;
Tags

Saham

( 1717 )

Emiten Kesehatan Semakin Pulih

HR1 21 Aug 2023 Kontan

Saham-saham sektor kesehatan masih punya prospek yang positif meski Indonesia sudah terlepas dari pandemi Covid-19. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, kinerja sektor kesehatan akan ditopang oleh beberapa faktor. Pertama, stabilitas perekonomian domestik yang terjamin sehingga dapat menopang permintaan di sektor kesehatan. Kedua, gangguan polusi udara di Jabodetabek mendorong masyarakat memanfaatkan jasa kesehatan untuk mencegah maupun mengobati penyakit yang timbul dari kondisi udara yang tidak sehat ini. Ketiga, penggunaan BPJS Kesehatan juga akan memberikan keuntungan bagi emiten sektor kesehatan karena membuat masyarakat lebih mampu mengakses fasilitas kesehatan. Keempat, pengesahan Omnibus Law UU Kesehatan dapat mendorong masyarakat untuk tidak berobat ke luar negeri. UU Kesehatan tersebut salah satunya dirancang untuk mengatasi masalah utama di sektor kesehatan, yakni kekurangan jumlah dokter spesialis di Indonesia. Saat, ini masih terdapat sejumlah WNI yang memilih berobat ke Malaysia dan Singapura ketimbang dalam negeri. Dalam riset tanggal 7 Agustus 2023, Analis Samuel Sekuritas Jonathan Guyadi dan Brandon Boedhiman mengatakan, ketiga emiten kesehatan yang mereka analisa yakni Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) membukukan pendapatan gabungan Rp 4,9 triliun di kuartal II-2023. Jumlah tersebut turun 0,9% secara kuartalan, tetapi meningkat 16,3% tahunan. Dalam riset tanggal 18 Juli 2023, Analis Ciptadana Sekuritas Erni Marsella Siahaan dan Nicko Yosafat menilai, UU Kesehatan menghilangkan banyak hambatan terkait kekurangan tenaga dokter serta memperluas distribusi dokter spesialis.

Penjualan Semen Mulai Kokoh Lagi

HR1 21 Aug 2023 Kontan

Permintaan semen domestik pada Juli 2023 berhasil bertumbuh. Merujuk pada data Asosiasi Semen Indonesia, penggunaan semen pada Juli 2023 mencapai sebanyak 5,8 juta ton. Jumlah tersebut meningkat sebesar 9,7% secara bulanan dan tumbuh 12,6% secara tahunan. Penjualan semen curah tumbuh sebesar 19,3% secara tahunan alias year on year (yoy). Kontribusi pertumbuhan terbesar dari Kalimantan, terdorong oleh pelaksanaan proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di wilayah ini. Sementara itu, penjualan semen kantung tumbuh sebesar 10,2% secara tahunan yang disokong oleh pertumbuhan penjualan dari luar Jawa. Tapi kalau secara kumulatif, penjualan semen dari Januari hingga Juli 2023 mencapai 33,2 juta ton, masih turun 2,3% yoy. Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Daniel A Widjaja mengatakan, permintaan akan semen nasional mulai membaik di awal paruh kedua 2023 ini. Di sisi lain, harga semen kantong di Pulau Jawa sudah cukup stabil dan tidak ada perang harga antara pemain tier-1 dan tier-2. Penjualan semen nasional yang tumbuh juga tercermin pada kinerja PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP). Penjualan semen INTP pada Juli 2023 mencapai 1,7 Juta ton, naik sebesar 25% secara tahunan. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Andreas Saragih menyematkan rating overweight di sektor semen, dengan saham INTP sebagai pilihan utama alias top picks.

