Industri lainnya
( 1858 )KIJA Incar Penjualan Rp 2,5 Triliun
Industri Menginspirasi Siswa Vokasi untuk Sukses
Kemitraan pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan industri
bukan sekadar untuk memastikan peserta didik cakap dalam bekerja. Lebih dari
itu, kolaborasi ini diharapkan menginspirasi siswa untuk menggali potensi diri
mereka saat berkecimpung di dunia kerja. Dani Sugianto, alumnus SMK Negeri 9
Bandung, tampil percaya diri saat dipanggil ke atas panggung untuk gelar wicara
di acara L’Oréal Hairducation: Cetak Generasi Muda Siap Kerja di Industri Tata Rambut
Indonesia, Rabu (28/2) di Jakarta. Saat masih sekolah hingga lulus tahun 2018,
Dani merupakan salah satu peserta program L’Oréal Hairducation. ”Saya awalnya
bingung, ketika lulus mau jadi apa. Tahunya paling nanti kerja di salon.
Setelah ikut program L’Oréal Hairducation di sekolah, saya
menjadi tahu bidang tata rambut ini luas dan menjanjikan. Bisa jadi hairdresser,
influencer, bisnis salon, sampai menjadi pendidik atau edukator. Wawasan saya
jadi terbuka, dunia kecantikan luas sekali,” tutur Dani. Dani, akhirnya
mengembangkan sayapnya menjadi edukator termuda di L’Oréal Professionnel
Indonesia. Dia juga dipuji karena mampu menggali tren terbaru pewarnaan rambut
tanpa bleaching supaya rambut tidak mudah rusak. Dani makin tertantang untuk
terus mengembangkan iri di industri tata kecantikan. ”Industri ini tidak bisa digantikan
dan perkembangannya pesat,” kata Dani.
Kentri Grata, alumnus SMK Negeri 4 Surakarta, mengatakan,
ketika sekolah bersentuhan dengan industri, siswa terbantu untuk memahami masa
depan mereka. Kentri pun meeraih prestasi sebagai pemenang kompetisi World Skills
ASEAN. Sekarang, dia akan kembali berkompetisi di tingkat dunia di Perancis. Dirjen
Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Kiki Yuliati mengatakan, pendidikan vokasi
tidak sekadar melatih untuk ahli di bidangnya. Lebih dari itu, vokasi membekali
kemampuan pembelajar sepanjang hayat dengan membangun kemampuan belajar dan
berpikir yang kuat. ”Beberapa waktu lalu, banyak pekerja atau profesi yang
tidak dianggap penting, seperti bidang kecantikan dan tata rambut, tetapi kini
menentukan keseharian kita. Dukungan industri tidak sekadar meningkatkan keterampilan,
yang penting justru membentuk perilaku dan sikap profesional untuk membuat
pekerjaan itu bermartabat,” kata Kiki. (Yoga)
Pabrik di Bontang Diharapkan Dapat Tekan Impor Amonium Nitrat
Presiden Jokowi mengungkapkan kegembiraannya saat meresmikan
pabrik amonium nitrat di Bontang, Kaltim. Pabrik tersebut diharapkan berperan penting
untuk mendukung kemandirian Indonesia dalam menyediakan bahan baku industri
pupuk ataupun industri pertahanan. ”Saya senang pabrik ini selesai, nanti bisa
menambah bahan baku pembuatan pupuk di Tanah Air, utamanya NPK (pupuk yang
mengandung unsur utama nitrogen, fosfor, dan kalium),” kata Presiden Jokowi saat
memberikan sambutan pada peresmian PT Kaltim Amonium Nitrat di Kota Bontang,
Kamis (29/2). Peresmian itu ditandai dengan penekanan sirene. Kehadiran pabrik
ini, menurut Presiden Jokowi, sangat penting karena akan menentukan kemandirian
Indonesia dalam penyediaan pupuk dan keberlanjutan produksi pangan.
