Fujiyoshida, Aturan Baru Mendaki Gunung Fuji
Ada aturan baru untuk mendaki Gunung Fuji di Jepang pada musim pendakian 2024. Musim pendakian tahun ini persis dimulai pada Senin (1/7/2024). Aturan itu setidaknya berlaku di Prefektur Yamanashi dan Prefektur Shizuoka yang selalu dipadati pendaki. Sebab, pendakian dianggap sudah berlebihan dan melebihi kapasitas. Calon pendaki Gunung Fuji wajib memahami aturan baru ini. Sekarang, pendaki harus membayar biaya 2.000 yen atau setara Rp 206.000 per orang. Sebelumnya, setiap pendaki dikenai tarif 1.000 yen atau sekitar Rp 103.000. Pemerintah Prefektur Yamanashi juga membatasi hanya 4.000 pendaki per hari.
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup Jepang, jumlah pendaki Fujisan kini sudah pulih ke jumlah sebelum pandemi. Setiap tahun jumlah pendaki tercatat 300.000 orang. Pembatasan ini menjadi cara Pemerintah Jepang mengatasi masalah sampah, polusi, dan jalur pendakian yang berbahaya akibat padatnya pendaki. Pembatasan juga menjadi cara supaya pendakian lebih teratur. Gubernur Yamanashi, Kotaro Nagasaki, mengatakan bahwa pembatasan jumlah pendaki juga diperlukan untuk mencegah kecelakaan dan insiden penyakit ketinggian. (Yoga)
Subsidi Minyak untuk Siapa
BBM berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Subsidi BBM pun dialokasikan dan disalurkan pada pihak yang membutuhkan. Masyarakat bergerak menuju tempat kerja dan aktivitas lain menggunakan angkutan umum dan kendaraan pribadi. Kebutuhan energi Indonesia pada 2023 lebih tinggi dibanding 2022. Berdasarkan Statistik dan Ekonomi 2023 yang dirilis Kementerian ESDM pada Juni 2024, konsumsi energi Indonesia pada 2023 sebesar 1,22 juta barel setara minyak, meliputi, BBM, gas, dan batubara. Sebagai negara pengimpor bersih (net importer) minyak, Indonesia patut mencermati kebutuhan BBM yang bertambah seiring peningkatan aktivitas. Pengimpor bersih artinya impor minyak lebih besar daripada ekspornya. Kegiatan ekspor menghasilkan USD, sedang impor memerlukan USD. Penambahan minyak yang diimpor berdampak pada peningkatan kebutuhan USD.
Padahal, nilai tukar USD terhadap rupiah fluktuatif, dipengaruhi kondisi perekonomian global dan negara bersangkutan. Semakin kuat USD terhadap mata uang lain, termasuk rupiah, semakin banyak rupiah yang dibutuhkan untuk membayar minyak impor. Ekspor dan impor minyak juga tak lepas dari harganya. Pasokan di pasaran, kondisi negara produsen, dan perekonomian dunia memengaruhi harga minyak. Nilai tukar rupiah, berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate, Senin (1/7) Rp 16.355 per USD. Setahun lalu, Senin (3/7/2023) nilai tukar Rp 15.034 per USD. Situasi ini cukup jauh dari asumsi makro APBN 2024, yakni nilai tukar Rp 15.000 per USD dan harga minyak 82 USD per barel. Peran BBM yang vital dalam kegiatan industri dan rumah tangga membuat pemerintah menyediakan subsidi BBM sebanyak 19,58 juta kiloliter pada 2024. Pertanyaannya sekarang, apakah subsidi ini sudah diterima pihak yang tepat? (Yoga)
Problem Serius Ditemukan dalam Pengelolaan PDNS 2
Komunitas keamanan siber, Ciberity, menemukan sejumlah problem serius dalam pengelolaan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 yang diserang ransomware LockBit 3.0, pekan lalu. Implikasi serangan siber pada 20 Juni lalu masih terus dirasakan. Hingga Minggu, 30 Juni 2024, sejumlah layanan publik yang terimbas serangan siber belum pulih, misalnya layanan digital Kemendikbudristek yang terkait Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, beasiswa kuliah bagi calon mahasiswa dari keluarga tak mampu. Akibatnya, calon mahasiswa khawatir gagal memperoleh KIP Kuliah. Ketua Cyberity Arif Kurniawan saat dihubungi, Minggu (30/6), menuturkan, salah satu problem serius yang ditemukan dalam pengelolaan PDNS 2 adalah kesiapan yang tak memadai dari Kemenkominfo. Infrastruktur teknologi informasi PDNS 2 tak mampu dengan mudah diperbesar atau diperkecil sesuai kebutuhan.
