Belanja Ritel AS Tetap Tinggi
Penjualan ritel di AS tetap tinggi sepanjang bulan lalu, walaupun ada kelangkaan sebagian barang dan gelombang inflasi yang terus naik. Departeman Perdagangan (Depdag) AS melaporkan pada Selasa (16/11), penjualan ritel sepanjang Oktober 2021 naik 1,7%, ini mencerminkan lonjakan bulanan terbesar sejak Maret 2021 dan melebihi ekspektasi. Penjualan mobil naik 1,8% walaupun stock tetap langka dan harga naik karena kekurangan semikonduktor global. Sedangkan penjualan BBM naik 3,9% seiring dengan naiknya harga energi global. Laporan ini mengindikasikan ketahanan konsumen di AS menuju musim liburan akhir tahun. Pada saat inflasi naik ke level tertinggi dalam 30 tahun dan krisis rantai pasokan membuat beberapa barang idaman menjadi sulit didapatkan. "Situasi Covid membaik, hambatan pasokan mereda di sektor otomotif dan awal musim belanja telah mendorong belanja konsumen bulan lalu," ujar Gregory Daco, ekonom Oxford Economics seperti di kutip AFP. Namun, penjualan di sektor bar dan restoran mendatar saja bulan lalu. Sedangkan penjualan di sektor kesehatan dan perawatan pribadi serta ritel busana turun tipis. Paritel non-gerai seperti perusahaan-perusahaan belanja online mencatat penjualan 4%, sedangkan toko peralatan elektronik dan rumah tangga menunjukkan kenaikan 3,8%. (Yetede)
Tags :
#Amerika SerikatPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023