KINERJA EMITEN LOGAM BERKILAU
Di tengah ketidakpastian global akibat konflik geopolitik Rusia-Ukraina yang terus memanas, pergerakan harga emas sebagai safe haven terus berfluktuasi. Momentum tersebut diproyeksikan dapat mendorong kinerja emiten logam tetap terjaga hingga akhir tahun ini. PT Aneka Tambang Tbk., misalnya, menorehkan pertumbuhan nilai penjualan bersih sebesar Rp18,77 triliun pada semester I/2022, naik 8,6% dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp17,28 triliun. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, Elisabeth RT Siahaan optimistis kinerja perusahaan tetap terjaga hingga akhir tahun. Hal ini tercermin dari kinerja keuangan Antam pada paruh pertama tahun ini tumbuh Rp3,74 triliun atau 50% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,49 triliun. Kendati terjadi kenaikan biaya energi dan bahan baku, imbuhnya, laba kotor perusahaan mencapai Rp4,03 triliun atau tumbuh 27% year-on-year (YoY) dibandingkan dengan semester I/2021 sebesar Rp3,17 triliun. “Pada tahun ini, penjualan produksi emas Antam mencapai Rp12,28 triliun, menyusul volume penjualan logam emas sebesar 13,47 ton atau lebih tinggi ketimbang semester I/2021 sebesar 13,34 ton,” tuturnya Jumat, (16/9).
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023