Artinya, skalabilitasnya rendah. Pemakai PDNS 2 pun harus menyurati Kemenkominfo terlebih dahulu saat ingin melakukan skalabilitas. Selain itu, kurangnya kontrol protokol keamanan siber. Setiap pemakai PDNS 2 berhak mengatur konfigurasi sendiri tanpa diawasi. Jika sistem admin teknologi informasi tersebut cakap, hasilnya baik. Namun, jika tidak, banyak sekali masalah yang akan timbul. Dukungan terhadap PDNS 2 juga tidak memadai, bahkan jauh dari kesan profesional. Pemakai PDNS 2 dari pemda dan institusi di pusat, juga bermasalah. Banyak pejabat yang menangani urusan teknologi informasi, tetapi tidak mengerti tugasnya. Mereka ditunjuk hanya karena kedekatan dengan pejabat tertentu atau kekuatan politis. ”Akibatnya fatal. Cara berpikir IT (teknologi informasi) sederhana seperti membuat backup informasi data saja tidak ada. Apalagi, protokol pengamanan data,” tutur Arif. (Yoga)
Para Pemetik Manfaat Makan Bergizi Gratis Indonesia
Alokasi anggaran makan bergizi gratis Indonesia Rp 71 triliun. Program itu masuk RAPBN 2025. Angka itu membuat sejumlah negara tak sabar menanti bekerja sama dengan Indonesia. Padahal, teknisnya belum pasti. ”Kami ikut gembira dengan inisiatif pemerintah ini, tapi, penting bagi kami melihat dulu rincian programnya akan seperti apa dari Pemerintah Indonesia,” kata Duta Bisnis Australia untuk Indonesia sekaligus Rektor Universitas Western Sydney, Jennifer Westacott, Rabu (26/6) di Jakarta. Westacott mengatakan, makan bergizi gratis untuk anak harus berfokus pada tujuan pemenuhan gizi anak, dari susu segar atau produk turunan susu.
Gizi penting karena terkait perkembangan mental dan emosi anak. Dubes Jepang di Jakarta Masaki Yasushi mengatakan, Jepang memiliki berbagai proyek nyata dengan Indonesia yang dipayungi Tujuh Target Capaian Bersama. Jepang melandaskan proyek itu pada visi Indonesia Emas 2045, termasuk makan bergizi gratis. Makan gratis bagi pelajar diterapkan di 76 negara. Ada 418 juta anak mendapat manfaatnya. Program itu merangsang produksi pertanian, memperkuat perekonomian lokal, dan menciptakan lapangan kerja.
Untuk memenuhi kebutuhan pangan 82,9 juta anak sekolah satu hari saja, dibutuhkan 6,7 juta ton beras, 1,2 juta ton daging ayam, dan 500.000 ton daging sapi. Juga sejuta ton ikan, sayur-mayur, buah-buahan, dan 4 juta kiloliter susu segar. Untuk menjamin kualitas makanan, pimpinan sekolah wajib makan bersama siswa. Orangtua juga diajak makan bersama supaya bisa memberi masukan. Dalam buku Transforming School Food Politics Around the World karya Jennifer Gaddis dan Sarah A Robert disebutkan, untuk menjamin gizi makanan bagi anak-anak, makanan harus dimasak dari awal dan langsung dimasak di dapur sekolah. Karena semua harus segar, disarankan bahan dibeli dari pertanian lokal dan, kalau bisa, organik. (Yoga)
Tantangan Keluarga Kita
Do not growing old before growing rich. ”Jangan menjadi tua sebelum kaya”, pesan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo di Jakarta, Jumat (28/6) dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) pada 29 Juni 2024, bertema ”Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas”. Tahun 2045, perkiraan BPS, Nusantara akan memiliki 321 juta orang, dengan 91,7 juta keluarga. Setiap keluarga rata-rata memiliki 3,5 warga. Pesan ”jangan menua sebelum kaya” menjadi relevan ketika melihat profil keluarga di negara kita dan harapan akan adanya bonus demografi. Apalagi, dikaitkan dengan asa Indonesia Emas sewaktu kita merayakan seabad Proklamasi Kemerdekaan RI. Rasio ketergantungan (dependency ratio) kita cenderung tinggi. Artinya, beban warga yang produktif cenderung berat.