Sebab, saat krisis pangan, semua negara mengerem ekspor bahan
pangan, seperti gandum dan beras. ”Artinya, pangan ke depan menjadi sangat
penting bagi semua negara. Dan, produktivitas pangan kita memerlukan pupuk,”
ujar Presiden Jokowi. Masalahnya, beberapa bahan baku pupuk masih diimpor. Indonesia,
menurut Menteri BUMN Erick Thohir dalam laporannya, memerlukan amonium nitrat 560.000
ton per tahun. Sejauh ini, baru 79 % atau 300.000 ton yang dapat dipenuhi oleh
pabrik-pabrik amonium nitrat dalam negeri. Sisanya 21 % amonium nitrat masih
dipenuhi dari impor. (Yoga)
INDUSTRI MEBEL & KERAJINAN : Pasar Terbuka di IKN Nusantara
Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) memastikan pengadaan barang furnitur dan interior di IKN Nusantara sepenuhnya bakal diisi oleh produk usaha kecil dan menengah (UKM) lokal. Ketua Umum Asmindo Deddy Rochimat mengatakan, estimasi pasar furnitur di IKN Nusantara yang dapat diraih oleh pelaku usaha nasional berkisar Rp100 triliun. Angka tersebut sekitar 20% dari anggaran pengadaan barang dan jasa di IKN yang nilainya mencapai Rp500 triliun. “Anggarannya Rp500 triliun lebih, kalau 20% saja sudah berapa itu untuk interior dan furnitur,” katanya, Selasa (27/2). Asmindo pun menggandeng Badan Otorita IKN melalui PT Bina Karya (Persero) untuk mengembangkan usaha mebel dan kerajinan. Saat ini, pihaknya juga telah diminta untuk membuat mock-up beberapa produk untuk mengisi proyek yang bakal rampung. Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan bahwa industri furnitur lokal dipastikan akan memasok perabotan untuk perumahan aparatur sipil negara, perkantoran, gedung kementerian, dan lainnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, nilai impor mebel dan kerajinan Indonesia mencapai US$1,7 miliar pada 2023, meningkat dari 2022 yang sebesar US$1,5 miliar. sementara itu, impor mebel dan kerajinan pada 2021 senilai US$1,3 miliar. Teten pun meminta pelaku UKM furnitur dan mebel untuk meningkatkan daya saingnya, termasuk mengoptimalkan bahan baku yang berkelanjutan.
Izin Seni Pertunjukan Perlu Perbaikan
Menparekraf Sandiaga Uno mengakui, proses dan skema perizinan
di Indonesia masih perlu diperbaiki. Tak hanya itu, pendampingan bagi para
promotor musik juga perlu dilakukan. ”Teman-teman event organizer/EO (promotor)
harus difasilitasi, terutama sejalan dengan disetujuinya Indonesia Tourism Fund
(ITF) yang kami harapkan bisa jadi sebuah langkah pendampingan bagi para EO,”
ujarnya dalam konferensi pers mingguan di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin
(26/2). Berkaca dari penyelenggaraan konser musik internasional bintang dunia,
Taylor Swift di Singapura, Indonesia mempunyai potensi yang sama dengan negara
itu. Pemerintah Singapura mampu mengalokasikan sekitar Rp 250 miliar untuk
memberi dana tunjangan dalam konser Taylor Swift yang berlangsung 2-4 Maret
2024 dan 7-9 Maret 2024.
”Indonesia ini jangan hanya jadi pasar, tapi kita juga harus
mampu jadi host dari konser-konser besar dan event-event berkelas internasional,”
kata Sandiaga. Menurut Co-Founder PK Entertainment Harry Sudarma, promotor-promotor
Indonesia menghadapi dua tantangan besar ketika berencana mendatangkan bintang
papan atas dunia. Pertama, promotor memperhitungkan dana yang harus dikeluarkan
dan pada akhirnya dana itu bisa menghasilkan kembali, seperti prinsip dasar bisnis.
Saat menggelar acara besar, risiko yang besar itu menjadi hambatan yang harus ditanggung.
”Ada artis-artis tertentu yang hitungannya tak masuk (anggaran). Jadi, kami
berat juga kalau harus bawa (artis), kemudian harus rugi, misalnya,” ujar
Harry. Isu kedua, birokrasi dan infrastruktur di Indonesia belum mendukung.
Negara-negara lain memiliki birokrasi dan infrastruktur yang bisa diakses lebih
mulus, baik dalam hal perizinan maupun lokasi. (Yoga)
PEMANTIK BISNIS MOBIL LISTRIK
Guyuran insentif yang diberikan pemerintah untuk mengangkat performa penjualan mobil listrik belum sepenuhnya sukses. Infrastruktur pendukung kendaraan listrik, khususnya charging station yang masih terpusat di kota-kota besar, jadi alasan utama para konsumen. Sebaliknya, penjualan mobil dengan basis bahan bakar kombinasi antara fosil dan baterai atau hybrid, malah mampu menarik hati masyarakat. Jumlah mobil hybrid yang laku di pasaran, lebih banyak dari kendaraan full battery. Seusai perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024, pemerintah mulai menimang-nimang untuk memberi insentif bagi kendaraan hybrid. Cara ini seolah menjadi jalan tengah untuk mengejar target transisi energi dan memberikan kesetaraan bagi industri otomotif nasional.
