Sebagian Anggaran untuk Komisi Mitra Daring
Ditengah pandemi dan keterbatasan anggaran untuk penanganan dampak Covid-19, desakan meniadakan kelas-kelas pelatihan daring yang tidak relevan kian menguat apalagi perusahaan platform digital selaku mitra diketahui boleh mendapat komisi dari biaya pelatihan program berdasarkan Pasal 52 Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 3 Tahun 2020. Hal ini turut dikonfirmasi Direktur Kemitraan dan Komunikasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Panji W Ruky yang dikonfirmasi, Senin (27/4/2020), Dari anggaran Rp 20 triliun Kartu Prakerja, sebanyak Rp 5,6 triliun dialokasikan untuk biaya pelatihan daring. Ada delapan perusahaan platform digital yang menjadi mitra Program Kartu Prakerja, Delapan mitra itu adalah Tokopedia, Ruangguru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijar Mahir, dan Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker) Kementerian Ketenagakerjaan.
Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan, sumber persoalan Kartu Prakerja adalah kelas-kelas pelatihan daring yang tidak efektif dan tidak relevan di tengah pandemi Covid-19 dan cara terbaik untuk menyudahi polemik Kartu Prakerja adalah menghapus kelas-kelas pelatihan itu. Sekretaris Eksekutif Labor Institute Indonesia Andi W Sinaga setuju dengan pendapat tersebut dan mengatakan Kartu Prakerja terbukti tidak membantu perekonomian, ia berpendapat bantuan tunai lebih dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup pekerja
Masih Ragu Pungut Pajak E-commerce
Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan
(Kemkeu) terus memutar otak menggali penerimaan pajak di tengah pandemi
Covid-19, Salah satunya, rencana pemajakan atas perusahaan berbasis digital
dalam maupun luar negeri berlandaskan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang
Undang (Perpu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan
Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019
(Covid-19) Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian
Nasional dan Stabilitas Sistem Keuangan yang mengatur pajak pertambahan nilai
(PPN) dan pajak penghasilan (PPh) dalam perdagangan menggunakan sistem
elektronik (PMSE) alias e-commerce.
Untuk menindaklanjuti Perpu, pemerintah menyiapkan peraturan pemerintah (PP)
sebagai payung hukum pemungutan PPh dan atau pajak transaksi elektronik (PTE)
dalam PMSE yang saat ini sedang menunggu konsensus The Organisation for
Economic Co-operation and Development (OECD) tentang ekonomi digital, seperti
dikonfirmasi Direktur Perpajakan Internasional Ditjen Pajak Kemkeu John
Hutagaol. Ia menambahkan pemerintah menunggu konsensus global dikarenakan pengenaan
pajak atas penghasilan dari kegiatan digital ekonomi bisa menimbulkan pengenaan
pajak berganda.
Walaupun jadwal akhir konsensus internasional semakin dekat, nampaknya
kesepakatan tersebut akan tertunda dikarenakan beberapa agenda pertemuan
terpaksa dibatalkan dan sebagian lagi ditunda termasuk kemungkinan jadwal
the Inclusive Framework (IF) on Base Erosion and Profit
Shiftinga (BEPS) pada awal Juli 2020 di Berlin karena pandemi Covid-19. Pengamat Pajak Danny Darussalam Tax Center (DDTC) Bawono Kristiaji mengatakan,
langkah Indonesia membuat unilateral measure melalui
konsep significant economic presence sejatinya sudah ada dalam usulan
konsensus global terkait pajak digital. Jika konsensus tidak tercapai maka
konsep BUT akan tetap seperti yang tertuang di kebanyakan tax treaty, ia menerangkan
dalam skenario itu Indonesia bisa menggunakan pajak transaksi elektronik
merujuk India dan Inggris
Permintaan Batubara belum membara
Pebisnis batubara memproyeksikan adanya penurunan permintaan yang cukup tajam dari negara utama tujuan ekspor batubara Indonesia. Kondisi ini merupakan imbas pandemi korona (Covid-19). Hal ini sebagaimana diutarakan Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia yang menyebutkan ekspor sedikit menurun karena melemahnya permintaan dan pasokan batubara di China masih berlimpah. Ketua Indonesian Mining and Energy Forum (IMEF), Singgih Widagdo menilai, permintaan batubara dari China ditaksir tidak naik signifikan dalam waktu dekat setidaknya baru terlihat setelah Juni.
Kondisi ini diamini Direktur & Corporate Secretary BUMI Dileep Srivastava PT Bumi Resources Tbk (BUMI), menurutnya pihaknya masih mencatatkan kinerja operasional memuaskan pada periode kuartal I-2020 namun masih wait and see untuk kuartal II-2020. Senada dengan pendapat ini, Direktur PT ABM Investama Tbk (ABMM) Adrian Erlangga juga menyebutkan hal senada seraya menambahkan China dan India memegang porsi dominan sekitar 80% ekspor batubara ABMM, untuk menyiasati berkurangnya penjualan ekspor kedua negara tersebut ABMM kini mengalihkannya ke negara lain terutama Thailand dan Vietnam.
