;
Tags

Saham

( 1717 )

Peluang di Tengah Musim Laporan Kinerja

HR1 28 Oct 2024 Kontan
Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meski musim rilis laporan keuangan kuartal III-2024 telah dimulai. Dimas Krisna Ramadhani, Equity Analyst Indo Premier Sekuritas, menyebut bahwa koreksi IHSG dipicu oleh aksi distribusi investor asing dan pola konsolidasi IHSG yang fluktuatif.

Ratih Mustikoningsih, Financial Expert Ajaib Sekuritas, menilai bahwa aksi profit taking pada saham big caps, serta dinamika politik di AS dan konflik Timur Tengah, turut memengaruhi pelemahan IHSG. Investor cenderung beralih ke aset rendah risiko seperti dolar AS.

Oktavianus Audi, Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas, mencatat bahwa rilis kinerja keuangan emiten big caps seperti BBCA dan BBNI sesuai ekspektasi, sedangkan UNVR di bawah ekspektasi. Pelaku pasar masih menunggu rilis laporan emiten lainnya sebagai sentimen penggerak IHSG.

Eddy Wijaya, Analis Sinarmas Sekuritas, memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang support 7.633–7.595 dan resistance 7.794–7.910. Ia merekomendasikan strategi cicil bertahap dan buy on support untuk saham seperti BBCA, AMRT, ESSA, KKGI, dan TSPC. Dimas merekomendasikan saham PNLF, DSSA, dan AMRT, sedangkan Ratih merekomendasikan buy BMRI dan CPIN, serta buy on weakness ANTM dan TINS.

Secara keseluruhan, pelemahan IHSG dipengaruhi oleh aksi profit taking, sentimen global, dan rilis kinerja emiten yang bervariasi. Pelaku pasar masih cenderung bersikap wait and see menantikan laporan keuangan lainnya.

Kesempatan untuk Masuk dalam Indeks Saham Elite

HR1 25 Oct 2024 Kontan
Potensi rebalancing indeks LQ45 oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode November 2023 - Januari 2024. Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst dari Mirae Asset Sekuritas, menyebut saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) berpeluang masuk LQ45 karena kenaikan harga saham yang didorong oleh kenaikan harga komoditas global seperti batubara dan emas.

Fath Aliansyah, Senior Research Analyst dari Lotus Andalan Sekuritas, memprediksi PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) bisa masuk LQ45, berpotensi menggantikan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), karena fundamental yang kuat dan likuiditas tinggi. Miftahul Khaer dari Kiwoom Sekuritas Indonesia juga menyoroti PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) sebagai kandidat lain dengan kinerja keuangan dan kapitalisasi pasar yang baik, serta memenuhi syarat free float.

Bursa Targetkan Kenaikan Moderat di Tahun Depan

HR1 24 Oct 2024 Kontan
Proyeksi moderat Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tahun 2025 dalam menghadapi tantangan global dan domestik. Iman Rachman, Direktur Utama BEI, menyatakan bahwa BEI menargetkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) saham mencapai Rp 13,5 triliun per hari, meningkat dari target 2024 sebesar Rp 12,25 triliun. Target ini didasarkan pada asumsi penurunan inflasi dan suku bunga global serta pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan mencapai 8%.

BEI juga menargetkan pencatatan 66 perusahaan baru melalui IPO, dengan total 407 efek baru pada 2025. Iman optimis, meski mengakui adanya tantangan global dan domestik yang mungkin mempengaruhi pasar saham. Selain itu, BEI berharap jumlah investor baru bertambah 2 juta, sehingga total investor pasar modal Indonesia mencapai 16 juta pada akhir 2025.

Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst di Mirae Asset Sekuritas, menilai target BEI relatif moderat dan mudah dicapai, terutama mengingat tren positif RNTH dari tahun ke tahun. RNTH tertinggi tercapai pada 2022 dengan Rp 14,71 triliun per hari, meskipun turun menjadi Rp 10,75 triliun pada 2023.

