Pemulihan Ekonomi dalam Bayang-Bayang Konflik AS-RRT
Pertumbuhan ekonomi diperlukan agar ongkos pemulihan yang sebagian dibiayai dari utang dapat terbayar lunas. Ada harapan lain yang tidak kalah penting, yaitu dua raksasa ekonomi dunia saat ini (AS dan Tiongkok) diharapkan tidak main api. Pemulihan ekonomi membutuhkan peran kepemimpinan mereka ditingkat global dan di kawasan.
Mereka para pemimpin adidaya, tidak boleh bersifat egois, menjadi negara peradaban adalah hak mereka. Tapi kemajuan peradaban yang dicapai tidak patut untuk digunakan membuat senjata pemusnah massal karena konflik dua negara besar berebut pengaruh. Dalam konflik bilateral atau multiliteral yang akan berperang antar negara.
Indonesia sebenarnya punya kedekatan pada keduanya, sehingga Indonesia bisa bertindak sebagai juru damai. Hal ini penting dan dimungkinkan karena politik bebas aktif negeri kita. Hal penting lainnya adalah jika ekonomi Indonesia pada kuartal III/2021 mencapai 3,51% (year on year). Pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi dikeseluruhan tahun mencapai kisaran 3,7%-4,5%. (Yetede)
Tags :
#Amerika SerikatPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023