;
Tags

Saham

( 1722 )

Menakar Efek Keperkasaan Tiktok

HR1 14 Feb 2024 Kontan

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tengah berupaya memperbaiki kinerja. Kolaborasi dengan Tiktok Shop diproyeksi bisa menjadi pendorong kinerja perusahaan teknologi ini. Sekretaris Perusahaan GoTo R. A. Koesoemohadiani menyampaikan, saat ini GOTO memiliki fundamental dan posisi keuangan yang semakin kuat. Ini sejalan dengan pencapaian GOTO dalam meraih EBITDA yang disesuaikan positif di kuartal IV-2023. Lebih lanjut, GOTO juga akan menerima pendapatan jasa e-commerce setiap kuartal dari PT Tokopedia usai bergabungnya Tiktok dan diharapkan dapat berkontribusi pada kinerja GOTO. Head Of Research Mega Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya melihat dampak kolaborasi GOTO dengan TiktopShop masih belum terlihat. Menurutnya, masih butuh waktu untuk melihat hasil dari kolaborasi tersebut. Karenanya, ia memproyeksikan kinerja GOTO masih akan mencatatkan rugi bersih, kendati akan ada progres perbaikan. Menurut Cheril, rugi bersih GOTO tahun ini masih dari persaingan yang masih ketat dan beban keuangan yang besar. Yang pasti, kolaborasi dengan Tiktok dinilai akan meningkatkan pendapatan perseroan dengan biaya promosi yang lebih efisien. Selain itu juga akan meningkatkan brand awareness GOTO.

Analis Kiwoom Sekuritas, Vicky Rosalinda juga berpandangan bahwa GOTO masih akan mencatatkan kinerja rugi bersih. Sebab ia menilai masih terdapat sejumlah sentimen negatif yang akan mempengaruhi kinerja perseroan. Nah, menurut Lead Investment Analyst Stockbit, Edi Chandren, apabila kabar merger GOTO dan Grab terealisasi berdampak positif terhadap profitabilitas bisnis on-demand services GOTO, Bisnis ini masih mencatatkan kerugian Rp 1,54 triliun per September 2023. Analis Mirae Asset Sekuritas, Christopher Rusli memaparkan, secara jangka panjang, melalui kemitraan dengan Tiktok, Tokopedia berpeluang menjadi pemimpin di industri e-commerce dan marketplace di Indonesia. Menurut Momentum Works, Tiktok Shop memiliki pangsa pasar 5% dari total GMV Indonesia pada tahun 2022. Shopee dan Tokopedia adalah pemimpin dengan masing-masing 36% dan 35%. Sekitar 125 juta pengguna aktif bulanan Tiktok di Indonesia merupakan target audiens yang berharga bagi Tokopedia dan GOTO untuk memanfaatkan berbagai produk dan layanan. Selain itu GoTo Financial, induk dari GoPay dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) juga memiliki kesempatan untuk berkolaborasi dengan Tiktok.

Isu Global Berimbas ke Bahan Baku

HR1 14 Feb 2024 Kontan
Laju saham di sektor barang baku (basic materials) masih tertinggal. Indeks barang baku, Selasa (13/2), minus 2,01%. Ini menjadikan indeks sektoral dengan penurunan paling dalam. Research Analyst Phintraco Sekuritas, Ade Muchlis Ilyasa memandang laju saham di sektor barang baku masih kena adang sejumlah kendala, terutama eksternal. Ade menyoroti ketidakstabilan geopolitik akibat konflik di Ukraina ditambah Timur Tengah. Prospek terhadap kinerja bisnis emiten dan sentimen pada pergerakan sahamnya juga akan terpengaruh oleh kondisi ekonomi global. Dus, aktivitas ekonomi di negara maju yang memerlukan pasokan barang baku turut menjadi penentu. Dalam hal ini, Ade melihat perlambatan ekonomi China menjadi salah satu pemberat bagi sektor barang baku. Apalagi China merupakan mitra dagang utama Indonesia. Investment Consultant Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada menimpali, kinerja emiten dan pergerakan saham di sektor barang baku akan dipengaruhi oleh perkembangan industri utama. Dia mencontohkan ketika industri properti melonjak, akan mengangkat kinerja sektor barang baku seperti baja,  semen dan kayu. Sementara itu, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menyoroti program hilirisasi tambang yang juga menjadi katalis krusial bagi sektor barang baku. Terutama untuk nikel, dimana pemerintah telah menggenjot hilirisasi pada komoditas ini. Menurut Nico, masih perlu kebijakan lebih lanjut untuk mendorong akselerasi program hilirisasi. Termasuk pada komoditas lainnya, seperti peningkatan nilai tambah batubara. "Masih ada sektor lain yang akan lebih ciamik. Untuk memilih, perhatikan durasi investasi serta profil risiko yang dimiliki," saran Nico. Reza juga menyarankan untuk tetap fokus mencermati kondisi fundamental dan likuiditas sejumlah  saham di sektor barang baku. Sementara ini Reza melihat saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) layak mendapat perhatian.

