;
Tags

Saham

( 1717 )

Apresiasi Pasar Pemilu Lancar

HR1 19 Feb 2024 Bisnis Indonesia

Performa indeks harga saham gabungan atau IHSG ngegas dalam 2 hari terakhir perdagangan pekan lalu. Pemilihan umum presiden dan legislatif yang berjalan lancar dan aman tentu menjadi katalis yang direspons positif oleh pelaku pasar. Kami tidak sedang berspekulasi bahwa keunggulan pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran Rakabuming dalam hitung cepat oleh sejumlah lembaga survei telah menghadirkan sentimen positif ke bursa saham. Kendati, tak sedikit analis di lini masa meyakini bahwa kemenangan kedua pasangan itu dalam satu putaran pemilihan suara bakal menghadirkan kepastian lebih cepat atas keberlanjutan proyek-proyek ekonomi yang melibatkan dunia usaha ke depan. Di samping, stabilitas politik dan keamanan nasional bakal relatif lebih kondusif. Tak heran, pelaku pasar saham sungguh mengapresiasi situasi politik yang bergulir saat ini. Buktinya, saat banyak bursa global terkoreksi pada akhir pekan lalu, IHSG justru melanjutkan penguatan selepas pemilu yang digelar Rabu (14/2). Indeks-indeks Wall Street, misalnya, berguguran oleh sentimen laporan inflasi Amerika Serikat yang memicu kekhawatiran pemangkasan suku bunga The Fed tidak akan terjadi secepat yang diperkirakan tahun ini. S&P 500 terperosok 0,48% ke level 5.005,57. Indeks Dow Jones Industrial Average terkoreksi 145,13 poin atau turun 0,37% menjadi 38.627,99. Adapun, Nasdaq Composite juga jatuh 0,82% ke level 15.775,65. Kondisi ini terjadi karena situasi geopolitik yang memicu tingkat permintaan domestik di sejumlah negara menuju ketidakpastian. Banyak negara bahkan telah diproyeksikan mengalami resesi sejak akhir 2023. Setelah Inggris, Jepang ikut terseret ke jurang resesi setelah perekonomiannya menyusut selama dua kuartal berturut-turut. Pekan lalu, investor asing mencatatkan beli bersih atau net buy senilai Rp8,22 triliun di Bursa Efek Indonesia. Dari pantauan kami, asing mengoleksi saham-saham big cap di sektor perbankan seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA). Derasnya aliran dana asing ke pasar saham pekan lalu mendorong indeks komposit tumbuh 1,39% dalam sepekan ke level 7.335,54.

IHSG ke Level Psikologis Baru

HR1 19 Feb 2024 Kontan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak seusai Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada Rabu (14/2). Secara mingguan, IHSG menutup pekan lalu dengan penguatan 1,39%. Pendiri dan CEO Finvesol Consulting, Fendi Susiyanto menilai, situasi ini sudah sesuai ekspektasi. Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul dalam hitung cepat. Hasil ini tak banyak memberikan kejutan, lantaran sesuai hasil survei sebelum penyelenggaraan Pilpres. Menurut Fendi, hajatan politik berlangsung kondusif menjadi angin segar bagi pasar saham. Situasi ini tetap menjaga daya tarik, di tengah bayang-bayang perlambatan ekonomi global. Ini efek sejumlah negara maju seperti Jepang dan Inggris mengalami resesi. "Jika resesi global, arus dana masuknya ke Indonesia Yield of return masih atraktif," terang Fendi, Minggu (18/2). Pendiri WH-Project, William Hartanto mengingatkan agar pelaku pasar tetap berhati-hati. Setelah penguatan IHSG, bisa terjadi koreksi  akibat profit taking. Hingga kuartal I-2024, William meramal IHSG di level 7.400 - 7.600. Sedang sampai akhir tahun 2024 di rentang 7.600 - 7.700. Pekan ini menurut Head of Research Mega Capital Sekuritas, Cheril Tanuwijaya pasar akan memperhatikan arah bunga acuan Bank Indonesia (BI). Prediksi Cheril, BI akan mempertahankan suku bunga acuan 6%, hingga semester I-2024. Dengan kondisi itu, CEO Edvisor Profina Visindo, Praska Putrantyo, menaksir, sepekan ke depan IHSG akan bergerak di area 7.220 - 7.335.