Dependency ratio adalah perbandingan jumlah penduduk usia tidak produktif (anak-anak dan lanjut usia) dan jumlah penduduk usia produktif. Prediksi rasio ketergantungan Indonesia tahun 2045, berdasarkan proyeksi penduduk yang sering digunakan, diperkirakan turun hingga tahun 2030. Namun, akan kembali meningkat seiring penuaan populasi. Menurut data BPS, rasio ketergantungan negara ini diperkirakan meningkat menjadi sekitar 49,3 % tahun 2045. Artinya, ada 49 orang yang tidak bekerja (usia di bawah 15 tahun atau di atas 64 tahun) untuk setiap 100 orang yang bekerja, yang berusia 15-64 tahun. Angka ini bisa berubah seiring dengan perubahan demografi, kebijakan sosial, ekonomi, dan kesehatan di Indonesia.
Tahun 2035, dependency ratio di angka 48. Pada 2040, diproyeksikan menyentuh angka 50. Hasto mengingatkan, sebetulnya bonus demografi praktis sulit dinikmati untuk akselerasi pendapatan per kapita. Setelah tahun 2035, diperkirakan periode bonus demografi ini hilang. Jika kita tak bisa memanfaatkan bonus demografi ini, peluang untuk bangsa ini bisa kaya dan keluar dari middle income trap menjadi sangat kecil. Jendela bonus demografi semakin sempit. Jendela peluang bonus demografi terjadi saat dependency ratio di bawah 50 (Kompas, 29/6/2024). Sekecil apa pun, bonus demografi masih bisa dioptimalkan. Selalu masih ada harapan. (Yoga)
Rumah Murah Bisa Tak Terserap
Subsidi perumahan berupa fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan kian menipis. Dipangkasnya kuota pembiayaan rumah bersubsidi tahun ini membuat rumah yang sudah dibangun pengembang berpotensi tak terserap. Tahun 2024, kuota rumah bersubsidi berupa fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sebesar 166.000 unit, turun dibanding tahun 2023 sebesar 220.000 unit. Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) merilis, total realisasi penyaluran FLPP rumah bersubsidi hingga 13 Juni 2024 sudah 80.134 unit atau 48,27 % total kuota FLPP tahun ini. Dari data aplikasi Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang), stok rumah subsidi saat ini 118.000 unit di seluruh Indonesia. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah mengemukakan, saat ini stok rumah subsidi yang dibangun anggota Apersi berkisar 30.000 unit.
Di tengah kuota FLPP yang terbatas, ada kekhawatiran rumah yang sudah dibangun pengembang tidak terserap. Meskipun pengaturan kuota FLPP sudah dikelola BP Tapera, distribusi kuota yang terbatas tersebut akan menimbulkan persoalan, yakni masyarakat tertunda mengakses rumah. Sementara rumah subsidi yang sudah terbangun tidak terserap optimal. Dampaknya, operasionalisasi pengembang dan arus kas terganggu serta berpotensi menimbulkan kredit macet konstruksi. ”Ini menjadi tidak sehat. Masyarakat terhambat dalam mengakses rumah, upaya mengatasi backlog (kekurangan) rumah terganggu, sedang rumah yang dibangun pengembang tidak bisa terserap,” ucap Junaidi, Minggu (30/6). (Yoga)
NILAI TUKAR, Antara Isu Struktural dan Persepsi
Nilai tukar pada Rabu (26/6/2024) menurut data Bank Indonesia Jisdor Rp 16.435 per Dollar AS, melemah dibanding sehari sebelumnya Rp 16.379. Pelemahan nilai tukar juga terjadi pada won Korea, yen Jepang, yuan China, baht Thailand, dan peso Filipina dengan pelemahan rupiah kali ini terdalam. Pelemahan nilai tukar hingga di atas Rp 16.000 memunculkan kekhawatiran kenaikan harga barang dan jasa asal impor hingga memperbesar inflasi. Dampak turunnya nilai tukar rupiah berkepanjangan sangat luas karena banyak kebutuhan dasar masih berasal dari impor. Pelemahan rupiah sedikit banyak membuat pengusaha waswas. Pengusaha memerlukan kepastian nilai tukar dalam perencanaan bisnis. Saat ini sumber ketidakpastian dianggap berasal dari luar Indonesia.