Jababeka Membidik Lonjakan Marketing Sales di Tahun 2024

HR1 14 Feb 2024 Kontan
Melihat bisnis properti yang tumbuh, emiten saham properti langsung bersiap diri, misalnya PT Jababeka Tbk (KIJA). Emiten ini menargetkan pendapatan prapenjualan alias marketing sales sebesar Rp 2,5 triliun sepanjang tahun 2024. Menurut keterbukaan informasi KIJA di Bursa Efek indonesia (BEI), Selasa (13/2), sebesar Rp 1,15 triliun dari target tersebut berasal dari proyek di Cikarang. Rincian untuk proyek di Cikarang adalah Rp 750 miliar dari penjualan tanah matang dan bangunan industri. Lalu, Rp 400 miliar dari produk residensial dan komersial termasuk perusahaan patungan dan lainnya. "Sisanya, sebesar Rp 1,35 triliun berasal dari perusahaan patungan  di Kendal,” ujar Sekretaris Perusahaan KIJA, Muljadi Suganda. Ada tiga proyek utama KIJA yang menyumbang marketing sales di tahun 2023. Pertama, marketing sales dari Cikarang mencapai Rp 913,7 miliar dari lahan seluas 28,0 hektar. Terutama, berasal dari penjualan tanah matang 26,2 hektar (ha) senilai Rp 558,3 miliar. Kedua, proyek di Kendal, Jawa Tengah menyumbang marketing sales Rp 1,24 triliun yang berasal dari penjualan lahan 84,7 hektar. Angka ini meningkat 68% dibandingkan 2022 sebesar Rp737,2 miliar. Ketiga berasal dari proyek Tanjung Lesung dan lainnya. Di proyek tersebut menyumbang marketing sales di 2023 sebesar Rp 57,5 miliar. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar speculative buy targetnya Rp 142 per saham.

Asing Masih Pede Masuk ke Saham Lokal

HR1 14 Feb 2024 Kontan
Pesta rakyat pemilu ikut disambut baik oleh investor asing. Kendati Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif, asing masih rajin memborong saham-saham lokal. Buktinya, nilai beli bersih dalam sepekan menjelang pemilu hari ini sudah mencapai Rp 5 triliun. Dana asing yang masuk ke pasar modal Indonesia bahkan sudah mencapai Rp 15,67 triliun sejak awal tahun ini. Bukan cuma kali ini, pada pemilu-pemilu sebelumnya, dana asing juga masih deras mengalir masuk ke pasar saham. Misalnya saat ada pergantian kepala negara pada pemilu 2014 silam, dana asing masuk Rp 1,8 triliun sepekan sebelum pemilu berlangsung. Kepala Riset RHB Sekuritas Indonesia Andrey Wijaya mengamati, investor asing kemungkinan meyakini bahwa peralihan presiden akan berlangsung cukup baik. Sedangkan Kepala Riset Praus Capital Marolop Alfred Nainggolan melihat, di bulan pelaksanaan pencoblosan, investor asing selalu mencatatkan net buy yang cukup signifikan. "Aktivitas investor asing seusai Pemilu 2024 nanti akan sangat bergantung pada sentimen yang ada seperti global dan makro. Catatan kami, pada Pemilu 1999, 2004, 2009, 2014 dan 2019, asing memang selalu masuk di tahun pemilu," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (13/2). Artinya, investor asing memandang positif outlook Indonesia ke depan, meskipun ada agenda besar, yaitu pemilu dan pergantian pemerintahan. Kepala Riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia Robertus Yanuar Hardy justru menilai, investor akan lebih banyak masuk kembali ke saham setelah ada kejelasan hasil pemilu. Menurutnya, pergerakan IHSG baru akan membaik di semester kedua 2024 karena hasil pemilu semakin terang dan kemungkinan Bank Indonesia (BI) sudah menurunkan suku bunga. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani menilai, empat perbankan besar menjadi saham yang menjadi sasaran beli asing dalam sepekan menjelang pemilu. Kepala Riset Yuanta Sekuritas Chandra Pasaribu melihat, asing akan cenderung bertahan pasca pemilu dan akan lebih melakukan strategi average up.

