KIJA Incar Penjualan Rp 2,5 Triliun
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) membidik target prapejualan atau marketing sales sebesar Rp 2,5 triliun di tahun 2024. Dari target tersebut, KIJA membidik marketing sales dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal Rp 1,35 triliun. Sementara penjualan tanah matang dan bangunan industri di Cikarang ditargetkan menyumbang sebesar Rp 650 miliar. Kemudian Rp 500 miliar sisanya masih dari lahan industri Cikarang, yakni dari penjualan produk residensial dan komersial. Muljadi Suganda, Sekretaris Perusahaan KIJA menyampaikan, prospek penjualan kawasan industri akan lebih baik di tahun ini. Saat ini, konsumen dari seluruh lahan industri KIJA masih dikuasai investor domestik, terutama di Cikarang. Muljadi bilang, investor domestik menyumbang sekitar 52% tenant lahan industrinya. Mereka berasal dari industri fesyen, elektronik, otomotif, makanan dan minuman, pengemasan, furnitur, logistik, produk kesehatan, dan industri keramik. Sedangkan 48% sisanya berasal dari investor asing. Mereka banyak mendiami KEK Kendal. Para investor asing ini datang dari beberapa negara, seperti Hong Kong, China, Taiwan, Jerman, Malaysia, India, dan Korea Selatan. Investor asing ini mendominasi KEK Kendal dengan kontribusi sebesar 81% di tahun 2023.
Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis pada Selasa (13/2), marketing sales dari Cikarang mencapai Rp 913,7 miliar dari lahan seluas 28 hektare (ha). Kontributor utamanya adalah penjualan tanah matang 26,2 hektare senilai Rp 558,3 miliar. Adapun total penjualan tanah matang dan bangunan pabrik mencapai Rp 612,2 miliar. Investor domestik menyumbangkan 52% dari nilai tersebut, sedangkan 48% sisanya berasal dari investor asing, terutama dari China. Untuk memacu kinerja penjualan, KIJA terus berupaya meningkatkan fasilitas dan infrastruktur di kawasan, khususnya di kawasan industri Cikarang. Menyusul infrastruktur yang semakin lengkap, Muljadi mengklaim, belakangan ini kawasan industri Cikarang yang mereka kembangkan juga mulai dilirik perusahaan data center.
Postingan Terkait
Meningkatkan Pendapatan dari Pajak Digital
28 Jun 2025
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
25 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
24 Jun 2025
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
20 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023