United Tractors Tetap Ekspansi ke Bisnis Mineral

KT1 17 Feb 2024 Investor Daily (H)
Emiten tambang dan alat berat Grup Astra, PT United Tractors Tbk (UNTR) tetap mempertahankan rencananya untuk ekspansi ke portfolio komoditas mineral, kendati ditengah tren pelemahan harga komoditas  seperti emas, nikel, dan tembaga secara global. Padahal jika menilik pergerakan harga komoditas mineral seperti emas, nikel, dan tembaga (copper) secara real time di pasar global, harga komoditas-komoditas  meniral tersebut  kompak penurunan secara baik secara mingguan maupun year-to-date (ytd). Harga emas misalnya, komoditas ini mengalami pelemahan harga sebesar 1,00% secara mingguan dan minus 2,58% secara ytd. Tren serupa juga terjadi pada harga nikel yang menurun sebanyak 1,89% secara ytd dan 36,84% secara yoy. Tanpa terkecuali, harga tembaga  yang menyusut 2,54% secara ytd di pasar US dan memerah sebesar 1,95% di pasar London. (Yetede)

DIVESTASI VALE INDONESIA : Harga Khusus Saham INCO untuk Pemerintah

HR1 17 Feb 2024 Bisnis Indonesia

PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) selangkah lebih dekat untuk mendapatkan izin usaha pertambangan khusus sebagai pengganti kontrak karya, setelah menyepakati harga divestasi 14% sahamnya kepada PT Mineral Industri Indonesia (Persero).Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif membeberkan, PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID telah mencapai kesepakatan dengan INCO mengenai harga untuk 14% yang akan didivestasikan oleh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tersebut. Meski belum secara gamblang menyampaikan harga per lembar saham INCO yang disepakati dalam salah satu proses untuk tetap bisa beroperasi di Indonesia, Arifin memastikan bahwa harga yang akan dibayarkan MIND ID nantinya di bawah harga pasar saat ini. “Sudah deal atas harganya. Sesuai dengan proporsi saham yang dilepas. Kepalanya tetap Rp3.000 [per saham],” katanya, Jumat (16/2). INCO memang tengah menyelesaikan proses divestasi 14% kepemilikan saham Vale Canada Limited dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd kepada MIND ID yang merupakan badan usaha milik negara (BUMN) holding pertambangan. Analis NH Korindo Sekuritas Indonesia Axell Ebenhaezer menilai harga divestasi INCO di sekitar Rp3.000 tergolong cukup murah jika dibandingkan dengan nilai pasar saat ini. Harga divestasi yang berada di bawah harga pasar atau harga diskon memberikan sentimen negatif bagi saham INCO. Axell mengatakan, kemungkinan saham INCO akan tertekan, karena harga divestasi ini dapat dianggap sebagai implied fair value atau nilai wajar untuk saham INCO. Pada penutupan perdagangan kemarin, saham INCO bergerak di jalur merah dan parkir di level Rp3.690 per saham. Posisi ini tergerus 7,75% atau 310 poin dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya di level Rp4.000.

Divestasi Vale Indonesia Ditargetkan Tuntas Pekan Depan

KT1 17 Feb 2024 Investor Daily (H)
Pemerintah menargetkan divestasi 14% saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) ke MIND ID rampung pada Senin (19/2/202). Harga pelaksanaan  transaksi itu mencapai Rp 3.000 per saham, diskon dibandingkan penutupan perdagangan kemarin Rp 3.690. Setelah kabar ini mencuat, saham INCO terpangkas 7,7% dari sebelumnya Rp 4.000. Kesepakatan harga transaksi itu terjadi dipengujung batas waktu kesepakatan umum (head of agreement/HoA) antara MIND ID, Vale Canada Limited, dan Sumitomo Metal Mining Co. Ltd selaku pemegang saham. HoA itu ditandatangani pada 18 November 2023 di San fransisco, Amerika Serikat (AS). Perjanjian ini memiliki batas  waktu selama 90 hari. Artinya, pada 18 Februari 2024, kesepakatan harus dicapai ketiga pihak. Penyelesaian divestasi ini berkorelasi dengan pemberian perpanjangan konsensi Vale selama 20 tahun. (Yetede)