Pemilu Damai Gairahkan Pasar Saham

KT1 12 Feb 2024 Investor Daily (H)

Pelaksanaan pemlihan umum (Pemilu) tinggal beberapa hari lagi. Para analis pasar modal, pelaku usaha, dan para investor berharap pemilu berlangsung aman, damai, dan lancar, sehingga mampu menggairahkan pasar saham dan roda pereokonomian di dalam negeri. Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Jakarta (BEI) diperkirakan bergerak konsolidatif  dipekan pencoblosan pemilu 2024 ini. Pada pekan lalu, IHSG ditutup melemah 0,17% ke posisi 7.235,15 dengan LQ45 justru menguat 2,51 poin (0,26%) ke 983,14. Sebanyak 18,952 miliar saham diperdagangkan dengan nilai Rp 9,65 triliun, termasuk Rp 1,40 triliun di pasar negosiasi.

Tercatat, 203 saham menguat  dan 316 saham terkoreksi, serta 246 stagnan. "Para investor lebih cenderung menghendaki adanya faktor terjaminnya stabilitas politik dan keamanan. Sebab jika hal itu tercipta maka stabilitas pertumbuhan ekonomi relatif bisa makin kuat dan makin solid karena didukung fundamental makro ekonomi domestik. Selama pemilu terlaksana dengan aman, damai, jujur, adil, dan berhasil, maka ini bisa memberikan katalis positif untuk menguatkan IHSG," kata Analis Senior Invesment Information Mirea Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta kepada Investor Daily. (Yetede)

Menimang Potensi Muka Baru LQ45

HR1 12 Feb 2024 Kontan
Susunan baru Indeks LQ45 sudah resmi berlaku sejak awal bulan ini. Namun, pergerakan empat saham penghuni baru indeks ini belum terlalu istimewa. Kendati begitu, beberapa saham penghuni baru indeks LQ45 punya prospek kinerja positif dan menarik dikoleksi untuk jangka menengah dan panjang. Sedikit mengingatkan, ada empat saham yang baru masuk ke dalam indeks terlikuid ini. Mereka adalah PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP). Saat diumumkan masuk ke dalam Indeks LQ45, saham-saham ini menghijau sesaat. Tapi setelah itu, harga sahamnya cenderung terkoreksi. "Euforia masuknya saham ke LQ45 ini hanya bersifat sementara," ujar Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta, Rabu (7/2). Analis Kiwoom Sekuritas, Miftahul Khaer juga sepakat kalau valuasi saham-saham tersebut cukup tinggi. Misalnya saham PTMP yang overvalue dengan price to earning ratio (PER) di level 92,4 kali.Sementara itu, saham MBMA dan MTEL memang memiliki price to book value (PBV) lumayan tinggi, tetapi masih terbilang cukup fair value. Dari keempat emiten ini, Kiwoom Sekuritas melihat saham MTEL punya fundamental paling menarik. MTEL merupakan emiten dari sektor menara dan fiber optik dengan kinerja keuangan paling baik. MTEL terus menambah jumlah menara secara organik dan telah mengakuisisi jaringan fiber optik alias fiber to the tower (FTTT) sepanjang 19.380 kilometer menjadi sekitar 30.009 km. Penggabungan layanan FTTT dengan layanan menara akan berdampak pada peningkatan harga sewa ke depan. Saham penghuni baru indeks LQ45 yang juga dapat dicermati adalah PGEO dan MBMA. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Hasan Barakwan mengatakan, hasil produksi PGEO mungkin melambat tahun ini karena ada jadwal perawatan pada sejumlah asetnya. Tapi, tahun depan, volume produksi PGEO bisa kembali tumbuh dan labanya berpeluang naik dua digit. OCBC Sekuritas pun memproyeksikan kinerja pendapatan MBMA dapat tumbuh 32,41% menjadi US$ 1,81 miliar dari estimasi 2023 sebesar US$ 1,37 miliar. Sementara laba bersih MBMA diperkirakan melesat menjadi US$ 268 juta dari estimasi tahun 2023 sebesar US$ 53 juta.

