;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

Matematika Pangan Lokal

14 Mar 2024

Melonjaknya harga beras menjadi momentum untuk kembali pada beragam pangan lokal. Selain lebih murah, pangan lokal lebih segar dan memiliki kandungan gizi yang baik. Ditinggalkanya beragam pangan lokal dan bergesernya pola konsumsi ke beras membebani ekonomi masyarakat, terutama di daerah defisit beras seperti NTT. Semakin miskin masyarakat, presentasi penghasilan yang tersedot untuk membeli beras kian besar. Masyarakat harus mengorbankan beragam kebutuhan konsumsi yang lain, termasuk mengurangi konsumsi protein. Hal ini pada gilirannya berisiko meningkatkan masalah gizi pada anak.

”Harga beras saat ini paling mahal dari yang saya alami selama hidup. Warga saat ini terbebani luar biasa dengan perkembangan ini,” kata Kepala Desa Mudakeputu, Kabupaten Flores Timur, NTT, Yohanes Purin Weking (57), Minggu (3/3). Harga beras di Pasar Mudakeputu saat ini mencapai Rp 17.000 per kg, jauh lebih tinggi dari ketetapan harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.400 per kg. Kenaikan harga beras ini diikuti kenaikan harga-harga kebutuhan pokok lain, termasuk telur. ”Warga miskin tambah miskin karena uang saat ini seperti tidak bernilai,” ujarnya. Anastasia Marselina Dai (35), ibu rumah tangga di Desa Mudakeputu, menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan beras, keluarganya menjual hasil pertanian, seperti sayur-mayur, singkong, dan jagung, tetapi harganya tidak sebanding.

Satu karung singkong, 50 kg, hanya laku dijual Rp 20.000. ”Kami sekarang harus menghemat untuk membeli lauk-pauknya. Ikannya dikurangi, yang penting anak-anak kenyang dulu,” katanya. Menurut Yohanes, lonjakan harga beras saat ini membuatnya tersadar tentang pentingnya pangan lokal. ”Kalau warga masih mau makan pangan-pangan lokal, pasti tidak akan kesusahan dengan naiknya harga beras,” ujarnya. Secara tradisional, masyarakat Mudakeputu memiliki pengetahuan untuk mengolah jagung dan singkong sebagai pangan pokok. ”Bahkan, kalau mau ke hutan, juga banyak umbi-umbian yang dulu waktu saya masih kecil menjadi makanan sehari-hari,” lanjutnya.

Jagung kuning, misalnya, menurut ahli gizi IPB University, Drajat Martianto, memiliki kandungan energi 355 kalori per 100 gram (g), hampir sama dengan nasi sebesar 360 kalori per 100 g. Sementara tepung gaplek memiliki kandungan energi 363 kalori per 100 g. Bahan pangan ini juga memiliki unsur mikro dengan kandungan bervariasi. Dari sisi harga, beragam pangan lokal juga lebih murah. Meski begitu, makan juga soal kebiasaan selain persepsi warga yang sudah terhegemoni pangan pokok harus beras. Menurut Yohanes, selama puluhan tahun, masyarakat di desa diajarkan bahwa makan harus beras. Mereka yang masih makan putu dan nasi jagung dianggap orang tidak mampu. ”Ini yang membuat warga menjual jagung, singkong, dan mete untuk beli beras,” katanya (Yoga)

Pasokan Seret, Harga Minyak Goreng Rakyat Naik

14 Mar 2024

Harga minyak goreng untuk rakyat, berupa minyak curah dan kemasan sederhana merek Minyakita, naik. Hal ini terjadi lantaran pasokan minyak goreng yang berasal dari kewajiban memasok kebutuhan domestic (DMO) minyak goreng seret. BPS mencatat, pada pekan pertama Maret 2024, harga rerata nasional minyak goreng Rp 17.825 per liter. Harga komoditas tersebut naik 0,44 % dibandingkan harga rerata pada Februari 2024. Kenaikan harga minyak goreng itu terjadi di 236 daerah atau 65,56 % dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia. Jumlah daerah tersebut bertambah dari pekan kelima Februari 2024 yang sebanyak 228 daerah.

