;
Tags

Umum

( 784 )

Perhutani Jawa Timur, Penjualan Log Kayu Meningkat

HR1 21 Oct 2021 Bisnis Indonesia

Perum Perhutani Regional Jawa Timur optimistis target penjualan komoditas log kayu hingga akhir tahun ini tercapai Rp774,3 miliar atau tumbuh 21% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu Rp639,8 miliar. Kepala Divisi Regional Perum Perhutani Jatim, Karuniawan Purwanto Sanjaya mengatakan penjualan sepanjang Januari—Oktober 2021 senilai Rp681,3 miliar atau 88% dari target tahun ini, bahkan telah melebihi total penjualan tahun lalu. “Jadi masih ada waktu untuk penambahan pendapatan di sisa akhir tahun ini yang nanti akan memperbesar selisih pendapatan dengan tahun lalu,” katanya, Rabu (20/10). Menurutnya, penjualan terus meningkat karena pasar log kayu yang tidak terpengaruh oleh pandemi Covid-19. Peningkatan pendapatan yang signifikan juga ditopang dari kayu A3 (diameter di atas 30 cm) atau kayu besar yang kini mulai langka di pasaran. “Selain itu, peningkatan ini juga karena Perhutani merupakan pemain tunggal pasar kayu besar, karena dari kayu rakyat hanya memproduksi kayu-kayu berdiameter kecil sampai sedang,” jelasnya. Data Perum Perhutani Regional Jatim mencatat, realiasi pendapatan dari hasil penjualan log kayu pada 2019 mencapai Rp551,6 miliar dengan volume kayu jati dan kayu rimba sebanyak 347.565 m3.

Biaya Politik Picu Korupsi di Daerah

HR1 21 Oct 2021 Kompas


Pragmatisme pemilih terhadap politik uang membuat pemilihan kepala daerah langsung rentan menghasilkan pemimpin korup. Mereka akan mencari uang untuk mengembalikan modal politiknya.  Besarnya biaya politik menjadi salah satu pemicu kepala daerah rentan melakukan korupsi untuk mengembalikan modal. Mekanisme internal partai politik dalam penetapan dukungan untuk calon kepala daerah yang cenderung tertutup juga membuat para kandidat berlomba menjadi paling royal memberikan dana agar dinilai loyal dan mendapat dukungan dalam pemilihan kepala daerah.Selain itu, kelemahan penerapan administrasi perizinan didaerah dan rendahnya integritas pejabat, yang dipilih kepala daerah, juga menggoda kepala daerah untuk korupsi. Penangkapan sejumlah kepala daerah oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait tindak pidana korupsi ini menunjukkan, upaya pemberantasan korupsi mesti diiringi kemauan politik elite partai membangun mekanisme dukungan bakal calon kepala daerah secara demokratis dangratis.

Gopay Resmi Tertanam di Aplikasi Tokopedia

HR1 15 Oct 2021 Kontan

Persaingan uang elektronik semakin seru. Setelah Ovo tak mendapat tempat khusus, Gopay kini masuk dalam ekosistem Tokopedia. Aplikasi Gopay menjadi dompet digital yang tertanam di aplikasi e-commerce tersebut. Masuknya Gopay ini menjadi dompet digital resmi Tokopedia yang sebelumnya diisi oleh Ovo. Hal ini menambah jejaring Gopay di Tokopedia yang sebelumnya masuk ke Tokopedia melalui fitur Gopay Later "Hadirnya kami sebagai pilihan pembayaran di Tokopedia merupakan perluasan manfaat bagi Gopay yang telah diandalkan jutaan masyarakat Indonesia untuk bertransaksi sehari-hari termasuk belanja online," kata Fibriyani Elastri, Chief Marketing Officer Gopay, dalam siaran pers, Kamis (14/10).


Penawaran Investasi Robot Trading Marak

HR1 14 Oct 2021 Kontan, 12 Oktober 2021

Platform robot trading semakin menjamur. Bila sebelumnya robot trading banyak digunakan pada perdagangan foreign exchange (forex), kini juga tersedia robot trading aset kripto dan kontrak berjangka. Salah satu robot yang sedang top saat ini adalah MarkAl. Merujuk situs MarkAl, pengguna yang memakai robot ini untuk bertransaksi cryptocurrency bisa memperoleh keuntungan konsisten 15%-45% per bulan. Investor hanya perlu duduk manis dan robot akan menjalankan semua transaksi. Robot trading lain yang juga cukup top belakangan adalah Auto Trade Gold (ATG), robot trading untuk trading emas. Beda dengan MarkAl yang bisa disewa, robot ATG harus dibeli. Dengan menggunakan robot tersebut, Expert Advisor (EA) ATG akan mencari profit 0,5%-3% setiap hari dengan maksimal kerugian hingga 3%. 