Penjualan Video Game Melejit
Selain Netflix, bermain game menjadi pilihan saat wabah virus corona. Total belanja video game mencapai US$ 1,6 miliar. Nintendo Switch menjadi perangkat video game yang paling laris terjual.
Tren Wisata Diprediksi Berubah Pascapandemi
Pandemi Covid-19 dinilai akan membawa perubahan tren pariwisata dunia.
Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani menjelaskan, tengah menyiapkan destinasi sesuai dengan kondisi new normal. Destinasi itu disiapkan dengan mengedepankan prinsip sustainable tourism, termasuk di dalamnya soal kesehatan dan keamanan.
Giri menjelaskan, pemerintah juga telah merealokasi anggaran dan menerapkan program khusus selama masa tanggap darurat Covid-19. Realokasi akan diarahkan untuk berbagai macam program yang sifatnya pendukung masa tanggap darurat untuk membantu sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Founder dan Chairman MarkPlus Inc Hermawan Kartajaya mengatakan, semua baru sadar pariwisata adalah tulang punggung ekonomi, karena Covid-19 pariwisata tak akan pernah sama lagi.
Hermawan mengatakan, Bali merupakan contoh yang baik dalam menerapkan pariwisata berbasis budaya dan alam. Bali jadi contoh dan punya ketahanan. Nusa Tenggara Barat juga sekarang sedang bersiap karena melihat potensi di masa depan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, sektor perdagangan, transportasi, dan pariwisata akan menjadi sektor yang terlebih dahulu mengalami pemulihan karena paling terkait dengan kebijakan pembatasan mobilisasi manusia yang sekarang dilakukan untuk menekan penyebaran virus.
Sri menuturkan, mobilisasi masyarakat akan meningkat setelah melakukan aktivitas dari rumah atau work from home (WFH) setelah pandemi berhasil diatasi. Sektor transportasi dan tingkat konsumsi masyarakat akan recover.
Pemerintah Kaji Penyesuaian Harga Gula
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan) akan menghitung ulang biaya produksi gula secara riil untuk mendapatkan harga yang sesuai bagi petani maupun konsumen. Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mengusulkan agar pemerintah menaikkan acuan harga pembelian pemerintah (HPP) gula di tingkat petani menjadi Rp 14 ribu per kilogram (kg), karena biaya pokok produksi gula tebu sudah mencapai Rp 12.772 per kg ditambah keuntungan petani sebesar 10 persen.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kemendag, Suhanto mengatakan, HET gula yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 7 Tahun 2020 sulit dicapai lantaran biaya distribusi yang tinggi. Para petani pun berharap pemerintah bisa menetapkan HPP baru pada bulan ini lantaran musim panen dan penggilingan tebu akan dimulai pada akhir Mei 2020. Peneliti Center of Food, Energy, and Sustainable Development Indef Dhenny Yuartha Junita menilai, menaikkan harga gula dengan wajar bisa menjadi solusi jangka pendek untuk mengatasi masalah yang dihadapi petani gula di Indonesia. Kalau harga acuan di petani tidak ikut disesuaikan berarti ada keuntungan yang tidak bisa dinikmati petani.
Di sisi lain, jika kenaikan harga gula terus terjadi, ada kemungkinan hal ini disengaja oleh spekulan agar pemerintah terus membuka keran impor. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjamin stok beras cukup selama Ramadhan dan Idul Fitri 2020, stok beras nasional tercatat sebesar 3,3 juta ton. Kementerian Perdagangan Suhanto mengatakan, pemerintah akan bekerja keras menjaga stok beras dapat tercukupi dengan harga stabil agar masyarakat tidak perlu khawatir dan dapat menjalankan ibadah puasa dengan khidmat.
Lahirnya Profesi-Profesi Digital Baru
Co- founder Creative 360 Labs yang berbasis di Portland, Oregon, Thomas Hayden, mengungkapkan, kemajuan teknologi memang telah datang. Namun, akses mendapatkannya menjadi masalah yaitu, pembuatan gear yang lambat dan poin harga yang terlalu tinggi. Ketika ia melihat teknologi ini seperti 15 tahun yang lalu, ia melihat peluang untuk menjadi pemandu sungai digital. Sekarang, Hayden senang bisa membawa lebih banyak orang untuk perjalanan digital daripada yang pernah ia lakukan secara fisik di Colorado Plateau.
Produser video luar ruangan lainnya, Tim Kemple, mengatakan, rasanya cukup menarik ketika memiliki kemampuan untuk membawa orang bertualang. Kemple mengakui, hal tersebut tidak cukup hanya dengan memandang ponsel dan laptop. Headset akan membuat pengalaman tersebut menjadi ideal. Musim gugur yang lalu, Colorado Parks and Wildlife mengadopsi konsep yang selama ini diterapkan Pokemon Go dan bermitra dengan aplikasi Agents of Discovery. Seorang administrator taman, Jeanette Lara, mengungkapkan, begitu banyak anak- anak muda yang selama ini sudah telanjur terpaku pada layar atau gim video.Pemanfaatan teknologi, menurutnya, akan bisa menjembatani kesenjangan itu.
