Tags
Nasional
( 434 )Sekolah Libur Selama Ramadan
KT1
17 Jan 2025 Tempo
Wacana libur sekolah selama bulan suci Ramadan diungkapkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam rapat koordinasi tingkat menteri di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Jakarta pada Senin, 13 Januari 2025. Abdul Mu'ti mengatakan ada sejumlah usulan dari masyarakat terkait libur Ramadan. Misalnya, ada yang mengusulkan libur sekolah penuh selama Ramadan dan kegiatan anak-anak selama libur akan diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan yang diselenggarakan di masyarakat. Usulan kedua adalah libur sebagian, misalnya tiga hari atau dua hari menjelang Ramadan sampai empat hari atau lima hari Ramadan pertama. Kemudian masuk seperti biasa dan menjelang Idul Fitri juga libur. Terakhir usulan agar tidak ada libur sekolah selama Ramadhan. Pada intinya, kata dia, semua usulan itu masih akan dipertimbangkan dalam rapat lintas kementerian.
"Sudah kita bahas tadi malam lintas kementerian, tetapi nanti pengumumannya tunggu sampai ada SE bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, serta Kementerian Dalam Negeri. Tunggu sampai surat edarannya keluar, mudah-mudahan dalam waktu singkat," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat ditemui usai menghadiri Tanwir 1 Aisyiyah di Jakarta, Rabu. Menurut Antara, pada 1930 pemerintah penjajahan Hindia Belanda memutuskan untuk meliburkan sekolah selama sebulan penuh saat bulan Ramadan. Salah satu tujuan utamanya adalah untuk mengambil hati umat muslim Indonesia dan menghindari perlawanan umat muslim terhadap kolonialisme Belanda. Libur selama bulan puasa sudah menjadi kebiasaan yang melekat di masyarakat Indonesia sejak dulu. Bahkan Perang Jawa pun libur saat puasa. Pangeran Diponegoro berpesan kepada Letnan Gubernur Jendral Hindia Belanda Hendrik Mercus de Kock melalui utusannya Jan Baptist Cleerens bahwa selama bulan puasa ia tidak akan melakukan pembicaraan apapun terkait perang. Pertemuan hanya dilakukan untuk silaturahmi saja. De Kock pun menyetujui hal itu. (Yetede)
Tukin Dosen ASN Pacu Peningkatan Kinerja
KT3
16 Jan 2025 Kompas
Para dosen terus mendesak pemerintah memenuhi janji untuk membayarkan tunjangan kinerja dosen aparatur sipil negara atau ASN di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Langkah menyejahterakan dosen ASN secara adil ini diharapkan memacu peningkatan kinerja dan profesionalisme dosen menjalankan tridarma perguruan tinggi. Perjuangan para dosen ASN Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) ini mendapat dukungan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) danForum Direktur Politeknik Negeri Se-Indonesia. Kini, penghasilan tambahan dosen ASN di PTN berbeda-beda bergantung status PTN (satuan kerja/satker, badan layanan umum/BLU, atau badan hukum/BH) serta kemampuan PTN mendapatkan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari uang kuliah mahasiswa maupun kerja sama.
”Tukin untuk dosen itu penting. Jika ini dibayarkan, menjadi langkah awal untuk mendukung peningkatan kinerja dosen yang lebih baik. Pasti akan ada dampak baik bagi dosen dan perguruan tinggi. Karena sudahada aturannya, tugas kementerian untuk memperjuangkan anggarannya sehingga dosen menerima tukin seperti tenaga kependidikan di PTN ataupun dosen ASN di kementerian lain,” kata Ketua MRPTNI Eduart Wolok yang dihubungi dari Jakarta, Rabu (15/1/2025). Menurut Eduart, yang juga Rektor Universitas Negeri Gorontalo, sejak Desember 2024, MRPTNI sudah menanyakan perkembangan pembayaran tunjangan kinerja (tukin) bagi dosen ASN yang dijanjikan akan dibayarkan mulai tahun 2025. Dalam rapat MRPTNI di awal tahun ini, pembahasan tukin bagi dosen juga menjadi perhatian pimpinan PTN di Indonesia. Eduart mengakui, ada remunerasi yang diterima dosen di PTN,terutama di PTN BLU dan BH. ”Namun, besarnya berbeda-beda, tergantung pendapatan PTN,” ujarnya.