Untuk 2025, BEI mengincar pendapatan Rp 1,78 triliun dan laba bersih Rp 275,02 miliar, didorong oleh peningkatan pencatatan efek dan jasa informasi yang diproyeksi naik 11% tahunan. Target ini merupakan bagian dari Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2025 yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUSPLB).

Penjualan yang Membaik Dorong Kinerja

HR1 23 Oct 2024 Kontan
PT United Tractors Tbk (UNTR) untuk tahun 2024, meski menghadapi beberapa tantangan di awal tahun. Tim analis Panin Sekuritas mencatat peningkatan kinerja pada Agustus 2024, didorong oleh permintaan alat berat yang membaik, terutama dari sektor pertambangan. UNTR berhasil menjual 390 unit alat berat di bulan Agustus, meningkat 18,2% secara bulanan.

Segmen bisnis UNTR lainnya juga menunjukkan potensi pertumbuhan. PT Pamapersada Nusantara (PAMA), unit kontraktor tambang UNTR, berkontribusi signifikan meski mencatat kinerja mendatar. Produksi emas melalui Agincourt Resources naik 5,8% secara tahunan, didorong oleh ekspektasi kenaikan harga emas global.

Research Analyst Phintraco Sekuritas, Nurwachidah, memproyeksikan peningkatan kinerja UNTR dari bisnis yang terkait komoditas, termasuk batubara dan emas, dengan sentimen positif dari konflik geopolitik di Timur Tengah dan ekspektasi kenaikan permintaan batubara dari China. Henry Wibowo dari JP Morgan Sekuritas Indonesia menyoroti potensi laba kuat UNTR, terutama dari bisnis kontraktor tambang.

UNTR memproyeksikan penjualan alat berat sekitar 4.500 unit, meningkat dari panduan sebelumnya. Analis merekomendasikan *buy* saham UNTR, dengan target harga bervariasi, mulai dari Rp 30.675 (Nurwachidah) hingga Rp 33.000 per saham (Reggie Parengkuan dari Indopremier Sekuritas). UNTR juga diuntungkan oleh integrasi anak usaha yang kuat, meski menghadapi tantangan dari kompetitor baru yang mengurangi pangsa pasar alat berat Komatsu.

Sentimen Sementara dari Lingkaran Prabowo-Gibran

HR1 23 Oct 2024 Kontan
Dampak euforia transisi pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka terhadap pasar saham. Beberapa emiten yang memiliki keterkaitan dengan tokoh-tokoh dalam kabinet dan koalisi pemerintahan mengalami kenaikan harga saham, seperti saham-saham dari Grup Mahaka, Grup Bakrie, dan emiten lain yang terkait dengan sosok seperti Erick Thohir, Boy Thohir, dan Haji Isam.

Erick Thohir, Menteri BUMN, memiliki hubungan dengan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) dan PT Mahaka Media Tbk (MAHA). Sementara itu, Boy Thohir, kakaknya, memiliki saham di perusahaan-perusahaan seperti PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dan PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata, juga terkait dengan PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN), yang sahamnya meningkat tajam.

Menurut Sukarno Alatas dari Kiwoom Sekuritas, beberapa saham seperti PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) memiliki fundamental yang menarik. Fath Aliansyah dari Lotus Andalan Sekuritas menambahkan bahwa saham seperti ADRO dan BRMS juga memiliki prospek bagus, dengan ADRO merencanakan IPO dan BRMS didukung oleh kenaikan harga emas dunia.

Sentimen positif terhadap saham-saham ini diharapkan bisa menjadi peluang trading, namun investor disarankan untuk berhati-hati terhadap potensi profit taking akibat kenaikan yang cepat.

