;

Merger GOTO Grab Berhembus Lagi

Ekonomi Hairul Rizal 12 Feb 2024 Kontan
Merger GOTO Grab Berhembus Lagi
Kabar rencana aksi merger kakap kembali mengemuka. Kali ini antara dua peseteru di ranah transportasi online: PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab Holdings Ltd. Menurut laporan Bloomberg, rencana merger tersebut untuk mengatasi kerugian  kedua perusahaan imbas persaingan ketat di antara mereka. Saat ini, kedua perusahaan tengah berdiskusi awal tentang berbagai skenario terkait merger. Salah satu opsi potensial, Grab mengakuisisi GOTO dengan menggunakan uang tunai, saham, atau kombinasi keduanya. Sumber Bloomberg menyebut GOTO lebih terbuka terhadap kesepakatan merger itu setelah Patrick Walujo mengambil alih posisi sebagai pemimpin GOTO. "Kami tidak dapat menanggapi rumor di pasar. Saat ini tidak ada diskusi terkait hal tersebut," tegas Sinta Setyaningsih, Head of Corporate Communications GOTO, Minggu (11/2). 
Pengamat pasar modal sekaligus Direktur Avere Investama Teguh Hidayat melihat, merger GOTO dan Grab salah satunya akibat winter tech. Menurutnya kinerja GOTO masih prospektif. Tapi belum menciptakan laba akibat biaya operasional tinggi. Salah satu upaya meringankan beban operasional GOTO adalah kerja sama antara Tokopedia dengan Tiktok. Di sisi lain, isu merger GOTO dan Grab diproyeksi mematikan perusahaan serupa di Tanah Air. Dua raksasa teknologi ini bisa jadi akan memonopoli pangsa pasar di Indonesia. Khususnyna di layanan transportasi online serta layanan e-commerce. Sedangkan CEO Edvisor.id Praska Putrantyo menambahkan, aksi GOTO dengan Grab bisa membawa peningkatan margin dan nilai tambah bisnis bagi GOTO secara keseluruhan. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta menyarankan supaya investor wait and see soal rencana merger GOTO dan Grab. Nafan merekomendasikan hold untuk saham GOTO dengan target harga Rp 116 per saham.
Download Aplikasi Labirin :