Berdasarkan Sistem Informasi Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kemendag, per 13 Maret 2024, harga rerata nasional minyak goreng curah dan Minyakita sama, yakni Rp 15.600 per liter. Harga tersebut di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah Rp 14.000 per liter. Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Penting Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Bambang Wisnubroto, Rabu (13/3) mengatakan, kenaikan harga minyak goreng curah dan Minyakita terjadi lantaran realisasi pemenuhan DMO rendah. Pada Februari 2024, realisasi DMO hanya mencapai 123.536 ton atau 41,2 % dari target DMO bulanan sebanyak 300.000 ton.

”Realisasi DMO pada Februari 2024 itu terendah sejak Juni 2022,” ujarnya dalam Rakori Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kemendagri secara hibrida di Jakarta. Kemendag mencatat, penurunan realisasi DMO minyak goreng itu terjadi sejak Desember 2023. Pada Desember 2023, realisasi DMO tersebut sebanyak 249.044 ton atau 83 % dari target bulanan. Kemudian pada Januari 2024, realisasi DMO itu turun menjadi 212.115 ton atau 70,7 % dari target bulanan. Penurunan realisasi DMO terjadi lantaran permintaan ekspor CPO dan produk turunan masih rendah. Salah satu indikasinya, hak ekspor minyak sawit sebagai insentif atas pemenuhan DMO masih menumpuk, yakni 5,58 juta ton atau setara kebutuhan ekspor 2,5 bulan. (Yoga)

Gerai Es Teh dan Es Kopi Gula Aren Gerus Pasar Minuman Kemasan

14 Mar 2024

Merebaknya gerai es teh dan es kopi gula aren di berbagai penjuru kota mulai berdampak pada menurunnya penjualan minuman dalam kemasan di toko ritel dan warung kelontong. Fenomena ini menandakan adanya perubahan pola konsumsi masyarakat terhadap minuman ringan. Mengutip data Nielsen, seperti diolah Asosiasi Industri Minuman Ringan (Asrim), volume penjualan produk minuman dalam kemasan di luar air minum dalam kemasan (AMDK) pada 2023 adalah 3 juta liter. Angka ini menurun 2,59 % dibandingkan tahun 2022 di 3,08 juta liter. Yang termasuk minuman ringan dalam kemasan antara lain minuman teh dalam kemasan, minuman kopi dalam kemasan, minuman mengandung susu dalam kemasan, minuman berkarbonasi, dan minuman sari buah.

Menurut Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal, salah satu faktor penyebab menurunnya penjualan minuman dalam kemasan di tingkat ritel adalah menjamurnya gerai es teh dan es kopi gula aren di berbagai sudut kota. ”Sedikit atau banyak (penurunan penjualan minuman dalam kemasan) dipengaruhi oleh merebaknya gerai-gerai (es teh dan kopi gula aren),” ujarnya dalam konferensi pers yang diselenggarakan Asrim bertajuk ”Kinerja Industri Minuman di 2023 serta Peluang dan Tantangan di Tahun 2024” di Jakarta, Rabu (13/3). Cara konsumsi minuman ringan di masyarakat telah berubah. Kini masyarakat kian menggemari minuman es teh dan es kopi gula aren karena dianggap sedang tren. Selain itu, konsumen juga lebih mudah mengaksesnya karena mudah ditemui dan dibeli di pinggir jalan. Tidak seperti minuman dalam kemasan yang disimpan di dalam lemari pendingin toko ritel. (Yoga)