Populasi Pengangguran Berpotensi Meledak
Muchammad Romzi, Direktur Sistem Informasi Statistik Badan
Pusat Statistik (BPS) kepada KONTAN, Senin (27/4) mengatakan saat pihaknya ini sedang
mendata dampak sosial ekonomi dari krisis akibat pandemi Covid-19 namun belum
bisa dipublikasikan karena belum final dan rencananya akan rilis awal Mei
mendatang. Berdasarkan saat ini, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2019
sebesar 5,28% dari angkatan kerja. Versi skenario berat, TPT tahun ini naik
menjadi 7,33% dan dalam skenario sangat berat naik menjadi 9,02% dari angkatan
kerja. Hal yang serupa juga turut diperkirakan pemerintah melalui estimasi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, jumlah pengangguran 2020 bisa bertambah
2,9 juta orang untuk skenario berat. Dan bisa bertambah 5,23 juta orang untuk
skenario sangat berat.
Ekonom Institut for Development of Economics and Finance
(Indef) Bhima Yudhistira juga menyarankan agar pemerintah mengalihkan anggaran
untuk program Kartu Prakerja menjadi BLT. Ekonom Center of Reform on Economics
(Core) Indonesia Yusuf Rendy menambahkan, efektivitas program prakerja bergantung
pada kesesuaian antara kurikulum dengan apa yang dibutuhkan oleh perusahaan,
terutama oleh industri manufaktur.
Bisnis Makanan Tetap Bertahan
Bisnis waralaba bernama Raja Cendol yang Danu Sofwan kembangkan terancam kolaps setelah angka penjualan turun drastis. Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Ibu Kota membuat usaha makanan dan minuman nyaris kolaps. Menurut Danu, waralaba yang dia geluti selama lima tahun terakhir sangat mengandalkan penjualan konvensional alias melalui gerai. PSBB pun membuat anjlok penjualan pada 800 outlet Raja Cendol, yang biasanya bisa mencetak omzet Rp 1,2 miliar sebulan. Danu pun mengerahkan karyawan dan mitra waralaba untuk menjajal penjualan secara online. Omzet Raja Cendol perlahan pulih. Terlebih berdagang di gerai online membuat usahanya kian efisien karena tak perlu membayar biaya sewa gedung.
Hal serupa dilakukan Muhammad Rifky Saleh, pemilik Selawaktu Coffee, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Saat berjualan di gerai online, Rifky bahkan membuat inovasi baru, yaitu membuat kopi ukuran kemasan jumbo yang harganya lebih murah. Pengusaha kuliner lain yang berinovasi ialah Eka Sopian, pemilik gerai Ayam Penyet Si Jagur Bandung. Kini, Eka menjual produk ayam penyet beku yang siap digoreng. Dari inovasi tersebut, Eka bisa menyelamatkan perusahaannya. Marketing Manager Es Teler 77, Arlene Clarissa, mengatakan Es Teler 77 juga mengubah arah bisnisnya menjadi penyedia bahan makanan siap olah sejak akhir Maret lalu. Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia,?Adhi S. Lukman, mengatakan kinerja industri makanan dan minuman tidak akan terpuruk dalam jika pelaku usahanya mau berinovasi. Pemerintah, kata dia, hanya perlu menjamin kontinuitas pasokan bahan baku, seperti daging sapi dan gula pasir.
Perusahaan Pelayaran Genjot Layanan Kargo
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT Pelni (Persero), Masrul Khalimi, mengatakan terjadi lonjakan volume pemakaian jasa trayek tol laut rata-rata 20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu karena menjelang Lebaran, pembatasan juga membuat orang lebih sering berkirim barang.
Direktur Utama PT Djakarta Lloyd (Persero), Suyoto, mengatakan intensitas layanan trayek tol laut yang dikelola perusahaan meningkat 10 persen dibanding periode lalu. Lima trayek feeder yang dikelola perseroan dominan melayani pengiriman barang pokok pembangunan, misalnya semen. Namun, pada masa Covid-19 ini, pengiriman bahan bangunan mulai tergantikan bahan pokok.
Adapun Direktur Operasional PT Temas Line, Teddy Arief Setiawan, mengatakan kapasitas layanan akan tetap stabil karena pemerintah justru membuka lebar akses logistik di tengah pembatasan mobilitas manusia.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia, Trismawan Sanjaya, mengatakan permintaan pengiriman hanya ramai di beberapa segmen barang, seperti alat kesehatan dan makanan.
Adapun Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldy Ilham Masita dan General Manager Sales SiCepat Ekspres, Imam Sedayu, mengeluh soal pembatasan frekuensi penerbangan yang berdampak pada penumpukan barang karena harus antre slot penerbangan. Penumpukan itu terjadi di rute pengiriman dari Sulawesi, Bali, Kalimantan, serta Sumatera Utara ke kota besar di Jawa.