Merger GOTO Grab Berhembus Lagi

HR1 12 Feb 2024 Kontan
Kabar rencana aksi merger kakap kembali mengemuka. Kali ini antara dua peseteru di ranah transportasi online: PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab Holdings Ltd. Menurut laporan Bloomberg, rencana merger tersebut untuk mengatasi kerugian  kedua perusahaan imbas persaingan ketat di antara mereka. Saat ini, kedua perusahaan tengah berdiskusi awal tentang berbagai skenario terkait merger. Salah satu opsi potensial, Grab mengakuisisi GOTO dengan menggunakan uang tunai, saham, atau kombinasi keduanya. Sumber Bloomberg menyebut GOTO lebih terbuka terhadap kesepakatan merger itu setelah Patrick Walujo mengambil alih posisi sebagai pemimpin GOTO. "Kami tidak dapat menanggapi rumor di pasar. Saat ini tidak ada diskusi terkait hal tersebut," tegas Sinta Setyaningsih, Head of Corporate Communications GOTO, Minggu (11/2). 
Pengamat pasar modal sekaligus Direktur Avere Investama Teguh Hidayat melihat, merger GOTO dan Grab salah satunya akibat winter tech. Menurutnya kinerja GOTO masih prospektif. Tapi belum menciptakan laba akibat biaya operasional tinggi. Salah satu upaya meringankan beban operasional GOTO adalah kerja sama antara Tokopedia dengan Tiktok. Di sisi lain, isu merger GOTO dan Grab diproyeksi mematikan perusahaan serupa di Tanah Air. Dua raksasa teknologi ini bisa jadi akan memonopoli pangsa pasar di Indonesia. Khususnyna di layanan transportasi online serta layanan e-commerce. Sedangkan CEO Edvisor.id Praska Putrantyo menambahkan, aksi GOTO dengan Grab bisa membawa peningkatan margin dan nilai tambah bisnis bagi GOTO secara keseluruhan. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta menyarankan supaya investor wait and see soal rencana merger GOTO dan Grab. Nafan merekomendasikan hold untuk saham GOTO dengan target harga Rp 116 per saham.

Saham Berjaya Di Tahun Naga

HR1 09 Feb 2024 Kontan (H)

Naga yang menjadi simbol kekuatan dan keberanian, juga bisa membawa simbol gejolak dan ketidakpastian. Berdasarkan astrologi China, tahun baru Imlek 2575 Kongzili yang bertepatan dengan tanggal 10 Februari 2024 merupakan tahun Naga dengan elemen kayu. Ahli Feng Shui, Xiang Yi mengatakan, memasuki tahun Naga Kayu, pasar saham akan cenderung fluktuatif. Apalagi, ada pergantian pemerintahan yang bisa berdampak ke aspek keuangan. Xiang Yi menuturkan, sektor saham yang prospektif di Tahun Naga Kayu adalah yang berkaitan dengan elemen logam, yaitu sektor teknologi dan sektor pertambangan. Sementara, sektor yang kurang prospektif di Tahun Naga Kayu adalah yang berkaitan dengan elemen air, yaitu sektor transportasi. "Bahkan, kehadiran api dapat membantu memperkuat unsur tanah yang sudah kuat secara alami," sebut riset tersebut. Alhasil, sektor-sektor yang berkaitan dengan unsur tanah seperti properti dapat berkembang pesat tahun ini. Sedangkan dari riset Maybank, Feng Shui Master Ken Koh mengatakan, elemen kayu juga akan membawa kemakmuran bagi industri logam. Hal ini akan menguntungkan sektor perbankan, pertambangan, dan otomotif. Founder & CEO Arah Investasi Mandiri, Hendra Martono Liem menuturkan, tahun Naga Kayu Yang mungkin membawa volatilitas pasar. Tapi, pasar modal masih akan memberikan cuan tebal. Dalam skenario dasar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang ke 7.910 dan menuju 8.123 dalam hitungan skenario agresif.

Praktisi Pasar Modal, Sunar Susanto mengatakan, berdasarkan peruntungan Shio Naga, rata-rata imbal hasil indeks Hang Seng dan S&P500 adalah 15,44% dan 5,38%. Menyusul, IHSG berpeluang naik 9%-10% sampai akhir tahun 2024. Direktur Ekuator Swarna Investama, Hans Kwee juga berkata hal senada. Di tahun Naga Kayu, pasar saham dan reksadana di tahun 2024 akan sangat fluktuatif. Sehingga, pelaku pasar yang mau cuan sebaiknya masuk ke pasar obligasi pada semester pertama ini dan kemudian memperbesar porsi saham pada separuh kedua 2024 saat harganya terkoreksi. Hans merekomendasikan saham GOTO, MNCN, SCMA, dan BMTR untuk sektor yang berhubungan elemen api. Sedangkan rekomendasi untuk sektor elemen kayu adalah BSDE, DMAS, CTRA. Lalu, di elemen logam, pelaku pasar bisa mempertimbangkan peluang keuntungan dari saham pertambangan dan keuangan seperti AMMN, MDKA, ANTM, UNTR, BMRI, BBRI, BBNI, dan BBCA. Hendra juga menilai, dua sektor yang berpotensi hoki di tahun ini adalah sektor teknologi serta sektor energi baru terbarukan (EBT). Sektor teknologi menginterpretasikan elemen kayu yang melambangkan pertumbuhan dan ekspansi. Kalau dilihat dari harga, saham sektor teknologi sudah turun banyak sejak Oktober 2021. Harganya dianggap mulai murah dan kembali menarik perhatian.

