;
Tags

Amerika Serikat

( 385 )

AS Jatuhkan Sanksi Atas Tiongkok

KT1 19 Dec 2021 Investor Daily

Pemerintah Amerika Serikat (AS) pada Kamis (16/12)  waktu setempat meluncurkan  serangakain tindakan untuk mengacam perlakuan Tiongkok terhadap mayoritas Uyghur. Senat AS sepakat mengekang perdagangan  dan menjatuhkn sanksi baru atas Tiongkok. Burns, mantan Duta Besar untuk Yunani dan NATO, telah menggambarkan Tiongkok sebagai agresor dan mencela apa yang disebutnya genosida Uyghur. Beberapa bisnis AS telah menyuarakan kegelisahan tentang Undang-Undang Pencegahan Kerja Paksa Uyghur. UU ini melarang impor semua barang dari wilayah Uyghur kecuali perusahaan menawarkan bukti  yang dapat diverifikasi bahwa produksi tidak melibatkan perbudakan. Pemerintah Biden pada Jumat meluncurkan serangkaian sanksi atas pengawasan di Xinjing. 

AS Jatuhkan Sanksi Atas Tiongkok

KT1 19 Dec 2021 Investor Daily

Pemerintah Amerika Serikat (AS) pada Kamis (16/12)  waktu setempat meluncurkan  serangakain tindakan untuk mengacam perlakuan Tiongkok terhadap mayoritas Uyghur. Senat AS sepakat mengekang perdagangan  dan menjatuhkn sanksi baru atas Tiongkok. Burns, mantan Duta Besar untuk Yunani dan NATO, telah menggambarkan Tiongkok sebagai agresor dan mencela apa yang disebutnya genosida Uyghur. Beberapa bisnis AS telah menyuarakan kegelisahan tentang Undang-Undang Pencegahan Kerja Paksa Uyghur. UU ini melarang impor semua barang dari wilayah Uyghur kecuali perusahaan menawarkan bukti  yang dapat diverifikasi bahwa produksi tidak melibatkan perbudakan. Pemerintah Biden pada Jumat meluncurkan serangkaian sanksi atas pengawasan di Xinjing. 

The Fed AS akan Bergerak Lebih Cepat untuk Mengatasi Inflasi

KT1 17 Dec 2021 Investor Daily

The Federal Reserve (The Fed) AS pada Rabu (15/12) waktu setempat mengumumkan akan mengambil sikap yang lebih agresif untuk mengatasi ancaman inflasi. Saat ini, ekonomi AS dihadapkan pada gelombang kenaikan harga-harga yang telah mempengaruhi pasar mobil, perumahan, hingga makanan.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang menetapkan kebijakan Fed mengumumkan akan mencabut langkah-langkah stimulusnya lebih cepat. “Ketidakseimbangan pasokan dan permintaan terkait dengan ekonomi, terus berkontribusi pada peningkatan tingkat inflasi.” kata FOMC dalam sebuah pernyataan.

Sekarang, The Fed menyatakan akan memotong US$ 30 miliar per bulan. Yang berarti pada Januari 2022, pembelian obligasi oleh The Fed akan mengakhiri program tersebut dua bulan lebih awal dan menempatkan The Fed dalam posisi untuk menaikkan suku bunga acuan dari nol. (Yetede)


The Fed Siap Menghadapi Inflasi

KT1 16 Dec 2021 Investor Daily

Setelah lebih dari satu dekade inflasi di level moderat, gelombang kenaikan harga telah mempengaruhi ekonomi AS. Harga mobil, perumahan, hingga makanan telah mengguncang regulator yang berniat  memberikan pesan yang meyakinkan tentang  pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19. Presiden AS Joe Biden telah memprioritaskan strategi untuk mengatasi inflasi yang melanda keluarga-keluarga di Amerika. Sementara kenaikan suku bunga adalah senjata yang efektif melawan, itu juga merupakan alat tumpul yang bisa menghalangi perubahan. Berharap untuk menghindari kejatuhan politik yang negatif, tim Biden dan pejabat The Fed selama berbulan-bulan telah mencoba meyakinkan konsumen yang gelisah. Pihaknya mengatakan,lonjakan harga sebagian besar disebabkan oleh dampak pendemi, seperti kekurangan semikonduktor dan aktivitas pengiriman yang kacau, akan segera surut. (Yetede)