Dollar AS yang mendominasi pasar uang global masih akan kuat hingga akhir 2024. Pemilu presiden AS pada 5 November 2024 ikut memengaruhi nilai tukar dollar. Imbal hasil yang menarik membuat investor global berinvestasi di pasar uang AS. Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Mohamad S Hidayat menyatakan, ”Keadaan ekonomi dan geopolitik global sedang tidak baik-baik saja. Situasi dalam negeri saat ini baik, pertumbuhan ekonomi 5,1 % dan inflasi di bawah 3 %, tapi, pemerintah dan masyarakat perlu tetap waspada dan memperbaiki keadaan di dalam negeri.” Pertumbuhan ekonomi global belum pulih setelah krisis keuangan global 2008, disusul pandemi Covid-19, invasi berkepanjangan Rusia ke Ukraina, ketegangan perdagangan antara AS dan China, serta konflik di Palestina dan sejumlah negara Afrika.
Pemerintah harus tegas menjalankan aturan, seperti penggunaan rupiah untuk transaksi di dalam negeri, termasuk jasa pelabuhan dan pembelian gas. Beban akibat regulasi yang diada-adakan pemda harus dihapus. Persepsi terhadap pengelolaan ekonomi ikut memengaruhi nilai tukar. Beberapa isu sensitif adalah sejauh mana pemerintahan baru akan melanjutkan disiplin fiskal yang dijalankan selama ini dan pembiayaan program makan bergizi gratis. Pernyataan Thomas Djiwandono mewakili tim transisi presiden terpilih bersama Menkeu Sri Mulyani dan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bahwa program makan bergizi untuk seluruh Indonesia dilaksanakan bertahap dengan anggaran Rp 71 triliun ada dalam RAPBN 2025 sempat menguatkan nilai tukar rupiah pada Senin (24/6). (Yoga)
”Pay Later”, Siasat Pertahanan Daya Beli
Di tengah tekanan ekonomi, masyarakat tetap harus memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Berbagai upaya ditempuh, salah satunya dengan akses pembiayaan alternatif berupa beli sekarang bayar nanti atau pay later. Pay later, merupakan metode pembayaran yang memungkinkan masyarakat memperoleh barang atau jasa terlebih dahulu dan membayarnya dalam tenggat tertentu (cicilan) berbunga. Misalnya Untuk iPhone 13, memori 128 gigabit seharga Rp 10,24 juta, tersedia beragam opsi cicilan, mulai dari satu kali per bulan (dibayar lunas bulan berikutnya seusai transaksi pembelian) hingga 24 kali selama dua tahun. Nilai angsuran terendah dipatok Rp 638.398 per bulan selama 24 kali, untuk angsuran 18 kali dipatok Rp 821.504 per bulan. Angsuran 12 kali dipatok Rp 1,12 juta per bulan, angsuran 6 kali Rp 1,98 juta per bulan, angsuran 3 kali senilai Rp 3,7 juta per bulan, dan angsuran sekali senilai Rp 10,35 juta.
Sepintas, besaran angsuran setiap bulan semakin rendah ketika jangka waktu semakin lama. Namun, semakin lama angsuran, total biaya yang dikeluarkan semakin membengkak. Ini di luar biaya layanan Rp 1.000 dan biaya penanganan 1 % dari harga barang. Untuk cicilan 24 kali, total biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan iPhone 13 menjadi Rp 15,31 juta, lebih tinggi 50,24 % daripada beli secara langsung. Kendati demikian, pay later masih menjadi opsi yang cukup diminati masyarakat untuk berbelanja. Icha (26), pekerja di Yogyakarta, merasa terbantu dengan adanya pay later untuk memenuhi kebutuhannya. Setiap bulan, Icha memanfaatkan pay later untuk membeli sejumlah produk kecantikan dengan pembelian rata-rata Rp 400.000 per bulan.
Ia juga memakai pay later tatkala harus mengisi pulsa guna mendapatkan kuota internet Rp 100.000 per bulan. ”Banyak promo yang didapat dari pay later. Selain itu, juga bisa menunda pengeluaran meski ujung-ujungnya tetap bayar di bulan depan,” katanya, Minggu (30/6). Icha juga pernah terpaksa memilih bertransaksi menggunakan pay later untuk membeli perabotan rumah tangga. Sebab, jika dibeli secara langsung, penghasilan bulanannya tidak akan dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari. Meski serupa dengan metode kartu kredit, pay later cenderung lebih banyak diminati masyarakat, karena dinilai lebih praktis dan mudah diakses. Dari sisi penggunaan, pay later tidak hanya digunakan dalam belanja secara daring, tetapi juga dalam belanja secara langsung. Dalam setahun terakhir, jumlah pengguna pay later untuk transaksi langsung meningkat 103 % dibanding tahun sebelumnya. (Yoga)
Bisnis Minyak Goreng, Teh, dan Susu ala Pompa Bensin
Tak hanya bensin dan solar yang dijual menggunakan dispenser atau mesin penyaji digital seperti di pom bensin. Minyak goreng, teh, dan susu pun bisa dijual ala SPBU. Untuk minyak goreng, ada yang menyebutnya SPBU minyak goreng dan pom mini minyak goreng. Nama usahanya juga beragam, seperti Pomindo (Pom Minyak Goreng Indonesia), Pomigo (Pom Minyak Goreng), dan Pom Migor (Pom Minyak Goreng). Untuk teh dan susu, juga mirip, seperti SPBU teh atau susu dan pom milk (susu) atau es teh. Nama usahanya unik, antara lain Pertehmina, Ehtes3000, dan Pertamilk. Pom minyak goreng curah berkembang sejak Indonesia mengalami krisis minyak goreng pada 2022. Untuk mengatasinya, pemerintah menggelar operasi pasar minyak goreng curah untuk Rakyat dengan truk tangki minyak goreng.