Mewaspadai Efek Selisih Bunga yang Kian Sempit

HR1 21 Aug 2023 Kontan (H)

Arah suku bunga sejumlah bank sentral masih akan menjadi penentu pergerakan pasar keuangan dalam beberapa pekan ke depan. Yang jadi perhatian pasar dalam negeri, kini selisih suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) dan bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve semakin menyempit. Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang digelar pada 23-24 Agustus 2023, sejumlah ekonom dan analis keuangan memproyeksikan BI tetap mempertahankan bunga acuan. Alhasil, jarak bunga acuan Fed dan BI 7- days reverse repo rate cuma berselisih tipis antara 0,25%-0,5%. Saat ini suku bunga acuan BI ada di posisi 5,75%, sementara bunga Fed ada di level 5,25%-5,50%. Situasi ini dikhawatirkan memicu arus keluar dana asing dari pasar keuangan Indonesia. Dalam sepekan terakhir, misalnya, sekitar Rp 3,6 triliun dana asing keluar dari bursa saham dalam negeri. Toh, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, menyempitnya spread bunga Fed dan BI Rate karena fundamental Indonesia menguat, Tapi, peringkat Indonesia masih BBB. Sedangkan peringkat AS di posisi AAA. Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures, Nanang Wahyudin sepakat, kenaikan bunga Fed yang kemungkinan terjadi pada September atau November bisa membuat investor kian memburu dollar AS. Sehingga rupiah dan IHSG mengalami tekanan. Namun, Nanang menilai kondisi ini hanya bersifat sementara. Pasar melihat ruang kenaikan suku bunga akan berakhir dan terbuka ruang terjadi pemangkasan pada tahun depan.

Sentimen Negatif Marak, Pelemahan IHSG Berlanjut

KT1 21 Aug 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bergerak sideways dengen kecenderungan melemah di kisaran 6.815-6.910 pada pekan ini.  Hal ini dipicu maraknya sentimen negatif, terutama dari kembali munculnya sikap hawkish The Fed dalam pertemuan FOMC terakhir, potensi kenaikan inflasi domestik, dan pelemahan tukar rupiah terhadap dolar AS. Pekan lalu, indeks melemah 0,28% ke level 6.859, dengan market cap 10.060 triliun. Tekanan jual saham-saham unggulan sangat besar, begitulah risalah pertemuan FOMC, Juli 2023. Dalam catatan itu, The Fed kembali memberikan sinyal hawkish, setelah inflasi Amerika Serikat naik menjadi 3,2 % Juli 2023, dibandingkan bulan sebelumnya. Financial expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih menuturkan, pekan ini, ada beberapa sentimen yang bisa memengaruhi pergerakan indeks. Salah satunya, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. Meski inflasi Juli 2023 berada dalam target BI sebesar 3,08%, dia menyatakan, suku bunga BI7-Day Reserve Repo Rate diperkirakan tetap di level 5,75%. Suku bunga sebesar itu telah berlangsung sejak Januari 2023. (Yetede)

Harga Batubara Melesat, Saham Ikut Terangkat

HR1 19 Aug 2023 Kontan

Saham-saham emiten batubara bisa kembali menghangat setelah harganya menyusut sejak awal tahun 2023. Katalis pendorongnya adalah harga batubara yang berpotensi melanjutkan penguatan, meski tidak setinggi tahun lalu. Data tradingeconomics.com menunjukkan harga batubara bertengger di level US$ 147 per ton hingga Kamis (17/8), usai melonjak 9,42% dalam sebulan. Merujuk sumber lain, harga batubara ICE Newcastle untuk kontrak September sudah menembus level US$ 156 per ton. Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo mengamati penguatan harga batubara sejalan dengan kenaikan harga komoditas energi lain, yakni minyak bumi dan gas alam. Adapun, kenaikan harga batubara ini turut didorong lonjakan permintaan China. Impor batubara Negeri Panda itu melonjak 67% secara tahunan alias year on year bulan lalu dan meningkat 86% sejak awal tahun. Hanya saja, pelaku pasar perlu cermat untuk mengukur dampak harga batubara terhadap pergerakan saham-saham emiten sektor itu. Pasalnya, kenaikan harga batubara di tahun ini tetap sulit melampaui level harga tahun lalu. Begitu juga dengan kinerja mayoritas emiten batubara. Sutopo menyoroti, sebagian harga saham batubara juga sudah menanjak sejak bulan Juni, dengan kenaikan terbesar terjadi di Juli. Pada bulan ini, harga saham batubara cenderung kembali mendatar. Namun, secara historis harga saham batubara biasanya menguat mendekati musim dingin, atau pertengahan musim gugur. Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menimpali, kenaikan harga acuan batubara bisa menjadi katalis positif bagi pergerakan harga saham emiten. Equity Analyst Kanaka Hita Solvera, William Wibowo melihat, dalam jangka pendek masih ada potensi bullish. Secara teknikal, saham Grup Adaro menarik dikoleksi. William merekomendasikan buy saham ADRO dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR).

