;

Otonomi Daerah Bisa Jadi Kekuatan Pengembangan Ekonomi Syariah

Yuniati Turjandini 21 May 2024 Investor Daily
Otonomi daerah dapat bermanfaat untuk memperkuat edukasi, membangun infrastruktur yang memadai, serta mendorong inovasi dan kerja sama pengembangan sektor unggulan ekonomi dan keuangan syariah. "Jika dikelola secara bijak dan optimal, otonomi daerah akan menjadi kekuatan dan kesempatan luas untuk mewujudkan  pembangunan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan," kata Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. Wapres mengatakan, masyarakat akan semakin merasakan manfaat nyata ekonomi dan keuangan syariah di tingkat daerah, melalui Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) dan sinergi pusat dan daerah yang efektif. Pada kesempatan itu, Wapres pun memberikan  beberapa arahan, khususnya bagi pemerintah daerah dalam terkait pengembangan  ekonomi dan keuangan syariah. (Yetede)

Blok Rokan dan Mahakam Simbol Kebangkitan Energi Nasional

Yuniati Turjandini 21 May 2024 Investor Daily
PT Pertamina (Persero) berhasil meningkatkan peran startegis dalam penyediaan energi Indonesia melalui pengelolaan dua blok migas raksasa, yaitu Blok Rokan di Riau dan Blok Mahakam di Kalimantan Timur. Kemampuan Pertamina dalam menjalankan operasi dan bisnis hulu migas di kedua blok ini membawa semangat baru dalam  simbol kebangkitan nasional untuk mewujudkan ketahanan, kemandirian dan kedaulatan energi nasional.  Vice Presiden Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan bahwa  sejak alih kelola Blok Mahakam dan Blok Rokan, Pertamina mampu meningkatkan produksi migas sehingga berdampak pada kinerja operasional sektor hulu perusahaan yang lebih tinggi. "Blok Mahakam dan Rokan merupakan lapangan-lapangan migas mature. Melalui beragam inovasi dan penerapan teknologi yang tepat, Pertamina berhasil menahan laju penurunan produksi alamiah dan sekaligus meningkatkan produksi migas Pertamina yang sangat penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan energi Indonesia," kata Fadjar.                                                     

ESDM-Antam Cari Potensi Tambang Mineral

Yuniati Turjandini 21 May 2024 Investor Daily

Pusat Sumber Daya Mineral Batu Bara dan Panas Bumi (PSDMBP) Badan Geologi  Kementerian ESDM dengan PT Antam Tbk, khusus unit Geomin sepakat untuk memperpanjang jangka waktu Perjanjian Kerja Sama (PKS). Perpanjangan tersebut dilaksanakan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang baru pada Jumat (17/5/2024). Penandatanganan perjanjian kerja sama Tentang Penyelidikan Potensi Sumber Daya Mineral Logam ini merupakan amandemen  sekaligus perpanjangan Perjanjian Kerja Sama sebelumnya.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala PSDMBP Agung pribadi dan General manager Unit Geomin Muhammad Wafid dan Direktur Pengembangan Usaha PT Antam Tbk I Dewa Wirantaya. "Sebagaimana hasil kegiatan kerja sama yang diperoleh periode lalu, kami berharap kerja sama kali ini akan dapat memberikan daerah prospek mineral logam yang baru, sehingga pada gilirannya nanti dapat menambah sumber daya/cadangan mineral logam khususnya emas, nikel, bauksit maupun komoditas logam lainnya," kata Wahid. (Yetede)

Indonesia Akan Ekspor 65 Ribu Ton Jagung

Yuniati Turjandini 21 May 2024 Investor Daily
Pemerintah mengkaji pembukaan keran ekspor jagung demi menjaga harga komoditas itu agar tidak kian jatuh di tingkat petani. Usulan ekspor telah disampaikan dua perusahaan  pembeli siap siaga (off-taker) jagung lokal, yakni PT Gorontalo Pangan Sejahtera (GPS) 15 ribu ton dan PT Seger Agro Nusantara (SAN) 50  ribu ton. Hasil panen raya yang melimpah  membuat harga jagung anjlok di bawah Rp4.000 per kg, sementara penyerapan oleh pemerintah melalui Perum Bulog, perusahaan pakan ternak, dan pemangku kepentingan lainnya terbentur kapasitas simpanan. Berdasarkan Kerangka Sampel Area Badan Statistik (KSA BPS), produksi  jagung pipilan kering (JPK) kadar air 14% pada Januari-Juni 2024 diperkirakan hanya 6,56 juta ton atau turun 1,75 juta ton (10,61%) dibandingkan 2022 yang mencapai 16,53 juta ton. (Yetede)

RI-Vietnam Kerja Sama Pertanian Padi Lahan Rawa

Yuniati Turjandini 21 May 2024 Investor Daily

Indonesia dan Vietnam sepakat memperkuat kerja sama pengembangan pertanian padi di lahan rawa, khususnya varietas bibit untuk lahan rawa  dengan produktivitas tinggi serta teknologi mekanisme dan pertanian presisi. Hal itu demi memacu produktivitas dan indeks pertanaman (IP) padi di lahan rawa. Kedua negara juga sepakat mengembangkan  sistem pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan (sustainable agriculture).

