;
Tags

Nasional

( 434 )

Milenial dan Gen Z Bakal jadi Tulang Punggung Indonesia Emas 2045, kata Menperin

KT1 04 Dec 2024 Tempo
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyatakan generasi milenial dan Gen Z akan menjadi tulang punggung untuk menuju Indonesia Emas 2045. Dia mengatakan, hal tersebut tergantung pada bonus demografi yang dihasilkan Indonesia untuk mewujudkan cita-cita itu. "Berhasil atau tidak kita memanfaatkan bonus demografi dan berhasil atau tidak berhasilnya kita menunjukan Indonesia Emas tahun 2045," ujar Agus Gumiwang saat ditemui usai acara Industrial Festival di kawasan Embong Kaliasin, Surabaya pada Rabu, 4 Desember 2024. Menperin mengimbau generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang akan terus dihadapi oleh mereka. Sebab, kata Agus Gumiwang, hal tersebut selalu mengalami adaptasi dan pertumbuhan untuk menentukan seperti apa generasi saat ini dalam menghadapi Indonesia emas 2045.

"Jadi yang paling penting bagi generasi muda adalah terus belajar, menimba ilmu, bisa melakukan adaptasi terhadap ilmu pengetahuan yang setiap saat berkembang, dinamis, dan selalu tumbuh," ucap Agus  Menurutnya, menimba ilmu tidak hanya tentang ilmu pasti, melainkan pelajaran yang berasal dari pengalaman dalam suatu kegiatan. Agus Gumiwang mengatakan, hal tersebut juga akan memiliki hubungan yang berkaitan dengan masa depan yang bakal dihadapi para generasi milenial maupun Gen Z.

Facebook Rilis Desain Baru untuk Menggaet Gen Z Saat Konsumen Remaja AS Menurun "Ya ilmu pengetahuan itu bukannya ilmu pasti, tapi juga ilmu lain dari luar, ilmu pasti yang dia akan mempunyai relevansi yang tinggi terhadap landscape dari dunia yang akan datang, dunia di masa depan," tutur Agus Gumiwang. Dia mengatakan, pemerintah seharusnya dapat menghasilkan para generasi yang mampu menghadapi semua rintangan ini. Sebab, lanjut Agus Gumiwang, setiap angkatan harus dapat menguasai segala hal terutama sektor manufaktur. "Kita harus mampu untuk menciptakan generasi muda yang bisa menjawab tantangan itu semua, yang bisa menguasai ilmu pengetahuan," kata dia. (Yetede)


Pilkada Berjaan Lancar, Tertib, dan Aman

KT1 28 Nov 2024 Investor Daily (H)
Penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 secara serentak di Indonesia pada Rabu (27/11/2024) berjalan lancar, tertib, dan aman. Diharapkan kondisi  tetap kondusif sampai dilaksanakannya pelantikan para pemimpin daerah, dan aktivitas perekonomian semakin produktif dengan hadirnya pemimpin baru tersebut. "Kami mengapresiasi pelaksanaan pilkada serentak tahun 2024 yang dilaksanakan di 545 daerah provinsi, kabupaten, kota berjalan baik, lancar, dan aman. Kami berharap ini berlangsung sampai nantinya ada pengumuman resmi masyaralat KPUD masing-masing. Kami juga berharap masyarakat dewasa dan bijak untuk menerima siapapun yang terpilih menjadi pemimpin di daerah masing-masing," kata Wakil ketua Umum Bidang Pengembangan Otomotif Daerah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Sarman SImanjorang kepada Investor Daily. Menurut Sarman, dengan selesainya hiruk pikuk pilkada, maka aktivitas masyarakat akan normal kembali, dan berbagai aktivitas perekonomian semakin produktif. Kepala daerah yang sempat cuti mulai aktif  lagi, sehingga pelayanan pada masyarakat dan pelaku usaha maksimal dan berjalan normal kembali. (Yetede)

Jamsostek di Indonesia Masih Bias Terhadap Pekerja Formal Dinilai Ikut Andil Terhadap Kondisi Produktivitas Pekerja Yang Rendah

