;
Tags

Saham

( 1722 )

Sentimen Sementara dari Lingkaran Prabowo-Gibran

HR1 23 Oct 2024 Kontan
Dampak euforia transisi pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka terhadap pasar saham. Beberapa emiten yang memiliki keterkaitan dengan tokoh-tokoh dalam kabinet dan koalisi pemerintahan mengalami kenaikan harga saham, seperti saham-saham dari Grup Mahaka, Grup Bakrie, dan emiten lain yang terkait dengan sosok seperti Erick Thohir, Boy Thohir, dan Haji Isam.

Erick Thohir, Menteri BUMN, memiliki hubungan dengan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) dan PT Mahaka Media Tbk (MAHA). Sementara itu, Boy Thohir, kakaknya, memiliki saham di perusahaan-perusahaan seperti PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dan PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata, juga terkait dengan PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN), yang sahamnya meningkat tajam.

Menurut Sukarno Alatas dari Kiwoom Sekuritas, beberapa saham seperti PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) memiliki fundamental yang menarik. Fath Aliansyah dari Lotus Andalan Sekuritas menambahkan bahwa saham seperti ADRO dan BRMS juga memiliki prospek bagus, dengan ADRO merencanakan IPO dan BRMS didukung oleh kenaikan harga emas dunia.

Sentimen positif terhadap saham-saham ini diharapkan bisa menjadi peluang trading, namun investor disarankan untuk berhati-hati terhadap potensi profit taking akibat kenaikan yang cepat.

Setelah Dilantik Prabowo IHSG dan Rupiah Terdampak Menurun

KT1 22 Oct 2024 Tempo
INDEKS harga saham gabungan (IHSG) menguat tipis setelah pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Ahad, 20 Oktober 2024. Pada Senin sore, IHSG ditutup menguat 12,54 poin atau 0,16 persen ke posisi 7.772,60. Penguatan terjadi di tengah pelemahan mayoritas bursa saham kawasan Asia. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor tercatat menguat. Sektor keuangan naik paling tinggi, yaitu 1,63 persen, diikuti kenaikan sektor teknologi sebesar 1,01 persen dan sektor properti sebesar 0,79 persen. Sedangkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat fluktuatif. Pada awal perdagangan Senin, 21 Oktober 2024, rupiah sempat menguat 20 poin atau 0,13 persen menjadi 15.461 per dolar AS dari sebelumnya 15.481 per dolar AS. Namun rupiah ditutup melemah 22,5 poin di level 15.503,5 per dolar AS.

Sejumlah analis berpandangan bahwa pasar cenderung merespons positif pergantian pemerintahan di Tanah Air. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji mengatakan pergerakan positif IHSG dipengaruhi oleh faktor domestik dan eksternal. Dari sisi domestik, Nafan berpandangan bahwa optimisme pasar dipicu oleh kelancaran proses pelantikan presiden dan wakil presiden serta pemilihan komposisi kabinet. Menurut dia, ini meningkatkan kepercayaan investor, yang berharap kabinet baru dapat menjaga stabilitas ekonomi Indonesia meskipun tantangan global masih banyak. Sedangkan dari faktor eksternal, Nafan menilai sentimen global lebih positif dengan meredanya ketegangan geopolitik dan ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), akan mengurangi kebijakan moneter yang ketat (pelonggaran kebijakan moneter) pada masa depan, khususnya setelah pemilu AS.

Nafan memperkirakan hal-hal tersebut akan memperkuat likuiditas pasar global. Ditambah langkah-langkah stimulus di Cina, termasuk penurunan suku bunga, yang dianggap bisa memperkuat likuiditas pasar dan menjaga stabilitas ekonomi global. Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengatakan para pelaku pasar sudah memperhitungkan atau mengantisipasi efek pelantikan Prabowo sejak pekan lalu. IHSG pun menguat 3,18 persen sepanjang pekan lalu dan rupiah naik ke level 15.460 terhadap dolar AS. "Pasar merespons cukup positif, terlebih dengan susunan kabinet yang beberapa posisi strategis menteri diisi oleh yang sesuai di bidangnya," ucap Oktavianus. Dia berujar, para investor sudah memperhitungkan harapan positif dari pelantikan dan menyusun strategi investasi berdasarkan ekspektasi tersebut. Dengan demikian, setelah pelantikan, pasar tidak bereaksi besar lagi karena efeknya sudah tecermin dalam pergerakan harga saham dan nilai tukar sebelumnya. (Yetede)