Akun Bobol, Rp 2 Miliar Hilang

HR1 14 Oct 2021 Kompas

Empat orang yang bekerja serabutan di Sumsel ditangkap anggota Kepolisian Daerah Metro Jaya karena membobol akun aplikasi keuangan milik sejumlah nasabah bank. Mereka mempelajari cara pembobolan secara otodidak. Duo D dan O bersama dua rekan mereka selama ini adalah pekerja serabutan di Sumatera Selatan (Sumsel). Tak ada yang menyangka, ketika mereka diciduk polisi terkait kejahatan teknologi informasi. Usut punya usut, ternyata empat sekawan ini terampil dibidang teknologi dan informasi. Berbekal keterampilan yang dipelajari secara otodidak, mereka berhasil menguras uang dari 14 nasabah PT Bank BTPN Tbk sebesar Rp 2 miliar. Komplotan ini mulai menipu korbannya sejak Juni 2021. Mereka mulai dengan menelepon korban, yang juga pemilik rekening di bank. Kepada korban, pelaku mengaku sebagai karyawan dari Jenius, aplikasi perbankan digital milik BTPN.  Sebagian nasabah kemudian terpengaruh dan mengikuti petunjuk pelaku dengan mengirim data akun Jenius korban. Data yang dikirim berupa link yang berisi data diri nasabah dan kode one time password (OTP, yaitu password yang bersifat sementara) milik korban.
 

Jepang akan Tingkatkan Belanja Pertahanan

KT1 13 Oct 2021 Investor Daily

Partai konservatif yang berkuasa di Jepang meluncurkan platform kampanye pada (12/10). Diantara sasaran utamanya adalah meningkatkan belanja pertahanan, bahkan mungkin hingga dua kali lipat, untuk melawan ancaman dari Tiongkok  dan Korea Utara (Korut). Partai Demokrat Liberal (PDL) yang sudah lama berkuasa, dipimpin oleh Perdana Menteri (PM) baru Fumio Kishida, berkampanye untuk mempertahankan mayoritasnya di parlemen dalam pemilihan 31 Oktober 2021. Janji-janji yang diumumkan pada Selasa itu termasuk mengatasi pandemi dan bekerja untuk meningkatkan jumlah kelas menengah.

Pihaknya juga menetapkan tujuan kebijakan jangka panjang, termasuk memperluas anggaran pertahanan Jepang melebihi 2% dari produk domestik bruto (PDB). Rasio ini yang akan membuatnya setara dengan anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) jelasnya. Hal ini akan menandai penyimpangan dari tradisi politik Jepang yang membatasi  pengeluaran pertahanan di hanya bawah 1% dari PDB, yang mencapai sekitar US$ 5 trilliun. Kementerian Pertahanan Jepang saat ini meminta sekitar US$ 50 miliar untuk tahun fiskal mendatang dari April 2021.

LDP menyatakan akan terus menekan Korut untuk menyerahkan senjata nuklirnya. Takaichi menambahkan bahwa pemerintah Jepang secara jangka panjang harus meningkatkan pencegahan, termasuk kemampuan untuk menonaktifkan rudal dari negara-negara musuh. LDP mengatakan akan melanjutkan merivisi dokumen pasifis untuk memperjelas status militer, meskipun partai telah berjuang memenangkan dukungan untuk langkah tersebut. Anggaran militer Jepang telah meningkat dengan mantap tetapi secara bertahap, selama sekitar satu dekade. (yetede)

Dugaan Transaksi Narkoba, Polisi Usut Dana Rp120 Triliun

HR1 12 Oct 2021 Bisnis Indonesia

Direktorat Tindak Pidana Narkoba pada Bareskrim Polri mengusut temuan transaksi jual beli narkoba senilai Rp120 triliun yang menjadi temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Polisi Ahmad Ramadhan mengatakan Bareskrim Polri akan meminta semua data hasil termuan PPATK tersebut. “Sampai saat ini masih proses ya, tetapi sudah bertemu,” ujarnya di Mabes Polri, Senin (11/10). Kepala PPATK Dian Ediana Rae menjelaskan sudah memberikan semua data temuan tersebut kepada Polri dan BNN untuk ditindaklanjuti. Menurutnya, PPATK dan Bareskrim Polri masih melakukan diskusi untuk membahas temuan itu. “Sebagaimana telah saya jelaskan di Komisi III DPR bahwa mungkin saja terdapat perbedaan cara perhitungan antara aparat penegak hukum dengan PPATK selaku lembaga intelijen keuangan,” katanya. Dian pada wawacara di Podcast Edisi Khusus Menjawab 120 T yang diunggah di kanal YouTube milik PPATK pada Rabu (6/10) menyampaikan bahwa sebelum menyampaikan persoalan rekening tersebut di Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI, pihaknya telah memberikan informasi terkait itu kepada lembaga terkait.