Ia menjelaskan, besaran remunerasi atau semacam pengganti tukin dosen yang dibayarkan tiap PTN, untuk PTN yang di luar Jawa, lebih kecil dari besaran tukin yang ditetapkan pemerintah. Karena itu, ia menyatakan, tukin bagi dosen tetap penting direalisasikan dan diperjuangkan anggarannya. Mengacu pada aturan terbaru, besaran tukin dosen untuk asisten ahli kelas jabatan 9 se- besar Rp 5.079.200; lektor kelas jabatan 11 sebesar Rp 8.757.600; lektor kepala kelas jabatan 13 sebesar Rp 10.936.000; dan profesor kelas jabatan 15 sebesar Rp 19.280.000. Secara terpisah,KetuaForum Direktur Politeknik Neger se-Indonesia Mohammad Nurdin mengatakan, meskipun ada 14 politeknik negeri sudah berstatus BLU, baru dua politeknik yang memberikan remunerasi kepada dosen. Ketika politeknik/PTN berstatus BLU, pendapatan yang didapat dari uang kuliah mahasiswa dan kerja sama dengan pihak luar dapat dipakai untuk memberikan insentif atau disebu remunerasi
bagi dosen. (Yoga)
The Prakarsa Ingatkan Tantangan Food Waste Paling Mengerikan
KT1
15 Jan 2025 Tempo
Lembaga Penelitian dan Advokasi Kebijakan The Prakarsa mewanti-wanti keberadaan food waste atau sampah makanan yang dihasilkan program makan bergizi gratis (MBG) akan berdampak buruk. Sampah sisa makanan ini, selain akan merepotkan pihak sekolah dalam mengelolanya, tapi juga akan menimbulkan berbagai persoalan baru. “Saya yakin tantangan food waste paling mengerikan,” kata Direktur Eksekutif The Prakarsa Ah Maftuchan saat diskusi terfokus di Gedung Tempo, Jakarta, pada Selasa, 14 Januari 2025. Maftuchan mengatakan sampah makanan ini berpotensi menumpuk karena dalam pelaksanaan program unggulan Prabowo Subianto ini terdapat kendala distribusi. Selain itu, di beberapa sekolah para siswa juga tak menghabiskan makanan gratis dari pemerintah ini.
Prabowo Kemungkinan Bakal Tambah Anggaran Makan Bergizi Gratis “Menu tidak sesuai, dikirim melampaui masanya, dan kita punya kendala distribusi. Jadi sampah,” kata dia. Selain itu, sampah makanan ini juga akan merepotkan sekolah dalam mengelolanya. Selain akan menimbulkan lingkungan tidak sehat, penanganan limbah ini juga membutuhkan tambahan anggaran. “Bisa berdampak ke kerepotan lain, biaya lagi,” ujarnya. Sementara itu, tenaga ahli utama Kantor Komunikasi Kepresidenan Prita Laura meminta masyarakat untuk melihat keberadaan food waste atau sampah makanan yang dihasilkan program makan bergizi gratis (MBG) sebagai sebuah peluang bisnis. Menurut dia, pengolahan food waste dari program gagasan Presiden Prabowo Subianto tersebut mampu berkontribusi pada perputaran perkonomian lokal.
“Jadi mari kita melihat bagian dari sampah makanan yang dihasilkan ini bukan sebagai satu permasalahan tapi sebuah kesempatan untuk kemudian justru menambah perekonomian lokal,” ujarnya usai meninjau pelaksanaan MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Ciracas, Jakarta Timur pada Jumat, 10 Januari 2025. Ia memberikan contoh, pengolahan limbah makanan tersebut dapat diarahkan untuk dijadikan bahan utama pembuatan pupuk kompos hingga membangun budi daya maggot atau larva. Dia menilai, kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan oleh penyelenggara maupun penerima manfaat. “Nah yang paling penting adalah, ini adalah kesempatan bagi masyarakat dan juga satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) sendiri untuk kemudian mengolah sampah makanan menjadi sirkular ekonomi, menjadi kompos, menjadi industri maggot, seperti itu,” kata dia. (Yetede)
Perlu Evaluasi untuk MBG
KT3
15 Jan 2025 Kompas
Program yang dijanjikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di masa kampanye pemilu presiden dan wakil presiden 2024 itu awalnya diberi nama Makan Siang Gratis. Sejak Mei 2024 Makan Siang Gratis berubah nama menjadi Makan Bergizi Gratis (MBG), menyesuaikan jam belajar siswa. Adapun MBG menyasar 19,47 juta penerima. Selain anak balita jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), serta anak sekolah hingga jenjang sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat, program ini juga menyasar ibu menyusui dan ibu hamil. Tahun ini pemerintah melalui Badan Gizi Nasional menyiapkan anggaran Rp 71 triliun, dengan harga per porsi MBG Rp 10.000. Dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu untuk pemenuhan gizi nasional Rp 63,36 triliun dan sisanya untuk pengoperasian.