Demikian inti pertemuan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman serta menteri Pertanian dan Pembangunan Desa Vietnam Le Minh Hoan bseretaa pejabat tinggi Kementerian Pertanian dan Pembangunan Desa Republik Sosialis Vietnam (MARD) di kantor Pusat MARD di Hanoi, Vietnam, Minggu (19/05/2024). Pertemuan ini menyepakati kerja sama teknologi lahan rawa yang sedang digalakkan RI. Pada akhir pertemuan, Menteri Pertanian RI dan Vietnam meneken MoU on Agriculture Cooperation. Sebagai tindak lanjut, kedua Menteri sepakat Membentuk Kelompok Kerja Pertanian yang beranggotakan perwakilan pejabat teknis kedua negara. (Yetede)

Bulog Serap 535 Ribu Ton Beras dari Dalam Negeri

Yuniati Turjandini 21 May 2024 Investor Daily
Perum Bulog telah menyerap 1,05 juta ton gabah kering giling (GKG) di tingkat petani atau 535 ribu ton setara beras  untuk pengadaan dalam negeri hingga 19 Mei 2024. Beras tersebut diserap untuk penguatan cadangan beras pemerintah (CBP). Dari 535 ribu ton beras yang telah diserap itu merupakan  gabungan antara beras yang ditugaskan oleh pemerintah atau public  service obligation (PSO) dan komersial. Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurti menyebutkan, musim panen raya musim tanam pertama (MT-1)  akan berakhir dalam dua minggu kedepan. Bulog memprediksi hingga akhir bulan Mei ini, Bulog menargetkan dapat menyerap  beras petani 600 ribu ton. "Total pengadaan Bulog per mei 2024 itu sudah 535  ribu ton setara  beras atau kurang lebih 1,05 juta ton setara gabah. Bulog akan terus melakukan pengadaan dan kami memperkirakan sampai akhir pengadaan MT-1 kita bisa mendapatkan lebih dari 600 ribu ton setara beras. Dan itu angka yang lebih tinggi dibandingkan 2022, mungkin sedikit lebih rendah dari 2023," papar Bayu. (Yetede)

Perlu Sinergitas Kuat Dalam Mewujudkan Ketahanan Air

Yuniati Turjandini 21 May 2024 Investor Daily

Seluruh elemen perlu bersinergi guna mewujudkan ketahanan air secara global untuk kelanjutan peradaban manusia dan kelestarian alam. Sinergitas itu mulai dari persoalan administrasi, pendanaan hingga kebijakan politik mengingat air memiliki peran amat penting bagi kehidupan manusia. Terkait administrasi, menurut Menteri Agraria  dan tata Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pihaknya terus mengintegrasikan  dalam pengaturan administrasi tanah air dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi serta kelestarian alam.

"Ini juga sesuatu yang harus kita terus bicarakan, mengintegrasikan semua elemen yang terlibat dalam pengaturan adminstrasi tanah dan air. Jadi bicara tanah air itu tidak terlepas dari satu sama lain, oleh karena itu Kementerian ATR/BPN tentu punya kepentingan juga untuk bisa menghadirkan kebijakan-kebijakan yang bisa mengakomodasi berbagai kepentingan dan kebutuhan,"ujar AHY. AHY mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan semua pihak dalam meyakinkan dan mempersiapkan lahan untuk infrastruktur air seperti bendungan, embung, dan sebagainya. (Yetede)

Plus Minus Hadirnya Starlink

Yuniati Turjandini 21 May 2024 Tempo
Baru saja hadir di Indonesia, Starlink sudah berancang-ancang memainkan peran penting dalam penyediaan akses Internet. Perusahaan milik Elon Musk ini mengantongi kerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk digitalisasi pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).  Anak usaha SpaceX tersebut bakal menyediakan akses Internet bagi 745 puskesmas pada tahap awal. Tahap selanjutnya, Starlink bakal menjangkau 1.475 puskesmas yang sebelumnya sudah terhubung dengan Internet VSAT, tapi mengalami banyak kendala. 

