;

Bandara Manado Masih Lumpuh

21 Apr 2024 Kompas (H)
Bandara
Manado
Masih
Lumpuh

Erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro atau Sitaro, Sulut, masih terjadi hingga Sabtu (20/4) siang. Kondisi ini menyebabkan penerbangan ke Manado lumpuh selama empat hari terakhir. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan dalam keterangannya mengatakan, Gunung Ruang kembali erupsi pada Sabtu pukul 12.15 Wita. Dari hasil pengamatan, tinggi kolom abu mencapai 250 meter di atas puncak. Ia memaparkan, Gunung Ruang masih berstatus Awas (Level IV). Oleh karena itu, masyarakat tidak diperbolehkan masuk dalam radius 6 km dari puncak. Sebelumnya, alat pemantau aktivitas Gunung Ruang berhenti beroperasi pada Rabu (17/4) pukul 20.39 Wita. Saat itu, terjadi erupsi terus-menerus sejak pukul 20.15 Wita. Pada pukul 21.00 Wita hari itu, PVMBG menaikkan status gunung itu dari Siaga (Level III) menjadi Awas.

Sampai saat ini, pemda dan BPBD Kabupaten Sitaro telah mengevakuasi 828 warga dengan rincian 506 warga Desa Laingpatehi dan 322 warga Desa Pumpente. Manajer Lion Air Group Papua-Maluku Agung Setyo Wibowo mengatakan, Lion Air belum dapat memasuki Bandara Sam Ratulangi hingga Sabtu. Kondisi ini berdampak pada rute penerbangan dari Manado ke Ternate, Ambon, Sorong, hingga Jayapura. Manado menjadi salah satu destinasi utama di wilayah Indonesia timur. Banyak mahasiswa yang menimba ilmu di Manado, sementara banyak warga Manado yang merantau di wilayah Papua. ”Sebelum gunung erupsi, setiap hari ada penerbangan dari wilayah Maluku dan Papua ke Manado. Saat ini semua penerbangan ke Manado masih dihentikan,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Rabu (17/4), operasi Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, ditutup sementara akibat erupsi Gunung Ruang. Penutupan ini berdasarkan warta udara  atau Ashtam bernomor VAWR7240 tertanggal Rabu (17/4) pukul 19.26 Wita hingga 24 jam sesudahnya pada Kamis (18/4). ”Kami harus melakukan penutupan operasionalisasi penerbangan Bandara Sam Ratulangi karena sebaran abu vulkanik yang dapat membahayakankeselamatan penerbangan,” ujar Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado Ambar Suryoko, Kamis. Seiring penutupan Bandara Sam Ratulangi, sejumlah maskapai mengubah dan membatalkan jadwal penerbangan. Upaya ini demi keselamatan dan keamanan penerbangan. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :