;
Tags

Industri lainnya

( 1893 )

BISNIS RENTAL MOBIL : TRAC Incar Pertumbuhan 25%

HR1 03 May 2024 Bisnis Indonesia

TRAC, lini bisnis Astra Group melalui PT Serasi Autoraya yang menggarap bisnis rental kendaraan, menargetkan bisnis sewa mobil sepanjang tahun ini tumbuh 25% dibandingkan dengan periode yang sama 2023. Chief Operating Officer TRAC Halomoan Fischer mengatakan target itu seiring dengan pencapaian dan optimisme pertumbuhan ekonomi yang positif pada tahun ini. Untuk memenuhi target tersebut, TRAC telah menggodok sejumlah strategi seperti pengembangan dan penambahan channel reservasi melalui aplikasi, website, hingga touch point offline. Tak hanya itu, TRAC juga mengembangkan fitur baru pada aplikasi TRACtoGo sebagai bagian dari strategi digitalisasi. 

Adapun, beberapa fitur barunya, yaitu fitur business account untuk kebutuhan rental kendaraan harian untuk segmen korporasi. Pada 2024, TRAC akan mengembangkan pasar business to customer (B2C) yang memiliki potensi besar dengan memperkuat ekosistem pariwisata domestik. Di sisi lain, potensi market self drive atau sewa lepas tangan juga cukup besar. Selama Lebaran, Fischer menilai bisnis rental kendaraan mencatat kinerja cemerlang dengan pertumbuhan hingga 42% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Dia mengatakan pihaknya telah mempersiapkan kurang lebih 2.000 unit kendaraan untuk mengantisipasi permintaan yang melonjak pada periode tersebut.

INTP Bisa Tumbuh tapi Terbatas

HR1 03 May 2024 Kontan

Kinerja PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) di 2024 diperkirakan masih bisa melanjutkan pertumbuhan, meski kenaikannya akan terbatas. Potensi pertumbuhan yang lebih terbatas lantaran sektor semen dinilai lebih berkaitan dengan sektor properti. Meskipun pada saat yang sama, emiten sektor semen diuntungkan dari maraknya pembangunan, termasuk proyek Ibu kota Negara (IKN). "Selama sektor properti belum kembali booming, maka pertumbuhan semen cenderung sideways," ujar Kiswoyo Adi Joe, Head of Investment Nawasena Abdhipraya Investama, Kamis (2/5). Ini tergambar dari pergerakan saham INTP yang terus tertekan. Berdasarkan RTI, harga INTP terus memerah sejak awal tahun dengan penurunan 23,14%. 

Adapun saat ini harga INTP di level Rp 7.225 per saham. Analis Sinarmas Sekuritas Michael Filbery melanjutkan, INTP dapat menjaga level beban berdasarkan kontrak pembelian terbaru yang telah diperoleh perusahaan ini. INTP juga memprediksikan biaya pengemasan akan stabil pada kuartal I 2024 karena adanya penimbunan yang lebih baik selama tahun lalu. Saat ini, INTP telah mencapai penandatanganan kontrak untuk pembelian batubara DMO. INTP menargetkan untuk mengamankan setidaknya 70% cadangan batubara dari batubara DMO. 

"Secara keseluruhan, untuk 2024 kami memperkirakan kenaikan harga pokok penjualan per ton sekitar 2,3% YoY," tulis Michael dalam riset 26 Maret 2024. Di sisi lain, INTP berkomitmen untuk melakukan penyesuaian jika terjadi kenaikan biaya. Namun, kenaikan rata-rata harga jual (average selling price/ASP) lebih mungkin direalisasikan pada semester II ketika permintaan lebih solid dibandingkan dengan semester I. "Saat ini, kami memperkirakan kenaikan ASP sekitar 2% YoY untuk INTP, sejalan dengan proyeksi kenaikan biaya per ton secara keseluruhan," sambung Michael. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Andreas Kristo Saragih memaparkan, pertumbuhan volume penjualan semen akan didorong oleh semen curah karena pembangunan di IKN. Selain itu dari pembangunan smelter di Sulawesi, pengembangan kawasan industri baru di Kalimantan Utara serta di Kendal, Jawa Tengah. Juga proyek-proyek infrastruktur di Jabodetabek dan Jawa Barat, seperti pelabuhan Patimban, jalan tol, MRT dan LRT.

TCID Incar Cuan di Pasar Kosmetik

HR1 30 Apr 2024 Kontan

Emiten saham kosmetik dan produk perawatan tubuh, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) optimistis kinerja di tahun ini akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. TCID juga tetap melanjutkan strategi bisnis dengan rutin mengeluarkan produk-produk terbarunya. Untuk mendukung strategi yang dipilihnya, TCID menyiapkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) yang sama dengan tahun lalu, yakni sekitar Rp 70 miliar di tahun 2024. Dana capex ini rencananya digunakan untuk fasilitas produksi, baik untuk penambahan atau penggantian mesin. Sekretaris Perusahaan Mandom Indonesia, Alia Risyamaya Dewi menyatakan, untuk mencetak kinerja positif tahun ini pihaknya akan memperkuat posisi di kategori produk yang selama ini menjadi kekuatan TCID, seperti produk hairstyling dan base makeup. TCID berencana memperkenalkan produk-produk baru di tahun ini untuk menjawab kebutuhan konsumen. Perseroan akan terus menggulirkan agenda peluncuran produk baru. 

Dan, agenda itu diberlakukan untuk berbagai kategori merek di portofolio milik perseroan. Produk-produk Mandom yang terkenal di pasar selama antara lain Lucido~L, Pixy, Pucelle, Gatsby, Fresh n Fresh, dan Johnny Andrean. Selain di pasar dalam negeri, TCID juga memperluas pasarnya ke beberapa negara tujuan ekspor. Alia mengatakan, saat ini pihaknya masih memperkuat pasar ekspor ke sejumlah negara tujuan. Negara tujuan ekspor itu antara lain Jepang, Hongkong, Korea Selatan, Uni Emirat Arab (UEA) dan India. Selain itu, semua negara di kawasan Asia Tenggara. TCID mencatatkan penjualan sebesar Rp 405,6 miliar di kuartal I-2024. Jumlah ini anjlok 20,1% secara tahunan atau year on year (yoy) dari periode yang sama di tahun 2023 sebesar Rp 507,3 miliar. TCID membukukan beban pokok penjualan sebesar Rp 349,3 miliar, sehingga laba kotor yang dihasilkan menjadi Rp 56,2 miliar selama tiga bulan pertama tahun ini.

BIRD Garap Bisnis Angkutan Jarak Jauh

HR1 29 Apr 2024 Kontan

PT Blue Bird Tbk (BIRD) memperkuat bisnis transportasinya melalui unit bisnis Cititrans. Pihaknya akan mengembangkan Cititrans Busline untuk melayani perjalanan jarak jauh atau bus antar kota antar provinsi (AKAP) premium. Rencana ini disampaikan oleh Direktur Utama Blue Bird, Adrianto Djokosoetono. Namun sayang, ia belum bisa memaparkan terkait target pendapatan Cititrans Busline tahun ini lantaran bisnisnya baru saja diluncurkan. “Pada tahap awal, Cititrans Busline memiliki 10 unit bus yang akan melayani rute Jakarta - Malang dan Bandung - Malang. Kami akan terus melihat potensi pasar ke depan untuk memperluas layanan ini,” ungkap pria yang akrab disapa Andre tersebut, kepada KONTAN pekan lalu. Adapun, nilai investasi yang digelontorkan untuk peluncuran bus ini mencapai kurang lebih Rp 20 miliar dengan kisaran Rp 2 miliar untuk satu per unit bus. 

Cititrans Busline juga melayani pengiriman barang dan kargo yang dilengkapi kamera pengawas atau CCTV sebagai komitmen menjaga keamanan setiap barang yang dikirim. BIRD sendiri sebelumnya telah mengintip potensi pengembangan bisnis bus saat momen mudik Lebaran tahun ini lewat armada Big Bird. Sebagai catatan, BIRD mengerahkan 84 unit bus untuk layanan corporate atau layanan kepada perusahaan baik negeri maupun swasta. Secara keseluruhan, Blue Bird mengincar pertumbuhan bisnis dua digit selama tahun 2024. Manajemen BIRD optimis dapat menjaga tren kinerja positif seiring dengan ekspansi bisnis dan pulihnya mobilitas masyarakat.

ANGKUTAN UDARA : AirAsia Fokus 4 Lini Usaha di RI

HR1 25 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Induk usaha AirAsia Indonesia, Capital A, bakal mengembangkan empat lini usaha pendukung penerbangan di Tanah Air. Tony Fernandes, CEO Capital A, menuturkan langkah tersebut bertujuan ndukung pertumbuhan maskapai penerbangan AirAsia dalam jangka panjang. Saat ini,Capital A merupakan induk perusahaan yang membawahi Malaysia AirAsia dan AirAsia Aviation Group yang beroperasi di Indonesia, Filipina, dan Thailand. Selain maskapai AirAsia Indonesia, Fernandes juga mengoperasikan beberapa sektor usaha pendukung. Capital A juga telah mempersiapkan sejumlah rencana strategis untuk masing-masing lini usaha tersebut. Fernandes juga mengatakan berupaya memperkuat lini bisnis kargo dan logistik AirAsia Group, Teleport, di Indonesia.   