GAS INDUSTRI : Kepastian Harga Dinanti
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengkaji kelanjutan kebijakan harga gas bumi tertentu (HGBT) untuk industri penerima selepas 2024. Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan saat ini tengah berkoordinasi intensif dengan Kementerian Perindustrian pembahasan lanjutan alokasi gas murah tahun depan. Sejumlah aspek yang dikaji terkait dengan implementasi dan pasokan gas untuk menunjang program HGBT tersebut.
Ketua Umum Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB) Yustinus Gunawan menanti kepastian akan keberlanjutan kebijakan HGBT atau harga gas murah untuk industri usai transisi pemerintahan. Menurutnya, pengguna gas industri khawatir kebijakan tersebut berhenti pada 2024, sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 91/2023 tentang Pengguna Gas Bumi Tertentu dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri.
Dalam beleid tersebut, harga gas murah telah mengalami kenaikan menjadi di atas US$6 per MMBTU, mencabut aturan sebelumnya Kepmen ESDM No 134/2021 yang mengacu pada Perpres 121/2020. Pelaksanaan harga gas murah tebukti sangat efektif ketika pandemi. Yustinus menggambarkan kebijakan HGBT seperti infus untuk industri pengolahan ketika awal pandemi, dan menja-di transfusi ketika dampak pandemi menyusul.
MUSIM PANEN EMITEN KONSUMER
Kinerja emiten konsumer pada kuartal I/2024 diproyeksi bakal tetap cemerlang seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat. Para analis menyatakan bahwa momentum Ramadan dan Lebaran menjadi ladang rezeki bagi emiten konsumer. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Aziz Setyo Wibowo mengatakan bahwa konsumsi rumah tangga bakal meningkat pada Maret hingga April, bertepatan dengan momentum Ramadan dan Lebaran. Indeks keyakinan konsumen–yang merekam optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi—turut menunjukkan tren kenaikan. Bank Indonesia (BI) mencatat indeks keyakinan konsumen (IKK) pada Januari mencapai 125, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 123,8. Kenaikan ini mencerminkan optimisme konsumen yang didorong dengan peningkatan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi pada saat ini maupun ekspektasi terhadap ekonomi ke depan.
Di sisi lain, Abdul Aziz mengingatkan emiten konsumer untuk mengantisipasi penurunan penjualan karena melemahnya daya beli masyarakat yang dipicu inflasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi harga barang bergejolak pada Januari 2024 mencapai 7,2% year-on-year (YoY), lebih tinggi dari inflasi volatile food bulan sebelumnya sebesar 6,73% YoY. Analis NH Korindo Sekuritas Indonesia Cindy Alicia Ramadhania menuturkan emiten konsumer bakal menuai berkah pada musim tersebut karena konsumsi masyarakat lebih tinggi dari hari-hari biasa. Seiring dengan prospek tersebut, NH Korindo menyematkan rekomendasi beli untuk saham MYOR dengan target harga Rp3.200. Adapun, saham ICBP meraih rekomendasi beli dengan target Rp13.600, dan saham MAPI menyandang status overweight dengan target Rp3.200 Sementara itu, sejumlah emiten konsumer tengah bersiap untuk menyambut berkah kenaikan pemintaan masyarakat. Dian Astrina, Head of Corporate Communications and External Relations Garudafood, menuturkan bahwa persiapan menyambut bulan puasa telah dilakukan perseroan sejak awal tahun ini dengan meningkatkan kapasitas produksi 10% dari periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) turut meraih peluang pada momentum Ramadan dan Lebaran dengan menjaga denyut pertumbuhan bisnis melalui belanja modal atau capital expenditure (capex) di kisaran 2,4-2,5% dari total pendapatan 2023. Presiden Direktur Unilever Indonesia Benjie Yap menjelaskan sepanjang tahun lalu, Unilever mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp38,6 triliun. Dengan demikian, belanja modal tahun ini akan berkisar Rp926,67 miliar-Rp965,28 miliar. Momentum Ramadan disambut antusias oleh peritel Sogo Indonesia yang mengincar pertumbuhan penjualan 10% YoY pada Ramadan dan Idulfitri pada 2024. Direktur Sogo Indonesia Handaka Santosa mengatakan perusahaan mengharapkan kenaikan penjualan dua kali lipat dari penjualan normal bulanan. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Abyan Habib Yuntoharjo melihat inflasi menjadi tantangan yang perlu diperhatikan oleh emiten konsumer.
