Bandara Manado Masih Lumpuh
Erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang
Biaro atau Sitaro, Sulut, masih terjadi hingga Sabtu (20/4) siang. Kondisi ini
menyebabkan penerbangan ke Manado lumpuh selama empat hari terakhir. Kepala
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan dalam
keterangannya mengatakan, Gunung Ruang kembali erupsi pada Sabtu pukul 12.15 Wita.
Dari hasil pengamatan, tinggi kolom abu mencapai 250 meter di atas puncak. Ia
memaparkan, Gunung Ruang masih berstatus Awas (Level IV). Oleh karena itu, masyarakat
tidak diperbolehkan masuk dalam radius 6 km dari puncak. Sebelumnya, alat
pemantau aktivitas Gunung Ruang berhenti beroperasi pada Rabu (17/4) pukul
20.39 Wita. Saat itu, terjadi erupsi terus-menerus sejak pukul 20.15 Wita. Pada
pukul 21.00 Wita hari itu, PVMBG menaikkan status gunung itu dari Siaga (Level
III) menjadi Awas.
Sampai saat ini, pemda dan BPBD Kabupaten Sitaro telah
mengevakuasi 828 warga dengan rincian 506 warga Desa Laingpatehi dan 322 warga
Desa Pumpente. Manajer Lion Air Group Papua-Maluku Agung Setyo Wibowo
mengatakan, Lion Air belum dapat memasuki Bandara Sam Ratulangi hingga Sabtu.
Kondisi ini berdampak pada rute penerbangan dari Manado ke Ternate, Ambon,
Sorong, hingga Jayapura. Manado menjadi salah satu destinasi utama di wilayah
Indonesia timur. Banyak mahasiswa yang menimba ilmu di Manado, sementara banyak
warga Manado yang merantau di wilayah Papua. ”Sebelum gunung erupsi, setiap
hari ada penerbangan dari wilayah Maluku dan Papua ke Manado. Saat ini semua
penerbangan ke Manado masih dihentikan,” ujarnya.
Sebelumnya, pada Rabu (17/4), operasi Bandara Internasional
Sam Ratulangi, Manado, ditutup sementara akibat erupsi Gunung Ruang. Penutupan
ini berdasarkan warta udara atau Ashtam
bernomor VAWR7240 tertanggal Rabu (17/4) pukul 19.26 Wita hingga 24 jam
sesudahnya pada Kamis (18/4). ”Kami harus melakukan penutupan operasionalisasi
penerbangan Bandara Sam Ratulangi karena sebaran abu vulkanik yang dapat
membahayakankeselamatan penerbangan,” ujar Kepala Kantor Otoritas Bandara
Wilayah VIII Manado Ambar Suryoko, Kamis. Seiring penutupan Bandara Sam
Ratulangi, sejumlah maskapai mengubah dan membatalkan jadwal penerbangan. Upaya
ini demi keselamatan dan keamanan penerbangan. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023