Saham Properti Masih Memiliki Energi
Saham sektor properti dan real estat cenderung bergerak menguat sejak awal tahun. Dengan tumbuh 6,6% sejak awal tahun ini, indeks properti menjadi indeks sektoral dengan performa tertinggi ketiga di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sejumlah analis meyakini kinerja emiten properti masih akan tumbuh tersokong beberapa katalis positif. Salah satunya adalah kemudahan warga negara asing (WNA) untuk memiliki hunian di dalam negeri.
Dalam kebijakan ini, WNA bisa memiliki hunian tanpa harus memiliki kartu izin tinggal sementara, atau kartu izin tinggal tetap. Untuk pembelian rumah susun atau apartemen pun, WNA kini bisa mendapatkan hak milik, dari yang sebelumnya hanya mendapatkan hak pakai.
Sekretaris Perusahaan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), Jemmy Kusnadi, mengatakan, aturan yang memberikan kemudahan bagi WNA untuk membeli properti ini dapat membawa dampak positif bagi industri properti di Indonesia.
Menurut Analis Henan Putihrai Sekuritas, Jono Syafei, aturan ini bisa menjadi katalis positif untuk emiten properti. Jika melihat tren, WNA mungkin akan lebih memilih tempat tinggal di area
central business district
seperti apartemen di wilayah Jakarta Selatan. Senior Investment Information
Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta menyebut, emiten properti yang memiliki apartemen bisa mendapat permintaan tambahan. "WNA bisa membeli dan berinvestasi apartemen di Indonesia yang relatif tidak
over priced
," katanya.
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023