Saham-saham Bank Catat Rekor

KT3 17 Feb 2024 Kompas

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG masih melanjutkan kenaikan seusai pemungutan suara 14 Februari 2024. Emiten keuangan menjadi salah satu sektor yang menunjukkan penguatan harga saham. Namun, situasi ini patut diwaspadai karena investor domestik rawan melakukan aksi jual saham. IHSG kembali menguat pada perdagangan Jumat (16/2) ditutup di posisi 7.335 atau naik 0,44 % dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya di posisi 7.303. Tren kenaikan berlanjut meskipun tidak setinggi kenaikan pada Kamis (15/2) ketika IHSG sempat meroket ke posisi 7.322 atau naik 1,57 % dibandingkan perdagangan sehari sebelum libur pemilu, Selasa (13/2). Emiten keuangan menjadi salah satu sektor penopang penguatan tersebut dua hari terakhir.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyentuh harga saham tertinggi (all time high/ATH) Rp 10.000 pada hari ini, saham PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI) juga menyentuh harga ATH setidaknya dalam lima tahun terakhir hingga Rp 6.000. Dari perbankan swasta, ada Bank CIMB Niaga Tbk yang juga mencapai harga ATH Rp 2.020. Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan, saham emiten dalam indeks IDX Financial secara teknikal masih berada pada fase tren kenaikan harga. ”Secara sentimen, kami memperkirakan menguatnya emiten perbankan dipengaruhi oleh rilis kinerja tahunan pada 2023 yang baik dan adanya rencana pembagian dividen,” ucapnya kepada Kompas. (Yoga) 

Bank Muamalat Targetkan Penyaluran KPR Rp 5,3 Triliun

KT1 17 Feb 2024 Investor Daily
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menargetkan pembiayaan kepemilikan rumah  pada tahun ini menjadi Rp 5,3 triliun. Kesenjangan kebutuhan  hunian atau backlog juga masih cukup tinggi, hal ini menjadi faktor optimisme perseroan mencapai target. SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, pihaknya optimistis target tersebut dapat mencapai mengingat kebutuhan perumahan di Indonesia masih sangat besar. "Strategi bisnis kami tetap fokus pada segmen retail individual  dimana KPR akan menjadi  salah satu kontributor terbesar. Tahun ini kami targetkan bisnis KPR tambah dua digit dengan target booking naik tujuh kali lipat dibanding pencapaian tahun lalu," ujar Dedy dalam keterangannya. (Yetede)

Telkom Terus Perkuat Bisnis Satelit

KT1 17 Feb 2024 Investor Daily
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui anak usaha PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), terus memperkuat portfolio bisnis satelit. Terkini, Telkomsat akan meluncurkan  satelit Merah Putih 2 atau yang kesebelas ada 21 Februari 2024 setelah sebelumnya mengoperasikan satelit Starlink pada pertengahan 2022. Potensi bisnis satelit untuk internet masih berprospek bagus karena melengkapi kekurangan layanan internet berbasis menara telekomunikasi (mobile broandband) dan kabel fiber optik (fixed broadbrand). Telkom optimistis, kerja sama yang terjalin melalui Telkomat dengan Starlink, perusahaan satelit internet  milik konglomerat Amerika Serikat Elon Musk, akan memperkuat portfolio bisnis satelitnya. (Yetede)

