhan 1,5—2 bulan ke depan.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menaikkan harga acuan penjualan gula pasir di ritel menjadi Rp17.500—Rp18.500 per kg mulai 5 April hingga 31 Mei 2024, sebagai upaya pemerintah memperlancar pasokan gula ke ritel-ritel modern di tengah harga yang meroket.
AKSI KORPORASI : MEDC Lepas Ophir Vietnam
PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) mengumumkan telah mendivestasikan seluruh kepemilikan sahamnya di Ophir Vietnam Block 12W B.V. kepada Bitexco Energy Company Limited. Ophir Vietnam Block 12W B.V. atau OVBV tercatat memegang 31,87% hak partisipasi di Chim Sao dan Dua (Blok 12W) yakni lapangan produksi minyak dan gas di Vietnam. “Divestasi ini sejalan dengan strategi MedcoEnergi untuk mengelola portofolio secara aktif melalui akuisisi dan divestasi yang tepat sasaran,” ujar CEO Medco Energi Roberto Lorato dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (21/4). Menyitir laporan keuangan 2023, rencana MEDC untuk melepas keseluruhan saham di OVBV sejak kuartal IV/2022 berdasarkan keputusan dewan direksi. Pada 19 Desember 2022, Ophir Jaguar 2 Ltd. selaku penjual telah menandatangani jual beli saham dengan Bitexco.
Manajemen MEDC menjelaskan Ophir Jaguar dan Bitexco beberapa kali sepakat untuk memperpanjang tanggal penyelesaian. Berdasarkan surat tertanggal 26 Maret 2024, keduanya sepakat untuk memperpanjang hingga 30 April 2024.
“Pelaksanaan pembelian kembali saham akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi perseroan dalam mengelola modal dan memaksimalkan pengembalian kepada pemegang saham,” tulis Manajemen Medco. Buyback saham juga dinilai akan memfasilitasi pengembalian kelebihan kas dan dana bagi pemegang saham dengan cara yang efektif dan efi sien. Buyback saham MEDC diharapkan berlangsung 12 bulan sejak persetujuan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang akan digelar pada 30 Mei 2024.
Bandara Manado Masih Lumpuh
Erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang
Biaro atau Sitaro, Sulut, masih terjadi hingga Sabtu (20/4) siang. Kondisi ini
menyebabkan penerbangan ke Manado lumpuh selama empat hari terakhir. Kepala
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan dalam
keterangannya mengatakan, Gunung Ruang kembali erupsi pada Sabtu pukul 12.15 Wita.
Dari hasil pengamatan, tinggi kolom abu mencapai 250 meter di atas puncak. Ia
memaparkan, Gunung Ruang masih berstatus Awas (Level IV). Oleh karena itu, masyarakat
tidak diperbolehkan masuk dalam radius 6 km dari puncak. Sebelumnya, alat
pemantau aktivitas Gunung Ruang berhenti beroperasi pada Rabu (17/4) pukul
20.39 Wita. Saat itu, terjadi erupsi terus-menerus sejak pukul 20.15 Wita. Pada
pukul 21.00 Wita hari itu, PVMBG menaikkan status gunung itu dari Siaga (Level
III) menjadi Awas.
Sampai saat ini, pemda dan BPBD Kabupaten Sitaro telah
mengevakuasi 828 warga dengan rincian 506 warga Desa Laingpatehi dan 322 warga
Desa Pumpente. Manajer Lion Air Group Papua-Maluku Agung Setyo Wibowo
mengatakan, Lion Air belum dapat memasuki Bandara Sam Ratulangi hingga Sabtu.
Kondisi ini berdampak pada rute penerbangan dari Manado ke Ternate, Ambon,
Sorong, hingga Jayapura. Manado menjadi salah satu destinasi utama di wilayah
Indonesia timur. Banyak mahasiswa yang menimba ilmu di Manado, sementara banyak
warga Manado yang merantau di wilayah Papua. ”Sebelum gunung erupsi, setiap
hari ada penerbangan dari wilayah Maluku dan Papua ke Manado. Saat ini semua
penerbangan ke Manado masih dihentikan,” ujarnya.