KT1 27 Nov 2024 Investor Daily (H)
Sistem Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) di Indonesia yang masih bias terhadap pekerja formal dinilai ikut andil terhadap kondisi produktivitas pekerja yang rendah. Padahal, produktivitas itu menjadi kunci agar Indonesia bisa memanfaatkan bonus demografi, sehingga mampu lepas dari jebakan negara berpenghasilan menengah (middle income trap) sebagai isyarat untuk menggapai status negara kaya atau Indonesia Emas pada 2045. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, lapangan kerja di sektor  informal tercatat masih sangat tinggi yaitu mencapai 57,95%. Bahkan,  menurut Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Faakultas dan Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), jumlah pekerja informal cenderung lebih tinggi pada kelompok eksonomi yang lebih lemah yaitu 68,2% pada kelompok miskin, 62,5% pada kelompok rentan, dan 54,2% pada calon kelas menengah.  Karena itu, perluasan kepesertaaan jaminan sosial merupakan kunci bagi terciptanya kesetaraan dan kesejahteraan serta bakal mendorong produktivitas pekerja di Tanah Air. Skema penerimaaan bantuan iuran (PBI) untuk jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKm) bagi pekerja miskin dan rentan dinilai bisa menjadi awal untuk perluasaan kepersertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Apalagi skema ini telah diterapkan di BPJS Kesehatan dan dirasakan menfaatnya. (Yetede)

Lima Langkah Besar KLH untuk Generasi Mendatang dalam Mengatasi Isu-Isu Global

KT1 26 Nov 2024 Investor Daily (H)

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengungkapkan lima langkah strategis dalam mengajak dunia usaha berperan lebih besar dalam  mengatasi isu-isu global, mulai dari kemiskinan hingga perubahan iklim. Kontribusi dan sinergi berbagai pihak, terlebih sektor usaha, terkait isu-isu tersebut dinilai penting karena diyakini bakal menciptakan dampak positif terhadap masa depan kehidupan manusia. "Kami percaya sinergi antar pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat menjadi kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang," ujar Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat menyampaikan sambutan pada acara Investor daily ESG Appriciaton Night.

Hanif memaparkan, KLH mempunyai lima fokus utama, pertama yakni memberdayakan masyarakat lokal dalam ekonomi hijau. Kedua, transisi energi hijau sebagai prioritas utama. Ketiga, Hanif juga mencermati kesetaraan gender dan  perlindungan tenaga kerja. Keempat, Hanif mengunkapkan selanjutnya di sektor ketahanan pangan sejalan dengan krisis pangan global menjadi tantangan yang membutuhkan solusi mendesak. Fokus kelima atau terakhir, pendekatan regulasi yang tegas dan terukur. Hanif akan memastikan penerapan regulasi lingkungan dijalankan secara ketat. (Yetede)

Koperasi jadi Solusi Pengentasan Kemiskinan Ekstrim dan Jeratan Rentenir

KT1 23 Nov 2024 Investor Daily

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyatakan bahwa koperasi memiliki fungsi yaitu fungsi ekonomi dan fungsi sosial. Kedua peran koperasi ini saling terikat sehingga keberadaan koperasi mutlak harus diberi dukungan penuh oleh pemerintah. Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantoro menjelaskan fungsi koperasi dalam ranah ekonomi adalah anggota sehingga koperasi harus mencatatkan keuntungan. Sementara untuk fungsi sosial adalah menuntaskan jeratan utang masyarakat kelompok paling bawah (mikro dan ultra mikro) dari rentenir yang banyak beredar di masyarakat.

"Koperasi harus jadi tempat kita untuk saling gotong royong, saling membantu dan saling menguatkan," ucap Ferry. Dengan dua fungsi tersebut, koperasi menjadi solusi yang relevan untuk mengtasi permasalahan kemiskinan ekstrim yang ada ditengah masyarakat. Sebagaimana diketahui Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia hingga Maret 2024 sebanyak 25,22 juta atau turun 0,33 persen dibandingkan tahun sebelum 25,9 juta orang. "Kemiskinan itu paling kelihatan, jadi mereka itu tidak punya opsi mendapatkan pembiayaan sehingga terpaksa harus terjebak oleh rentenir. Nah kehadiran koperasi adalah untuk membebaskan mereka dari rentenir dengan menyediakan pembiayaan untuk kerja produktif sehingga dia akan punya kesempatan untuk lebih sejahtera," kata Ferry. (Yetede)