Pemerintah menetapkan empat target dalam program ini, mulai dari mendorong akses makanan bergizi dan pola makan sehat, meningkatkan prestasi dan kehadiran siswa, memanfaatkan bahan pangan lokal, hingga mengurangi kemiskinan. Yang perlu segera diintervensi pemerintah melalui program MBG ialah pemenuhan gizi. Meski banyak anak dan orangtua merasa terbantu, tak sedikit yang memberi masukan terkait menu MBG belum sesuai pedoman gizi seimbang. Di sejumlah daerah, menu MBG secara kuantitas belum memenuhi 40 persen total kalori sehari dan mutunya belum sesuai. Selain tanpa sayuran dan susu, lauk yang jadi sumber protein hewani terlalu sedikit. Ada juga siswa yang mencium aroma tak sedap dari tempe goreng dalam menu MBG.
Sementara target program MBG untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM pun belum terwujud. Nama UMKM belum ada dalam daftar satuan pelayanan pemenuhan gizi yang menjadi jantung program itu. Sejumlahsyarat yang ditetapkan sulit dipenuhi pelaku usaha kecil. Terkait hal itu, pemerintah perlu mengevaluasi pelaksanaan program MBG secara berkala terkait ketersediaan dan mutu makanan sesuai sasaran dan kandungan gizi pada menu. Aspek lain adalah tingkat kepuasan penerima program MBG, terutama dari anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Evaluasi juga menyangkut tingkat penerimaan siswa terhadap rasa dan variasi makanan, kepuasan guru, siswa, dan orangtua, serta keluhan terkait distribusi makanan dan persentase makanan termakan atau terbuang oleh siswa. Dampak program MBG juga perlu dievaluasi mulai dari status gizi pada anak, prestasi akademik dan kesehatan, serta kesadaran gizi. (Yoga)
Perkuat Riset Ekonomi Kreatif Sertakan Perguruan Tinggi
KT3
14 Jan 2025 Kompas
Perguruan tinggi terus digandeng untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, termasuk di bidangekonomi kreatif. Selain penyiapan sumber daya manusia yang mendukung industri kreatif, perguruan tinggi juga berperan memperkuat riset-riset untuk memetakan potensi pengembangan ekonomi kreatif di daerah-daerah. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan, riset dan inovasi yang dilakukan oleh perguruan tinggi harus mampu menjawab permasalahan di masyarakat, salah satunya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Produk-produk riset agar tidak hanya berhenti pada prototipe, tetapi bisa dihilirkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
”Riset dan inovasi dari perguruan tinggi, misalnya, untuk mendukung pengurangan bahan baku impor dalam produk-produk terkait ekonomi kreatif. Sekarang kita berkreasi, tetapi masih ada yang menggunakan bahan baku impor. Kalau bisa, kitalah yang mengekspor bahan baku itu nantinya,” kata Satryo, Senin (13/1/2025), di Jakarta. Saat audiensi dengan Menteri Diktisaintek pekan lalu, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto mengajak perguruan tinggi bekerja sama melalui Kementerian Diktisaintek terkait dengan riset multiplier effect dari festival musik Indonesia dalam bidang ekono-mi kreatif. ”Kami saat ini sedang mencoba untuk masuk ke perguruan tinggi karena kami sudah beberapa kali mencoba melakukan kerja sama riset, bagaimana multiplier effect sebuah festival musik di Indonesia dalam bidang ekonomi kreatif,” katanya.