Harga Batubara Tekan Kinerja ITMG

HR1 18 Aug 2023 Kontan

Penurunan harga batubara berimbas ke kinerja PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Produsen batubara ini di semester I-2023 mengalami penurunan laba bersih 33,39%. Laba bersih menjadi US$ 306,94 juta dibandingkan keuntungan pada semester I-2022. Sejalan dengan penurunan laba bersih, pendapatan ITMG juga melorot 8,45% menjadi US$ 1,3 miliar. Padahal di semester I-2022, pendapatan ITMG menembus US$ 1,42 miliar. Mengutip laporan ITMG yang dipublikasi Rabu (16/8), harga rata-rata penjualan alias average selling price (ASP) batubara ITMG pada separuh pertama tahun ini sebesar US$ 130,6 per ton. Mulianto, Direktur Utama Indo Tambangraya Megah mengatakan, pencapaian ini melampaui target yang dipasang manajemen perusahaan itu. Penyebab lain adalah kondisi cuaca yang bersahabat dan manajemen operasional yang baik. Lantas volume penjualan ITMG di periode serupa sebanyak 9,9 juta ton. Realisasi ini naik 22% dari volume penjualan periode serupa 2022 yang hanya 8,1 juta ton. Batubara ini dipasarkan ke China sebanyak 3,6 juta ton, disusul pasar Indonesia sebanyak 2,2 juta ton, Jepang sebanyak 900.000 ton, Filipina sebanyak 800.000 ton, Thailand sebanyak 5000.000 ton. Sisanya dijual ke negara-negara lain. Di tahun 2023, ITMG menargetkan volume produksi antara 16,6 juta ton sampai 17 juta ton. Adapun volume penjualan di rentang 21,5 juta ton sampai 22,2 juta ton. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rizkia Darmawan dan Abyan Habib Yuntoharjo menilai, pendapatan ITMG pada periode tersebut masih sejalan dengan estimasi. Yakni mewakili 47% dari perkiraan Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan 50% dari estimasi konsensus.

GOTO Geber Perbaikan Kinerja

HR1 16 Aug 2023 Kontan

Harga saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada perdagangan kemarin (15/8) rebound. Saham GOTO melejit 6,59% ke Rp 97 per saham. Kenaikan harga GOTO tak lepas dari sentimen positif dari rilis kinerja keuangan semester I-2023. GOTO memang masih merugi Rp 7,16 triliun, tapi angka menyusut hingga 47,52% secara tahunan atau year-on-year (yoy). Penyusutan rugi bersih sejalan dengan pengurangan insentif dan program pemasaran produk yang tidak produktif. Selain itu, GOTO berhasil mendongkrak pendapatan bersih 102,46% secara tahunan menjadi Rp 6,88 triliun. "Pendapatan naik dari meningkatnya monetisasi di seluruh lini bisnis dengan take rate 4,1%," kata Direktur Keuangan GOTO Jacky Lo, Selasa (15/8). Strategi pengurangan beban akan jadi salah salah satu fokus GOTO di separuh kedua 2023. Ini sejalan dengan target EBITDA ( earning before interest, taxes, depreciation, and amortization) atau laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi positif pada kuartal IV-2023. Per 30 Juni 2023 GOTO mencatatkan EBITDA yang disesuaikan minus Rp 2,8 triliun, membaik dibanding minus Rp 9,18 triliun hingga akhir Juni tahun lalu. Target EBITDA ini akan dikejar di bawah tangan Patrick Walujo, pendiri Northstar Group yang turun gunung dan kini menjadi Direktur Utama GOTO. Ia menggantikan Andre Soelistyo berdasar putusan RUPST 30 Juni 2023.