Potensi Rebound Saham BUMN

HR1 22 Oct 2024 Kontan

Dampak positif dari pembentukan Kabinet Merah Putih di bawah Presiden Prabowo Subianto terhadap emiten BUMN. Erick Thohir kembali ditunjuk sebagai Menteri BUMN, didampingi oleh tiga Wakil Menteri, yang membawa sinyal positif untuk keberlanjutan program-program BUMN. Fath Aliansyah dari Lotus Andalan Sekuritas menilai hal ini penting bagi restrukturisasi dan aksi korporasi emiten BUMN.

Sektor-sektor seperti infrastruktur, energi baru dan terbarukan, telekomunikasi, dan perbankan diprediksi mendapat sentimen positif dari program pemerintahan Prabowo, menurut Sukarno Alatas dari Kiwoom Sekuritas. Reza Priyambada dari Reliance Sekuritas mengamati potensi saham BUMN untuk trading jangka pendek, sementara Raden Bagus Bima melihat peluang di sektor perumahan yang dapat menguntungkan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR). 

Arjun Ajwani dari Infovesta Kapital Advisori merekomendasikan saham BUMN di sektor perbankan dan energi, serta mencermati peluang IPO BUMN yang diharapkan dapat menyuntikkan daya tarik tambahan bagi pasar modal. Strategi buy on weakness pada saham seperti SMGR, PGEO, dan JSMR juga disarankan oleh Sukarno, mengingat prospek pertumbuhan emiten BUMN yang kuat dalam jangka panjang.

Pemegang Saham Adaro Energy Sepakat Jual Saham AAI

KT1 19 Oct 2024 Investor Daily
PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)  sepakat untuk menjual seluruh atau 7.008.202.240 sahamnya di anak usaha, Adaro Andalan Indonesia (AAI). Penjualan saham akan ditempuh melalui mekanisme penawaran umum pemegang sama (PUPS). Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer Adaro Garibaldi Thohir alias Boy Thohir mengapresiasi, para pemegang saham atas partisipasi dan dukungan mereka dalam RUPSLB sehingga dapat mencapai tujuan dan melaksanakan rencana transaksi material. "Kami bermaksud untuk terus mengupayakan ekspansi strategi dan diversifikasi di segmen non-pertambangan batu bara  demi menciptakan portfolio bisnis yang lebih seimbang  mencapai target untuk   menghasilkan sekitar sekitar 50% pendapat dari non batu bara termal  paling lambat 2030," jelas Boy. Boy menilai, ekspansi dan divesrifikasi merupakan langkah efektif untuk memaksimalkan kinerja AAI yang dulu bernama PT Alam Tri Abadi sekaligus pilar bisnis non batu bara termal. (Yetede)

Pesona Saham Lapisan Kedua

HR1 18 Oct 2024 Bisnis Indonesia (H)

Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepekan terakhir, yang naik 3,41% menjadi 7.735,03, juga diikuti oleh performa positif saham-saham lapis kedua, terutama yang tergabung dalam Indeks Small-Mid Cap (SMC) Liquid. Martha Christina, Head of Investment Information di Mirae Asset Sekuritas, menjelaskan bahwa kenaikan ini didorong oleh sentimen positif dari stimulus ekonomi di China serta perkembangan sektor komoditas dan properti. Nafan Aji Gusta, analis di Mirae Asset, memprediksi penguatan IHSG akan berlanjut hingga akhir 2024 dengan target 7.915, didukung oleh potensi upside pada Indeks SMC. Kinerja laporan keuangan emiten, seperti PT ESSA Industries Tbk. yang mencatatkan lonjakan laba, juga menjadi faktor penting dalam menarik perhatian investor. Fath Aliansyah dari Lotus Andalan Sekuritas menambahkan bahwa saham-saham lapis kedua yang undervalued berpotensi mengalami pergerakan agresif jika ada perubahan signifikan dalam pola bisnis mereka.

