;
Tags

Emas

( 192 )

Ketidakpastian Meningkat, Emas Kembali Jadi Pilihan

HR1 14 Mar 2023 Kontan (H)

Pelaku pasar mulai berlarian ke aset non dollar Amerika Serikat (AS) pasca kejatuhan Silicon Valley Bank (SVB). Emas menjadi salah satu aset pilihan. Efeknya, harga emas meroket dan kembali menembus US$ 1.900 per ons troi. Per pukul 20.50 WIB kemarin, harga emas di pasar spot bertengger di 1.904,24 per ons troi, naik 1,93% dari hari sebelumnya. Ini level tertinggi harga emas dalam sebulan. Usai kabar kejatuhan SVB beredar, investor dan penulis kenamaan, Robert T Kiyosaki, membuat cuitan di Twitter yang menyarankan investor masuk emas. Ia memprediksi masih ada satu bank lagi akan kolaps. Ketika bank ini kolaps, harga emas akan melesat. Chief Analyst DCFX Futures Lukman Leong menambahkan, selain kasus SVB, harga emas melejit karena permintaan dari bank sentral seperti China, Turki dan Rusia masih kuat. "Singapura pada Januari 2023 ikut menambah 30% kepemilikan emas," kata dia, kemarin (13/3). Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo menyebut, kejatuhan SVB membuat kenaikan suku bunga AS jadi sulit diprediksi dan memicu ketidakpastian. Prediksi sejumlah lembaga keuangan, The Fed hanya menaikkan suku bunga sebesar 25 bps alih-alih 50 bps.

Ada Potensi Resesi, Ini Bisa Jadi Kesempatan Membeli Emas

HR1 16 Jan 2023 Kontan

Harga emas Antam terus mendaki tinggi. Investor dipersilakan untuk mengambil posisi beli karena potensi kenaikan masih berlanjut. Mengutip situs Logam Mulia, Sabtu (14/1), harga jual emas sebesar Rp 1.043.000 per gram. Sedang harga buyback Rp 951.000 per gram. Kenaikan harga emas Antam ini sejalan dengan kenaikan harga emas di pasar spot yang mencapai US$ 1.920 per ons troi. Ini level tertinggi emas sejak April 2022. Analis DCFX Futures Lukman Leong mengatakan, kenaikan harga emas belakangan ini disebabkan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan penurunan inflasi. Pekan lalu, AS mengumumkan inflasi Desember cuma 6,5% secara tahunan, lebih rendah dari posisi di November 2022, yakni 7,1%. Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo menyebut, sepanjang kuartal III-2022 terjadi kenaikan permintaan emas dari bank sentral sebanyak 400 ton. Tren ini akan berlanjut. Bank sentral akan terus menambah cadangan emas sepanjang pemulihan ekonomi belum pasti. Tapi Founder Traderindo Wahyu Tribowo Laksono menilai emas tetap menarik. Hitungan Wahyu, harga emas Antam bisa mencapai Rp 1,1 juta-Rp 1,2 juta per gram dengan potensi harga buyback di kisaran Rp 900.000-Rp 1,1 juta per gram. Dia menyarankan buy on weakness. Kalau Lukman memproyeksikan harga emas buyback Antam bisa mencapai Rp 1,25 juta per gram tahun ini. Dia menyarankan investor yang sudah memiliki emas tetap mempertahankan posisi. Bagi yang belum, ini kesempatan untuk membeli emas.

Emas Kembali Berpendar Jika The Fed Tak Lagi Agresif

HR1 12 Jan 2023 Kontan (H)

Harga emas kembali mengkilap di awal tahun ini. Namun, tren kenaikan harga emas belum akan berlangsung lama. Arah bunga bank sentral global hingga kondisi geopolitik akan menjadi penggerak harga emas sepanjang tahun ini. Rabu (11/01) harga emas di pasar spot sempat mencapai US$ 1.886,60 per ons troi. Ini level harga tertinggi dalam delapan bulan terakhir. Tapi per 22.30 WIB, harga emas kembali turun ke US$ 1.871,15 per ons troi. Analis menilai tren naik harga emas bisa berlanjut dalam jangka pendek. Tapi, kenaikan akan terhenti usai rapat bank sentral Amerika Serikat awal Februari nanti. Alasannya, menurut Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi, The Fed akan kembali menaikkan Fed fund rate (FFR). Sepanjang tahun ini kenaikan mungkin sekitar 75-100 basis poin (bps). Kebijakan ini tidak menguntungkan bagi emas. Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf juga sepakat, kenaikan bunga akan membuat investor meninggalkan emas. Ini karena emas bukan aset yang memberi imbal hasil layaknya US  treasury atau aset yang dikeluarkan oleh pemerintah. Proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih suram memaksa investor merotasi dana dan mencari aset aman seperti emas. Tapi kondisi ini bisa berubah jika The Fed agresif menaikkan bunga. Permintaan emas secara musiman pun masih besar, terutama saat perayaan Imlek dan Diwali. Karena itu, Alwi menilai, harga emas bisa terus naik tahun ini, dengan catatan tidak ada kenaikan bunga yang agresif.