Lebih lanjut, dia menuturkan lini usaha lain seperti Asia Digital Engineering (ADE) untuk fasilitas maintenance, repair & overhaul (MRO) serta layanan inflight meals, Santan, juga tengah berupaya untuk memperluas pangsa pasalnya di Indonesia. “Keempat lini bisnis ini akan secara agresif berinvestasi di pasar Indonesia untuk mendukung pertumbuhan grup maskapai,” ujar Fernandes. Untuk terus berekspansi dan berkembang, AirAsia membutuhkan armada pesawat dalam jumlah yang cukup besar. Saat ini AirAsia mengoperasikan sekitar 400 unit pesawat di Malaysia, Filipina, dan juga Indonesia.

INDUSTRI TAMASYA : DANA WISATA LEBIH TEPAT DARI APBN

HR1 24 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Pemerintah disarankan mengalokasikan dana dari anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN, daripada mengutip kepada wisatawan melalui iuran dalam tiket pesawat udara. Pemerhati pariwisata Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Chusmeru menyampaikan bahwa dana APBN lebih tepat untuk kepentingan konservasi budaya dan lingkungan atau peningkatan SDM di sektor pariwisata.“Pemerintah perlu juga memikul tanggung jawab atau paling tidak sebagai bentuk tanggung jawab sosial pemerintah dengan mengalokasikan anggaran konservasi budaya, lingkungan, dan peningkatan SDM dalam APBN,” katanya kepada Bisnis, Selasa (23/4).Chusmeru menyebutkan persoalan konservasi budaya hingga peningkatan SDM di sektor pariwisata merupakan tanggung jawab dari pemerintah, bukan wisatawan. Selain itu, dia mengkhawatirkan rencana pemerintah memungut iuran pariwisata melalui tiket pesawat bisa membuat industri pariwisata menjadi lesu.

Chusmeru turut menilai pungutan tersebut tidak tepat, tidak rasional, dan tidak proporsional. Alasannya, masalah harga tiket pesawat kerap menjadi persoalan dalam industri pariwisata.Dia menyebutkan terdapat kelompok wisatawan yang selama ini terbebani oleh harga tiket pesawat. Oleh karena itu, dia mengungkap rencana mengutip iuran itu juga tidak proporsional lantaran tidak semua penumpang pesawat melakukan perjalanan wisata. Dana juga dapat diperoleh dari calon wisatawan saat mengurus visa untuk kepentingan perjalanan wisata. Jadi, rencana tersebut tidak disamaratakan kepada semua penumpang pesawat.Sementara itu, Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Odo R. M. Manuhutu menyampaikan masih menyusun Peraturan Presiden (Perpres) tentang Dana Pariwisata Berkelanjutan.

Sebaliknya, juru bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengonfi rmasi bahwa rencana pemungutan iuran pariwisata dari tiket pesawat dikoordinasikan oleh Kemenko Marves. Dia menuturkan pembahasan pemungutan iuran ini dilakukan secara lintas kementerian. Namun, Adita enggan memaparkan secara detail saat ditanyakan rencana pemungutan itu telah dikoordinasikan ke Kemenhub. Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. Irfan Setiaputra berpendapat rencana iuran itu bisa berdampak langsung kepada penumpang. Alasannya, kebijakan tersebut akan berimbas pada kenaikan harga tiket pesawat. Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf Anggara Hayun Anujuprana telah menyampaikan dokumen rancangan Perpres Dana Pariwisata Berkelanjutan tengah dalam tahap harmonisasi lintas kementerian/lembaga.

Salah satu sumber dana pariwisata berkelanjutan ini berasal dari iuran pariwisata. Hayun menuturkan, iuran tersebut merupakan pengenaan tambahan biaya sebesar nominal atau persentase tertentu di atas biaya visa/terhadap kunjungan warga negara asing yang datang ke Indonesia.Besaran iuran pariwisata akan ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum dan hak asasi manusia berdasarkan rekomendasi menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan dan pariwisata.