Berkat Taylor Swift, Singapura Panen Cuan
Masyarakat rela merogoh kocek lebih untuk menonton penampilan
idolanya bermusik di atas panggung spektakuler. Kecintaan mereka terhadap musisi
papan atas dunia dimanfaatkan Singapura sebagai peluang bisnis. Alhasil, roda perekonomian
berputar karena besarnya efek pengganda (multiplier effect). Perhelatan
terdekat, konser Taylor Swift bertajuk The Eras Tour akan digelar di Singapura pada
2-4 Maret 2024, berlanjut pada 7-9 Maret 2024, di Stadion Nasional Singapura,
Singapura. Meski konser diselenggarakan beberapa kali, masyarakat harus berebut
mendapatkan tiket saking membeludaknya permintaan. Tiket konser The Eras Tour yang
diburu sejak medio 2023 ludes terjual dalam beberapa jam saja melalui
”pertempuran sengit”. Harganya bervariasi, mulai dari 88 dollar Singapura hingga
1.228 dollar Singapura, setara Rp 1 juta sampai Rp 15 juta dengan kurs Rp
11.634 per dollar Singapura. Harga tiket bergantung pada fasilitas dan tata letak
penonton di stadion.
”Sumpah, susah banget (mendapatkan tiket) karena dua kali
war. Pertama, berkolaborasi dengan United Overseas Bank (UOB), kemudian yang
kedua harus pakai kode akses. Aku dulu kerja sama dengan teman-teman, beruntung
salah satu dari kami dapat (tiket),” ujar Sekar Kinasih, yang akrab disapa
Kinkin (27), di Jakarta, Rabu (21/2). Kinkin rela masuk antrean yang tak pasti
demi mendapatkan tiket The Eras Tour sebab ia telah menjadi Swifties alias
penggemar Swift sejak berusia 12 tahun. Awalnya, Kinkin menganggarkan tiket
pada harga Rp 3 juta. Namun, akhirnya ia mendapat tiket seharga Rp 4 juta. Mau
tak mau, ia pun merogoh kocek lebih dalam untuk menyaksikan idolanya. Alhasil,
tiket pesawat dan akomodasi untuk sehari menghabiskan hingga sekitar Rp 10
juta. Dana yang tak sedikit untuk menonton konser itu ditabungnya selama sembilan
bulan.
Untuk konser Taylor Swift, The Eras Tour, lebih dari 22 juta
orang mendaftar dalam prapenjualan (pre-sale). Sementara antrean daring tembus
1 juta orang. Mereka datang dari beragam tempat, terutama negara-negara
tetangga Singapura, antara lain Indonesia, Thailand, dan Filipina. Pemerintah
Singapura melalui Dewan Pariwisata Singapura (Singapore Tourism Board/STB)
disebut-sebut telah membuat kesepakatan khusus agar konser Swift hanya diadakan
di Singapura, bukan di negara-negara lain di Asia Tenggara. Hasilnya, Swift
mengadakan enam konser yang semua tiketnya terjual habis dengan kapasitas
55.000 kursi di Stadion Nasional Singapura. Ketika konser Swift diumumkan,
kenaikan permintaan hotel, maskapai, dan operator agen perjalanan mulai terlihat.
Operator hotel Accor, yang memiliki lebih dari 30 hotel di Singapura, mengalami
peningkatan pesanan untuk delapan bulan sebelum acara.
Periode ini jadi yang tertinggi dibandingkan dengan bulan-bulan
sebelumnya. Kondisi serupa dialami Pan Pacific Hotels Group dengan pesanan
meningkat hingga 200 % pada 2-9 Maret 2024 ketimbang sepekan sebelum tiket
konser Swift dirilis. Mayoritas pesanan ber- asal dari Australia, Indonesia, Taiwan,
dan Korea Selatan. Dari aspek pesanan tiket pesawat, tiket dari Manila (Filipina)
dan Jakarta (Indonesia) menuju Singapura naik 50-130 % selama konser Swift
berlangsung dibandingkan dengan penerbangan sebulan sebelumnya. Tiket sekali
jalan Jetstar Asia dari Jakarta ke Singapura pada awal Maret 2024 senilai Rp
2,2 juta. Padahal, pemesanan untuk bulan sebelumnya hanya Rp 829.000, dikutip
dari The Straits Times. Tak heran, banyak negara berlomba-lomba berebut musisi
dunia untuk menggelar hajatan besar. Efek domino yang dihasilkan tak main-main.
(Yoga)
IMPC Incar Pendapatan Rp 3,15 Triliun
Pilihan Editor
-
Pola Belanja Mainan anak selama pandemi
30 Jun 2020 -
Harga Bawang Merah Kian Tinggi
24 Jun 2020