BERAS, Pasokan Naik, Warga Diimbau Tidak Panik

14 Mar 2024

Pasokan gabah dan beras ke pasaran diprediksi meningkat seiring meluasnya area panen padi hingga 1-2 bulan ke depan. Masyarakat diimbau tidak panik dalam membeli barang kebutuhan pokok, khususnya beras, karena dapat berdampak pada kenaikan harga. Stok beras di Jabar, salah satu sentra produksi beras nasional, diperkirakan dalam kondisi surplus 50.000 ton selama Maret 2024. Produksi akan meningkat pada puncak panen raya yang diperkirakan terjadi bulan depan. Pergeseran masa tanam membuat panen padi di Jabar meningkat dan mencapai 1,27 juta ton pada April 2024. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jabar Dadan Hidayat memaparkan, produksi padi di Jabar diprediksi mencapai 620.989 ton dalam bentuk gabah kering giling (GKG) pada Maret 2024. Jumlah ini jauh lebih tinggi disbanding produksi pada Februari yang sebanyak 148.560 ton GKG, sementara pada Januari 2024 angkanya 243.362 ton GKG.

Menurut Dadan, selain pada volume produksi, fenomena El Nino berdampak pada pergeseran masa tanam hingga 2-3 bulan. Akibatnya, masa tanam dimulai pada Desember 2023 hingga Januari 2024. ”Secara kumulatif, pada Maret 2024, Jabar surplus hingga 50.000 ton. Memang ini cukup kecil. Namun, ini memastikan masih ada kecukupan pangan. Potensi panen yang besar ada pada April 2024 karena masa tanam bergeser jadi akhir tahun lalu dan Januari tahun ini,” ujarnya seusai rapat pembahasan ketahanan pangan di Bandung, Jabar, Rabu (13/3). ”Dalam kurun Oktober 2023 sampai 15 Februari 2024, ada 6.299 hektar lahan yang terdampak bencana karena perubahan iklim. Namun, dari jumlah tersebut, yang puso hanya 874 hektar. Jadi, kondisi awal tahun ini tidak dipengaruhi oleh bencana-bencana tersebut,” ujarnya. Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan, stok pangan yang dinilai aman ini diharapkan bisa menenangkan masyarakat. Dia mengimbau warga untuk tidak panik saat bulan Ramadhan karena dapat berdampak pada kenaikan harga. (Yoga)

DMO Turun, Harga Migor Melambung

14 Mar 2024

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kemendag (SP2KP) per 8 maret 2024, harga minyak goreng (migor) sawit curah mencapai Rp 15.600 per liter, di atas HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 14.000 per liter dikarenakan penurunan DMO Februari 2024.

Mendag Zulkifli Hasan mengatakan harga migor curah yang mengalami kenaikan tak dapat dihindari karena menurunnya realisasi DMO produsen yang hingga akhir Februari sebesar 123.536 ton atau 41 % target pemenuhan 300.000 ton. “Hal itu imbas lesunya ekspor CPO dan produk turunannya, sehingga DMO turun disbanding bulan lalu,” ucap dia dalam raker dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (13/3). (Yetede)

Ramadhan dan Ekonomi Pisang

13 Mar 2024

Ramadhan tiba. Di Indonesia, pisang bakal menjadi salah satu teman sahur atau berbuka puasa. Di balik itu, pisang turut menjadi penggerak ekonomi dunia. Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) bahkan menyebut pisang sebagai tanaman pangan terpenting keempat di dunia setelah gandum, padi, dan jagung. Kala Ramadhan, pisang beserta produk-produk olahannya semakin banyak diperjual belikan. Para pedagang musiman turut bersanding dengan para pedagang regular menjajakan aneka jajanan pisang, antara lain pisang goreng, kolak pisang, es pisang ijo, dan pisang molen. Ramadhan juga menjadi momentum untuk mengenal aneka sajian pisang dari banyak daerah di Indonesia. Sumbar dan Sumut mempunyai cekodok, sedangkan Makassar terkenal dengan es pallu butung, pisang epe, dan barongko.

