;

Perkuat Riset Ekonomi Kreatif Sertakan Perguruan Tinggi

 Perkuat Riset Ekonomi Kreatif Sertakan Perguruan Tinggi
Perguruan tinggi terus digandeng untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, termasuk di bidangekonomi kreatif. Selain penyiapan sumber daya manusia yang mendukung industri kreatif, perguruan tinggi juga berperan memperkuat riset-riset untuk memetakan potensi pengembangan ekonomi kreatif di daerah-daerah. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan, riset dan inovasi yang dilakukan oleh perguruan tinggi harus mampu menjawab permasalahan di masyarakat, salah satunya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Produk-produk riset agar tidak hanya berhenti pada prototipe, tetapi bisa dihilirkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

”Riset dan inovasi dari perguruan tinggi, misalnya, untuk mendukung pengurangan bahan baku impor dalam produk-produk terkait ekonomi kreatif. Sekarang kita berkreasi, tetapi masih ada yang menggunakan bahan baku impor. Kalau bisa, kitalah yang mengekspor bahan baku itu nantinya,” kata Satryo, Senin (13/1/2025), di Jakarta. Saat audiensi dengan Menteri Diktisaintek pekan lalu, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto mengajak perguruan tinggi bekerja sama melalui Kementerian Diktisaintek terkait dengan riset multiplier effect dari festival musik Indonesia dalam bidang ekono-mi kreatif. ”Kami saat ini sedang mencoba untuk masuk ke perguruan tinggi karena kami sudah beberapa kali mencoba melakukan kerja sama riset, bagaimana multiplier effect sebuah festival musik di Indonesia dalam bidang ekonomi kreatif,” katanya.

Menurut Yovie, melalui riset bersama, perguruan tinggi diharapkan ada akurasi data yang bagus per lokasi daerah atau yang menjadi tempat penelitian dari kampus-kampus. Pelibatan kampus-kampus sejak awal ini juga diharapkan dapat menggelorakan penguatan ekonomi kreatif sehingga bermanfaat bagi masyarakat. ”Mungkin dari sini kita bisa kembangkan untuk bekerja sama sebagai program Kementerian Diktisaintek,” ujarnya. Kreativitas daerah Satryo mengatakan, di kampus ada bermacam unit kesenian. Di Indonesia ada beberapa institut seni dan budaya yang memiliki program studi yang berfokus pada musik. ”Kampus-kampus bisa membuka peluang bekerja sama dan berkolaborasi. Yang terpenting kerja sama dapat bermanfaat bagi keduanya, yakni bagi masyarakat dan kampus,” ujarnya. (Yoga)

Tags :
#Nasional
Download Aplikasi Labirin :