Setelah Dilantik Prabowo IHSG dan Rupiah Terdampak Menurun

KT1 22 Oct 2024 Tempo
INDEKS harga saham gabungan (IHSG) menguat tipis setelah pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Ahad, 20 Oktober 2024. Pada Senin sore, IHSG ditutup menguat 12,54 poin atau 0,16 persen ke posisi 7.772,60. Penguatan terjadi di tengah pelemahan mayoritas bursa saham kawasan Asia. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor tercatat menguat. Sektor keuangan naik paling tinggi, yaitu 1,63 persen, diikuti kenaikan sektor teknologi sebesar 1,01 persen dan sektor properti sebesar 0,79 persen. Sedangkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat fluktuatif. Pada awal perdagangan Senin, 21 Oktober 2024, rupiah sempat menguat 20 poin atau 0,13 persen menjadi 15.461 per dolar AS dari sebelumnya 15.481 per dolar AS. Namun rupiah ditutup melemah 22,5 poin di level 15.503,5 per dolar AS.

Sejumlah analis berpandangan bahwa pasar cenderung merespons positif pergantian pemerintahan di Tanah Air. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji mengatakan pergerakan positif IHSG dipengaruhi oleh faktor domestik dan eksternal. Dari sisi domestik, Nafan berpandangan bahwa optimisme pasar dipicu oleh kelancaran proses pelantikan presiden dan wakil presiden serta pemilihan komposisi kabinet. Menurut dia, ini meningkatkan kepercayaan investor, yang berharap kabinet baru dapat menjaga stabilitas ekonomi Indonesia meskipun tantangan global masih banyak. Sedangkan dari faktor eksternal, Nafan menilai sentimen global lebih positif dengan meredanya ketegangan geopolitik dan ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), akan mengurangi kebijakan moneter yang ketat (pelonggaran kebijakan moneter) pada masa depan, khususnya setelah pemilu AS.

Nafan memperkirakan hal-hal tersebut akan memperkuat likuiditas pasar global. Ditambah langkah-langkah stimulus di Cina, termasuk penurunan suku bunga, yang dianggap bisa memperkuat likuiditas pasar dan menjaga stabilitas ekonomi global. Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengatakan para pelaku pasar sudah memperhitungkan atau mengantisipasi efek pelantikan Prabowo sejak pekan lalu. IHSG pun menguat 3,18 persen sepanjang pekan lalu dan rupiah naik ke level 15.460 terhadap dolar AS. "Pasar merespons cukup positif, terlebih dengan susunan kabinet yang beberapa posisi strategis menteri diisi oleh yang sesuai di bidangnya," ucap Oktavianus. Dia berujar, para investor sudah memperhitungkan harapan positif dari pelantikan dan menyusun strategi investasi berdasarkan ekspektasi tersebut. Dengan demikian, setelah pelantikan, pasar tidak bereaksi besar lagi karena efeknya sudah tecermin dalam pergerakan harga saham dan nilai tukar sebelumnya. (Yetede)

Potensi Rebound Saham BUMN

HR1 22 Oct 2024 Kontan

Dampak positif dari pembentukan Kabinet Merah Putih di bawah Presiden Prabowo Subianto terhadap emiten BUMN. Erick Thohir kembali ditunjuk sebagai Menteri BUMN, didampingi oleh tiga Wakil Menteri, yang membawa sinyal positif untuk keberlanjutan program-program BUMN. Fath Aliansyah dari Lotus Andalan Sekuritas menilai hal ini penting bagi restrukturisasi dan aksi korporasi emiten BUMN.

Sektor-sektor seperti infrastruktur, energi baru dan terbarukan, telekomunikasi, dan perbankan diprediksi mendapat sentimen positif dari program pemerintahan Prabowo, menurut Sukarno Alatas dari Kiwoom Sekuritas. Reza Priyambada dari Reliance Sekuritas mengamati potensi saham BUMN untuk trading jangka pendek, sementara Raden Bagus Bima melihat peluang di sektor perumahan yang dapat menguntungkan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR). 