Digitalisasi Bea Cukai Hingga Logistik, BNI Permudah Layanan

KT1 12 Oct 2021 Investor Daily

PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk (BNI) menyediakan layanan perbankan untuk mendukung penerapan digitalisasi kepabeanan di Direktorat Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai. Layanan tersebut turut mendukung implementasi Ekosistem Logistik Nasional (NLE). Kini  Dirjen Bea dan Cukai dapat memanfaatkan layanan perbankan BNI untuk memfasilitasi transaksi pembayaran penerimaan negara terkait kepabeanan dan cukai secara elektronik. Kerjasama ini dituangkan dalam bentuk penandatanganan Pejanjian Kerja Sama (PKS) terkait pertukaran data biling. Hal ini akan memberikan kemudahan bagi eksportir dan importir dalam melakukan pembayaran banyak biling secara langsung, dimana sebelumnya pembayaran tagihan dilakukan satu persatu.

BNI dan Bea Cukai juga mendatangani PKS NLE. Lewat kesepakatan ini, BNI resmi menjadi bank mitra NLE dalam menyediakan payment gateway bagi seluruh pengguna layanan NLE. "Melalui kerja sama transaksi pembayaran penerimaan negara terkait kepabeanan dan cukai secara elektronik, masyarakat dapat menikmati layanan berupa transaksi pembayaran secara bulk payment atau pembayaran banyak biling satu per satu. Sehingga proses bisnis yang dijalankan penyetor menjadi lebih efektif dan efisien," ujar Direktur Utama BNI Royke Tumilaar dan Dirjen Bea Cukai Askolani. (yetede) 


Digitalisasi Bea Cukai Hingga Logistik, BNI Permudah Layanan

KT1 12 Oct 2021 Investor Daily

PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk (BNI) menyediakan layanan perbankan untuk mendukung penerapan digitalisasi kepabeanan di Direktorat Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai. Layanan tersebut turut mendukung implementasi Ekosistem Logistik Nasional (NLE). Kini  Dirjen Bea dan Cukai dapat memanfaatkan layanan perbankan BNI untuk memfasilitasi transaksi pembayaran penerimaan negara terkait kepabeanan dan cukai secara elektronik. Kerjasama ini dituangkan dalam bentuk penandatanganan Pejanjian Kerja Sama (PKS) terkait pertukaran data biling. Hal ini akan memberikan kemudahan bagi eksportir dan importir dalam melakukan pembayaran banyak biling secara langsung, dimana sebelumnya pembayaran tagihan dilakukan satu persatu.

BNI dan Bea Cukai juga mendatangani PKS NLE. Lewat kesepakatan ini, BNI resmi menjadi bank mitra NLE dalam menyediakan payment gateway bagi seluruh pengguna layanan NLE. "Melalui kerja sama transaksi pembayaran penerimaan negara terkait kepabeanan dan cukai secara elektronik, masyarakat dapat menikmati layanan berupa transaksi pembayaran secara bulk payment atau pembayaran banyak biling satu per satu. Sehingga proses bisnis yang dijalankan penyetor menjadi lebih efektif dan efisien," ujar Direktur Utama BNI Royke Tumilaar dan Dirjen Bea Cukai Askolani. (yetede) 


Kekhawatiran Di Balik Integrasi Peduli Lindungi

HR1 08 Oct 2021 Kompas

Aplikasi Peduli Lindungi sudah resmi terintegrasi dengan aplikasi Tokopedia dan Gojek. Integrasi membuat masyarakat bisa mengakses Peduli Lindungi di dua aplikasi yang menjadi bagian dari ekosistem GoTo itu. Namun, kekhawatiran muncul terkait langkah tersebut. Keamanan data pribadi masih menjadi isu yang diperbincangkan publik terkait aplikasi Peduli Lindungi. Kasus kebocoran data yang masih berulang terjadi membuat sebagian masyarakat waswas menggunakannya. Apalagi ada sejumlah data pribadi yang mesti diunggah sebelum menggunakannya. Kini, aplikasi itu bahkan menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi warga untuk beraktivitas di tempat publik, seperti pusat perbelanjaan, obyek wisata, restoran, bahkan pasar rakyat.Ada kekhawatiran integrasi PeduliLindungi dengan aplikasi lain mengabaikan prinsip-prinsip perlindungan data pribadi. Sebab, ada ketidakjelasan tujuan untuk terhubung satu sama lain serta pengelolaan dan kedalaman pemrosesan data.Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, penelusuran kontak(contacttracing) dengan memanfaatkan teknologi penting untuk mempercepat penanggulangan Covid-19. Pihaknya mengapresiasi sikap GoTo yang responsif menjadikan Tokopedia dan Gojek sebagai aplikasi pertama yang menyediakan akses pada aplikasi Peduli Lindungi.Budi Gunadi berharap platform digital lain dapat mengikuti langkah GoTo untuk memperkuat deteksi berbasis contact tracing. Dia menegaskan bahwa aplikasi Peduli Lindungi dikelola sepenuhnya oleh Kementerian Kesehatan. Kerja sama dengan aplikasi lain,seperti GoTo, tidak membuat proses verifikasi atau pemrosesan data pribadi dilakukan pihak aplikasi lain selain aplikasi Peduli Lindungi.