PENGOLAHAN DAN PEMURNIAN MINERAL : Smelter Nikel Sulfat Kalla Grup Segera Beroperasi

HR1 24 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Proyek smelter nikel sulfat Kalla Group segera beroperasi pada akhir tahun ini. Operasi produksi dari smelter ini bakal menempatkan PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) —bagian dari Kalla Grup— sebagai pionir untuk hasil olahan nikel jenis ini. Oleh sebab itu, pemilik Kalla Grup Jusuf Kalla melakukan peninjauan pembangunan pabrik pengolahan nikel sulfat PT BMS yang terletak di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Saat ini progres pembangunan smelter ini diklaim telah mencapai 40%. Pabrik ini merupakan pabrik kedua di area lokasi tersebut, setelah pabrik pertama yang memproduksi feronikel rampung.

Tenaga kerja yang bisa diserap pun diproyeksi dapat mencapai ribuan pekerja, dengan perincian, satu pabrik akan menyerap sekitar 1.000 orang. “Kami memastikan bahwa seluruh smelter akan lebih mengutamakan pekerja dalam negeri. Kemungkinan hanya akan menggunakan tenaga kerja dari China di bagian konsultan saja,” ujarnya. Site Manager PT BMS Zulkarnain menambahkan bahwa pabrik nikel sulfat ini ditarget bisa rampung pada November 2024 dengan menghasilkan jenis nickel sulphate battery grade. Pabrik ini diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 40.000 metrik ton nikel sulfat per tahun.

INDUSTRI KECANTIKAN L KILAP BISNIS SKINCARE HALAL

HR1 20 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, mengemuka sebagai pasar utama untuk produk halal, mulai dari keuangan, makanan dan minuman, pariwisata, hingga farmasi dan kosmetik. Indonesia sendiri berhasil masuk tiga besar pada Global Islamic Economy Indicator (GIEI) dalam State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2023 yang dirilis oleh DinarStandard, naik dari peringkat keempat pada 2022. Indonesia berada di bawah Malaysia dan Arab Saudi. Sementara itu, pengeluaran masyarakat Indonesia untuk berbelanja produk halal pun berdasarkan data dari Global Economic Report (GER) sangat besar yakni mencapai US$124 miliar pada 2018 atau mencapai 10% dari nilai total produk halal dunia. Masyarakat Indonesia juga semakin menyadari pentingnya memilih produk halal, yang tidak hanya terbatas pada produk makanan dan minuman saja tetapi juga berbagai produk lainnya seperti pariwisata, farmasi, termasuk skincare dan kosmetik halal. 

Hal ini sejalan dengan hasil survei Populix berjudul Industri Halal Indonesia yang menemukan bahwa 73% responden mengetahui tentang industri halal dan sebagian besar mereka memahami konsep tersebut dengan baik. Selain itu, mayoritas masyarakat (80%) percaya bahwa industri halal memberikan kontribusi positif pada perekonomian negara. Sementara menurut SGIE Report 2023, belanja konsumen Muslim untuk kosmetik mencapai US$84 miliar pada 2022, naik 14,3% dari US$74 miliar pada 2021, dan diperkirakan mencapai US$129 miliar pada 2027 dengan CAGR sebesar 8,9%. India dan Indonesia menjadi dua pasar terbesar berdasarkan belanja konsumen Muslim untuk kosmetik.

Peluang pasar skincare halal juga dipandang sebagai potensi yang besar oleh Linda Anggrea selaku Founder Buttonscarves. Sukses dengan brand fesyen muslimnya, Linda pun mulai menghadirkan merek kecantikan Buttonscarves Beauty. “Menyadari bahwa fashion dan beauty adalah hal yang saling melengkapi, pada tahun 2021 kami memutuskan untuk menghadirkan lini kecantikan, Buttonscarves Beauty yang terinspirasi dari keinginan kami untuk memberikan nilai tambah dan melengkapi penampilan pelanggan setia Buttonscarves,” tuturnya. Produk-produk yang saat ini diproduksi oleh Buttonscarves Beauty sangatlah variatif. Setiap bulannya, Buttonscarves Beauty merilis produk baru mulai dari parfum, makeup, beauty tools, dan lainnya guna memenuhi kebutuhan dan preferensi konsumen yang beragam. Tidak berhenti di situ, Buttonscarves Beauty juga hanya berkomitmen untuk mengambil peran dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja dan kontribusi terhadap perekonomian lokal.