Sebelumnya, pada Rabu (17/4), operasi Bandara Internasional
Sam Ratulangi, Manado, ditutup sementara akibat erupsi Gunung Ruang. Penutupan
ini berdasarkan warta udara atau Ashtam
bernomor VAWR7240 tertanggal Rabu (17/4) pukul 19.26 Wita hingga 24 jam
sesudahnya pada Kamis (18/4). ”Kami harus melakukan penutupan operasionalisasi
penerbangan Bandara Sam Ratulangi karena sebaran abu vulkanik yang dapat
membahayakankeselamatan penerbangan,” ujar Kepala Kantor Otoritas Bandara
Wilayah VIII Manado Ambar Suryoko, Kamis. Seiring penutupan Bandara Sam
Ratulangi, sejumlah maskapai mengubah dan membatalkan jadwal penerbangan. Upaya
ini demi keselamatan dan keamanan penerbangan. (Yoga)
Pembatasan BBM Subsidi dan LPG 3 Kg Diterapkan Juni
Saham Emiten Emas Bersinar
Medco Rampungkan Divestasi Blok Migas Vietnam
Harga Minyak Mentah Pun Turun
GERAK CEPAT AMANKAN SUPLAI MINYAK
Konflik geopolitik di Timur Tengah makin meningkat setelah Israel meluncurkan serangan balasan ke Iran, membuka risiko terganggunya pasokan minyak mentah impor sekaligus memicu lonjakan harga komoditas energi ini ke titik tertinggi. Kemampuan Iran sebagai salah satu produsen utama minyak mentah untuk tetap memenuhi komitmen mengekspor minyak mentah sesuai komitmen mendapatkan perhatian dari sejumlah negara importir komoditas energi ini, termasuk Indonesia. Pasalnya, konflik Iran-Israel dikhawatirkan bakal mengganggu keamanan jalur pelayaran kapal tanker di Selat Hormuz. Kawasan ini menjadi lalu lintas strategis kapal tanker yang setiap harinya mengangkut hingga 21 juta barel minyak mentah ke sejumlah negara pengimpor. Selama ini, Indonesia mengimpor minyak mentah dari Nigeria Afrika Barat, Arab Saudi, dan Gabon Afrika Tengah yang harus melintasi Selat Hormuz. Sejak Iran melancarkan serangan terbuka pada Sabtu (14/4), pemerintah Indonesia langsung gerak cepat melakukan perhitungan sekaligus antisipasi pengamanan bahan bakar minyak (BBM) nasional. Kendati, optimistis stok BBM nasional masih dalam level aman, pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Pertamina (Persero) mulai melirik sumber cadangan impor minyak mentah yang baru. Menteri ESDM Arifin Tasrif langsung memetakan sejumlah negara produsen di Afrika bagian Selatan dan Amerika Latin yang dapat memenuhi kebutuhan impor BBM nasional yang tidak terpengaruh dengan rute di Selat Hormuz.
Penjajakan di dua negara ini pun harus dilakukan dengan teliti karena kilang yang dioperasikan oleh PT Kilang Pertamina Internasional hanya dapat mengolah minyak mentah dengan kandungan sulfur maksimal 0,2%. Selaras, VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menambahkan, perseroan tidak hanya mencari alternatif rantai pasok energi global saja. Pertamina, turut mencermati fluktuasi harga minyak mentah di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Berdasarkan pantauan Bisnis, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) pada perdagangan (19/4) pukul 22.00 WIB mencapai US$83,14 per barel, lebih tinggi dibandingkan dengan perdagangan pagi pukul 06.54 WIB sebesar US$82,6 per barel. Di tengah konflik geopolitik, sebagai negara yang masih memiliki potensi migas yang cukup besar, Indonesia bakal mendapatkan berkah dari kenaikan harga minyak mentah dunia. Kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) bakal meraup cuan dari proyek hulu minyak dan gas (migas).
Kepala Divisi Program dan Komunikasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Hudi Suryodipuro memastikan momentum ini langsung direspons oleh KKKS melalui aktivitas jangka pendek, a.l. mempercepat identifikasi potensi tambahan kegiatan workover and stimulation yang dapat meningkatkan produksi. Adapun, Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Bumi (Aspermigas) Moshe Rizal mengatakan, selain berkah dari kenaikan harga minyak mentah muncul pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan para pemangku kepentingan. “Indonesia berbeda dengan negara lain. Lapangannya sudah mature. Dengan demikian, produksi minyak mentah secara natural turun. Untuk meningkatkan produksi butuh investasi yang signifikan untuk mengebor sumur eksplorasi dan penerapan teknologi EOR ,” jelasnya. Terlebih, imbuhnya, produksi minyak yang dihasilkan tidak menjamin mampu menutup jumlah investasi yang dikeluarkan oleh KKKS. Moshe menilai, pemerintah perlu menambah insentif dan menjaga iklim investasi yang kondusif bagi industri migas yang padat risiko dan padat modal ini.
Kenaikan Harga Minyak Bisa Kuras APBN
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









