Berita
( 364 )KPK Berpotensi Mengalami Kekosongan Kepemimpinan
Akankah KPK Menelusuri Keterlibatan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu?
KOMISI Pemberantasan Korupsi terus mendapat desakan agar menyelidiki keterlibatan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu, menantu dan putri Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo, dalam kasus suap dan gratifikasi terhadap mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba. Berbagai pihak menilai kesaksian yang menyebut nama Bobby dan Kahiyang dalam persidangan Abdul Gani bisa menjadi dasar bagi KPK untuk memulai penyelidikan. Dosen hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menilai KPK bisa melanjutkan fakta persidangan serta membuka penyelidikan keterlibatan Bobby dan Kahiyang. Dia menjelaskan, fakta persidangan merupakan fakta hukum. "Karena itu bisa ditempatkan sebagai alat bukti," katanya saat dihubungi Tempo, Selasa, 29 Oktober 2024.
Keterlibatan Bobby dan Kahiyang terungkap dari kesaksian eks Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Maluku Utara, Suryanto Andili, dalam persidangan Abdul Gani pada 31 Juli 2024. Dalam kesaksiannya, Suryanto pernah menyebut kode "Blok Medan" yang mengarah pada wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) yang berhubungan dengan Bobby. Suryanto pun mengaku pernah diajak Abdul Gani ke Medan, Sumatera Utara, untuk bertemu dengan Bobby pada 2022. Pertemuan itu turut dihadiri pengusaha Kenneth Jehezkiel, anak Komisaris Utama PT Mineral Trobos. Belakangan, anak perusahaan PT Mineral Trobos memenangi lelang dua dari empat blok tambang di Maluku Utara.
Sehari kemudian, Abdul Gani mengakui adanya kode Blok Medan. Ia menyatakan kode itu bukan untuk Bobby, melainkan Kahiyang. Ia mengaku pernah mendapat panggilan telepon dari Kahiyang yang menanyakan konsesi tambang di Maluku Utara. "Itu untuk istrinya (Kahiyang Ayu) Wali Kota Medan. Istrinya Bobby," kata Abdul Gani dalam sidang di Pengadilan Negeri Ternate, 1 Agustus 2024. Laporan majalah Tempo berjudul "Bagaimana Bobby Nasution Menjadi Makelar Blok Medan" menyebutkan sebelumnya terjadi perebutan blok tambang antara PT Petroleum Fariska Perkasa milik Silfana Bachdim dan salah satu anak usaha PT Mineral Trobos, PT Lipu Jaya Mineral, di Blok Medan. Suryanto, dalam pemeriksaan oleh penyidik KPK, menyatakan konsesi PT Lipu Jaya Mineral disorongkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Gerindra Muhaimin Syarif, yang juga menantu Abdul Gani. Suryanto mengaku pernah menyarankan kepada Abdul Gani agar WIUP PT Lipu Jaya Mineral tidak dibatalkan. Tujuannya supaya pihak Medan tidak tersinggung. (Yetede)
Pembentukan Badan Haji
Polemik Dana Bantuan
Legitimasi Gelar Bahlil Menuai Pujian
Pertumbuhan Populasi Dunia, Penting bagi Lingkungan Sosial
Pamor Kecantikan Yang Berdampak Buruk
Kosmetik dalam negeri juga makin diminati. Hal ini tidak terlepas dari berkembangnya produk cosmeuticals. Cosmeuticals adalah produk yang memiliki efek kosmetik serta terapeutik yang berdampak positif bagi kesehatan dan kecantikan kulit. Selain itu, inovasi produk dan desain kemasan juga semakin menarik sehingga meningkatkan penjualan. Sertifikat halal melengkapinya. Tren positif itu terjadi secara global. Dalam laporan McKinsey & Company berjudul ”The State of Fashion Beauty” pada Mei 2023, industri kecantikan diprediksi menghasilkan sekitar 460 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.180,14 triliun tahun ini. Adapun pada 2027, penjualan ritel produk kecantikan diproyeksikan tembus angka 580 miliar dollar AS atau Rp 9.053,22 triliun. (Yoga)
Fenomena Pekerja Gig Terus Bertambah
"Sisa Hari" Sri Mulyani dan Basuki Hadimuljono
Kementerian PUPR Menghibahkan Rp 374,65 Triliun Barang Milik Negara
Pilihan Editor
-
Parkir Devisa Perlu Diiringi Insentif
15 Jul 2023 -
Transisi Energi Membutuhkan Biaya Besar
13 Jul 2023 -
Izin Satu Pintu Diuji Coba
13 Jul 2023 -
Ekspansi Nikel Picu Deforestasi 25.000 Hektar
14 Jul 2023 -
Masih Kokoh Berkat Proyek IKN
13 Jul 2023









