Emiten Kesehatan Semakin Pulih
Saham-saham sektor kesehatan masih punya prospek yang positif meski Indonesia sudah terlepas dari pandemi Covid-19. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, kinerja sektor kesehatan akan ditopang oleh beberapa faktor.
Pertama, stabilitas perekonomian domestik yang terjamin sehingga dapat menopang permintaan di sektor kesehatan. Kedua, gangguan polusi udara di Jabodetabek mendorong masyarakat memanfaatkan jasa kesehatan untuk mencegah maupun mengobati penyakit yang timbul dari kondisi udara yang tidak sehat ini.
Ketiga, penggunaan BPJS Kesehatan juga akan memberikan keuntungan bagi emiten sektor kesehatan karena membuat masyarakat lebih mampu mengakses fasilitas kesehatan. Keempat, pengesahan Omnibus Law UU Kesehatan dapat mendorong masyarakat untuk tidak berobat ke luar negeri.
UU Kesehatan tersebut salah satunya dirancang untuk mengatasi masalah utama di sektor kesehatan, yakni kekurangan jumlah dokter spesialis di Indonesia. Saat, ini masih terdapat sejumlah WNI yang memilih berobat ke Malaysia dan Singapura ketimbang dalam negeri.
Dalam riset tanggal 7 Agustus 2023, Analis Samuel Sekuritas Jonathan Guyadi dan Brandon Boedhiman mengatakan, ketiga emiten kesehatan yang mereka analisa yakni Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) membukukan pendapatan gabungan Rp 4,9 triliun di kuartal II-2023. Jumlah tersebut turun 0,9% secara kuartalan, tetapi meningkat 16,3% tahunan.
Dalam riset tanggal 18 Juli 2023, Analis Ciptadana Sekuritas Erni Marsella Siahaan dan Nicko Yosafat menilai, UU Kesehatan menghilangkan banyak hambatan terkait kekurangan tenaga dokter serta memperluas distribusi dokter spesialis.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023