Tersebab Sentimen Suku Bunga

KT1 10 Jan 2023 Tempo (H)

JAKARTA-EMas diperkirakan masih menjadi primadona di bursa komoditas dalam negeri pada tahun ini. Pergerakan positif dari akhir tahun lalu diperkirakan berlanjut. Direktur Utama Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX), Nursalam, menyatakan, menyatakan emas mulai mengalami tren positif menjelang akhir 2022. Salah satu faktornya adalah sinyal perlambatan laju kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS. "Emas sensitif terhadap pergerakan kenaikan tingkat suku bunga acuan," katanya kepada Tempo, kemarin 9 Januari 2023. Pertemuan Federal Open Market Commitee (FOMC) pada Desember lalu memutuskan kenaikan suku bunga sebesar 50 basis point. Popularitas emas tampak dari data transaksi ICDX 2022. Hingga pekan pertama Desember 2022, total volume transaksinya mencapai 571.416 Lot settled. Jumlah ini lebih dari setengah total volume transaksi untuk produk multilateral yang diperdagangkan ICDX. (Yetede)

Logam Mulia Lebih Bersinar di Tengah Ancaman Resesi

HR1 03 Jan 2023 Kontan

Prospek komoditas logam mulia diramal lebih cerah pada tahun 2023. Ancaman resesi global masih akan menjadi sentimen yang menyetir harga logam mulia. Analis Komoditas dan Founder Traderindo.com Wahyu Laksono mengatakan, sepanjang 2022, harga emas tertekan penguatan dollar Amerika Serikat (AS), sejak The Fed menaikkan suku bunga. Namun, prospek harga emas mulai menarik saat bank sentral AS ini mengurangi sikap hawkish. Analis DCFX Futures Lukman Leong menilai, logam mulia bakal berkilau di tahun ini. Ketika ekonomi dalam resesi, investor cenderung beralih ke aset safe haven seperti emas.

Harga Emas Antam Kembali Tembus Rp 1 Juta Per Gram

HR1 03 Dec 2022 Kontan (H)

Harga emas logam mulia Antam berhasil menembus level Rp 1 juta per gram. Pamor dollar Amerika Serikat (AS) yang memudar seiring dengan rencana The Federal Reserve (Fed) untuk mengerem kenaikan suku bunga membuat emas diburu lagi. Jumat (2/12), harga emas produksi Logam Mulia, anak usaha Aneka Tambang (Antam) naik Rp 13.000 per gram jadi Rp 1.004.000 per gram. Level harga ini menjadi tertinggi sejak 14 Maret 2022. Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin mengatakan, harga emas kembali naik karena dollar AS terus melemah. Pamor dollar AS perlahan turun karena prospek kenaikan suku bunga Fed sudah mulai menurun. Pada rapat The Fed Desember ini, bank sentral AS diperkirakan tak lagi agresif menaikkan suku bunga.

Bumi Minerals Operasikan Pabrik Emas Kapasitas 4.000 Ton per Hari

KT3 11 Nov 2022 Investor Daily

PT Bumi Resource Minerals Tbk (BRMS) mulai mengoperasikan pabrik pengolahan bijih emas kedua pada awal November 2022 berkapasitas 4.000 ton bijih per hari. Selain itu, perseroan juga segera menyelesaikan pabrik yang berlokasi di Gorontalo. Direktur Bumi Minerals Herwin Hidayat menjelaskan, pembangunan pabrik emas kedua itu selesai pada akhir Oktober 2022 dan mulai beroperasi awal November. Pabrik tersebut diselesaikan dan dioperasikan oleh anak usaha perseroan yakni PT Citra Palu Minerals (CPM). Pabrik baru ini akan berkapasitas hingga 4.000 ton bijih perhari. “Pada tahap awal, pabrik ini akan memproduksi hanya sekitar 200-500 ton bijih per hari mulai kuartal IV-2022,” jelasnya usai paparan publik, di Jakarta, Kamis (10/11/2022). Herwin mengatakan, pabrik tersebut tidak langsung full produksi di level 4.000 ton bijih per hari sesuai kapasitasnya, namun dilakukan secara berkala.