Bahkan, pemerintah melalui ID Food menyediakan pom minyak goreng di 24 pasar tradisional Jabodetabek, dengan kios minyak goreng curah berwadah toren atau tandon dengan kapasitas 3.000 liter dan jeriken berbagai ukuran. Sejak krisis teratasi, pom minyak goreng curah di pasar tradisional tak lagi beroperasi. Namun, konsepnya tidak pernah mati lantaran menginspirasi lahirnya bisnis kreatif pom minyak goreng, menggunakan dispenser ala SPBU atau pom bensin. Ada yang membangunnya benar-benar mirip SPBU atau pom bensin mini. Minyak goreng yang dijual juga berkualitas CP 8 dan CP 10 atau di atas minyak goreng curah dengan kualitas CP 12. CP atau cloud point merupakan indikator kualitas ketahanan minyak goreng berdasarkan kondisi suhu. Semakin rendah CP minyak goreng, daya tahannya semakin baik atau tidak berkabut saat diletakkan dalam suhu rendah.
Perusahaan yang memotori bisnis itu seperti PT Pomigo Nusantara, Pomindo besutan PT Parama Artha Buwana, dan PT Pomigo Indonesia Blora, yang menawarkan peluang kemitraan menjadi depo dan agen, bahkan pedagang eceran minyak goreng. Pom mini minyak goreng juga diluncurkan di banyak daerah, dilakukan oleh pemkab, koperasi, hingga perseorangan. Uun Sumiati (56) warga Perumahan Inkopat, Desa Sasakpanjang, Tajurhalang, Bogor, Jabar, membuka usaha sendiri. Bermodal Rp 32 juta, ia mendapatkan dispenser minyak goreng digital, tangki kapasitas 1.000 liter, dan 500 liter minyak goreng. ”Harganya Rp 14.000 per liter. Namun, warga sekitar bisa membelinya sesuai kemampuan. Bisa beli Rp 3.000, Rp 5.000, atau Rp 7.500,” kata Uun yang membuka usaha itu sejak 2023, Minggu (30/6).
Tak hanya pom mini minyak goreng, pom mini es teh dan susu juga mulai menjamur di sejumlah daerah di Indonesia. Bisnis itu menjadi salah satu jalan dan cara kreatif mengembangkan UMKM. Salah satu pendiri Pertehmina, Rahadika Widya Nugraha, mengatakan, bisnis es teh terus menjamur sehingga pihaknya melahirkan konsep yang berbeda, yakni mengusung konsep pom bensin, mulai dari peralatan, varian teh, hingga seragam penjual. Adapun pom susu dikembangkan oleh Pertamilk yang merupakan usaha waralaba dengan slogan ”Pasti Enak”. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia Adhi S Lukman menuturkan, industri makanan dan minuman terus bertumbuh berkat inovasi dan ide-ide kreatif para pelakunya. Ide kreatif itu memberikan peluang usaha. (Yoga)
Pasar Lidah Ndonowati Surabaya
Kios-kios bambu beratap daun berderet di Pasar Lidah Ndonowati, Kota Surabaya, Jawa Timur, tampak penuh dengan pengunjung pada Hari Minggu (30/6/2024). Pasar yang dibuat oleh warga Lidah Wetan XI tersebut buka pada Sabtu dan Minggu dengan sistem pembayaran hanya menggunakan koin kepeng. Satu kepeng bernilai Rp 2.000. Harga makanan yang dijual tidak lebih dari empat kepeng atau Rp 8.000. (Yoga)