Potensi Cuan di Bulan Kemerdekaan

HR1 16 Aug 2023 Kontan

Performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang bulan Agustus positif, kendati masih cenderung bergerak di area 6.800-6.900. Sentimen utama penggerak indeks di bulan ini ialah rilis kinerja emiten yang rata-rata masih sesuai ekspektasi. Pergerakan IHSG ditengarai bisa lebih agresif pada sisa tahun ini. Head of Research Team & Strategist Mirae Asset Sekuritas Indonesia Robertus Hardy mengatakan, sejak awal tahun ini pergerakan IHSG banyak tersendat oleh koreksi saham-saham komoditas. Di sisi lain, sektor perbankan yang melaju masih mampu menopang indeks. Nah, di sisa tahun ini, Mirae Asset Sekuritas memprediksi tiga sektor bakal jadi pendorong IHSG. Di antaranya, sektor semen, otomotif, dan telekomunikasi. Dia mengatakan, ketiga sektor beserta mayoritas perusahaan yang menjadi anggotanya diuntungkan dari naiknya tingkat mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat pasca-pandemi tahun lalu. "Ketiga sektor ini memiliki potensi return yang lebih tinggi dari IHSG, yang saat ini langkahnya masih terbebani sektor komoditas. Mobilitas masyarakat utamanya akan mendorong pembelian mobil dan motor," ujar Robertus, Selasa (15/8). Head of Research Investasiku-Mega Capital Sekuritas, Cheril Tanuwijaya mengatakan, IHSG bulan ini akan dipengaruhi oleh kebijakan moneter bank sentral AS The Fed dan perlambatan pertumbuhan ekonomi China. Menurutnya, IHSG di Agustus ini berpotensi konsolidasi melemah mengingat secara harga sudah jenuh beli, dengan support 6.750. Tapi hingga akhir tahun, Cheril masih optimistis IHSG bisa mencapai 7.500.

Saatnya Investor Lokal Jadi Motor Penggerak IHSG

KT1 16 Aug 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Investor lokal sejatinya dapat kembali  menjadi penggerak indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2023, ditengah ketidakpastian global yang masih tinggi. Apalagi, jumlah investor lokal terus melesat dan merajai di bursa saham. Per 8 Agustus 2023, jumlah investor pasar modal Indonesia naik 1,15 juta menjadi 11,47 juta, berdasarkan data single investor identification (SID). Adapun jumlah investor saham naik 467 ribu menjadi 4,91 juta. Sementara itu, berdasarkan data BEI, sepanjang 2023, investor lokal menguasai transaksi di bursa, yakni sebesar 63%, sedangkan asing hanya 37%. Kemarin, dari total transaksi saham Rp 10,6 triliun, lokal menyumbangkan 71%, sedangkan sisanya asing. Imbasnya, indeks masih bisa naik tipis 0,01% ke level 6.915 di tengah gempuran net sell asing Rp 5,2 triliun dengan market cap Rp 10.017 triliun. Adapun sepanjang tahun ini, asing masih net buy Rp 5,2 triliun, merosot drastis dari posisi Juni yang sempat menembus Rp 20 triliun. (Yetede)

Saham Properti Masih Memiliki Energi

HR1 15 Aug 2023 Kontan

Saham sektor properti dan real estat cenderung bergerak menguat sejak awal tahun. Dengan tumbuh 6,6% sejak awal tahun ini, indeks properti menjadi indeks sektoral dengan performa tertinggi ketiga di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sejumlah analis meyakini kinerja emiten properti masih akan tumbuh tersokong beberapa katalis positif. Salah satunya adalah kemudahan warga negara asing (WNA) untuk memiliki hunian di dalam negeri. Dalam kebijakan ini, WNA bisa memiliki hunian tanpa harus memiliki kartu izin tinggal sementara, atau kartu izin tinggal tetap. Untuk pembelian rumah susun atau apartemen pun, WNA kini bisa mendapatkan hak milik, dari yang sebelumnya hanya mendapatkan hak pakai. Sekretaris Perusahaan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), Jemmy Kusnadi, mengatakan, aturan yang memberikan kemudahan bagi WNA untuk membeli properti ini dapat membawa dampak positif bagi industri properti di Indonesia. Menurut Analis Henan Putihrai Sekuritas, Jono Syafei, aturan ini bisa menjadi katalis positif untuk emiten properti. Jika melihat tren, WNA mungkin akan lebih memilih tempat tinggal di area central business district seperti apartemen di wilayah Jakarta Selatan. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta menyebut, emiten properti yang memiliki apartemen bisa mendapat permintaan tambahan. "WNA bisa membeli dan berinvestasi apartemen di Indonesia yang relatif tidak over priced ," katanya.

Pilihan Editor