Kenaikan Harga Minyak Bisa Kuras APBN
Harga minyak dunia diperkirakan terus naik di atas asumsi APBN 2024 sebesar US$ 82 per barel, menyusul memanasnya perang Iran-Israel. Hal ini berpotensi menguras APBN Pada Kamis (18/4/2024) harga minyak Brent diperdagangkan US$ 86,66 per barel, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) sebesar US$ 82,05. Sementara nilai tukar mencapai Rp16.200 per dolar AS. Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan anggaran subsidi energi LPG 3 kg dan BBM mencapai Rp113,27 triliun dan subsidi listrik Rp75,83 triliun pada APBN 2024, atau total Rp189,1 triliun. Adapun nilai tukar dalam APBN 20244 ditetapkan sebesar Rp15.000 per dolar AS. Menurut Head of Center Macroeconomics and Finance Indef M Rizal Taufikurahman, jika perang tersebut terus berlanjut dan banyak melibatkan negara tetangga Arab, harga minyak mentah dunia pun akan terus melambung di atas asumsi APBN. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023