WIKA Setor Modal untuk Proyek Jalan Tol

HR1 09 Feb 2024 Kontan
Meski banyak menanggung beban,  BUMN  karya terus melakukan aksi korporasi. Tujuannya, mengoptimalkan kinerja. Seperti PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). WIKA melakukan transaksi afiliasi dengan PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP). Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/2), transaksi tersebut terkait penambahan penyertaan modal ke PT WSP oleh WIKA. Sekretaris Perusahaan WIKA, Mahendra Vijaya menjelaskan, nilai transaksi penambahan penyertaan modal Kepada PT Wijaya Karya Serang Panimbang ini sebanyak 750,13 juta saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Nilai ini seluruhnya diambil  oleh WIKA, senilai Rp 75,01 miliar. Menurut Mahendra, transaksi itu terjadi pada 1 Februari 2024.  WSP mengajukan tambahan setoran modal melalui pengeluaran saham baru ke seluruh pemegang saham WSP. Jumlahnya 904 juta saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham, atau sebesar  Rp 90,4 miliar. Berdasarkan penawaran saham PT WSP sesuai porsi kepemilikan, WIKA memegang 82,98% atau 750,12 juta saham dengan nominal Rp 75,01 miliar. PTPP memiliki 16,14% atau 145,9 juta saham dengan nominal Rp 14,59 miliar. Lalu, PT Jababeka Infrastruktur memiliki 0,88% atau 7,96 juta atau Rp 756,72 juta. Aksi korporasi tersebut akan mengalir sebagai modal kerja WSP untuk  menyelesaikan pembangunan jalan tol Serang-Panimbang. Selain itu juga agar mempertahankan kepemilikan WIKA di WSP.

Unilever Bakal Fokus ke Segmen Premium

HR1 09 Feb 2024 Kontan

Di tahun 2024 ini, PT Unilever Indonesia Tbk akan bekerja keras memperbaiki kinerja. Perusahaan asal Belanda ini menargetkan belanja modal atau capital expenditure (capex) di rentang 2,4% hingga 2,5% dari total pendapatan 2023. Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap mengungkapkan, belanja modal tersebut mengalir dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis emiten berkode saham UNVR itu. Melansir laporan keuangan per 31 Desember 2023,  Unilever membukukan laba bersih Rp 4,8 triliun sepanjang tahun 2023. Angka itu turun sebesar 10,51% dibandingkan laba bersih pada 2022 senilai Rp 5,36 triliun. "Secara keseluruhan, kami menyiapkan anggaran belanja modal sebesar Rp 930 miliar hingga Rp 970 miliar untuk 2024," kata Benjie di paparan kinerja, Rabu (7/2). Direktur Keuangan UNVR, Vivek Agarwal mengakui, UNVR mengalami  beberapa kendala. Salah satunya dari tensi geopolitik global yang telah memberikan dampak pada kinerja perseroan. Ke depan, UNVR berkomitmen fokus pada pertumbuhan jangka panjang. Langkahnya adalah dengan menerapkan lima prioritas strategis. Seperti memperkuat merek-merek  utama UNVR.

Lalu, memperluas portofolio ke premium dan value segment, membangun execution powerhouse, memimpin kapabilitas transformasional, dan menempatkan prinsip keberlanjutan sebagai inti dari perseroan ini. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas menilai, prospek kinerja fundamental UNVR diperkirakan akan cenderung moderat. Kalaupun UNVR bertumbuh, masih akan terbatas. Adapun tantangan UNVR saat ini menurutnya  adalah adanya persaingan yang ketat dari perusahaan fast moving consumer goods (FMCG) lainnya. Tantangan lain adalah kenaikan harga bahan baku yang bisa menekan margin keuntungan dan ketidakpastian ekonomi global serta stabilitas nilai tukar rupiah. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menilai, kinerja UNVR masih bergantung pada daya beli konsumsi rumah tangga. Maka Nafan merekomendasi hold saham UNVR dengan target harga Rp 3.330 per saham.  Sedang rekomendasi Sukarno, wait and see UNVR di jangka menengah. Lalu secara teknikal jangka pendek dengan target Rp 3.330 hingga Rp 3.380 per saham.