Menurut Yovie, melalui riset bersama, perguruan tinggi diharapkan ada akurasi data yang bagus per lokasi daerah atau yang menjadi tempat penelitian dari kampus-kampus. Pelibatan kampus-kampus sejak awal ini juga diharapkan dapat menggelorakan penguatan ekonomi kreatif sehingga bermanfaat bagi masyarakat. ”Mungkin dari sini kita bisa kembangkan untuk bekerja sama sebagai program Kementerian Diktisaintek,” ujarnya. Kreativitas daerah Satryo mengatakan, di kampus ada bermacam unit kesenian. Di Indonesia ada beberapa institut seni dan budaya yang memiliki program studi yang berfokus pada musik. ”Kampus-kampus bisa membuka peluang bekerja sama dan berkolaborasi. Yang terpenting kerja sama dapat bermanfaat bagi keduanya, yakni bagi masyarakat dan kampus,” ujarnya. (Yoga)
Pelajar Gantikan Bekalnya dengan MBG
KT3
14 Jan 2025 Kompas
Memasuki pekan kedua, program Makan Bergizi Gratis atau MBG menjangkau semakin banyak siswa di Indonesia. Pemerintah memastikan menu makanan sesuai dengan angka kecukupan gizi. Menjelang pukul 09.00 WIB, Senin (13/1/2025), di bangku setiap murid Sekolah Dasar Taquma, Jalan Jemur Ngawinan, Surabaya, Jawa Timur, sudah tersedia kotak plastik transparan berisi paket MBG dari Badan Gizi Nasional. Setelah berdoa bersama, mereka membuka tutup kotak d menikmati menu nasi bertabur biji wijen hitam, tumisan wortel buncis kembang kol, irisan daging ayam masak kecap, irisan semangka, dan susu kemasan. Abrisyam, murid kelas 1A, dengan lahap dan cepat menghabiskan makanannya. Ia memang mengetahui akan diberi menu MBG sehingga sebelum ke sekolah sengaja tidak sarapan dan tidak bawa bekal.
”Terkadang bekal hanya roti atau jajan. Pulang sekolah makan di rumah,” katanya. Menurut Kepala SD Taquma Nur Rohmatul Izzah, sebanyak 329 murid kelas 1-6 mendapatkan makan bergizi gratis. Belum sepekan merekadimintai informasi oleh Badan Gizi Nasional tentang jumlah pelajar dan berapa yang alergi terhadap protein tinggi, boga bahari, ayam, dan cokelat. ”Ada 31 anak yang alergi sehingga wajar jika ada yang tidak menghabiskan menu itu,” katanya. Menjelang pukul 10.00 WIB, giliran 926 siswa dan siswi SMP Negeri 13 Surabaya yang menikmati MBG dengan menu yang sama dengan di SD Taquma. Menurut siswi bernama Elizabeth Charissa, menu MBG cukup enak. ”Lumayan, hari ini menggantikan sarapan dan bekal,” ujarnya Siswa lainnya, Kamil Rashid, mengatakan, ia harus belajar menerima apa pun menu MBG. (Yoga)
Bersama Kluivert, Siap Menghadapi Piala Dunia 2026
KT3
13 Jan 2025 Kompas (H)
Pelatih tim nasional Indonesia Patrick Kluivert hanya mengusung satu tujuan pada empat gim tersisa di putaran ketiga Piala Dunia 2026, yaitu meraih poin maksimal demi mendampingi Jepang lolos langsung ke pesta sepak bola terakbar tahun depan. Kluivert akan mentransformasi skuad ”Garuda” menjadi tim berkarakter menyerang. Pada pengenalan resmi dirinya kepada publik sebagai pelatih baru timnas Indonesia, Minggu (12/1/2025), di Jakarta, Kluiverttanpa ragu memasang target tinggi untuk merebut satu tiket tersisa dari Grup C putaran ketiga Pra-Piala Dunia 2026. Merujuk persaingan di Grup C hingga laga keenam, Jepang hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menjadi tim Asia pertama yang merebut tiket ke Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat,Meksiko, dan Kanada.
Di Grup C, lima tim lain masih punya kesempatan setara untuk memperebutkan satu tiket tersisa ke putaran final Piala Dunia edisi ke-23. Meski Australia duduk di peringkat kedua, ”Socceroos” yang mengemas tujuh poin hanya unggul satu poin dari empat tim di bawahnya, yakni Indonesia, Arab Saudi, Bahrain, dan China. Untuk merebut posisi kedua di Grup C, Kluivert menargetkan Indonesia bisa meraup tujuh poin dari empat pertandingan tersisa. Jumlah poin itu diperoleh dari satu poin pada gim tandang menghadapi Australia, Kamis (20/3), kemudian meraih kemenangan pada dua laga kandang kontra Bahrain, Selasa (25/3), dan China, Kamis (5/6). Adapun Kluivert tak menargetkan poin pada laga pamungkas melawan Jepang di Stadion Sepak Bola Kota Suita, 10 Juni 2025.