Investor Bersiap Hadapi Tapering Lebih Cepat

KT1 15 Dec 2021 Investor Daily

Para Investor memprediksikan skema pembelian obligasi The Fed Reserve  (The Fed) akan berakhir lebih cepat. Investor juga bersiap menghadapi  beberapa kali kenaikan tingkat suku bunga dalam beberapa tahun ke depan. Demikian pernyataan yang disampaikan menjelang keputusan kebijakan bank sentral AS pada Rabu (15/12). Baik JP Morgan, Morgan Stanley, Citi, dan NatWest Markets, kesemuanya mengantisipasi tapering pembelian obligasi oleh The Fed selesai pada Maret 2022. Pada futures obligasi AS, para spekulan telah mengumpulkan posisi net short dalam obligasi tenor 10-tahun. Ini karena, para investor menilai hasil yang lebih tinggi ditengah ekspektasi kenaikan suku bunga  dari The Fed. Meskipun para investor mendapatkan net long dolar selama 21 minggu berturut-turut. Hal ini telah meningkatkan posisi long menjelang tapering Fed yang sebenarnya, yang dimulai bulan lalu. (Yetede)

Inflasi AS Melonjak 6,8% pada November

KT1 11 Dec 2021 Investor Daily

Indeks harga konsumen (IHK) Amerika Serikat (AS) terus melonjak pada November 2021, naik 6,8% dibandingkan dengan bulan yang sama 2020. Ini adalah kenaikan  terbesar sejak Juni 1982, seperti dilaporkan pemerintah pada Jumat (10/12).  Lonjakan IHK tersebut disebabkan  oleh kenaikan berbagai macam barang. Diantaranya kenaikan harga bensin sebesar 6,1%. Sementara biaya sewa mobil bekas, dan makanan juga meningkat. Gelombang inflasi adalah kewajiban politik bagi Biden, yang telah melihat peringkat persetujuan publiknya turun ketika harga-harga melonjak. Presiden menjadikan memerangi inflasi sebagai prioritas utama bulan lalu, setelah pemerintah melaporkan IHK Oktober baik 6,2% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Harga-harga telah meningkat tahun ini di ekonomi terbesar dunia karena berbagai faktor, termasuk kekurangan komponen dan pekerja, permintaan barang yang tinggi, dan rebound di insudtri yang terganggu Covid-19. (Yetede)

Senat AS Sahkan Kenaikan Pagu Utang Pemerintah

KT1 11 Dec 2021 Investor Daily

Senat Amerika Serikat pada Kamis (9/12)  waktu setempat mengesahkan dan telah mengirimkam satu dari dua rancangan undang-undang (RUU) yang diperlukan untuk menaikkan pagu utang pemerintah federal menjadi  US$ 28,9 triliun, guna mencegah gagal bayar (default) luar, agar dapat diteken oleh Presiden Joe Biden. Sebagai informasi, Partai Republik telah melakukan menuver selama berbulan-bulan mencoba memaksa Demokrat  menaikkan platform utang mereka sendiri. Menurut catatan Demokrat, RUU diperlukan untuk membiayai utang besar yang menumpuk selama pemerintahan Donald Trump. Senator Republik Lisa Murkowski mengatakan kepada wartawan bahwa ia dan 13 anggota Partai Republik  lainnya mendukung pengajuan RUU pertama karena hal itu adalah hal yang tepat untuk dilakukan. Pemecahan kebuntuan  legislatif terjadi hanya dua bulan setelah Kongres menyetujui kenaikan jangka pendek platform utang untuk mencegah gagal bayar luar biasa pemerintah federal  atas kewajibannya, yang akan berimplikasi mengerikan bagi ekonomi dunia. (Yetede)

Pemulihan Ekonomi dalam Bayang-Bayang Konflik AS-RRT

KT1 23 Nov 2021 Investor Daily

Pertumbuhan ekonomi diperlukan agar ongkos pemulihan yang sebagian dibiayai  dari utang dapat terbayar lunas. Ada harapan lain yang tidak kalah penting, yaitu dua raksasa ekonomi dunia saat ini (AS dan Tiongkok) diharapkan tidak main api. Pemulihan ekonomi membutuhkan peran kepemimpinan mereka ditingkat global dan di kawasan. 