Pemerintah memilih Starlink karena mempertimbangkan jangkauannya. Perusahaan itu menawarkan Internet berbasis satelit yang mengorbit tak terlalu jauh dari bumi, sekitar 550 kilometer atau dikenal dengan low earth orbit. Hingga 8 November 2023, Starlink  sudah meluncurkan 5.420 satelit ke angkasa.  Ketua Umum Ikatan Konsultan Teknologi Informasi Indonesia, Teddy Sukardi, mengatakan satelit Starlink, yang membentuk konstelasi, mempunyai nilai plus. Mereka bisa menjangkau wilayah yang belum dilalui kabel serat optik. Sementara itu, posisinya yang dekat dengan bumi memungkinkan layanan Internet dengan latensi atau waktu tempuh data dari perangkat pengguna ke satelit dan sebaliknya yang rendah. 

Layanan itu cocok bagi target Kementerian Kesehatan. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, sebanyak 2.220 puskesmas membutuhkan Internet. "Diharapkan mereka dapat mengakses Internet yang layak sehingga layanannya tidak akan berbeda dengan puskesmas di perkotaan," ujarnya setelah menyaksikan uji coba layanan Starlink di tiga fasilitas layanan kesehatan menunjukkan hasil memuaskan. (Yetede)

Ironi Pertanian Tanpa Petani

Yuniati Turjandini 21 May 2024 Tempo
SEBAGIAN hasil Sensus Pertanian 2023 (ST23) yang dirilis Badan Pusat Statistik menginformasikan banyak data dan hal-hal penting ihwal perkembangan pertanian Indonesia pada periode 2013-2023. Salah satunya isu regenerasi petani. Selama ini, isu regenerasi petani dipandang sebelah mata. Akibatnya, upaya mengatasi persoalan tersebut masih setengah hati. Hasil ST23 membuka fakta bahwa pertanian Indonesia mengalami gerontokrasi akut. Tanpa upaya serius membalik kondisi ini, pertanian kita akan makin terpuruk.

Menurut ST23, jumlah petani tua makin besar, sebaliknya jumlah petani muda menurun. Dalam satu dekade terakhir, proporsi petani pengelola unit usaha perorangan berusia 55-64 tahun meningkat dari 20,01 persen menjadi 23,3 persen. Begitu juga petani berusia 65 tahun ke atas, proporsinya meningkat dari 12,75 persen menjadi 16,15 persen. Sebaliknya, pada periode yang sama, proporsi petani berusia 25-34 menurun dari 11,97 persen menjadi 10,24 persen. Begitu pula petani berusia 35-44 tahun yang proporsinya menurun dari 26,34 persen menjadi 22,08 persen.

Kecenderungan menurunnya jumlah generasi muda memasuki sektor pertanian dalam satu dekade terakhir ini berkebalikan dengan kondisi sepuluh tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari hasil Sensus Pertanian 2013 yang menyebutkan ada kenaikan jumlah generasi muda yang menekuni pertanian dibanding hasil sensus 2003. Atas kondisi ini, muncullah sejumlah pertanyaan: mengapa generasi muda saat ini kian menjauh dari sektor pertanian? Apa saja faktor yang membuat mereka tak melirik sektor pertanian? Bukankah Kementerian Pertanian memiliki program khusus untuk menarik petani muda? Apa yang generasi muda butuhkan agar mau masuk ke sektor pertanian? (Yetede)


Cerita DPR Mengejar Tenggat Legislasi

Yuniati Turjandini 21 May 2024 Tempo
Rapat Badan Legislasi (Baleg) Dewan Perwakilan Rakyat terbilang cepat. Hanya dalam tiga hari, Baleg DPR rampung menyusun draf revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas menyatakan bersyukur karena sembilan fraksi di Baleg menyetujui draf revisi Undang-Undang Kementerian Negara. Semua fraksi di Baleg sepakat menghapus pembatasan jumlah kementerian paling banyak 34. "Siapa pun presidennya tidak boleh dikunci dengan angka menyangkut jumlah kementerian ataupun nomenklatur kementeriannya," ujarnya pada Kamis, 16 Mei lalu.

Undang-Undang Kementerian Negara bisa disebut sebagai undang-undang strategis karena berhubungan dengan kabinet pemerintahan baru. Sejumlah undang-undang lain yang dinilai strategis di antaranya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Poin krusial soal batas usia pensiun polisi dan Kepala Polri diusulkan diperpanjang. Pimpinan DPR juga membenarkan adanya rencana merevisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia bersamaan dengan Undang-Undang Kepolisian. Hal yang menjadi pertanyaan adalah pembahasan dilakukan menjelang berakhirnya masa jabatan para anggota DPR yang tersisa lima bulan. (Yetede)

Pilihan Editor