Ada Potensi Resesi, Ini Bisa Jadi Kesempatan Membeli Emas
Harga emas Antam terus mendaki tinggi. Investor dipersilakan untuk mengambil posisi beli karena potensi kenaikan masih berlanjut. Mengutip situs Logam Mulia, Sabtu (14/1), harga jual emas sebesar Rp 1.043.000 per gram. Sedang harga buyback Rp 951.000 per gram.
Kenaikan harga emas Antam ini sejalan dengan kenaikan harga emas di pasar spot yang mencapai US$ 1.920 per ons troi. Ini level tertinggi emas sejak April 2022.
Analis DCFX Futures Lukman Leong mengatakan, kenaikan harga emas belakangan ini disebabkan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan penurunan inflasi. Pekan lalu, AS mengumumkan inflasi Desember cuma 6,5% secara tahunan, lebih rendah dari posisi di November 2022, yakni 7,1%.
Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo menyebut, sepanjang kuartal III-2022 terjadi kenaikan permintaan emas dari bank sentral sebanyak 400 ton. Tren ini akan berlanjut. Bank sentral akan terus menambah cadangan emas sepanjang pemulihan ekonomi belum pasti.
Tapi Founder Traderindo Wahyu Tribowo Laksono menilai emas tetap menarik. Hitungan Wahyu, harga emas Antam bisa mencapai Rp 1,1 juta-Rp 1,2 juta per gram dengan potensi harga buyback di kisaran Rp 900.000-Rp 1,1 juta per gram. Dia menyarankan buy on weakness.
Kalau Lukman memproyeksikan harga emas buyback Antam bisa mencapai Rp 1,25 juta per gram tahun ini. Dia menyarankan investor yang sudah memiliki emas tetap mempertahankan posisi. Bagi yang belum, ini kesempatan untuk membeli emas.
Tags :
#EmasPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023