Mereka para pemimpin adidaya, tidak boleh bersifat egois, menjadi negara peradaban adalah hak mereka. Tapi kemajuan peradaban  yang dicapai tidak patut untuk digunakan membuat senjata pemusnah massal karena konflik dua negara besar berebut pengaruh. Dalam konflik bilateral atau multiliteral yang akan berperang antar negara.

Indonesia sebenarnya punya kedekatan pada keduanya, sehingga Indonesia bisa bertindak sebagai juru damai. Hal ini penting dan dimungkinkan karena politik bebas aktif negeri kita. Hal penting lainnya adalah jika ekonomi Indonesia pada kuartal III/2021 mencapai 3,51% (year on year). Pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi dikeseluruhan tahun mencapai kisaran  3,7%-4,5%. (Yetede)

Belanja Ritel AS Tetap Tinggi

KT1 17 Nov 2021 Investor Daily

Penjualan ritel di AS tetap tinggi sepanjang bulan lalu, walaupun ada kelangkaan sebagian barang dan gelombang inflasi yang terus naik. Departeman Perdagangan (Depdag) AS melaporkan pada Selasa  (16/11), penjualan ritel sepanjang Oktober 2021 naik 1,7%, ini mencerminkan lonjakan bulanan terbesar sejak Maret 2021 dan melebihi ekspektasi. Penjualan mobil naik 1,8% walaupun stock tetap langka  dan harga naik karena kekurangan semikonduktor global. Sedangkan penjualan BBM naik 3,9% seiring dengan naiknya harga energi global. Laporan ini mengindikasikan ketahanan konsumen di AS menuju musim liburan akhir tahun. Pada saat inflasi naik ke level tertinggi dalam 30 tahun dan krisis rantai pasokan membuat beberapa barang idaman menjadi sulit didapatkan. "Situasi Covid membaik, hambatan pasokan mereda di sektor otomotif dan awal musim belanja telah mendorong belanja konsumen  bulan lalu," ujar Gregory Daco, ekonom Oxford Economics seperti di kutip AFP. Namun, penjualan di sektor bar dan restoran mendatar saja bulan lalu. Sedangkan penjualan di sektor kesehatan  dan perawatan pribadi serta ritel busana turun tipis. Paritel non-gerai seperti perusahaan-perusahaan belanja online mencatat penjualan 4%, sedangkan toko peralatan elektronik  dan rumah tangga menunjukkan kenaikan 3,8%. (Yetede)

Dialog 3 jam Bahas Isu HAM dan Taiwan

KT1 17 Nov 2021 Investor Daily

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menekan rekannya, Presdien Xi Jinping tentang praktik-praktik hak asasi manusia di Tiongkok. Sementara itu,  Xi mengingatkan bahwa Tiongkok akan merespons provokasi-provokasi di Taiwan. Demikian disampaikan para pejabat dalam dialog virtual. Pembicaraan kedua pemimpin negara adidaya itu mendapat sorotan karena disebut-sebut dilakukan dengan jujur dan secara langsung.

Media Pemerintah Tiongkok-XInhua melaporkan, Xi membandingkan kedua negara itu  ibarat "dua kapal raksasa sedang berlayar di lautan" yang perlu distabilkan agar tidak saling bertabrakan. Usai pertemuan Biden dan Xi, seorang pejabat senior menyampaikan bahwa kedua pemimpin melakukan perdebatan yang sehat. 

"Biden menekankan pentingnya Tiongkok memenuhi komitmennya di bawah perdagangan yang dinegosiasikan oleh pendahulu Biden, Donald Trump." tambah pejabat AS itu. Sebagai informasi, Tiongkok diklaim banyak tertinggal dalam komitmennya untuk membeli lebih banyak barang dan jasa AS senilai US$ 200 miliar. Tetapi para pejabat Tiongkok berkata, bahwa Xi menyampaikan kepada Biden penting untuk menghindari mempolitisasi masalah ini.(Yetede)