Rupiah Melemah, Industri Menjerit

KT1 18 Apr 2024 Investor Daily (H)
Melemahnya nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir merugikan industri. Pemerintah diharapkan segera melakukan intervensi ke rupiah agar industri tidak semakin terpuruk. Katua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W kamdani menerangkan, pelemahan rupiah dapat menimbulkan dampak negatif terhadap pertumbuhan kinerja sektor manufaktur, khusunya bila pelemahan ini terjadi terlalu lama. Industri masih memerlukan impor bahan baku penolong dan  barang modal yang akan menggelembungkan biayanya karena pelemahan nilai tukar. "Bila pelemahan itu terus terjadi, kinerja industri akan melambat, bahkan tidak tertutup kemungkinan   adanya industri yang akan berhenti produksi sementara. Ini karena tidak mampu menanggung kenaikan beban kenaikan overhead cost-nya yang tinggi karena pelemahan nilai tukar rupiah." (Yetede)

HARGA GAS BUMI TERTENTU : WASWAS PASOKAN GAS

HR1 04 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Pemerintah kembang kempis memikirkan pasokan gas untuk industri di dalam negeri pada periode 2025—2026, seiring dengan capaian lifting nasional yang tidak kunjung memberikan kabar bahagia. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membeberkan bahwa pasokan gas dari hulu relatif pas-pasan untuk kebutuhan dalam negeri pada periode 2025—2026. Hingga kini, pemanfaatan gas bumi di dalam negeri telah mencapai 68,2% dari total produksi nasional. Artinya, sekira 3.745 BBtud gas bumi dari 5.494 BBtud gas yang diproduksi dimanfaatkan di dalam negeri, sedangkan 1.749 BBtud sisanya dilepas ke pasar ekspor. Dari jumlah gas bumi yang dimanfaatkan di dalam negeri tersebut, 1.515,8 BBtud di antaranya digunakan oleh industri. “Perlu kita sadari sampai dengan 2 tahun ke depan atau 2025—2026 itu [kondisinya] tidak mudah, masih sulit bernapas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Walaupun bisa [memenuhi], tapi hanya sekadar pas,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji di Komisi VII DPR, Rabu (3/4). Tutuka pun menjelaskan bahwa alokasi harga gas bumi tertentu (HGBT) untuk industri telah dialirkan kepada 265 perusahaan, dengan volume sekitar 41% dari keseluruhan produksi nasional. Selain itu, susutnya serapan gas murah dari pabrik pupuk juga disebabkan karena keterbatasan kemampuan pasokan hulu dan perawatan di sisi kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) minyak dan gas bumi. 

Berdasarkan data milik Kementerian ESDM, realisasi serapan gas murah pada 2023 berada di angka 686,28 british thermal unit per day (BBtud) untuk industri pupuk, hanya 84,3% dari alokasi saat itu di level 814,06 BBtud. Untuk memastikan seluruh industri mendapatkan pasokan gas bumi yang memadai, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pun tengah mengevaluasi realisasi capaian program jangka panjang atau long term plan (LTP) 1 juta barel minyak per hari (bopd) dan 12.000 juta kaki kubik per hari gas (MMscfd). Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan bahwa lembagannya bakal memundurkan target jangka panjang itu 2—3 tahun lebih lambat dari target LTP yang ditenggat pada 2030. Alasannya, realisasi lifting migas yang disusun pada 2019 itu terdampak oleh pandemi Covid-19 selama hampir 3 tahun. Sementara itu, PT Pupuk Indonesia (Persero) melaporkan cukup banyak impak positif dari pemanfaatan HGBT terhadap sektor pupuk selama 3 tahun terakhir, meski masih ditemui kendala dari sisi pemenuhan alokasinya. 

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan bahwa harga gas murah untuk industri yang berlaku sejak 2020 mampu menghemat biaya subsidi pupuk secara signifikan. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pun menilai, multiplier effect manufaktur terhadap perekonomian bakal makin tinggi apabila industri bisa mendapatkan harga gas yang kompetitif, sehingga bisa mendongkrak daya saingnya. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, HGBT sangat berkorelasi positif dengan kinerja industri di dalam negeri. Kenaikan pajak dari industri pengguna HGBT sepanjang tahun lalu pun mencapai 32% dibandingkan dengan 2019. Tak hanya itu, hingga 2023, tercatat telah terealisasi investasi sebesar Rp41 triliun atau naik sebesar 34% dibandingkan dengan 2019. Bahkan, terdapat potensi investasi di sektor petrokimia, baja, keramik, dan kaca yang sebesar Rp225 triliun. Akan tetapi, Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro berpendapat bahwa program harga gas murah itu justru membuat kemampuan finansial atau arus kas dari badan usaha usaha hilir gas terkontraksi untuk berinvestasi lebih masif pada infrastruktur midstream gas.