Kekhawatiran Di Balik Integrasi Peduli Lindungi
Aplikasi Peduli Lindungi sudah resmi terintegrasi dengan aplikasi Tokopedia dan Gojek. Integrasi membuat masyarakat bisa mengakses Peduli Lindungi di dua aplikasi yang menjadi bagian dari ekosistem GoTo itu. Namun, kekhawatiran muncul terkait langkah tersebut.
Keamanan data pribadi masih menjadi isu yang diperbincangkan publik terkait aplikasi Peduli Lindungi. Kasus kebocoran data yang masih berulang terjadi membuat sebagian masyarakat waswas menggunakannya. Apalagi ada sejumlah data pribadi yang mesti diunggah sebelum menggunakannya. Kini, aplikasi itu bahkan menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi warga untuk beraktivitas di tempat publik, seperti pusat perbelanjaan, obyek wisata, restoran, bahkan pasar rakyat.Ada kekhawatiran integrasi PeduliLindungi dengan aplikasi lain mengabaikan prinsip-prinsip perlindungan data pribadi. Sebab, ada ketidakjelasan tujuan untuk terhubung satu sama lain serta pengelolaan dan kedalaman pemrosesan data.Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, penelusuran kontak(contacttracing) dengan memanfaatkan teknologi penting untuk mempercepat penanggulangan Covid-19. Pihaknya mengapresiasi sikap GoTo yang responsif menjadikan Tokopedia dan Gojek sebagai aplikasi pertama yang menyediakan akses pada aplikasi Peduli Lindungi.Budi Gunadi berharap platform digital lain dapat mengikuti langkah GoTo untuk memperkuat deteksi berbasis contact tracing. Dia menegaskan bahwa aplikasi Peduli Lindungi dikelola sepenuhnya oleh Kementerian Kesehatan. Kerja sama dengan aplikasi lain,seperti GoTo, tidak membuat proses verifikasi atau pemrosesan data pribadi dilakukan pihak aplikasi lain selain aplikasi Peduli Lindungi.
Tags :
#UmumPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023