Kelas Menengah Kian Tersudut dengan Kebijakan 12%

KT1 21 Nov 2024 Investor Daily (H)

Kelompok masyarakat kelas menengah (middle class) menjadi pihak yang akan merasakan dampak paling besar dari kebijakan pemerintah yang akan menaikkan pajak penambahan nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% pada 1 januari 2025. Tanpa bantalan proteksi kebijakan yang kuat, sedikit saja goncangan ekonomi akan berdampak pada terperosoknya mereka ke kelas yang  lebih rendah dan secara makro akan mempengaruhi perekonomian nasional. Kelas menengah kerap dianggap penopang ekonomi karena daya belinya yang relatif baik dibandingkan kelas bawah.

Namun, pada kenyataannya, kelas menengah di Indonesia Banyak yang berada pada katagori 'Rentan Miskin'. Kondisi ini diperparah karena kelompok menengah tidak terproteksi dengan baik oleh regulasi, karena dianggap mampu. Kelas menengah tidak dapat mengakses dukungan pemerintah, seperti bantuan sosial, subsidi pendidikan, kesehatan, atau program perlindungan pendapatan. Sebagian besar dari mereka juga memiliki pengeluaran yang tetap tinggi, seperti cicilan rumah, kendaraan, atau pendidikan anak. Ketika pengeluaran untuk kebutuhan pokok meningkat akibat kenaikan PPN, ruang semakin sempit. Akibatnya, banyak yang akhirnya harus mengurangi tabungan, investasi, atau bahkan mencari tambahan utang. (Yetede)

Kemendag Memasang Target Ambius

KT1 20 Nov 2024 Investor Daily (H)

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memasang target ambisius dalam rangka mendukung target pertumbuhan  ekonomi besar 8%. Ekspor ditargetkan mencapai US$ 405,69 miliar dengan pertumbuhan 9,64% pada 2029. Kepala badan kebijakan Perdagangan Kemendag Fajarini Puntodewi merinci, pada tahun depan, pihaknya menargetkan pertumbuhan ekspor 7,1% atau US$ 294,45 miliar. Lalu, pada 2026, pertumbuhan ekspor ditargetkan mencapai 7,09% atau US$ 315,31 miliar. Selanjutnya, pada 2027, target ekspor naik menjadi 7,89% atau US$ 340,20 miliar. 

Sementara pada 2028, pertumbuhan ekonomi ditargetkan 7,26%, maka ekspor perlu berkontribusi 8,77% atau US$ 370,04 miliar. Puncaknya pada 2029, target ekspor naik 9,64% untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 8%. "Jadi (target ekspor) antara 7,1% hingga 9,64%. Nah ini merupakam satu target yang cukup luar biasa," kata dia di Gambir Trade Talk (GTT). Fajarini mengakui target tersebut sangatlah besar, namun, dia tetap optimistis target ini akan tercapai mengingat ekspor  Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Data Kemendag mencatat, nilai ekspor Indonesia periode Januari-September 2024, mencapai US$ 192,85 miliar atau naik 0,32% dibandingkan tahun sebelumnya. (Yetede)

Pemerintahan Presiden Prabowo Ingin Belajar Program Makan Bergizi Gratis dari Brazil

KT1 19 Nov 2024 Investor Daily (H)
Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan keinginannya untuk mempelajari kesuksesan Brasil dalam menjalankan program pemberian makan bergizi gratis kepada para pelajar di negara itu. Presiden Prabowo menindaklanjuti hal tersebut dengan meminta timnya untuk mengirim waktu khusus untuk melakukan pembicaraan dengan perwakilan pemerintah Brasil. "Saya telah meminta tim untuk merencanakan pertemuan dengan perwakilan Brasil kami akan mengirimkan tim untuk mempelajari program  makan siang untuk anak-anak di sekolah milik Brasil," kata Prabowo. Diketahui, Presiden Prabowo menghadiri Indonesia-Brazil Forum yang mengambil lokasi di Capacabana Palace, Rio de Janeiro, Minggu (17/11/2024). Dalam acara itu, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa program makan siang gratis bagi anak-anak sekolah merupakan program stratgeis yang akan disukseskan dalam kepemimpinannya. Maka dari itu, pembelajaraan kepada negara-negara yang sebelumnya telah sukses mengadakan program sejenis menjadi penting sehingga nantinya program yang akan diadakan di Indonesia bisa mencapai hasil yang serupa. (Yetede)