”Kami akan menghadapi empat gim final. Tujuan pertama dan utama saya adalah kami mendapatkan hasil dalam empat laga penentuan itu untuk memastikan lolos ke Piala Dunia 2026,” ujar Kluivert di hadapan ratusan jurnalis, tamu undangan, serta pejabat utama PSSI, di antaranya Ketua Umum PSSI Erick Thohir serta dua wakil ketua umum, Zainudin Amali dan Ratu Tisha. Demi meraih poin pada laga tandang di Australia, Klvert menuntut skuadnya dalam kondisi 100 persen secara fisik dan pikiran. Ia telah menyiapkan rencana latihan untuk membantu skuad Garuda tampil maksimal di tengah masa persiapan singkat. Dengan mempertimbangkan masa jeda kompetisi pada Maret mendatang, Kluivert akan memulai pemusatan latihan dalam dua gelombang. Ia akan mengumpulkan terlebih dahulu pemain yang berkiprah di BRI Liga 1 Indonesia 2024-2025 dan ligaAsiaTenggara pada 14 atau 15 Maret 2025. Setelah itu, tim bertolak ke Australia. (Yoga)
MBG Masih Perlu Perbaikan
KT3
13 Jan 2025 Kompas
Sepekan sudah program Makan Bergizi Gratis bagi para pelajar di sekolah-sekolah dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Banyak anak dan orangtua yang merasa terbantu, tetapitak sedikit pula yang memberikan masukan untuk pengembangan lebih lanjut program tersebut. Di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Jawa Timur, misalnya, seorang anak menyayangkan tidak adanya sayur di dalam menu makan bergizi gratis (MBG). Hanya ada sepotong ayam, tahu bacem, sepotong se- mangka, dan sekotak kecil susu UHT. Ahli Gizi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair), Lailatul Muniroh, menilai, menu MBG di Sidoarjo itu belum sesuai dengan pedoman Isi Piringku Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Isi Piringku merupakan pedoman yang disusun Kemenkes dalam mengampanyekan konsumsi makanan yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang.
”Tidak ada sayuran, lauk meski dengan protein hewani pun, secara kuantitas terlalu sedikit, begitu pun buahnya. Secara kuantitas belum memenuhi 40 persen total kalori sehari dan secara kualitas pun masih belum sesuai,” kata Lailatul, Minggu (12/1/2025). Pedoman ini menyarankan, dalam satu piring setiap kali makan, setengah piring diisi dengan sayur dan buah, sedangkan setengah lainnya diisi dengan makanan pokok dan lauk-pauk. Selain itu, Isi Piringku juga memuat ajakan untuk mengonsumsi delapan gelas air setiap hari, melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari, dan mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum dan setelah makan. Menurut Lailatul, prinsip makan bergizi adalah beragam, seimbang, aman, dan sesuai kebutuhan. Makan bergizi yang baik seharusnya memenuhi kebutuhan gizi secara seimbang, yakni karbohidrat, protein, lemak, dan terpenuhinya kebutuhan vitamin, mineral, serat, dan air. Di sejumlah daerah pun para pelajar belum mendapatkan susu seperti yang dijanjikan pasangan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka saat kampanye Pilpres 2024. Misalnya, di Jakarta, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palmerah dan Halim belum menyuguhkan susu dalam menu MBG. (Yoga)
Program MBG Telah Dimulai danTerus Disempurnakan
KT1
11 Jan 2025 Investor Daily (H)
Pemerintah berkomitmen untuk terus menyempurnakan program MBG yang telah berlangsung sejak 6 Januari 2025 di 26 provinsi ini, secara bertahap. Perbaikan dilakukan tidak hanya dari sisi pelaksana secara teknis, variasi menu, juga perluasan sasaran penerima manfaat. Pemerintah juga terbuka terhadao kritikan dari masyarakat dengan menyediakan saluran melalui aplikasis Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SPAN) Lapor. Sementara apabila ada keluhan, utamanya terkait menu makanan bergizi gratis, dapat langsung menuju Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah terdekat masing-masing. "Kita juga terus menerima masukan-masukan