Melihat Isi Si Pendatang Baru Yang Kontroversial

HR1 17 Feb 2024 Kontan
Emiten pendatang baru di Indeks LQ45 yang sempat memicu kontroversi, PT Mitra Pack Tbk (PTMP), berjanji bakal menyisihkan sebagian laba bersihnya sebagai dividen untuk para pemegang saham. Perusahaan yang bergerak di bidang industri kemasan ini berencana mengalokasikan 30%40% laba bersih tahun buku 2023 sebagai dividen. Direktur Utama Mitra Pack. Ardi Kusuma mengatakan, aksi korporasi merupakan hasil rapat internal manajemen. Rencana pembagian dividen tersebut akan diajukan kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada April 2024. "Rencananya kami menggelar RUPST setelah lebaran untuk mengusulkan pembagian dividen 30%40% dari laba bersih dan sisanya untuk ekspansi," jelas Ardi, Kamis (15/2). Ardi mengatakan, PTMP masih tetap membutuhkan dana untuk menggelar ekspansi bisnis. Makanya PTMP tidak bisa membagikan 100% laba bersih untuk dividen. Sedangkan rincian besaran jumlah dan potensi dividend yield PTMP masih harus menunggu keputusan RUPST. "Berdasarkan data internal, laba bersih PTMP sepanjang tahun 2023 yaitu sekitar Rp 12 miliar. Artinya kami akan membagikan Rp 4 miliar untuk dividen," ucap Ardi. Dari sisi bottom line, PTMP mencetak laba periode berjalan sebesar Rp 5,65 miliar. Angka ini lebih menurun 34,56% yoy dari Rp 8,63 miliar pada posisi yang sama pada 2022. Kendati kinerjanya masih stagnan, tahun ini Ardi optimistis dapat meraih pertumbuhan pendapatan dan laba bersih. Apalagi hasil pemilihan presiden (pilpres) menunjukkan pesta rakyat itu akan berlangsung dalam satu putaran. Ardi bilang, untuk target konservatif, PTMP memasang pertumbuhan pendapatan sebesar 15% pada tahun 2024. Sedangkan dalam skenario yang lebih agresif atau optimistis, PTMP mengincar kenaikan 30%. Investment Advisor Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis mengatakan, secara teknikal, rebound yang terjadi pada saham PTMP sejak beberapa hari lalu konsisten diikuti dengan volume yang solid. "Hal ini mengindikasikan terdapat akumulasi beli, sehingga membuka peluang

Euforia Pemilu Berefek Sesaat

KT3 16 Feb 2024 Kompas

Hasil hitung cepat pemilihan presiden dan wakil presiden menjadi sentimen positif bagi Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia, Kamis (15/2). Akan tetapi, sentimen ini diperkirakan hanya berdampak sesaat. Fundamen perekonomian masih menjadi penentu. IHSG hari Kamis ditutup di level 7.303,28 poin, tumbuh 1,3 % disbanding penutupan perdagangan Selasa (13/2), sebelum libur pemilu. Namun, posisi itu melorot dari indeks di pembukaan perdagangan yang sempat melonjak hingga 7.365,68 poin. Analis pasar Head of Research Mirae Asset, Robertus Hardy, mengatakan, penurunan ini mengindikasikan investor segera melakukan aksi ambil untung daripada membeli atau menahan sahamnya. Robertus berpandangan, pemilu yang berlangsung pada Rabu (14/2) hanya merupakan sentimen jangka pendek bagi IHSG yang menjadi indikator kinerja pasar saham.  

”Kalau dilihat, kenaikan indeks saham hari ini (Kamis) tidak setinggi yang diharapkan,” katanya. Ia membaca, kenaikan IHSG hanya terjadi sesaat karena reli tidak berlanjut pada hari yang sama. Ini terlihat dari nilai IHSG pada saat penutupan yang lebih rendah daripada di awal pembukaan perdagangan. ”Kalau kenaikan harganya cukup kuat, biasanya ditandai dengan kenaikan level penutupan yang lebih tinggi dari saat pembukaan,” ujar Robertus. Sentimen positif pemilu ini ditopang oleh hasil hitung cepat berbagai survei yang menunjukkan indikasi keunggulan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang mendapat dukungan lebih dari 50 % suara berdasarkan hasil hitung cepat, mengungguli dua pasangan calon lain. Robertus mengingatkan, investor perlu mempertimbangkan potensi perlawanan. Ditambah keprihatinan banyak kalangan akan pelanggaran etika yang dianggap menyebabkan kemenangan pasangan calon tertentu. Jika ini berkembang pascapemilu sampai timbul kekacauan publik, IHSG bisa anjlok. (Yoga)