Menkomdigi Kerja Sama dengan OJK untuk Berantas Judol

KT1 16 Nov 2024 Tempo
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menghadapi masalah pemblokiran situs judi online atau judol. Kerja sama tersebut dilakukan dengan mengintegrasikan sistem pendukung pelaporan judi online Komdigi dan OJK. Menteri Komdigi Meutya Hafid mengatakan kerja sama itu merupakan upaya untuk meningkatkan layanan pelaporan praktik perjudian via daring. “Komdigi terus mengembangkan situs cekrekening.id, yang nanti insyaallah akan bekerja sama dengan anti-scam center yang digagas oleh OJK,” kata Meutya melalui keterangan tertulis yang dikutip pada Sabtu, 16 November 2024.

Menurut Meutya, pusat pelaporan situs judi online yang terintegrasi akan memudahkan masyarakat mengenali rekening-rekening yang terindikasi terkait judi online. Dengan begitu, kata dia, modus-modus judi online akan lebih mudah dideteksi dan dihindari.  Meutya menyampaikan penggabungan sistem pelaporan merupakan salah satu wujud komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas judi online. “Arahan beliau adalah agar semua lembaga, instansi bekerjasama, bersatu-padu, khususnya terkait bagaimana peran kita sebagai negara melawan judi online,” ucap Meutya. Kepala Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan saat ini pusat anti-penipuan atau anti-scam center milik OJK saat ini masih dalam tahap finalisasi agar dapat terhubung dengan sarana pelayanan keuangan digital dan perniagaan daring. (Yetede)

DPR Janji Libatkan Masyarakat Sipil saat Bahas Revisi Undang-Undang TNI

KT1 14 Nov 2024 Tempo
Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Tubagus Hasanuddin memastikan pembahasan revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) akan melibatkan masyarakat sipil. Pembahasan dimulai dari tahap awal dan dilakukan secara terbuka. Hasanuddin merespons kekhawatiran sejumlah kalangan terhadap keberadaan pasal yang ditengarai bermasalah dalam revisi UU TNI. Salah satu yang menjadi sorotan dalam revisi itu adalah perluasan jabatan di lembaga non-militer yang bisa diduduki prajurit aktif. “Kami akan mendengarkan masyarakat sipil dan meminta bagaimana tanggapan. Kami harus mendengarkan rakyat, kemudian baru menyampaikannya di forum,” ujar Hasanuddin pada Kamis, 13 November 2024.

RUU tentang revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 menjadi salah satu RUU usulan Komisi I DPR untuk dimasukkan dalam program legislasi nasional (prolegnas) 2024-2029. Usulan dari komisi yang membidangi masalah pertahanan itu disampaikan dalam rapat pleno Badan Legislasi (Baleg) DPR pada Selasa, 12 November 2024. Hari Kedua Cuti Massal, Solidaritas Hakim akan Bertemu Sufmi Dasco hingga Mantan Ketua MK Hasanuddin mengklaim Komisi I DPR hanya fokus pada dua pasal yang akan diubah dalam revisi UU TNI. Kedua pasal itu adalah Pasal 47 soal jabatan di lembaga lain yang bisa ditempati prajurit aktif dan Pasal 53 perihal perpanjangan masa bakti prajurit.

Aturan yang berlaku saat ini hanya membolehkan serdadu aktif menempati 10 pos jabatan di lembaga non militer. Dalam draf revisi, Hasanuddin menuturkan, akan ada penambahan frasa “jabatan lainnya sesuai kebijakan presiden”. Kendati begitu, perubahan dalam Pasal 47 itu masih diperdebatkan di internal Komisi I DPR. Hasanuddin mengatakan, pasal tersebut akan dibahas lebih lanjut dengan menampung masukan dari berbagai kalangan. “Nanti kami biar menjaring suara masyarakat. Masyarakat sipil juga akan didengarkan bagaimana tanggapannya dan sebagainya,” ujar anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu. Adapun perubahan Pasal 53 akan memperpanjang masa bakti prajurit setingkat perwira yang sebelumnya 58. (Yetede)