Arjun Ajwani dari Infovesta Kapital Advisori merekomendasikan saham BUMN di sektor perbankan dan energi, serta mencermati peluang IPO BUMN yang diharapkan dapat menyuntikkan daya tarik tambahan bagi pasar modal. Strategi buy on weakness pada saham seperti SMGR, PGEO, dan JSMR juga disarankan oleh Sukarno, mengingat prospek pertumbuhan emiten BUMN yang kuat dalam jangka panjang.

Pemegang Saham Adaro Energy Sepakat Jual Saham AAI

KT1 19 Oct 2024 Investor Daily
PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)  sepakat untuk menjual seluruh atau 7.008.202.240 sahamnya di anak usaha, Adaro Andalan Indonesia (AAI). Penjualan saham akan ditempuh melalui mekanisme penawaran umum pemegang sama (PUPS). Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer Adaro Garibaldi Thohir alias Boy Thohir mengapresiasi, para pemegang saham atas partisipasi dan dukungan mereka dalam RUPSLB sehingga dapat mencapai tujuan dan melaksanakan rencana transaksi material. "Kami bermaksud untuk terus mengupayakan ekspansi strategi dan diversifikasi di segmen non-pertambangan batu bara  demi menciptakan portfolio bisnis yang lebih seimbang  mencapai target untuk   menghasilkan sekitar sekitar 50% pendapat dari non batu bara termal  paling lambat 2030," jelas Boy. Boy menilai, ekspansi dan divesrifikasi merupakan langkah efektif untuk memaksimalkan kinerja AAI yang dulu bernama PT Alam Tri Abadi sekaligus pilar bisnis non batu bara termal. (Yetede)

Pesona Saham Lapisan Kedua

HR1 18 Oct 2024 Bisnis Indonesia (H)

Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepekan terakhir, yang naik 3,41% menjadi 7.735,03, juga diikuti oleh performa positif saham-saham lapis kedua, terutama yang tergabung dalam Indeks Small-Mid Cap (SMC) Liquid. Martha Christina, Head of Investment Information di Mirae Asset Sekuritas, menjelaskan bahwa kenaikan ini didorong oleh sentimen positif dari stimulus ekonomi di China serta perkembangan sektor komoditas dan properti. Nafan Aji Gusta, analis di Mirae Asset, memprediksi penguatan IHSG akan berlanjut hingga akhir 2024 dengan target 7.915, didukung oleh potensi upside pada Indeks SMC. Kinerja laporan keuangan emiten, seperti PT ESSA Industries Tbk. yang mencatatkan lonjakan laba, juga menjadi faktor penting dalam menarik perhatian investor. Fath Aliansyah dari Lotus Andalan Sekuritas menambahkan bahwa saham-saham lapis kedua yang undervalued berpotensi mengalami pergerakan agresif jika ada perubahan signifikan dalam pola bisnis mereka.

Efek Program Prabowo: Peluang di Emiten Unggas

HR1 17 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Saham emiten unggas mengalami kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir, dengan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) naik 10,62% menjadi Rp1.615, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) naik 4,12% menjadi Rp5.050, dan PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN) naik 7,89% menjadi Rp820. Menurut analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo, kenaikan ini didorong oleh prospek program makan bergizi gratis yang diusulkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto, yang diperkirakan akan meningkatkan konsumsi unggas.

Meskipun ada tantangan, seperti kenaikan harga jagung akibat musim hujan, prospek positif untuk sektor ini tetap ada. Analis Mirae Asset Sekuritas, Andreas K. Saragih, dan Christine Natasya dari Bahana Sekuritas juga menyampaikan optimisme tentang kinerja emiten unggas. Mereka merekomendasikan saham JPFA dan CPIN untuk dibeli, dengan target harga masing-masing Rp1.740 dan Rp5.900. Secara keseluruhan, konsensus dari 16 sekuritas menunjukkan rekomendasi beli untuk JPFA, menegaskan potensi pertumbuhan di sektor unggas menjelang pelaksanaan program pemerintah yang mendukung peningkatan konsumsi.