Kuartal keempat tahun ini, pabrik kedua tersebut rencananya produksinya hanya di level 200-500 ton bijih per hari. Kemudian, akan meningkat di kuartal I-2023 dengan targetnya menjadi 1.000-2.000 ton bijih per hari. “Selanjutnya, mulai bulan April 2023 hingga ke depannya akan full produksi di 4.000 ton bijih per hari, harapannya,” imbuh dia. Lebih lanjut, pada tahun depan juga perseroan berencana merampungkan pabrik produksi lainnya yang berlokasi di Gorontalo yang ditargetkan 2024. Saat ini perseroan telah memperoleh izin konstruksi dan produksi disetujui oleh pemerintah pada Februari 2019 dengan periode konstruksi 3 tahun dan periode produksi 30 tahun. Rencana untuk membangun pabrik pengolahan bijih emas dengan kapasitas 2.000 ton bijih/hari. Selain itu perseroan akan mendapatkan cadangan sebesar 10 juta ton bijih, membangun infrastruktur & fasilitas pendukung proyek tambang emas. Dana tersebut bersumber dari rencana penawaran umum terbatas. (Yoga)


Berpeluang Jadi Safe Haven, Emas Bakal Balik Menguat

HR1 24 Oct 2022 Kontan

Emas menjadi salah satu aset investasi dengan kinerja terburuk di tahun ini. Namun para analis menyebut emas masih berpeluang menjadi aset investasi yang aman alias safe haven di tengah kekalutan global. Harga emas di pasar spot pada Jumat (21/10) naik 1,82% menjadi US$ 1.657,69 per ons troi. Namun, sepanjang tahun ini, harga emas turun 9,36%. Kondisi sama juga dialami harga emas logam mulia Antam. Dibandingkan harga jual Antam pada akhir 2021 dan harga buyback Antam per Jumat (21/10), investor emas Antam masih merugi 13,11%. Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf memperkirakan, harga emas Antam masih dalam tekanan hingga akhir tahun ini. Sebab, The Fed bakal menaikkan bunga sebesar 125 basis poin (bps) sebelum tutup tahun 2022.

KINERJA EMITEN LOGAM BERKILAU

HR1 17 Sep 2022 Bisnis Indonesia (H)

Di tengah ketidakpastian global akibat konflik geopolitik Rusia-Ukraina yang terus memanas, pergerakan harga emas sebagai safe haven terus berfluktuasi. Momentum tersebut diproyeksikan dapat mendorong kinerja emiten logam tetap terjaga hingga akhir tahun ini. PT Aneka Tambang Tbk., misalnya, menorehkan pertumbuhan nilai penjualan bersih sebesar Rp18,77 triliun pada semester I/2022, naik 8,6% dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp17,28 triliun. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, Elisabeth RT Siahaan optimistis kinerja perusahaan tetap terjaga hingga akhir tahun. Hal ini tercermin dari kinerja keuangan Antam pada paruh pertama tahun ini tumbuh Rp3,74 triliun atau 50% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,49 triliun. Kendati terjadi kenaikan biaya energi dan bahan baku, imbuhnya, laba kotor perusahaan mencapai Rp4,03 triliun atau tumbuh 27% year-on-year (YoY) dibandingkan dengan semester I/2021 sebesar Rp3,17 triliun. “Pada tahun ini, penjualan produksi emas Antam mencapai Rp12,28 triliun, menyusul volume penjualan logam emas sebesar 13,47 ton atau lebih tinggi ketimbang semester I/2021 sebesar 13,34 ton,” tuturnya Jumat, (16/9).

Eropa Stop Emas Rusia

KT3 22 Jul 2022 Kompas

Uni Eropa menjatuhkan paket sanksi ketujuh terhadap Rusia, termasuk larangan impor emas dari negara itu. Sebagai balasan, Kremlin diperkirakan akan memainkan kartu mereka, yaitu pasokan gas ke Eropa. Perang ekonomi ini menyeret mundur ekonomi Eropa secara keseluruhan. ”Kami akan menekan sekuat mungkin selama diperlukan,” kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada keterangan pers di Brussels, Belgia, Kamis (21/7).

Sanksi terbaru dari Uni Eropa (UE) itu, antara lain, larangan mengimpor emas dari Rusia. Langkah ini sejalan dengan komitmen negara-negara G7 yang sebulan lalu telah berniat melarang Rusia melakukan transaksi dengan menggunakan emas miliknya. Barat menilai Kremlin menggunakan cadangan emasnya untuk membiayai perekonomian Rusia. Langkah ini untuk menghindari dampak berbagai sanksi yang telah dijatuhkan oleh Barat.

Rusia adalah pengekspor emas terbesar keempat di dunia. Emas menjadi salah satu barang ekspor utama negara itu setelah energi, seperti minyak dan gas. Ekspor logam mulia dari Rusia, dikutip dari laman Euronews, bernilai lebih dari 18,9 miliar USD pada 2020. Sebagian besar emas Rusia dikirim ke Inggris pada tahun tersebut. Sisanya diekspor ke Swiss, Kazakhstan, Turki, dan India. (Yoga)