Menggeber Ekspansi Usai Melantai Bursa
Bertambah lagi emiten yang melantai di bursa. Rabu kemarin (7/2), Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan empat tambahan emiten sekaligus. Dua di antaranya adalah PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) dan PT United PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD). Sementara dua lainnya masuk ke kategori perusahaan rintisan alias startup.Dalam penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO), ALII menawarkan 3,16 miliar saham dengan harga penawaran umum Rp 272 per saham. Jumlah itu setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca IPO. Direktur Utama ALII, Faisal Mohamad Nur menyatakan, pihaknya mengumpulkan Rp 860,9 miliar dari IPO. Ancara Logistics akan menggunakan dana itu untuk tiga keperluan utama. Pertama, 75% untuk memberikan pinjaman ke anak usaha, yaitu Mahakam Coal Terminal untuk pembayaran sebagian atau pelunasan pokok utang. Kedua, sekitar 21,44% untuk akuisisi 15 unit kapal tongkang sungai yang baru. Dengan aksi ini, Faisal memproyeksi, ALII bisa mengantongi pendapatan Rp 2 triliun di tahun 2024. Dari sisi bottom line, ALII menargetkan akan mendapatkan Rp 900 miliar di tahun ini.
Untuk mencapai target itu, ALII menargetkan bisa mengangkut 7 juta ton batubara. Target naik dua kali lipat dari 2023 yang hanya 2,7 juta ton. Rupanya, ALII sudah mendapat dua kontrak utama dari perusahaan tambang yang terafiliasi. Sedangkan produsen sepeda motor listrik PT Terang Dunia Internusa Tbk menawarkan 1,66 miliar saham dengan harga penawaran umum Rp 240 per saham.Direktur UNTD Andrew Mulyadi menyatakan, pihaknya meraup dana segar Rp 400 miliar dari aksi tersebut. UNTD akan menggunakan dana tersebut untuk modal kerja. Seperti membeli bahan baku sepeda motor listrik dan E-Moped (motor listrik). Antara lain kerangka, baterai, dinamo, wheel-set, multi-information display (speedometer digital, GPS), sistem pengereman dan suspensi. Dari empat emiten, ada dua startup yang melantai di bursa Rabu (7/2). Yakni PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX), pengelola aplkasi MPStore dari Bangkalan, Madura. Serta PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK), pengelola aplikasi e-commerce Topindoku dari Singkawang, Kalimantan Barat. Seiko Manito, Direktur Utama Topindo Solusi Komunika sebut berencana memperluas pasar di luar Kalimantan setelah IPO. Selain itu TOKS juga bakal membangun sejumlah gerai fisik untuk pengembangan pasar dan penetrasi ke para mitra usaha.
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023