Efek Program Prabowo: Peluang di Emiten Unggas

HR1 17 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Saham emiten unggas mengalami kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir, dengan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) naik 10,62% menjadi Rp1.615, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) naik 4,12% menjadi Rp5.050, dan PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN) naik 7,89% menjadi Rp820. Menurut analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo, kenaikan ini didorong oleh prospek program makan bergizi gratis yang diusulkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto, yang diperkirakan akan meningkatkan konsumsi unggas.

Meskipun ada tantangan, seperti kenaikan harga jagung akibat musim hujan, prospek positif untuk sektor ini tetap ada. Analis Mirae Asset Sekuritas, Andreas K. Saragih, dan Christine Natasya dari Bahana Sekuritas juga menyampaikan optimisme tentang kinerja emiten unggas. Mereka merekomendasikan saham JPFA dan CPIN untuk dibeli, dengan target harga masing-masing Rp1.740 dan Rp5.900. Secara keseluruhan, konsensus dari 16 sekuritas menunjukkan rekomendasi beli untuk JPFA, menegaskan potensi pertumbuhan di sektor unggas menjelang pelaksanaan program pemerintah yang mendukung peningkatan konsumsi.



Sentimen Positif Pasar Modal dari Pemanggilan Menteri Ekonomi

KT3 17 Oct 2024 Kompas
Indeks Harga Saham Gabungan kembali bergairah awal pekan ini menyambut beberapa peristiwa di dalam negeri. Peristiwa ini mulai dari pelantikan presiden dan pembentukan kabinet hingga Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. Dana investor asing juga berkontribusi pada bangkitnya kinerja pasar modal pada produk surat utang. Sejalan dengan beberapa peristiwa itu, dana asing masuk ke pasar modal. Pada Selasa (15/10/2024), menurut RTI Business, investor asing mencatatkan net buy atau nilai pembelian bersih di pasar modal Rp 339 miliar. Kondisi ini menyokong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,89 persen ke level 7.626. Pada akhir perdagangan Rabu (16/10), IHSG ditutup menguat 0,29 persen di level 7.648.

Pengamat pasar modal, Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Reza Priyambada, menilai bahwa sentimen pemerintahan baru di Indonesia ikut memberikan dampak positif di pasar modal. Sejak Senin (14/10), presiden terpilih Prabowo Subianto telah memanggil puluhan tokoh yang diyakini akan mengisi jabatan kementerian dan lembaga di pemerintahannya. Para tokoh itu akan dilantik setelah Prabowo Subianto dan pasangannya, Gibran Rakabuming Raka, ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober 2024. Reza menilai, pasar melihat nama-nama tokoh lama yang muncul. Salah satunya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan sejumlah pejabat yang sudah menduduki posisi di sektor perekonomian di periode pemerintahan sebelumnya.

”(Situasi) ini tampaknya cukup memberikan sentimen positif. Pelaku pasar bisa jadi memiliki persepsi bahwa program-program pemerintahan sebelumya yang sudah berjalan baik akan dilanjutkan kembali,” ujarnya di Jakarta. Selain isu terkait pembentukan kabinet pemerintahan baru, pasar juga mengapresiasi surplus perdagangan ekspor-impor Indonesia yang bertahan selama 53 bulan sejak Mei 2020. Pada pekan ini, pasar juga menanti kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam mengatur strategi moneter setelah menurunkan suku bunga 25 basis poin pada September 2024. Mengutip analisis Phintraco Sekuritas, pasar memperkirakan BI masih menahan suku bunga 6 persen bulan ini meski ke depan ada peluang BI melanjutkan penurunan suku bunga. Pasar juga masih memantau kebijakan ekonomi di luar negeri. Positifnya bursa regional Asia menyambut laporan kinerja keuangan triwulan III juga menjadi penguat bagi IHSG. (Yoga)

Udara Segar Bagi Emiten dari Program Prabowo

HR1 16 Oct 2024 Kontan (H)
Nama-nama calon menteri dalam pemerintahan Prabowo Subianto mulai mendapat perhatian investor karena dipandang akan memengaruhi arah kebijakan ekonomi Indonesia. Prabowo diperkirakan akan mengutamakan kebijakan populis, termasuk program makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis, pendidikan, dan perumahan tiga juta unit per tahun. Kebijakan ini diproyeksi menjadi katalis bagi beberapa sektor saham.