dari masyarakat, misalnya, masukan masyarakat bisa diberikan di mana? Di SP4N Lapor, atau paling mudah diberikan masukan kepada SPPG-nya langsung karena SPPG-nya ini memang didesain untuk erat dan dekat dengan para penerima manfaat, jadi bisa memberikan masukan, oh ini begini, begitu, silahkan," kata Juru Bicara Kantor Konunikasi Kepresidenan Republik Indonesia Prita Laura, Hingga hari kelima pelaksanaan MBG, telah menyasar anak-anak sekolah mulai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA. Adapun untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok usia balita, berlangsung mulai Jumat (10/1/2025. (Yetede)
2025: Resolusi Rencanakan Keuangan, Menuju Masa Depan Cerah
KT3
11 Jan 2025 Kompas
Tahun baru identik dengan menyusun resolusi yang ingin dicapai sepanjang tahun, termasuk perencanaan keuangan di tahun 2025. Perencanaan keuangan di awal tahun memungkinkan Anda untuk melakukan evaluasi pencapaian dan tantangan pengelolaan keuangan di tahun 2024 dan merencanakan target yang ingin dicapai di tahun 2025. Fenomena fear of missing out (FOMO), fear of other people’s opinion (FOPO) serta doom spending menjadi fenomena gaya hidup yang ramai dibicarakan masyarakat. Ketiga gaya hidup ini cenderung menjerumuskan masyarakat ke pola hidup yang konsumtif. Merencanakan keuangan dengan baik akan membantu Anda terhindar dari pola hidup konsumtif dan mencapai kemerdekaan keuangan sesegera mungkin. Agar perencanaan keuangan Anda di awal tahun dapat dilakukan dengan baik, maka terdapat beberapa hal yang penting untuk diperhatikan dan dilakukan, antara lain: Pertama, evaluasi pengeluaran di tahun sebelumnya. Melakukan evaluasi pengelolaan keuangan di tahun 2024 menjadi langkah awal dalam menyusun rencana keuangan di tahun 2025. '
Evaluasi akan membantu Anda untuk melihat keberhasilan dan tantangan pengelolaan keuangan yang dihadapi selama 2024. Keberhasilan yang teridentifikasi dapat diaplikasikan kembali, sedangkan jika ditemukan tantangan, maka Anda dapat merumuskan strategi untuk menghadapinya. Evaluasi ini dapat dilakukan dengan cara mencatat seluruh sumber pemasukan dan pengeluaran yang dikelompokkan berdasarkan rentang waktu dan penggunaan. Hasilnya, Anda akan mampu melihat pos pengeluaran terbesar, pos investasi, utang yang dimiliki, bahkan melihat apakah Anda boros atau tidak selama 2024. Kedua, setelah melakukan evaluasi pengelolaan keuangan pada 2024, Anda dapat merumuskan tujuan finansial yang ingin dicapai tahun 2025. Tujuan finansial dapat berupa keinginan untuk membeli aset baru, menikah, keperluan ibadah atau target investasi.
Tujuan ini juga dapat berupa keinginan untuk lebih hemat, mengurang pengeluaran konsumtif, menambah pemasukan, dan sebagainya. Dengan tujuan finansial yang jelas, tekad yang kuat dan disiplin, tujuan finansial dimaksud akan dapat dicapai sesegera mungkin. Ketiga, langkah selanjutnya, Anda dapat memecah tujuan finansial yang ingin dicapai menjadi langkah-langkah kecil yang akan dilakukan termasuk menetapkan pos anggaran. Pos anggaran ditetapkan dengan memperhatikan sumber pendapatan, kondisi keuangan terkini, profil risiko, kebutuhan, tujuan keuangan, dan lain sebagainya. Dengan menetapkan pos anggaran, Anda akan mampu melihat kondisi keuangan secara rutin sehingga jika dibutuhkan perubahan strategi pengelolaan keuangan dapat dilakukan sesegera mungkin. Keempat, persiapkan dana darurat. Dana darurat atau dana yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan finansial pada kondisi tidak terduga penting untuk dipersiapkan. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Parkir Devisa Perlu Diiringi Insentif
15 Jul 2023 -
Transisi Energi Membutuhkan Biaya Besar
13 Jul 2023 -
Izin Satu Pintu Diuji Coba
13 Jul 2023 -
Ekspansi Nikel Picu Deforestasi 25.000 Hektar
14 Jul 2023 -
Masih Kokoh Berkat Proyek IKN
13 Jul 2023









