;

Harga Batubara Melesat, Saham Ikut Terangkat

Ekonomi Hairul Rizal 19 Aug 2023 Kontan
Harga Batubara Melesat, Saham Ikut Terangkat

Saham-saham emiten batubara bisa kembali menghangat setelah harganya menyusut sejak awal tahun 2023. Katalis pendorongnya adalah harga batubara yang berpotensi melanjutkan penguatan, meski tidak setinggi tahun lalu. Data tradingeconomics.com menunjukkan harga batubara bertengger di level US$ 147 per ton hingga Kamis (17/8), usai melonjak 9,42% dalam sebulan. Merujuk sumber lain, harga batubara ICE Newcastle untuk kontrak September sudah menembus level US$ 156 per ton. Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo mengamati penguatan harga batubara sejalan dengan kenaikan harga komoditas energi lain, yakni minyak bumi dan gas alam. Adapun, kenaikan harga batubara ini turut didorong lonjakan permintaan China. Impor batubara Negeri Panda itu melonjak 67% secara tahunan alias year on year bulan lalu dan meningkat 86% sejak awal tahun. Hanya saja, pelaku pasar perlu cermat untuk mengukur dampak harga batubara terhadap pergerakan saham-saham emiten sektor itu. Pasalnya, kenaikan harga batubara di tahun ini tetap sulit melampaui level harga tahun lalu. Begitu juga dengan kinerja mayoritas emiten batubara. Sutopo menyoroti, sebagian harga saham batubara juga sudah menanjak sejak bulan Juni, dengan kenaikan terbesar terjadi di Juli. Pada bulan ini, harga saham batubara cenderung kembali mendatar. Namun, secara historis harga saham batubara biasanya menguat mendekati musim dingin, atau pertengahan musim gugur. Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menimpali, kenaikan harga acuan batubara bisa menjadi katalis positif bagi pergerakan harga saham emiten. Equity Analyst Kanaka Hita Solvera, William Wibowo melihat, dalam jangka pendek masih ada potensi bullish. Secara teknikal, saham Grup Adaro menarik dikoleksi. William merekomendasikan buy saham ADRO dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR).

Tags :
#Saham
Download Aplikasi Labirin :