Pengamat pasar modal dari Universitas Indonesia, Budi Frensidy, menyebut sektor pangan seperti perunggasan dan susu akan diuntungkan oleh program makan bergizi gratis. Emiten yang berpotensi mendapat manfaat di antaranya adalah PT Charoen Pokphand Tbk, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), dan PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ).

Founder Stocknow.id Hendra Wardana menyoroti sektor kesehatan, seperti PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) yang akan mendapat dorongan dari program kesehatan gratis. Menurutnya, emiten-emiten ini akan merasakan peningkatan permintaan layanan kesehatan.

Program perumahan yang diusung Prabowo juga dinilai berdampak positif bagi sektor perbankan dan properti. Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) diproyeksi mendapat keuntungan dari fokusnya pada kredit perumahan. Emiten properti seperti PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) juga mendapat keuntungan dari insentif ini.

Teguh Hidayat, Direktur Avere Investama, menyoroti peluang dari program hilirisasi sumber daya alam yang mendukung emiten BUMN seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Teguh merekomendasikan saham JPFA, INCO, dan ULTJ, sementara Hendra Wardana lebih fokus pada emiten kesehatan dan BBTN.

Saham Sektor Energi Masih Berpotensi Tumbuh

HR1 15 Oct 2024 Kontan
Harga komoditas energi global, termasuk minyak, gas alam, dan batubara, tengah mengalami volatilitas yang dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Menurut Liza Camelia Suryanata, Head of Research NH Korindo Sekuritas Indonesia, tiga faktor utama yang memengaruhi prospek harga energi adalah ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya antara Israel dan Iran, penurunan suku bunga di AS, dan perlambatan ekonomi di China. 

Research Analyst Phintraco Sekuritas, Muhamad Heru Mustofa, menambahkan bahwa faktor cuaca ekstrem, seperti badai di Florida dan hujan lebat di China, juga berperan dalam fluktuasi harga energi. Heru memperkirakan harga minyak mentah dunia akan bergerak di rentang US$ 72–US$ 77 per barel, sementara harga batubara berkisar antara US$ 145–US$ 155 per ton hingga akhir 2024.

Emil Fajrizki dari Stocknow.id memprediksi bahwa harga minyak bisa mencapai US$ 80–US$ 95 per barel dalam jangka pendek. Sukarno Alatas, Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, menyebut harga minyak kemungkinan bertahan di level US$ 71–US$ 77 per barel, sementara harga batubara bisa tetap di atas US$ 150 per ton.

Meski sektor energi sempat mengalami penurunan saham akibat aksi profit-taking, menjelang rilis kinerja kuartal III-2024, emiten energi diprediksi menunjukkan hasil positif. Emil merekomendasikan saham PTBA, HRUM, dan BUMI untuk dibeli dengan target harga masing-masing Rp 4.100, Rp 1.465, dan Rp 200.

Transisi Pemerintahan Lancar, IHSG Diperkirakan Menguat

KT1 14 Oct 2024 Investor Daily (H)

Sejalan dengan transisi pemerintahan yang berjalan mulus dan lancar, indeks harga saham gabungan (IHSG) kedepan diperkirakan menguat dan mencapai level baru. Pemerintah yang stabil akan menambah keyakinan para pelaku pasar  dan menciptakan sentimen positif di bursa. Tercatat, IHSG ditutup di level 7.520 atau menguat 0,33% dalam seminggu hingga akhir perdagangan, Jumat, 11 Oktober 2024. IHSG bergerak konsolidasi dengan range support di level 7.400-7.500 dan resistance 7.600. Pekan ini, IHSG diperkirakan menguat dengan estimasi kisaran 7.500 hingga 7.800, didukung oleh funfamental ekonomi yang kuat, inflasi yang terkendali, dan pertumbuhan PDB yang stabil.

Kebijakan pemerintah yang pro-investasi juga menjadi salah satu faktor  pendorong yang dapat meningkatkan  performa IHSG. Adapun sektor-sektor yang diproyeksikan akan moncer sejalan dengan kondisi ini meliputi infrastruktur, kesehatan, dan konsumer. Menurut Founder  Stocknow.id Hendra Wardana, di sektor infrastruktur, proyek-proyek strategis dan  kelanjutan pembangunan jalan tol serta infrastruktur, proyek-proyek strategis dan kelanjutan pembangunan jalan tol serta infrastruktur digital akan terus menjadi motor pertumbuhan. (Yetede)