Lampung dan Sulawesi masing-masing memiliki geguduh pisang dan sanggara talemme. Adapun Surakarta dan Gresik masing-masing mempunyai carang gesing dan bongko kopyor. Satu produk pisang goring bahkan memiliki berbagai sebutan atau nama khas di sejumlah daerah di Indonesia, yang muncul karena ada perbedaan bentuk, cara mengolah, dan makan, meskipun sama-sama digoreng. Pisang goreng di Pontianak dan Pekanbaru disebut sebagai pisang goreng kipas karena bentuknya seperti kipas. Di Banjar, Banten, dikenal pisang goreng telanjang karena digoreng tanpa tepung dan dicampur mentega. Sementara pisang goring khas masyarakat Bugis di Kalimantan dikenal sebagai sanggara pepe. Pisang yang ditumbuk pipih sebelum digoreng ini disantap menggunakan sambal.

Pisang goreng serupa juga ada di Manado. Pisang goreng ter- sebut disantap menggunakan sambal roa. Tidak heran jika Taste Atlas, laman panduan wisata dan kuliner dunia, menempatkan pisang goreng Indonesia sebagai camilan penutup makan terbaik dunia pada 2023, menempati peringkat pertama di antara 50 camilan dari 40 negara. BPS juga menyebutkan, pada 2022, nilai ekspor pisang di Indonesia mencapai 8,7 juta USD, meningkat 42,81 % dari tahun sebelumnya. Di tengah berbagai tantangan, Indonesia tidak hanya membidik pasar pisang dalam negeri, tetapi juga pasar luar negeri. Bahkan, salah satu provinsi di Indonesia, yakni Sulsel, menjadikan pisang sebagai salah satu solusi mengatasi kemiskinan dan pengangguran. (Yoga)

Relaksasi Harga Beras Bisa Kerek Pendapatan Petani

13 Mar 2024

Petani di Jatim menyambut positif kebijakan pemerintah merelaksasi harga eceran tertinggi (HET) beras premium dari Rp 13.900 per kg menjadi Rp 14.900 per kg. Beleid itu diharapkan mengerek harga gabah sehingga harganya tetap tinggi menjelang panen raya di awal tahun ini. Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Jatim Suharno mengatakan, rata-rata hasil panen petani padi tahun ini turun menjadi 4-5 ton per hektar. Hasil panen itu jauh lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 6-7 ton per hektar. Pemicunya adalah mahalnya komponen biaya produksi, terutama pupuk yang harganya beberapa kali lipat lebih tinggi karena ketiadaan pupuk bersubsidi. Dampaknya, kebutuhan pupuk sesuai komposisi pemupukan berimbang tak terpenuhi.

”Karena kekurangan pupuk, tanaman tidak bisa tumbuh dan berkembang secara maksimal sehingga produksi padinya juga kurang bagus. Sekarang petani hanya dapat 4-5 ton gabah kering panen per hektar,” ujar Suharno, Selasa (12/3). Pemerintah merelaksasi harga eceran tertinggi (HET) beras premium yang menyasar delapan wilayah di Indonesia. HET disesuaikan dengan kenaikan Rp 1.000 per kg dari sebelumnya sehingga untuk Pulau Jawa, Lampung, dan Sumsel, HET harga beras premium menjadi Rp 14.900 per kg, naik dari sebelumnya Rp 13.900 per kg. Kebijakan berlaku pada 10-23 Maret 2024 atau selama dua pekan. Petani berharap kenaikan HET beras premium akan mengerek harga gabah. Setidaknya, penurunan harga gabah pada panen saat ini tidak terlalu tajam sehingga harga yang diterima petani tetap tinggi, yakni Rp 7.000 per kg kering panen. (Yoga)

Sektor Produktif Berhak Konsumsi BBM Subsidi

13 Mar 2024

BPH Migas mengungkap, usaha mikro, nelayan, petani, kapal motor tempel serta pelayanan umum masih tercantum dalam revisi Perpres No 191 Tahun 2014. Beleid ini direvisi agar penyaluran subsidi BBM lebih tepat sasaran. Nantinya dalam perpres teranyar akan memuat lebih detil konsumen yang berhak membeli Pertalite dan Solar subsidi.

Dalam mengakses BBM subsidi, kelima kelompok konsumen tersebut berbeda dengan konsumen pada umumnya. Mereka harus menunjukkan surat rekomendasi dari pemda setempat. Surat rekomendasi yang disertai kuota BBM tersebut memiliki jangka waktu 3 bulan dan bisa diperpanjang, Penerbitan surat rekomendasi ini menggunakan teknologi informasi yang diluncurkan BPH Migas.

Anggota Komite BPH Migas Saleh Abdurrahman mengatakan, sektor-sektor produktif memerlukan dukungan demi meningkatkan pendapatan sehingga untuk jangka panjang, juga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Nelayan, petani, UMKM itu konsumen pengguna yang diatur dalam Perpres 191, ataupun revisinya,” kata Saleh di Jakarta, Selasa (12/3). (Yetede) 

SKK Migas Kawal Pengembangan Proyek Masela

13 Mar 2024

SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Inpex Masela, LTD, berhasil menyelesaikan rangkaian kegiatan dalam rangka melanjutkan pengembangan Proyek Lapangan Gas Abadi. Pencapaian signifikan mereka adalah penyelesaian kegiatan survei lapangan tambahan sebagai bagian kelanjutan proses dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang mencakup data tambahan hasil observasi ekosistem terumbu karang dan hasil resolusi aspirasi mewakili Maluku Barat Daya.

SKK Migas juga telah menerima penyerahan hasil pengadaan tanah kawasan non hutan seluas 28,9 hektar untuk pembangunan salah satu fasilitas proyek LNG Abadi dari Tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Kanwil BPN Maluku pada 19 Februari 2024 di Ambon, Maluku sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung kelancaran proyek. (Yetede) 

Harga Emas Bersinar Tanda Ekonomi Redup

13 Mar 2024
Harga emas menanjak hingga mencetak rekor tertinggi atau all time high (ATH). Menurut data Bloomberg, harga emas terus menguat hingga mencapai rekor tertinggi baru di level US$ 2.188 per ons troi, Senin (11/3). Meski terkoreksi ke posisi US$ 2.166 per ons troi, Selasa (12/3), harga emas diproyeksikan menguat dalam jangka panjang. Ada beberapa pemicu menguatnya harga safe haven ini. Research and Development ICDX, Taufan Dimas Hareva mengatakan, Gubernur The Fed lebih pede memangkas suku bunga beberapa bulan mendatang. "Apabila semakin kuat ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve (Fed), semakin menguat pula kinerja aset emas," kata Taufan, kemarin (12/3). Data inflasi harga konsumen (CPI) AS Februari 2024 juga naik 0,4% secara bulanan. Secara tahunan, CPI meningkat 3,2% atau di atas perkiraan 3,1%. Ini sempat menjadi tekanan pada harga emas. Namun, Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong melihat harga emas masuk tren kenaikan jangka panjang. Sentimen dari luar negeri, yaitu pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan turunnya imbal hasil obligasi AS jadi pendorong harga emas. Panasnya tensi geopolitik juga menyebabkan investor beralih ke si kuning. "Sentimen juga datang dari bank sentral China yang terus mengakumulasi emas sebagai usaha meningkatkan cadangan emas dan dedolarisasi," kata Lukman. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira juga mengatakan, investor akan mencari imbal hasil yang lebih menarik, tetapi dalam konteks safe haven seperti emas dan surat utang AS. Emas juga bakal bersinar lantaran proyeksi perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia. Hal itu misalnya tampak pada rencana China yang akan mendorong stimulus fiskal secara besar-besaran. Proyeksi Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo bahkan lebih fantastis. Harga si kuning, kata dia, bisa mencapai US$ 3.000 dalam dua tahun ke depan. Sebab, berdasarkan perdagangan Contract for Difference (CFD) yang melacak pasar acuan komoditas ini, harga emas sudah naik sebesar US$ 116,14 per ons troi, atau naik 5,63% sejak awal tahun 2024.